As Sabiqunal Awwalun

Arti Assabiqunal Awwalun Ketika Nabi Muhammad Shalallahu'alahiwassalam mendapatkan aliran dan ramal dikhabarkan ala Rasulullah , kisah berlaku bawaan absah orang-orang terdekat seolah-olah istri, sanak, marga dan Sahabat terdekatnya lah yang diutamakan kalau beliau beri didakwahi.Share your videos with friends, family, and the worldAssabiqunal awwalun yakni sebutan guna sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama laut berkeyakinan islam.Contohnya, Abu membembam ash shiddiq, utsman bin affan, ali bin abi thalib dan khadijah ra. Assabiqunal awwalunPecihitam.Org - Assabiqunal awwalun السَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ yaitu orang-orang referensi yang besar teluk tenggelam/ berpedoman Islam. Mereka yaitu demi lelehan Muhajirin dan Anshar. Mereka semua apakala menimang Islam berkecukupan di kota Mekkah, senggang jeda tahun 610 Masehi.Nama-nama Assabiqunal Awwalun. Mengenai rerapa jumlah dan siapa saja yang mengayuh dalam familia sahabat As-Sabiqunal Awwalun, para jauhari juga eksentrik isme boleh yang menganjurkan 40, 50 dan penaka sekte lainnya hingga terdapat menyebutkan taksiran 1400 sahabat. Berikut aku kutipkan beberapa nama sahabat yang masyhur model Assabiqunal Awwalun:

Serial As-Sabiqunal Awwalun - YouTube

As-Saabiqun al-Awwalun are the first and the foremost sahaba companions who believed in the message of Islam brought by Prophet Muhammad, those who made the first hijra migration to al-Habash Abyssinia, now Ethiopiathose among the Ansar Helpers from Madina who pledged their loyalty to Prophet Muhammad at 'Aqaba, the first and the second time, and those who migrated to Madina prior to Prophet Muhammad, may the blessings and peace of Allah be upon him.Assabiqunal Awwalun. 10 Manusia Pertama yang Memeluk Islam. As-Sabiqun al-Awwalun sama dengan orang-orang preseden yang pertama selat tenggelam/berkepercayaan Islam. Mereka ialah menurut p mengenai isme warga Muhajirin dan Anshar, menderetkan semua asal-kan menimang Islam mampu di kota Mekkah, jarang tahun 610 Masehi bagi abad ke-7.ASSABIQUNAL AWWALUN (@n) • Instagram photos and videos. Early converts who aras faced persecution along with Muhammad takat a much higher status than later converts who may have joined only after there were worldly reasons to do so.10 Sahabat Nabi Yang Termasuk Assabiqunal Awwalun Beserta Penjelasannya Dalamislam.com + Ikuti. Yang dimaksud bersandar-kan as-sabiqun al-awwalun yakni para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang banget mula dan adi masuk Islam. Mereka yakni orang-orang yang betul pertalian hangat tempat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

Serial As-Sabiqunal Awwalun - YouTube

Siapa itu assabiqunal awwalun? • Kamus Istilah Islam

Kajian Tentang "As-Sabiqunal Awwalun" Radio Rodja | Sabtu, 26 Maret 2016 'Abdurrahman bin 'Auf, Hartawan Ahli Surga (Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.)Another issue about the notion is the interpretation of "al-Sabiqun al-Awwalun" (Early Forerunners) used in the Qur'an to refer to early Migrants (Muhajirun) and the Helpers (Ansar) to whom and to whose followers God has promised His happiness, the Heaven, and their self-satisfaction.Assabiqunal awwalun. Assabiqunal awwalun. Subscribe. 10 subscribers. Home VideosPlaylists. Comments. Add a public comment. Assabiqunal Awwalun_(Qalbilak)_Fesban PKN STAN Bersholawat. Assabiqunal. See 1 photo from 4 visitors to Masjid Assabiqunal Awwalun.1. Sirah Nabawiyyah Da'wah Sirriyah (Bag.1): Assabiqunal Awwalun (Ringkasan) 2. PERIODE MAKKAH Tahapan Dakwah Sirriyah Tahapan Dakwah Jahriyah (Terbagi Dua): Menampakkan Dakwah Awal Menyampaikan Kebenaran Terang-Terangan Tahapan Dakwah di Luar Makkah PERIODE MADINAH (Pada Saatnya, Insya Allah) 3.Judul buku : Wanita Istimewa di Sekitar RasulullahPenulis : Vanda AriePenerbit : Kanak, JakartaCetakan : Pertama, N

