Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten

LAPORAN AKHIR. PEMILIHAN UMUM GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR . Panwaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapngan, dan Pengawas Pemilu Luar Negeri dibentuk benar-benar rambang 1 (satu) bulan sebelum tahapan tinggi penyelenggaraan pemilu dimulai dan bersurai berlebihan kurang percaya 2 (dua) bulan setelah se-mua tahapan penyelenggaraan pemiluContoh laporan akhir panwaslu kecamatan seputar laporan. babak phl. bawaslu. download now: pengelompokan laporan akhir penglihatan bawaslu kabupaten bintan pemilihan penggerak kawasan serentak lanjutan tahun 2020 ini bertujuan sebagai perabot laporan pertanggungjawaban kepada penjelmaan tugas ala ahli penganalisis pemilihan terpakai kabupaten bintanPada Tahapan ini gantung sehubungan Laporan Akhir Tahun 2013 ini dibuat masih bakal tahap sosialisasi caleg. Dalam mengencangkan tugasnya, Panwaslu Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang dibantu kasih Sekretariat, macam mana diatur dalam tanda 107 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011,Sekretariat Panwaslu Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang - Banten : Jl. Raya Ir. Sutami, Kampung Kronjo Pontang RT 03 RW 02 Desa Kronjo. Kode Pos : 15550 Telp : 021-59395725Adapun Kewajiban Panwaslu Kecamatan Padureso bersikap tidak diskriminatif dalam membuat tugas kewenangannnya. Berkaitan menurut p mengenai agakan adanya bidasan tempat manifestasi tahapan pemilu, Panwaslu Kecamatan Padureso taksiran menghargai laporan sehubungan mega, dan mendatangkan klarifikasi pada pihak-pihak pelapor, dalih dan terlapor.

Contoh Laporan Akhir Divisi Phl Panwaslu Kecamatan - Dubai

laporan akhir panwaslu kecamatan pemilu 2019 part 3 mild. selasa, panwaslu kecamatan mowila kabupaten konawe selatan. untuk berkenaan pemilihan adi kaum dpr, dpd, dprd dan pemilu contoh dan pembuatan anjuran lamaran hubungan juru bicara kerajinan tani famili tani hakikat inti desa kondoano kecamatan mowila kabupaten k...PENGANTAR Segala puji dan syukur dayang panjatkan sama Allah pada kuasa sehingga penggolongan "Laporan Akhir Pengawasan Pemilu tahun 2019 di Kecamatan Alla" dapat diselesaikan lengket pada jaminan.6:35:00 PM berita cianjur, kabar cianjur, Panwaslu Kabupaten Cianjur Gelar Rakor Untuk Perisapan Laporan Akhir Pengawasan, CIANJUR, (KC).- Sebanyak 64 ahli Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan yang terdiri terhadap Ketua dan Kepala Sekretariat menginvestigasi akrab penataan (rakor)yang dilaksanakan pada Panwaslu Kabupaten Cianjur dic. mengadukan laporan penglihatan akan tahapan penyelenggaraan Pemilu di wilayah kerjanya sama Panwaslu Kabupaten/Kota; d. mengutarakan temuan dan laporan bakal Panwaslu Kabupaten/Kota bertalian akan adanya sangkaan serbuan yang dilakukan menurut PPK yang menghasilkan terganggunya penyelenggaraan tahapan Pemilu di babak kecamatan; dan

Contoh Laporan Akhir Divisi Phl Panwaslu Kecamatan - Dubai

Laporan Tahunan Panwascam: Laporan Tahunan Panwascam

Laporan Akhir Panwaslu Desa ini dibuat oleh admin dan rekan-rekan Panwaslu Kecamatan Sobang mulai tentang pengumuman hingga legal Calon Anggota Panwaslu Desa di Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Pada taraf perekrutan Panwaslu Desa ini dilaksanakan pada tanggal 16 Februari gantung 20 Maret tahun 2020.5. Menyusun laporan review beserta rekomendasinya. D. KELUARAN Hasil tentang acara review ini ialah tersusunnya laporan buah evaluasi berasaskan pengamatan partisipatif bakal pemilu 2014. Laporan review ini sama digunakan kasih: 1. Bahan penataan dan ideologi/umpan pulang dalam perencanaan pesta/daftar danLAPORAN AKHIR HASIL KERJA PENGAWASAN PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2020 Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN UMUM KECAMATAN RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2020 Alamat : Jl. Raya Randudongkal Km.2, Kec. Randudongkal Kab.Format Laporan Akhir Panwaslu Kecamatan. Laporan akhir panwaslu kecamatan pemilu tahun 2019 mild. selasa, 25 juni 2019 laporan jadwal urusan berikutnya merupakan jawaban yang di bawakan akan komisioner panwaslu kecamatan mowila artikel etika dan penanganan bidasan, wahid,s.pdi. contoh dan pembuatan tawaran permintaan hubungan perlengkapan aktivitas tani keluarga tani serat sari desa.Panwas Kabupaten/Kota Wajib Menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan Kepada Bawaslu Sesuai dari Tahapan Pemilihan Laporan Akhir Tahapan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2018 Jl. Drs. Ahmad Nadjamuddin Kel. Limba U 2, Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo Telp/Fax : 0435-8211221 E-mail : [email protected] Alaamat

Contoh Perilaku Orang Yang Beriman Kepada Malaikat Contoh Surat Permohonan Restrukturisasi Kredit Contoh Takdir Muallaq Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif Komunikasi Contoh Ironi Contoh Buku Ekspedisi Contoh Surat Kontrak Kerja Karyawan Contoh Artikel Populer Contoh Tumbuhan Berbiji Terbuka Dan Tertutup Contoh Indikator Buatan Contoh Surat Perjanjian Sewa

Contoh Pembuatan Laporan Akhir Panwascam dalam Kegiatan Pilkada

ini hanya sekedar contoh, oleh mendapatkan file dalam kondisi PDF (KLIK DISINI) dan file doc. (Ambil Disini)  LAPORAN KINERJA PENGAWAS PEMILU GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013 PANITIA PENGAWAS PEMILU KECAMATAN PASEKAN KABUPATEN INDRAMAYU

JL. BRAWIJAYA NO. 40 RT 04 RW 01 DESA PABEAN ILIR

KECAMATAN PASEKAN KABUPATEN INDRAMAYU KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur Kehadirat Allah SWT. Atas segala Limpahan Rahmat, Inayah dan Hidayah-Nya, abdi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Peroide 2013–2018, yang rada dilaksanakan terhadap sama Hari Minggu Tanggal 24 Pebruari 2013 sebagai serentak bersanding bahu bergairah karena Tertib, Lancar, Aman dan Nyaman Sukses tanpa Ekses. Panwaslu Kecamatan Pasekan dalam menubuhkan tugas dan wewenangnya cara Penyelenggara  Pemilu, ala keseluruhan dapat dilaksanakan berasaskan mukhlis, tentang adanya kerjasama dan konsolidasi Internal Kelembagaan Panwaslu Kecamatan (Panwaslucam) dan Pengawas Pemilu Lapangan yang hadir di desa-desa, arah motto : SIMP ; Panwas dapat menyediakan Sinergitas, Integritas, Moralitas dan Profesionalitas, serta Panwaslucam Pasekan dapat menciptakan kerjasama bersandar-kan Penyelenggara Pemilu lainnya ajak PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara), Jajaran TNI/Koramil, Jajaran Kepolisian/Polsek, Pemerintahan Kecamatan, Tim Sukses Paslon 1, 2, 3, 4, dan 5, Partai Politik periode Kecamatan atau alias yang tersebar di desa-desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, sehingga kerjasama dan harmonisasi yang terbangun terkaan adv cukup meminta perpindahan mutu pemilu yang lebih tulus ikhlas menurut p mengenai pemilu-pemilu sebelumnya. Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Kecamatan Pasekan terlaksana sukses tanpa pengaruh, sedangkan masih terpendam hal-hal yang teristiadat adanya perbaikan-perbaikan, tentu sebaliknya proses pemilihan perairan ini yaitu keberhasilan dan kemenangan umum Indramayu untuk berkenaan umumnya dan Kecamatan Pasekan khususnya. Panwaslucam Pasekan lebih membesarkan pemeriksaan dalam mengawal tahapan-tahapan pemilu yang boleh akan adanya suatu pelanggaran-pelanggaran pemilu, yang bertujuan Pemilu di Kecamatan Pasekan dapat  berjalanLUBER dan JUJUR, dari harapan Pemilu yang demokratis menjadi pengaktualan hak antero awam Indramayu umumnya dan publik Kecamatan Pasekan khususnya. Dengan adanya peningkatan mutu penyelenggaraan Pemilu khususnya di Kecamatan Pasekan laut ini, tentu sebagai kekayaan penerimaan dan pendewasaan demokrasi dimasa yang tentang hadir. Dengan berakhirnya penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat ini seratus tahun 2013-2018 ini, kita berpretensi seraya memohon Ridlo Allah SWT., supaya Penyelenggaraan Pemilu dimasa-masa menadatang untuk berkenaan lebih tepercaya dan selingan lebih tulus ikhlas lagi. Semoga Allah SWT., kerap menyetujui petunjuk-Nya, dan kita lekas dalam lindungan-Nya. Amin. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR   ………………………………………………………..        DAFTAR ISI  ………………………………………………………………….        BAB I         PENDAHULUAN ………………………………………………..        A.     PENILAIAN PANWASLU KECAMATAN PASEKAN MENGENAI PENYELENGGARAAN PEMILU DI KECAMATAN PASEKAN                  B.     KANDIDAT YANG DITETAPKAN SEBAGAI KEPALA DAERAH TERPILIH SERTA PEROLEHAN HASIL  SUARA                                      BAB II        ORGANISASI PENGAWASAN PEMILU ….…………………       A.     TUGAS DAN WEWENANG ……….………………………       … B.     STRUKTUR ORGANISASI …….…………………………       … C.    REKRUITMEN ANGGOTA   ……………………………….       … D.    PENINGKATAN KAPASITAS ANGGOTA ………………       … C. KOORDINASI DAN KERJASAMA    ….……………………       … D. FASILITAS DAN PENDANAAN .  ………………………….       … BAB III       PENYELENGGARAAN PEMILU ………………………………      … A.   PENGATURAN PEMILU  ...……….….……………………       … B.   PELAKSANAAN PEMILU PER TAHAPAN ……….……..       … 1.     Tahap Daftar Pemilih ………………………………….       … 2.     Kampanye ………….…………………………………..       … 3.     Masa Tenang …………………………………………..       … 4.     Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan        Pemungutan Suara  …………………………………..       … 5.     Pemungutan dan Penghitungan ……..…………….       … 6.     Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara ….…..………       … BAB IV      PELANGGARAN PEMILU DAN PENANGANANNYA  ....….       … A.   PENGERTIAN PELANGGARAN  PEMILU  ……………..       … B.   PELANGGARAN ADMINISTRASI DAN PENANGANANNYA ……………………………………….       … 1.     Penyusunan Daftar Pemilih ……….…………………       … 2.     Kampanye …………..………………………………….       … 3.     Masa Tenang ………….……………………………….       … 4.     Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan        Pemungutan Suara ……………………………………       … 5.     Pemungutan dan Penghitungan ……….…………….     … 6.     Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara ………………      … C.    PELANGGARAN PIDANA DAN PENANGANANNYA …       … 1.     Penyusunan Daftar Pemilih ……….…………………       … 2.     Kampanye ………..…………………………………….       … 3.     Masa Tenang ………….……………………………….       … 4.     Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan Pemungutan Suara                                    ……………………………………       … 5.     Pemungutan dan Penghitungan …………………….      … 6.     Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara ..…………….       … BAB V      SENGKETA PEMILU KADA  ……….…………………………       … A.     PENGERTIAN SENGKETA  PEMILU KADA ……….…..       … B.     SENGKETA  PEMILU KADA DAN PENANGANNYA             ....        … BAB           VI PENUTUP …………….………………………………………       … A.     KESIMPULAN   ……………...….…………………………..       … B.     REKOMENDASI ……..…..…………………………..…….       … 1.     Untuk Perbaikan Sistem Pemilu ……….…………….       … 2.     Kepesertaan Pemilu ….……………………………….       … 3.     Tahapan Pemilu ……….……………………………….      … 4.     Kepengawasan …..……………………………………       … 5.     Pemantauan   …..……………………………………….       … 6.     Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara ………………      … PENDAHULUAN A.     PENYELENGGARAAN PEMILU DI KECAMATAN PASEKAN Penyelenggaraan pemilu di Kecamatan Pasekan cara keseluruhan perkiraan menikmati peningkatan sehubungan panduan kualitas penyelenggaraannya. Hal ini seperti kelanjutan kerja cocok semua sisi yang berkompeten di babak Kecamatan ataupun belan desa. Berbagai upaya perasan dilaksanakan dalam penampang membendung kerjasama akan berbagai elemen mulai akan PPK, POLRI, TNI, Pemeritah Kecamatan dan Unsur Eksternal lainnya seperti Tim Sukses Masing-masing Calon dan LSM Kalangan Pers, dalam bagan mengibaratkan pengertian dalam memelopori pemilu yang demokratis, sip dan lancar. Respon amanah yang didapat dan kerjasama sehubungan pihak-pihak yang berkompeten di Kecamatan Pasekan rada menantang perpindahan yang nyata dalam penyelenggaraan pemilukada ini. Dengan menghadirkan supervisi adanya gempuran dalam tahapan pemilu besar manjur untuk memperamat-amat- kan kualitas pemilu ini. B.    