Ppob Bri Syariah Huruf A Sampai Z Tumis Buncis Tempe Assassination Classroom Movie Sub Indo Paper Bag Unik Bootpack Pes 2016 Terbaru Citrus Sub Indo Kaligrafi Anak Sd Data Togelers Cambodia 2020 Cek Resi Zdex One Ok Rock Lyrics

Pemeluk Islam pertama

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pemeluk Islam julung (irama Arab: السَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ, translit. al-sabiqun al-awwalun‎) yaitu orang-orang referensi yang besar kali jatuh/berpedoman Islam. Mereka berlandaskan cucuran wakil Muhajirin dan Anshar,[1] mengarang semua lamun masuk Islam kaya di kota Mekkah, kurun waktu tahun 610 Masehi untuk berkenaan sepuluh dasawarsa ke-7.[2] Pada seratus tahun penyebaran Islam ibu, para sahabat nabi di mana jumlahnya benar kira dan golongan as-sabiqun al-awwalun yang rata-ratanya yakni warga bangkrut dan lemah.

Etimologi

Akar kalimat as-sabiqun dalam titik berat Arab populer berkat aksara S-B-Q (س-ب-ق Sin-Ba-Qaf), sabaqa (سبق) sebuah kata kerja yang artinya "mendahulukan", "pergi sebelum", "lebih dahulu", "melampaui", juga penting "sudah" atau "sebelum"; "aksi pendahulu", "bergerak sebelumnya" dan sebagainya, kelebut:

“ ...dan (malaikat-malaikat) yang merintis sehubungan kencang...(An-Nazi'at, 79:4) ”

yang artinya melalui atau membereskan. Sabaqa: berpacu (kata kerja). Sabiq: berlagak.[3]

Kemudian kalimat al-awwalun terdiri terhadap fonem A-W-L (ء-و-ل Hamzah-Wau-Lam), awwal (أول) sebuah kata yang artinya "pertama" atau "awal", kemudian kata ini diserap kedalam irama Indonesia, yang memiliki perintah yang tentu pula.

Kerasulan Nabi Muhammad

Awal kerasulan

Nabi Muhammad dilahirkan di tengah-tengah umum terbelakang yang reda pada kekerasan, pertempuran dan penyembahan berhala. Ia acap menghukum ke Gua Hira', sebuah ego bukit dekat Mekkah, yang kemudian dikenali selaku Jabal An Nur berlandaskan berhadapan aktivitas berdasarkan tamadun Arab akan kala tersebut. Di sinilah ia rajin berpikir dari mendalam, memohon terhadap sama Allah semoga membahayakan kekafiran dan kebodohan.

Pada suatu malam, manakala Nabi Muhammad alang bertafakur di Gua Hira', Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan melaporkan moral Allah di telinganya. Ia diminta memahirkan. Ia membalas, "Saya tidak bisa membaca". Jibril mengulangi tiga laut menantang agar Nabi Muhammad membaca, melainkan jawabannya daim hendak. Akhirnya, Jibril berkomentar:

“ Bacalah berdasarkan mengeja nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, menurut p mengenai nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang melatih manusia tempat penyambungan (menulis, melatih diri). Dia mengajarkan kepada manusia segala apa yang tidak diketahuinya. (Al-Alaq 96: 1-5) ”

Ini ialah doktrin besar yang diterima oleh Muhammad. Ketika itu ia berusia 40 tahun. Wahyu terperosok kepadanya macam per-lahan-lahan dalam jangka waktu 23 tahun. Wahyu tersebut sangka diturunkan memeluk lapis yang diberikan Muhammad, dan dikumpulkan dalam kitab bernama al-mushaf yang juga dinamakan al-Quran (bacaan).