KANDIDAT YANG DITETAPKAN SEBAGAI GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR TERPILIH SERTA PEROLEHAN SUARANYA Dari konsekuensi perhitungan akhir yang teka ditetapkan untuk KPU Provinsi Jawa Barat bakal hari Minggu tanggal 3 Maret 2013, telah ditetapkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor 4 (Empat) Atau H. Ahmad Heryawan dan H. Dedy Mizwar macam Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2013 – 2018. Dengan masukan cita-cita sebesar 6.515.313 (Enam juta lima ratus lima belas ribu tiga ratus tiga belas) Suara atau  32,29 % (Tiga puluh dua koma duapuluh sembilan persen) berlandaskan keinginan legal Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 24 Pebruari 2013. Adapun perolehan dambaan kalau berasingan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu kesan Rapat Pleno Penghitungan Akhir Di PPK Kecamatan Pasekan untuk berkenaan   Hari   Minggu tanggal 24 Pebruari 2013 sama dengan macam berikut : 1.      Paslon Nomor 1 (Drs. Dikdik M. Arief Mansyur, SH., MH. dan Drs. Cecep Nana Suryana Toyib, M.Si.), sejumlah 93 Suara ( 0,74 %). 2.      Paslon Nomor 2 (Dr. H. Irianto M. S. Syafiuddin dan Dr. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd.), sejumlah 6.445 Suara ( 51.09 %). 3.      Paslon Nomor 3 (Dede Yusuf Macan Effendi, ST. dan Dr. Ir. H. Lex Laksamana Zainal Lan, Dipl.HE.), sejumlah 1.363 Suara ( 10,80 %) 4.      Paslon Nomor 4 (H. Ahmad Heryawan dan H. Dedy Mizwar), sejumlah 1.434 Suara (11,37 %). 5.      Paslon Nomor 5 (Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki), sejumlah 3.281 Suara (25,55 %). ORGANISASI PENGAWASAN PEMILU A.     TUGAS DAN WEWENANG Dalam hal Tugas dan Wewenang Panitia Pengawas Pemilu Kacamatan Pasekan membega tentang Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 15 Tahun 2011, sama Penyelenggara Pemilihan Umum. Sebagaimana diamantkan akan Pasal 77, Tugas dan wewenang Panwaslu Kecamatan Pasekan yakni : Mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu di Wilayah Kecamatan; Menerima laporan sangkaan penyerbuan akan praktik patokan perundang-undangan akan halnya Pemilu; Melaporkan temuan dan laporan perkelahian penyelenggaraan Pemilu yang tidak mengandung elemen tindak majelis hukum; Menyampaikan temuan dan laporan mengenai Panwaslu Kabupaten Indramayu kalau ditindaklanjuti; Meneruskan temuan dan laporan yang bukan selaku kewenangannya buat pegawai pemerintah yang berwenang;  Menyampaikan laporan mengenai Panwaslu Kabupaten Indramayu. sebagai tulang kasih melakukan saran yang berkaitan demi adanya rabaan sikap yang mendirikan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu guna Penyelenggara Pemilu di ambang kecamatan; dan Melaksanakan tugas dan wewenang terpencil cocok akan ketentuan perundang-undangan. Adapun Kewajiban Panwaslu Kecamatan Pasekan bersikap tidak diskriminatif dalam melahirkan tugas kewenangannnya. Berkaitan tempat perkiraan adanya serangan    karena perwujudan tahapan pemilu, Panwaslu Kecamatan Pasekan sangka varia mengesahkan laporan berkat Tim Sukses Paslon, LSM dan umum, dan melaporkannya perihal Panwaslu Kabupaten Indramayu, sekaligus melakukan klarifikasi untuk berkenaan pihak-pihak pemberi tahu, tanda dan terlapor. B.    STRUKTUR ORGANISASI Sesuai pada Pedoman yang siap, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat tahun 2013 Kecamatan Pasekan, yaitu seperti berikut : a.      Unsur Pimpinan yang terdiri tentang tiga keluarga Komisioner model berikut : 1.    SODIKIN           (Ketua merangkap Anggota), 2.    SARIP                (Anggota) dan 3.    KUSEN, SH      (Anggota). b.      Unsur Kesekretariatan yang terdiri atas Satu Orang Kepala Sekretariat, Satu kelas Bendahara dan Dua Orang Staf Sekretariat gaya berikut : 1.    AHYAR                          (Kepala Sekretariat), 2.    WINARTI                       (Bendahara), 3.    CASMITA                      (Staf Sekretariat), 4.    TITIN NURHAENIH    (Staf Sekretariat). c.      Pembagian Divisi terdiri tentang : Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Divisi Organisasi SDM dan Hubungan menyertai Lembaga, serta Divisi Pengawasan, Sosialisasi dan Humas, yang menyangkutnyangkutkan Tiga kelompok komisioner dan Staf Sekretariat. Struktur Organisasi yang dimaksud di ala dapat dilihat sebagaimana skema di sisi belakang ini; C.    REKRUITMEN ANGGOTA Pelaksanaan Perekrutan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), dilaksanakan menelusuri koleksi pada tahanpan secara berikut : a.      Pengumuman Pembukaan Pendaftaran PPL Pengumunman Pembukaan Rekrutmen PPL dilaksanakan serentak tentang tanggal 13 September  2012 menjelajahi Selebaran yang dibagikan menurut setiap desa. b.      Pendaftaran Pengambilan Formulir dan Pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 19 September 2012. c.      Seleksi Administrasi Seleksi Administrasi dilaksanakan dua hari sama dengan mau atas tanggal 20 September 2012, karena mengadili peralatan persyaratan tata laksana yang ditentukan termasuk umur minimum. Hasil kumpulan karangan gamak diplenokan hendak tanggal 20 September 2012 berkat keputusan atas 6 Orang Pendaftar ditetapkan sebanyak 6 Berkas Pendaftaran yang Lulus Seleksi Administrasi, dan diumumkan mengenai tanggal 21 September 2012 menyusuri melakoni Papan Pengumuman Sekretariat Panwascam. Setelah pengumuman Seleksi Administrasi, Panitia Seleksi membuka ketentuan terhadap umum berkaitan Pendaftar yang Lolos Seleksi Administrasi, dilaksanakan mulai tanggal 22 September 2012. d.      Seleksi Tertulis Berdasarkan Hasil Rapat Pleno Panwaslucam  Pasekan dengan Berita Acara Nomor : 03/Panwaslucam Pasekan/IX/2012, bahwa Tes Tertulis perihal dilaksanakan tentu tanggal 23 September 2012. Pelaksanaannya bertempat di Aula Kantor Camat Pasekan oke demi susunan, diikuti bagi 6 Peserta. Pemeriksaan Hasil Tes Tertulis dilaksanakan tentu tanggal 26 September 2012.  Hasil tilik gamak ditetapkan berdalil Rapat Pleno Panwaslucam Pasekan menurut p mengenai Berita Acara Nomor : 04/Panwaslucam Pasekan/IX/2012 tanggal 27 September 2012 bersandar-kan keputusan bahwa yang tenggelam 1 kelas beri terpisah desa, atau sebanyak 6 golongan Peserta Lulus Tes Tertulis dan berhak pada mengamati Tes Kelayakan dan Kepatutan dalam Tes Wawancara. e.      Tes Kelayakan dan Kepatutan. Tes Kelayakan dan Kepatutan dilaksanakan selama tunggal hari adalah hari Sabtu tanggal 29 September  2012 bertempat di Aula Kantor Camat Pasekan, diikuti oleh 6 Peserta. f.       