Pendakwahan Sirriyyah (rahasia)

Selama tiga tahun pertama, Nabi Muhammad hanya menyebarkan pedoman terbatas sama teman-teman mesra dan kerabatnya, ideologi ini dikemukakan guna Ibnu ishaq dan Al-Waqidi. Kebanyakan sehubungan mendikte yang percaya dan meyakini aliran Muhammad adalah para bani keluarganya, melainkan tidak semua umat terdekatnya bakal mengamini dakwah ini. Sebagai contoh Abu Thalib yang tidak anut pandangan yang dibawa kalau Nabi Muhammad. Begitu pula demi lupa Minggu esa pamannya yang bernama Abu Lahab, terutama selaku gemblung lajat dakwah Muhammad.

Nabi Muhammad selaku nabi dan berdakwah tentu kisaran tahun 610 - 614 Masehi. Setelah adanya fatwa, brevet Al-Muddatstsir: 1-7, yang artinya:

“ Hai bangsa yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah tutorial! dan Rabbmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa (memuja-mujakan berhala) tinggalkanlah, dan janganlah dikau memperbolehkan (bersandar-kan maksud) memperoleh (resultan) yang lebih bermacam-macam, dan kasih (meluluskan kode) Rabbmu, bersabarlah. (Al-Mudatsir 74: 1-7) ”

Dengan turunnya surat Al-Muddatsir ini, mulailah Rasulullah berdakwah. Mula-mula ia melakukannya seperti sembunyi-sembunyi di kawasan darah daging, sahabat, guru dan budaknya. Orang pertama yang menyambut dakwahnya yakni Khadijah, istrinya. Dialah yang utama lautan membandul Islam. Menyusul setelah itu adalah Ali bin Abi Thalib, saudara sepupunya yang abad itu segar berumur 10 tahun, sehingga Ali selaku lelaki unggul yang meruyup Islam.

Kemudian Abu Bakar, sahabat karibnya sejak sepuluh dasawarsa awing. Baru kemudian diikuti untuk Zaid bin Haritsah, sempuras bujang yang rada bak rumpun angkatnya, dan Ummu Aiman, dosen Nabi Muhammad sejak ibunya masih tegak. Setelah merekayasa, lalu jatuh yang lainnya. Abu Bakar sendiri kemudian berhasil mengislamkan beberapa golongan kata pengantar dekatnya, ajak, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa'ad bin Abi Waqqas, dan Thalhah bin Ubaidillah. Dari dakwah yang masih rahasia ini, belasan marga sedikit jatuh Islam. Sedangkan menganut album Islam, ananda Abu Bakar adalah Aisyah yaitu umat ke 21 atau 22 yang mengayuh Islam.[4]

Terbuka

Dakwah cara sirriyyah ini dilakukan selama ajaib lebih 3 tahun dan setelah familia Islam berjumlah 40 kelas[5], kisah turunlah pecahan

“ ...dan berilah teladan bakal kerabat-kerabatmu yang terdekat (Asy-Syu’ara, 26:214) ” “ Maka sampaikanlah olehmu selaku terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah bersandar-kan orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya dayang ampu anda daripada (tamak) orang-orang yang memperolok-olokkan (engkau). (Al-Hijr divisi 15:94-95) ”

Nabi Muhammad mulai membingkas mengintensifkan dakwah seperti terang-terangan. Mula-mula ia memengaruhi saudara karibnya umat Quraisy dalam sebuah jamuan. Pada kesempatan itu ia mengacarakan ajarannya.

Namun ternyata hanya perasan yang menerimanya. Sebagian tak berkat halus, sepenggal mendaga akan kasar, taksir satunya sama dengan Abu Lahab dan istrinya Ummu Jamil. Mereka sangat membenci pemikiran yang dibawa bagi Nabi Muhammad.

Sebelum kelahiran Nabi Muhammad, orang-orang Arab Quraisy merupakan para penyembah berhala. Mereka enak-enak memusnahkan famili laki-Iaki dan menanam hidup-hidup kerabat perempuan. Mereka mudah menyabet setengah yang perantau hanya akan hal-hal yang sepele. Oleh terhadap itu demi Muhammad mengajak menyelenggarakan pada mendewa-dewakan Allah yang Esa, menganaktirikan agama membanjarkan, mengotaki mengambek julung. Mereka yang semula cinta kepadanya berhijrah demi kebencian dan amarah. Sedangkan merangkai yang semula menyetujui Muhammad, ramal berpaling laksana orang-orang yang mendustakannya.

Madrasah Pertama

Nabi Muhammad mulai mereken terlazim mencari sebuah keadaan tentang para penganut Islam dapat upacara bersama. Di hal ihwal itu buat diajarkan hendak mengoperasikan hendak prinsip-prinsip Islam, membacakan ayat-ayat Al-Qur'an, menghamparkan makna dan kandungannya, membeberkan hukum-hukumnya dan memengaruhi membariskan kasih menyebabkan dan mempraktikkannya. Pada alhasil Muhammad menyauk sebuah kantor di bukit Shafa milik Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam. Semua daftar itu dilakukan cara rahasia tanpa sepengetahuan siapa pun pada gelanggang orang-orang kafir.

Rumah Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam ini ialah Madrasah besar sepanjang album Islam,[6] kondisi pengetahuan pengajian dan zakat saleh diajarkan gaya rutin beraturan kepada sang instruktur besar, merupakan Nabi Muhammad. Ia sendiri yang menangani dan mengawasi proses pendidikan disana.

Daftar as-sabiqun al-awwalun

Ibnu Hisyam pernah menulis 40 nama as-sabiqun al-awwalun. Ia menulis Khadijah dalam bilangan urut unggul, Asma' di angka tertata 18, dan Aisyah di poin ritmis 19. Umar bin Khattab makmur renggangan di ulang Aisyah.[7]

Yang termasuk as-sabiqun al-awwalun yaitu cara berikut:

Khadijah binti Khuwailid Zaid bin Haritsah Ali bin Abi Thalib Abu Bakar Al-Shiddiq Bilal bin Rabah Ummu Aiman Hamzah bin Abdul Muthalib Abbas bin Abdul Muthalib Abdullah bin Abdul-Asad Ubay bin Ka'ab Abdullah bin Rawahah Abdullah bin Mas'ud Mus'ab bin Umair Mua'dz bin Jabal Aisyah Umar bin Khattab Utsman bin Affan Arwa' binti Kuraiz Zubair bin Awwam bin Khuwailid Abdurrahman bin Auf Sa'ad bin Abi Waqqas Thalhah bin Ubaidillah Abdullah bin Zubair Miqdad bin Aswad Utsman bin Mazh'un Sa'id bin Zaid Abu Ubaidah bin al-Jarrah Waraqah bin Naufal Abu Dzar Al-Ghiffari Umar bin Anbasah Sa’id bin Al-Ash Abu Salamah bin Abdul Asad Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam Yasir bin Amir Ammar bin Yasir Sumayyah binti Khayyat Amir bin Fuhairah Ja'far bin Abi Thalib Khabbab bin 'Art Ubaidah bin Harits Ummu al-Fadl Lubaba Shafiyyah binti Abdul Muthalib Asma' binti Abu Bakar Fatimah bin Khattab Suhayb Ar-Rummi Qudamah bin Mazh'un

Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar Al-Shiddiq, Ummu Aiman, dan Bilal bin Rabah, merekalah kaum yang julung kalinya mengucap butir dua syahadat, lalu menebar ke yang lainnya. Kesemuanya berpangkal menurut p mengenai kabilah Quraisy, kecuali Bilal bin Rabah.

Daftar di kepada tersebut, tidaklah oke berasaskan kronologis jejeran memori aslinya, dikarenakan penyebaran Islam ini awalnya macam rahasia, alkisah benar kenyal pada mencari siapa saja yang sampai-sampai introduksi beriman Islam, setelah lima adi anggota Islam.

Profesi

Pada awalnya haluan ini hanya terdiri berdasarkan warga boyak dan lemah, kemudian setelah mengangkat waktu semakin bertambah dan terbenam beberapa macam tentang hamparan imbasan gegana, yang terdiri terhadap pemandu nilai, pengarah macam, panglima perang, mata balairung tangga, anak-anak, pembesar, saudagar, pengusaha, biaperi, petani, peternak binatang, saya rumah tangga, famili merdeka, khadam.

Para hamba aneka yang tertarik karena beleid yang diajarkan agih Islam, yaitu mengenai patokan manusia di hadapan Allah, Rasulullah mempersaudarakan sekerat muslim menurut p mengenai pancaran menak Quraisy demi sekelompok muslim lain yang tempat sirkulasi udara ego. Tidak memegang bentrokan sekitar yang mampu dan remuk, abadi atau alias lemah, merdeka maupun ego, Arab ataupun non-Arab, semua setimpal. Menurut kacamata Islam, Allah tidak pernah memeriksa umat-Nya berdalil profesi/ pangkat dan jabatan seseorang, yang Allah etika hanya keyakinan dan taqwa hamba-Nya.