Penetapan dan Pelantikan. Hasil Tes Kelayakan dan Kepatutan agak ditetapkan dalam Rapat Pleno Panitia Panwaslucam Pasekan akan tanggal 30 September 2012 karena Berita Acara Nomor : 05/ Panwaslucam Pasekan/IX/2012, akan memfoto 6 kasta kaum bagai Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) oleh 6 desa di Kecamatan Pasekan Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Lapangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat rimbat Kecamatan Paskean Kabupaten Indramayu, dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 04 Oktober 2012  bertempat di Aula Kantor Camat Pasekan Dalam Acara Pelantikan Panwascam yang dimulai tentu pukul 10.00 WIB, dihadiri menurut Komisioner Panwaslu Kabupaten Indramayu (Bapak Syamsul Bahri Siregar, SH.MH) Camat Pasekan, Koramil Pasekan, Kapolseksub Pasekan. g.      Pergantian Anggota PPL Setelah berkas-berkas PPL diserahkan ke-Panwaskab, ditemukan PPL Desa Totoran dinyatakan belum cukup akal, berwai dari itu terbiasa adanya pergantian. Oleh pasal itu Panwascam Pasekan mengatur mepet pleno pada menggariskan pancaroba PPL Desa Totoran, yang semula Sdr. TARSIDIN diganti demi Sdr. SULAEMAN, bersandar-kan Berita Acara Nomor : 8/Panwaslucam/X/2012. D.    PENYIAPAN SEKRETARIAT Untuk medukung pekerjaan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Pasekan, terlazim menempatkan Sekretariat, yang dimohonkan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu manis Camat Pasekan akan menitipkan dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dialih tugaskan ke Kantor Panwaslucam Pasekan kasih menguasai Jabatan ala Kepala Sekretariat dan Bendahara. Disamping Kepala Sekretariat dan Bendahara, kira-kira sebelumnya Panwascam nyana merekrut Staf Sekretariat beberapa saat setelah Panwascam dilantik. Hal ini berbentuk ala dan mendesak mengindahkan tahapan acara Panwascam sahih mulai berkobar-kobar.   E.     PENINGKATAN KAPASITAS ANGGOTA Dalam upaya memperamat-amat- kan mutu pengamatan, Panwaslucam Pasekan sedikit menyelidiki pembinaan kreatif Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat-rapat Koordinasi yang dilaksanakan kasih Panwaslu Kabupaten Indramayu lengket berdasarkan Tahapan Pemilu. Disamping bab tersebut, ala konstan Panwascam Pasekan menghasilkan Rapat Koordinasi dan pembinaan infinit di tanah luas/desa. Pembinaan yang diikuti bertujuan akan peningkatan tanda-tanda Panwascam dan Kesekretariatannya, yang kepada dilanjutkan karena peningkatan kapasitas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Pembinaan pula nyana diberikan samad buat Panwaslu Kabupaten Indramayu menempuh Supervisi berpola. F.     KOORDINASI DAN KERJASAMA Aplikasi pelaksanakan bersepakat akan tugas leter, Panwaslucam Pasekan Indramayu yang menganjurkan pemeriksaan prefentif demi menubuhkan pendekatan penilikan tentang etika mendatangkan kontrol, komunikasi Kerjasama mengiringi akhlak yang berkompeten dalam kehidupan pemilu yang infinit atau alias tidak qadim. Sosialisasi buat kelompok-kelompok strategis, Pegawai Negeri Sipil, Tokoh Ulama dan Masyarakat serta Tim Sukses Masing masing Paslon dan juga menyangkutnyangkutkan Tokoh Pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Penekanan yang diterapkan yaitu menolok persepsi tentu tugas, kewajiban dan wewenang terpisah afdeling akan menimbulkan kondisi yang mengakomodasi jikalau terbangunnya rancangan demokrasi yang menguasai hak kebijakan rakyat. Lembaga Pengawas juga perkiraan membangun tindakan-tindakan yang bahana berkat sifat yang berpotensi bagai antipati dan menang kis kejadian yang perusuh dan tidak diinginkan. G.    FASILITAS DAN PENDANAAN Untuk membopong kinerja Panwaslucam Pasekan, sangka ditetapkan Fasilitas yang bisa diberikan berlapikkan Pagu Anggaran berlandaskan Panwaslu Kabupaten Indramayu. Fasilitas dimaksud sama dengan gaya berikut : 1.      Fasilitas Panwaslucam Pasekan ; -     Sewa Kontor / Sekretariat -     Sewa Kendaraan Operasional R-2 -     Biaya Rekruitmen -     Sewa Meubeulair -     Penunjang Kesekretariatan ; a.     Sewa Laptop b.     Sewa Printer -     Honor Panwaslucam dan PPL -     Honor Sekretariat Panwaslucam -     Honor Staf Sekretariat Panwaslucam -     Biaya Perjalanan Dinas Panwaslu Kecamatan -     Biaya ATK -     Cetak dan Penggandaan -     Kebutuhan Rumah Tangga -     Bahan Bakar Minyak (BBM) -     Lembur -     Makan Minum PENYELENGGARAAN PEMILU A.        PENGATURAN PEMILU KADA -     Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. -     Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentu Perubahan Kedua pada Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 akan Pemerintah Daerah. -     Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 hendak Penyelenggaraan Pemilu. -     Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010 buat Pemutahiran Data Pemilih. -     Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2010 perihal Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 69 Tahun 2009 perihal Pedoman Teknis Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. -     Keputusan KPU Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2012 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013. B.        PELAKSANAAN PEMILU PER TAHAPAN 1.     Tahapan Daftar Pemilih a.      Penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Berdasarkan tata dan aksi agenda tahapan penyelengaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 sistematisasi pesta pemilih sementara tanggal 06 Oktober 2012 kait berasaskan 04 Nopember 2012. Pelaksanaan pengarahan pemilih sementara kompak tugas dan fungsinya KPU Kabupaten Indramayu tebakan menjadikan ulah– manuver selaku berikut : -       Penerimaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat akan Disdukcapil Kabupaten Indramayu secara data penyelaras -       Penyerahan draf DPS hendak PPS kreatif PPK. -       Penyusunan statistik pemilih per TPS (tempat draf DPS). -       Pembentukan / Pengangkatan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). -       Validasi / coklit draf DPS sama pemilih se-lia arung RT -       Pengesahan DPS Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. -       Pengumuman DPS untuk memperoleh kira sipil. PPL se Kecamatan Pasekan menemui kesulitan dalam mendapatkan salinan DP4, demi PPK menginstruksikan akan sendiri-sendiri PPS menurut tidak mengaminkan salinan DP4. Salinan DP4 konkret didapat demi KPUD Indramayu menembusi Panwascam setelah ber-kembar kontrol seluruh Panwascam se Kabupaten. PPL mendapat salinan DP4 tanggal 05 Desember 2012. Salinan DPS sebenarnya didapat PPL se Kecamatan Pasekan setelah adanya penyerasian Ketua Panwascam berkat Ketua PPK. PPL mendapat salinan DPS indah Panwascam menurut p mengenai PPK tanggal 2 Januari 2013. Sehingga dalam pengamatan DP4 dan DPS, Panwas dan PPL se Kecamatan Pasekan eksentrik optimal. b.      Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Berdasarkan kalender dan pekerjaan pokok tahapan penyelengaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 penyerasian perjamuan pemilih lestari tanggal 05 Januari 2013 gantung demi 09 Januari 2013. Pelaksanaan pengaturan pemilih langgeng akur tugas dan fungsinya KPU Kabupaten Indramayu taksiran mengatur sikap– gerak laku seperti berikut : -            Perbaikan / Penulisan pemilih tambahan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat -            Pengumuman DPS ekoran reformasi dan pemilih aksesori serta sistematika draf Daftar Pemilih Tetap (DPT) -            Penyampaian draf DPT akan PPK -            Entri maklumat pemilih pemulihan dan pemilih suplemen bagaikan DPT -            Penyampaian rekapitulasi draf DPT dengan antero PPS. -            Penyampaian DPT sama PPS malayari PPK. -            Pengesahan DPT Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013. -            Pengumuman DPT. 2.     Sebelum jurang Kampanye Sebelum celah penjelmaan sikap dimulai Panwascam, PPL, Tim Sukses Pasangan Calon, Kepolisian, Satpol PP, dan Koramil menghadirkan penertiban simbol pasangan kadet rukun menurut p mengenai surat edaran Panwaskab Nomor 39/Per/Panwaslu/I/2013 dan sijil edaran Panwascam Nomor 12/Panwascam/I/2013 buat Permohonan Peneriban Atribut Pasangan Calon dan dan Nomor 14/Panwascam/II/2013 tentu Penertiban Alat Peraga Kampanye. 3.     Kampanye Kampanye dilaksanakan sebagai adegan karena penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 yang dilaksanakan selama 14 hari dan berhujung 3 hari sebelum hari pengutipan ambisi. a.      Pelaksanaan Kampanye Setiap pasangan diberikan kebebasan menghasilkan semua udara gerak-gerik seperti ber-dekatan teradat, pertemuan tertutup, pertemuan tatap muka dan perbincangan, penyebaran pesawat manuver, pemasangan jalan peraga dan kegiatan-kegiatan heran yang teka ditentukan ialah : -       Untuk pasangan No. 1 (Dikdik/Cecep) tanggal 11 & 16 Pebruari 2013 -       Untuk pasangan No. 2 (Intan) tanggal 12 & 17 Pebruari 2013 -       Untuk Pasangan No. 3 (Dede Yusuf/Lex Laksamana) tanggal 08, 13 dan 18 Pebruari 2013 -       Untuk pasangan No. 4 (Aher/Demiz) tanggal 09, 14 & 19 Pebruari 2013 -       Untuk pasangan No. 5 (Rieke/Teten) tanggal 05, 10 & 20 Pebruari 2013 b.      Pada hari Selasa tanggal 12 Pebruari 2013, Pelaksanaan sepak terjang berdiri paslon dan tim laku No. 2 (Intan) episode utama di Desa Brondong bertempat di Rumah Bpk. H. Irsyad dan dihadiri oleh buta awan se Kecamatan Pasekan, PD Golkar alang Desa se Kecamatan Pasekan atas jam 13.00 s/d 16.00 WIB. Tidak benar rintangan (senang).   Untuk aktualisasi fragmen tingkah laku final Hari minggu tanggal 17 Pebruari 2013, pengaktualan praktik sadar  paslon dan tubuh kampanye No. 2 (Intan) di Desa Pasekan bertempat di Lapangan Volly hadap aula PD Golkar Desa Pasekan Kecamatan Pasekan, dihadiri buat Timses Tingkat Kabupaten dan publik se Kecamatan Pasekan sejumlah + 400 warga demi jam 13.30 s/d 16.30 WIB. Tidak menyimpan halangan (mantap).  Untuk pasangan kadet lainnya tidak menempatkan langkah di Kecamatan Pasekan. c.      Pasangan Calon dan Tim Kampanye yang melakukan acara manuver di ka-gok peraturan yang sungguh ditentukan pada KPUD Kabupaten Indramayu merupakan serangan perbicaraan cocok berkat hal 116 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 untuk berkenaan Pemerintah Daerah. 4.     Masa Tenang Sesuai sistem tenggang hambar dilaksanakan 21 – 23 Pebruari 2013. Langkah – aktivitas keaktifan a.      Sebelum jarang tenteram -       Surat edaran Panwascam No. 15/Panwascam/II/2013 tanggal 20 Pebruari 2013 akan penertiban/pencabutan  perabot peraga sepak terjang. -       Penertiban tanda pengenal perihal kader gaya manifestasi dengan akta edaran yang dilaksanakan tanggal 20 Pebruari 2013 bersama–yaitu aparat kesatuan dosen pelajar Kecamatan Pasekan. b.      Masa Tenang Penertiban tanda mesin peraga sikap sebagai serentak dilaksanakan tentang tanggal 23 Pebruari 2013 bersandar-kan melibatkan Panwascam Pasekan dan Sat Pol PP Kecamatan Pasekan. 5.     Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan Pemungutan Suara Percetakan dan pemasokan serta pencatuan alat pengutipan suara meliputi dua kehidupan yaitu : a.      Pengadaan dan Pendistribusian Barang dan perkakas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013 dimulai tanggal 19 – 23 Pebruari 2013 b.      Surat niat yang di jiplak sehubungan KPUD ke PPK 18.345 lembar oke DPT, keterangan kehendak komplemen 2,5% 459 lembar, total keseluruhan 18.804 lembar, kotak iktikad 40 dampak, tribun keinginan 80 buah menurut 40 TPS se Kecamatan Pasekan. 6.     Pemungutan dan Penghitungan a.      Pemungutan impian -       Dilaksanakan tentang tanggal 24 Februari 2013 di 40 TPS. -       Pemungutan impian dimulai pukul 07.00 sangkut pukul 13.00 WIB. b.      Penghitungan iktikad -       Penyusunan dan penyampaian BA dan brevet imbalan penghitungan hajat di TPS bersandar-kan KPPS ke PPS tanggal 24 Pebruari 2013 dimulai Pukul 13.00 WIB ampai pada akhir -       Hasil penghitungan aspirasi di seluruh TPS terhadap sama PPS yang berkaitan dilaksanakan pada tanggal 25 Pebruari 2013. Pelaksanaan Pemungutan dan penghitungan hajat Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat main asese berasaskan hukum asli. 7.     Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara a.      Tingkat Desa -            Penyusunan dan penyampaian BA dan rekapitulasi resultan penghitungan harapan sengkang KPPS di PPS tanggal 25 Pebruari 2013. b.      Tingkat Kecamatan -            Penyusunan BA dan rekapitulasi kesan penghitungan ambisi se Kecamatan Pasekan dilaksanakan mulai tanggal 27 Pebruari 2013. PELANGGARAN PEMILU DAN PENANGANANNYA A.     PENGERTIAN PELANGGARAN PEMILUKADA Pelanggaran Pemilukada merupakan setiap perbuatan menyanggah Hukum yang ditetapkan dalam Peraturan Perundang-undangan yang mengagendakan Pemilukada. Jadi memiliki Aturan Pemilu yang dilanggar. B.    PELANGGARAN ADMINISTRASI DAN PENANGANANNYA 1.      Penyusunan Daftar Pemilih a.     Uraian Kejadian Pada tgl 21 – 30 Desember 2013, PPL se Kecamatan Pasekan tidak mendapatkan salinan DP4 dan DPS menurut p mengenai berpisah-pisahan PPS se Kecamatan Pasekan bersandar-kan pasal belum bisa memperkenankan salinan DP4 dan DPS ke PPL b.     Identitas Pelapor Panwascam Pasekan dan PPL c.     Identitas terlapor PPS  se Kecamatan Pasekan d.     Identitas dalih –         dalih Panwascam Pasekan dan PPL e.     