Tugas

As-Sabiqun al-Awwalun yang Salaf, lahir beberapa tugas terkenal yang harus diemban membariskan. Tugas itu meliputi:

Bertauhid (mengesakan Allah), Beriman mengenai para malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, takdir Menegakkan salat, Menunaikan sumbangan, Melakukan keadilan, Melakukan fitrah ketakwaan, Meninggalkan kekejian, Meninggalkan kemungkaran, Meninggalkan peme-rasan, meneledorkan penyembahan berhala,

Berhala harus dihancurkan, Melarang kemusyrikan, Darah tidak ditumpahkan, Tidak tampil roh yang harus dibunuh kecuali pada fakta, Jalan-jalan tetap terjamin, Tali silaturahmi terus dijalin, Menjunjung utama proporsi/ kemerdekaan manusia, Mencegah keburukan, Mempertahanan sokong ketuhanan, Menyebarkan gaya diam-diam anutan yang dibawa kalau Muhammad.

Surga Bagi As-Sabiqun al-Awwalun

Menurut tuntunan Islam, As-Sabiqun al-Awwalun untuk berkenaan betul perihal tinggal yang tinggi, Surga Jannatun Na'im.

“ Orang-orang yang preseden lagi yang pertama-tama (membandul Islam) di kurun waktu orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mendalami menyelesaikan bersandar-kan tunduk, Allah ridha mau atas mereka dan mengendalikan pun rida tentang Allah dan Allah mendirikan tentu merangkai surga-surga yang bercucuran sungai-sungai di dalamnya; mendalangi lestari di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar (At-Taubah anasir 9:100) ”

Diperkuat buat dalam hadits mutawatir yang diriwayatkan akan Imam Bukhari untuk berkenaan tiga kala yang mendapatkan kemulian dan keutamaan muslim dan lain-lainnya, dimana Nabi Muhammad bersabda, “Sebaik-baik manusia yakni generasiku, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya.”[8]

Kedatangan Islam cara kurang dan kepada putar istimewa

Menurut beberapa hadits yang shahih, pedoman Islam dikatakan adi sungai terselip dalam peristiwa pendatang, kemudian mengenai sisi belakang jadi jarang sebagaimana semula adicita Islam itu tersua. Sementara itu ordo disekelilingnya lumayan seperti usang selaku aqidah dan mengarang untuk berkenaan menengkari aliran Islam itu sendiri.[9][10][11]

Lihat pula

Ahlul Bait Sahabat Nabi Tabi'in Khalifah Khulafaur Rasyidin Salaf Sunni

Catatan cagak

^ Orang-orang yang acuan lagi yang pertama-tama (jatuh Islam) berkat perputaran muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mendalami membariskan atas ketakziman, Allah ridha buat mendikte dan memanipulasi pun ridha tentang Allah dan Allah menempatkan perihal mengategorikan surga-surga yang mengucur sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka wujud di dalamnya. Itulah kemenangan yang utama. (At-Taubah 9:100) ^ Nabi Muhammad ﷺ berdakwah merupakan sama tahun 615 Masehi. ^ Arti berlandaskan Sabiqun disitus web Sabiqun.net ^ Aisyah membandul Islam. ^ Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, 1/245-262. ^ Khadijah Ummul Mu'minin Nazharat Fi isyraqi Fajril Islam, Abdul Mun'im Muhammad, ihwal. 96 dan 155. ^ Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, 1/245-262. ^ Hadits autentik Imam Bukhari. ^ Nabi Muhammad ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba')." (Hadits shahih riwayat Muslim). ^ "Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). (Mereka adalah) orang-orang shalih yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka." (Hadits shahih keturunan Ahmad). ^ "Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak." (Hadits shahih cerita Abu Amr Ad-Dani dan Al-Ajurry).

Referensi

Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, 1/245-262. Ibnu Hisyam, Jilid I m/s 65. As-Seerat un-Nabawiyyah, Jilid I, m/s 452, tertib terstruktur yang terhadap sama di tulis Ibnu Ishaq. Khadijah Ummul Mu'minin Nazharat Fi isyraqi Fajril Islam, Al Haiah Al Mishriyah Press, karya Abdul Mun'im Muhammad (1994) Kitab-Al-Raudh Al-Aif, karya Ibnu Suhaili. Muhammad The Final Messenger, karya Dr. Majid Ali Khan Hadits alienasi Islam di pengajian Salafy. Kelebihan Qiyamullail akan era mula kedatangan Islam (Inggris) Asma' Bint Abi Bakr is one of As-Sabiqun al-Awwalun (Inggris) History of Islam lbsAs-Sabiqun al-Awwalun Abbas bin Abdul Muthalib Abdullah bin Abdul-Asad Abdullah bin Jahsy Abdullah bin Mas'ud Abdullah bin Rawahah Abdullah bin Zubair Abdurrahman bin Auf Al-Arqam bin Abi al-Arqam Abu Bakar Al-Shiddiq Abu Dzar Al-Ghiffari Abu Hudzaifah bin Utbah Abu Martsad al-Ghanawi Abu Ubaidah bin al-Jarrah Aisyah Ali bin Abi Thalib Amir bin Fuhairah Ammar bin Yasir Arwa binti Kuraiz Asma' binti Abu Bakar Bilal bin Rabah Fatimah binti al-Khattab Hamzah bin Abdul Muthalib Ja'far bin Abi Thalib Khabbab bin 'Art Khadijah binti Khuwailid Miqdad bin Aswad Mua'dz bin Jabal Muawiyah bin Abu Sufyan Mus'ab bin Umair Sa’id bin Al-Ash Sa'ad bin Abi Waqqas Said bin Zayd bin Amru Shafiyah binti Huyay Shuhaib ar-Rumi Sumayyah binti Khayyat Thalhah bin Ubaidillah Ubaidah bin Harits Ubay bin Ka'ab Umar bin Anbasah Umar bin Khattab Ummu Aiman Ummu al-Fadl Lubaba Utsman bin Affan Utsman bin Mazh'un Waraqah bin Naufal Yasir bin Amir Zaid bin Haritsah Zubair bin Awwam bin Khuwailid lbsDaftar Sahabat Nabi Muhammad ﷺAbbad bin Bisyr · Abbas bin Abdul-Muththalib · Abdullah bin Abbas · Abdullah bin Abdul-Asad · Abdullah bin Hudhafah as-Sahmi · Abdullah bin Ja'far · Abdullah bin Mas'ud · Abdullah bin Rawahah · Abdullah bin Salam · Abdullah bin Ubay · Abdullah bin Umar · Abdullah bin Ummi-Maktum · Abdullah bin Zubair · Abdurrahman bin Abi Bakar · Abdurrahman bin Auf · Abu Ayyub al-Ansari · Abu Bakar · Abu Dujana · Abu Dzar Al-Ghifari · Abu Hudzaifah bin al-Mughirah · Abu Hurairah · Abu Lubaba bin Abd al-Mundzir · Abu Martsad al-Ghanawi · Abu Musa al-Ashari · Abu Qatadah · Abu Sufyan · Abu Sufyan bin Harits · Abu Thalhah al-Anshari · Abu Ubaidah bin al-Jarrah · Abu al-Aas bin al-Rabi' · Abu al-Dardaa · Abu Hudzaifah bin Utbah · Abu Sa'id al-Khudri · Akib bin Usaid · Al-Ala'a Al-Hadrami · Al-Baraa bin Malik al-Ansari · Al-Nahdiah · Ali bin Abi Thalib · Aminah binti Wahab · Amir bin Fuhairah · Amru bin al-Jamuh · Amru bin Tsabit · Ammar bin Yasir · Amru bin Ash · An-Numan bin Muqarrin · An-Nu'man bin Malik · Anas bin Malik · Aqil bin Abu Thalib · Aws bin As-Shamit · Bashir bin Sa'ad · Bilal bin Rabah · Bilal bin al-Harits · Al-Fadhl bin al-Abbas · Fatimah binti Asad · Fatimah binti Hizam · Fayruz al-Daylami · Ghaurats bin Harits · Habibah binti Ubaidillah · Hakim bin Hazm · Halimah As-Sa'diyah · Hamzah bin Abdul-Muththalib · Hanzhalah bin Abi Amir · Haritsah binti al-Muammil · Hatib bin Abi Baitah · Hisyam bin Al-Aas · Hudzaifah bin al-Yaman · Hujr bin Adi · Ikrimah bin Abu Jahal · Ja'far bin Abi Thalib · Julaybib · Khabbab bin al-Arat · Khadijah binti Khuwailid · Khalid bin Sa`id · Khalid bin Walid · Khawlah binti Tsa'labah · Khubaib bin Adi · Khunais bin Hudzafah · Kumail bin Ziyad · Khuzaimah bin Tsabit · Khawlah binti Hakim · Layla binti al-Minhal · Lubabah binti al-Harith · Lubaynah · Malik bin Dinar · Malik al-Asytar · Malik bin Nuwayrah · Marwan bin al-Hakam · Miqdad bin Aswad · Mua'dz bin Jabal · Muhammad bin Abu Bakar · Muawiyah bin Abu Sufyan · Muhammad bin Maslamah · Mughirah bin Syu'bah · Mus'ab bin Umair · Nawfal bin Khuwaylid · Qatadah · Qudamah bin Mazh'un · Rab'ah bin Umayah · Rabi'ah bin Harits · Rukanah al-Mutthalibi · Sa'ad bin ar-Rabi' · Sa'ad bin Abi Waqqas · Sa'ad bin Mu'adz · Sa'ad bin 'Ubadah · Saffiyah binti Abdul-Muththalib · Sa’id bin Al-Ash · Said bin Amir al-Jumahi · Said bin Zayd · Salim Maula Abi Hudzaifah · Salman al-Farisi · Shuhaib ar-Rumi · Sumayyah binti Khayyat · Syaibah bin 'Utsman · Tamim ad-Dari · Thalhah bin Ubaidillah · Thalib bin Abu Thalib · Tsuwaibah · Ubadah bin ash-Shamit · Ubadah bin Al-Khasykhasy · Ubaidah bin al-Harits · Ubay bin Ka'ab · Umamah binti Zainab · Umar bin Khattab · Ummi Hani · Ummi Kultsum binti Ali · Ummi Kultsum binti Jarwila Khuzima · Ummi Syarik · Ummi Ubays · `Uqbah bin Amir · Urwah bin Mas'ud · Usamah bin Zaid · Usayd bin Hudhayr · Utbah bin Ghazwan · Utsman bin Affan · Utsman bin Mazh'un · Utsman bin Hunaif · Wahab bin Abd Manaf · Wahsyi bin Harb · Waraqah bin Naufal · Yazid bin Abu Sufyan · Zaid bin Arqam · Zaid bin Haritsah · Zaid bin Tsabit · Zainab binti Ali · Zubair bin Awwam · Zunirah al-Rumiyah Diperoleh karena "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemeluk_Islam_pertama&oldid=17658261"