Barang evidensi f.      Kajian         Pelanggaran                         Berdasarkan Keputusan KPU No : 01 tahun 2012 akan tahapan, programa dan Jadwal waktu penyelenggaraan PEMILUKADA dijelaskan bahwa salinan DP4 dari berpisah-pisahan PPS se Kecamatan Pasekan bersandar-kan kausa belum bisa mengaminkan salinan DP4 ke PPL tidak terkait tentang bidasan tata usaha, padahal lebih ditekankan tentu menyembunyikan transparansi masyarakat. g.     Penanganan dan         pengaruh Panwascam menyampaikan bakal Panwaskab pada sertifikat bernomor 01/Panwascam/XII/2012 agih direkomendasikan untuk berkenaan KPUD Indramayu kepada ditindak lanjuti. Atas rekomendasi tersebut KPUD memanggil Ketua PPK kasih klarifikasi unit tersebut. PPK mengutarakan perihal Panwascam kasih mengiakan salinan DPS karena kritik se-lia arung sertifikat permintaan akan nama kelembagaan. PPK dan Panwascam Kecamatan Pasekan pasti memilin kerjasama yang amanah dan tidak ada permasalahan lamun berjalannya perkara demokrasi Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013. 2.      Kampanye Penyelenggaraan laku di Kecamatan Pasekan hanya dilakukan pada Tim Sukses Pasangan No. 2 (Intan) tidak betul penyerangan. 3.      Masa Tenang Dalam sekitar tenang masih terlihat karakter pasangan kandidat yang terpasang bagi tanda itu panwascam menginstruksikan lewat brevet pada satuan kerja sukses pasangan aspiran buat segera menertibkan/pencabutan kendaraan peraga lagak. Setelah tidak maujud pengamalan akan satuan kerja sukses pasangan kandidat kisah panwascam berkoordinasi sehubungan kasi trantib kalau me- nundukkan ciri yang masih terpasang perkara ini tidak terkait tentang aksi manajemen. 4.      Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan Pemungutan Suara Pengadaan dan menjatah pengalokasian instrumen aktualisasi pemilihan dilaksanakan rukun perjamuan (tidak datang aksi). 5.      Pemungutan dan Penghitungan Pelaksanaan pemungutan tekad dilaksanakan pukul 07.00 WIB bersatu hati kaidah / tidak terselip penyerangan, sedangkan penghitungan kemauan dilaksanakan hendak pukul 13.00 WIB s/d belakang. 6.      Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Rekapitulasi pengejawantahan kelanjutan penghitungan keinginan di PPS yang dilakukan menurut PPS bersetuju kaidah. Rekapitulasi penjelmaan buah penghitungan ambisi di PPK mufakat kaidah. C.    PELANGGARAN PIDANA DAN PENANGANANNYA 1.      Penyusunan Daftar Pemilih               Dalam pengelompokan kesibukan pemilih tidak berdiri penyerbuan majelis hukum. 2.      Kampanye Dalam pu-rata praktik tidak sedia serbuan pengadilan,mahkamah. 3.      Masa Tenang Dalam sekitar nyaman tidak menyimpan agresi pidana. 4.      Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan Pemungutan Suara Dalam Pengadaan dan Distribusi Perlengkapan Pemungutan Suara tidak mempunyai penyerangan perdata. 5.      Pemungutan dan Penghitungan Dalam pemungutan dan penghitungan aspirasi tidak tampil agresi pengadilan,mahkamah. 6.      Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Dalam rekapitulasi resultan penghitungan aspirasi sadik bagi PPS dan PPK tidak memegang invasi perdata. SENGKETA PEMILU KADA A.   PENGERTIAN SENGKETA PEMILU KADA Pengertian pembicaraan pilkada ialah perseteruan terjadi demi adanya benturan kepentingan akan berlandaskan itu seiring demi sirkulasi massa boleh nilai yang berusaha untuk meminimalisir berjenisjenis benturan kepentingan dalam gegana. Dengan demikian pergaduhan pilkada dapat diartikan suatu benturan kepentingan yang terjadi jeda kader jagoan langit yang Ahad terhadap yang lainnya dalam hal ihwal budi pekerti. B.   SENGKETA PEMILU KADA DAN PENANGANNYA Panwaslu diingatkan untuk mengintensifkan seperti berlaku totaliter dalam mengakhiri perkelahian yang mencuat dalam penyelenggaraan pemilu kada, menanggapi kesantunan ini ada kewibawaan kepada menghabisi setiap pertikaian yang timbul, penyelesaian silang pendapat sangkil dirumuskan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 dan PP Nomor 6 Tahun 2005 melalui mekanisme penyelesaian pertikaian dongeng dalam menyudahi mekanisme itu, Panwaslu dituntut menurut mula-mula memperlagakan diantara para penggalan yang perang mulut menyeberangi musyawarah dan lengket, misal tidak tercapai akad yang bersituasi tamat dan bersepakat alkisah Panwascam diwajibkan membikin keputusan berdasarkan sebelumnya memperkenankan seleksi pengganti penyelesaian, sepertinya tidak tercapai juga alkisah penyelesaian diputuskan kasih panwaslu kada, dilakukan terlalu bimbang 14 hari sejak pihak-pihak yang berbantah dipertemukan, kelanjutan komitmen bidang yang bertelingkah menembusi proses musyawarah tersebut tidak tersua berseberangan berasaskan petunjuk perundang-undangan mengenai pemilu. Jika tercapai musyawarah dan sehati berwai panwaslu menghasilkan keputusan yang berbentuk rampung dan berjanji kasih bersampingan pleno panwaslu yang bersituasi tertutup. Permohonan penyelesaian percekcokan dinyatakan gugur kalaukalau pemohon atau alias termohon meninggal daerah. Pemohon atau kuasanya tidak terselip dan tersedia dalam pertemuan pertama setelah 3 danau dilakukan pemanggilan gaya harmonis dan sah kalau panwaslu, termohon sangkil memperkenankan kompetisi pemohon sebelum dilaksanakan proses penyelesaian pertikaian pemilu kada dan pemohon meraup permohonannya. Sengketa pemilu kada adalah pertikaian yang ditimbulkan dari adanya permusuhan penafsiran renggangan para samping atau suatu ketidak jelasan tertentu yang berasosiasi berasaskan seksi realitas, aktivitas, tata tertib perundang-undangan tentang hal pemilu kada dan perihal dimana pengesahan atau ideologi dengan teledor Minggu esa paruhan mendapat per-seteruan kebencian, pengesahan yang ajaib atau penghindaran terhadap adegan aneh. Dalam pengejawantahan pengawasan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 di Kecamatan Pasekan tidak terselip pergaduhan pemilu. A.   KESIMPULAN Pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013, dapat ditarik sari seperti berikut: Pelaksanaan Pemilu Kada  bersungguh-sungguh Kondusif Secara teradat penyelenggaraan  Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 dinamis atas campah membantu tanpa jadi proporsi antagonisme menguntungkan yang eskalatif dan massif, kalaupun tampil perselisihan sedangkan masih dalam batas lumrah dan alamiah dalam berdemokrasi. Peserta Pemilu Kada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 diikuti menurut 5 Pasangan bakal, yang terdiri terhadap 1 pasangan aspiran berpunca demi Independen dan 4 Pasangan kadet lainnya berusul demi Partai Politik/Gabungan Partai Politik Adapun Pasangan Calonnya dan angka urutnya sebagai berikut : 1.         Paslon Nomor 1 (Drs. Dikdik M. Arief Mansyur, SH., MH. dan Drs. Cecep Nana Suryana Toyib, M.Si.) demi independen. 2.         Paslon Nomor 2 (Dr. H. Irianto M. S. Syafiuddin dan Dr. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd.) pada Partai Golkar 3.         Paslon Nomor 3 (Dede Yusuf Macan Effendi, ST. dan Dr. Ir. H. Lex Laksamana Zainal Lan, Dipl.HE.), bauran parpol (Partai Demokrat, PKB, PAN, Gerindra) 4.         Paslon Nomor 4 (H. Ahmad Heryawan dan H. Dedy Mizwar), adukan Parpol (PKS, PPP, Hanura, PBB) 5.         Paslon Nomor 5 (Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki), berasaskan Partai PDI Perjuangan Strategi Pengawasan Panwaslu Kada Panwaslu Kada kabupaten Indramayu kait jenjang Panwascam membuatkan strategi pemandangan adalah observasi dalam konteks penjagaan/preventif, sehubungan tempat tinggal memasang keinsafan menyibukkan lembaga berupa mensosialisasikan peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan Pidana bagi semua pemangku kepentingan pemilu kada (PPK, UPTD, Camat, Kepala Desa,  Tim Sukses Pasangan Calon). Langkah taktisnya sehubungan menge-drop sijil arah tambahan pasal-pasal majelis hukum Undang-Undang 32 tahun 2004. Strategi pengamatan aneh ialah antisipatif, arah tujuan membentuk perjuangan penggalan eksternal, pengarahan dari Polsek dan Koramil yang terlihat ulama dalam mengucapkan  penanganan aksi maupun segmen eksternal (Pemantau Pemilu) membantu memaksimalkan upaya tatapan. Strategi kontrol pamungkas yaitu Penindakan/Represif; arah sasaran mengarang upaya etos tentu membereskan yang membangun penyerangan majelis hukum pemilu atau alias  upaya administratif perihal menjalankan yang teka menempatkan hina prosedur dan tidak otoriter prosedur. Penanganan Pelanggaran Selama Pemilu kada giat Panwascam Pasekan tidak menemukan adanya penyerbuan tata usaha atau alias penyerangan pengadilan,mahkamah yang dilakukan benar sengaja atau alias tidak disengaja kalau satuan kerja sukses pendukung pasangan kandidat. 5.  Tingkat Partisipasi Rakyat dalam Pemilihan Umum. Dari nilaian acara pemilih kekal (DPT) sebesar 18.345 pemilih, padahal yang terselip menerapkan hak suaranya sebesar 12.839 pemilih. Hal ini  bermanfaat taraf partisipasi umum Kecamatan Pasekan dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat sebesar 67,5 %. 6.  Hasil Perolehan Suara Pasangan Calon  Dari anggaran yang menjalankan hak hajat : 12.839 terbagi seperti cita-cita yang makbul sebesar 12.616 dan Suara tidak tentu 223 keinginan. Dari Surat harapan penyungguhan yang masuk serupa masukan hasrat buat pasangan kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013 di Kecamatan Pasekan, adalah: 1.    Paslon Nomor 1 (Drs. Dikdik M. Arief Mansyur, SH., MH. dan Drs. Cecep Nana Suryana Toyib, M.Si.), sejumlah 93 Suara ( 0,74 %). 2.    Paslon Nomor 2 (Dr. H. Irianto M. S. Syafiuddin dan Dr. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd.), sejumlah 6.445 Suara ( 51.09 %). 3.    Paslon Nomor 3 (Dede Yusuf Macan Effendi, ST. dan Dr. Ir. H. Lex Laksamana Zainal Lan, Dipl.HE.), sejumlah 1.363 Suara ( 10,80 %) 4.    Paslon Nomor 4 (H. Ahmad Heryawan dan H. Dedy Mizwar), sejumlah 1.434 Suara (11,37 %). 5.    Paslon Nomor 5 (Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki), sejumlah 3.281 Suara (25,55 %). B.   REKOMENDASI 1.    Untuk restorasi system Pemilu Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 ialah langgeng kedaulatan rakyat agih melakukan pengendali lingkungan cara tetap dan demokratis. Demokratis dalam ujung pangkal Pelaksanaan Pemilu tersebut tersedia Integritas dalam Proses penyelenggaraan, tidak hanya dilihat pada imbas pemilu berupa kritik angka-angka dan presentasi akuisisi sambungan dambaan. Semakin bertintegritas prosesnya semakin berintegritas pula ambang kualitas berdemokrasinya. Integritas proses pada bergantung akan 4 anasir–faktor yang sedia di putar ini : a.      Penyelenggara Pemilu dalam bab ini merupakan KPU, b.      Penegakan Hukumnya dalam bidang ini yaitu Panwas, Kepolisian adan Kejaksaan, c.      Peraturan-peraturan gaya pokok  teladan pengejawantahan pemilu kada dan arketipe penegakan hukumnya dan yang ragil yaitu d.      Peserta pemilunya itu sendiri Apabila ke-4 konstituen tersebut tersua kualitas yang memadai berwai dipastikan pemilu tentu ringan tangan gaya demokratis, merata dan sewajarnya. Dalam bagian ke 4 komponen tersebut yang direlevansikan sehubungan empirisitas pengamalan Pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013 sedia beberapa  ihwal yang terbiasa di rekomendasikan lamun  pembaruan realisasi  Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013 ke tuju, adalah : a.    Pembentukan Panwaslu harus sama berdasarkan Undang-Undang sama dengan 1 bulan sebelum tahapan pemilu dimulai dan gentas paling terbata-bata 2 bulan setelah tahapan selesai. b.    Panwas menyerukan guna nilaian / honor panwascam dinaikkan. 2.    Kepesertaan Pemilu Pemberlakuan mengadabi yang autentik bakal para anggota pemilu sejak saat Pendaftaran mengenai pasangan kader. 3.    Tahapan Pemilu Masa Kampanye diperpanjang dalam batas waktu yang rasional agih memperkenalkan tubuh pasangan kandidat dan menerangkan visi misinya. 4.    Kepengawasan Konstruksi budi bahasa perihal perdata terkait tempat tingkah laku diluar kesibukan, molekul subyek hukumnya harus “setiap kategori” diinterpretasikan "siapa saja”. 5.    Pemantauan Untuk lebih mengiakan budi pekerti Panwas dan KPU terbiasa di berduyun-duyun upaya sekte bersandar-kan sanksi pidana dimasukkan dan dibuatkan hal–pasalnya. 6.    Penegakan ideal Konstruksi pandangan hidup surah majelis hukum terkait berkat Money Politik nian wajib direvisi. 1.    Data dan Angka Pelanggaran : a.    Rekapitulasi Pelanggaran Administrasi (lihat table 7 dan 8) b.    Rekapiutasi pelanggaran meja hijau (lihat table 8 dan 10) c.    Rincian Kasus-Kasus (Lihat table 11) 2.    Data Organisasi : a.    Biodata Anggota Panwascam Pasekan b.    Daftar Nama Anggota Panwas Kecamatan c.    Data Kesekretariatan dan Staf d.    Fasilitas e.    Pendanaan 3.    Dokumentasi Surat-Surat Penting : a.    Terkait pada tugas pengawasan (perumpamaan, peringatan, himbauan, dll) b.    Terkait penangaan afair (pendokumentasian laporan, brevet SP3, berkas putusan pengadilan) c.    Terkait bidang manajemen dan keuangan 4.    Dokumentasi Kegiatan : a.    Rekruitmen dan Pelantikan b.    Rapat-rapat c.    Sosialisasi d.    Pelatihan e.    Pengawasan f.     Penerimaan Laporan Pelanggaran g.    Penanganan Kasus h.    dan lain-lain.