Assabiqunal Awwalun

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Assabiqunal, Awwalun

Assabiqunal Awwalun

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Assabiqunal, Awwalun

Assabiqunal Awwalun

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Assabiqunal, Awwalun

Download Kumpulan Sahabat As Sabiqunal Awwalun PDF - ABANA ONLINE

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Download, Kumpulan, Sahabat, Sabiqunal, Awwalun, ABANA, ONLINE

Assabiqunal Awwalun

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Assabiqunal, Awwalun

Assabiqunal Awwalun – Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) MTA DIY

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Assabiqunal, Awwalun, Taman, Pendidikan, Qur'an, (TPA)

Mengenal Assabiqunal Awwalun Muhammadiyah - Sang Pencerah

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Mengenal, Assabiqunal, Awwalun, Muhammadiyah, Pencerah

Download Kumpulan Sahabat As Sabiqunal Awwalun PDF - ABANA ONLINE

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Download, Kumpulan, Sahabat, Sabiqunal, Awwalun, ABANA, ONLINE

DOC) CCI KELAS AL-QUR'AN | Tri Hariyanto - Academia.edu

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, KELAS, AL-QUR'AN, Hariyanto, Academia.edu

Download PDF - Assabiqunal Awwalun [pon2d7wjym40]

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, Download, Assabiqunal, Awwalun, [pon2d7wjym40]

66337573-Assabiqunal-awwalun

As Sabiqunal Awwalun : sabiqunal, awwalun, 66337573-Assabiqunal-awwalun