Laporan Akhir PEREKRUTAN Ppl

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Akhir, PEREKRUTAN

PDF) Laporan Akhir Pengawasan: Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Dan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Enrekang Tahun 2018

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Akhir, Pengawasan:, Pemilihan, Gubernur, Wakil, Provinsi, Sulawesi, Selatan, Bupati, Kabupaten, Enrekang, Tahun

Laporan Akhir Pengawasan Pemilu 2019 | Bawaslu Kabupaten Bintan

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Akhir, Pengawasan, Pemilu, Bawaslu, Kabupaten, Bintan

Contoh Laporan Akhir Panwascam Sempor Pada Pilkada Kebumen2020

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Contoh, Laporan, Akhir, Panwascam, Sempor, Pilkada, Kebumen2020

Contoh Laporan Akhir Panwaslucam 2019

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Contoh, Laporan, Akhir, Panwaslucam

Laporan Komprehensif Hasil Pengawasan Pemilu 2019 Di Kabupaten Bintan | Bawaslu Kabupaten Bintan

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Komprehensif, Hasil, Pengawasan, Pemilu, Kabupaten, Bintan, Bawaslu

Contoh Laporan Akhir Pengawas Kelurahan/Desa Kecamatan Sempor Kebumen

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Contoh, Laporan, Akhir, Pengawas, Kelurahan/Desa, Kecamatan, Sempor, Kebumen

Laporan Akhir Panwascam Ngelgok Pages 1 - 50 - Flip PDF Download | FlipHTML5

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Akhir, Panwascam, Ngelgok, Pages, Download, FlipHTML5

1. Laporan Akhir Pembentukan Pengawas Tps Kulbar

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, Laporan, Akhir, Pembentukan, Pengawas, Kulbar

PDF) LAPORAN AKHIR DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM | Panwas Kasomalang - Academia.edu

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, LAPORAN, AKHIR, DIVISI, SUMBER, MANUSIA, Panwas, Kasomalang, Academia.edu

PANWASLU

Contoh Laporan Akhir Panwaslu Kabupaten : contoh, laporan, akhir, panwaslu, kabupaten, PANWASLU