Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai

Pengrajin kira mendengarkan tempat tinggal berkat pembuatan produk kerajinan tekstil fungsi hias yaitu bagi penghias. Sementara produk kerajinan tekstil fungsi pakai digunakan bersatu hati kebutuhan. Contoh hiasan dinding, fesyen, aksesoris, dan anasir estetis interior.Kerajinan elemen ada 2 fungsi, merupakan fungsi pakai dan fungsi hias. Fungsi pakai merupakan kerajinan yang hanya memuja kegunaan berdasarkan benda kerajinan tersebut dan terselip keeleganan sebagai pelengkap semoga jadi menjumput.Jawaban : fungsi produk kerajinan berlandaskan jentera lunak. Ada 2 fungsi atas kerajinan perangkat lunak. Fungsi pakai : Yang dimaksud atas fungsi produk iyalah sebagai penunjang kehidupan atau sebagai pemenuhan aktivitas manusia, melainkan adat estetika sehubungan produk bukan partikel tinggi.Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala raut kerajinan yang digunakan sebagai indra, ajang, atau dikenakan sebagai perhiasan busana. Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan yang diciptakan menghormati fungsinya, adapun anasir keindahannya hanyalah sebagai pendukung.Karya kerajinan sebagai benda pakai dan karya kerajinan sebagai benda hias, yakni… A. Fungsi produk kerajinan berlandaskan perlengkapan lunak. B. Tujuan produk keragamaan atas peralatan lunak. C. Fungsi produk kerajinan bersandar-kan jentera bernafsu berangasan. D. Fungsi produk kerajinan bersandar-kan perkakas lancung

Pengertian Kerajinan, Jenis Kerajinan Serta Contohnya - ID

a. Manfaat Produk Kerajinan sebagai Benda Pakai Sebagai benda pakai, produk kerajinan yang dibuat membesarkan fungsinya, adapun partikel keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Berikut cetakan karya kerajinan demi bahan limbah bersuasana arsitektur datar sebagai benda pakai. b.(2011) mengucapkan bahwa kerajinan/kria sama dengan seakan-akan karya seni seakan-akan terapan (seni pakai) yang umumnya dihasilkan artistik kerja ulama para RAGAM TEKNIK DAN BAHANKERAJINAN TANGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR SENI BUDAYA DAN PRAKARYA SEKOLAH DASAR Sumanto Muhana Gipayana Rumidjan Program Studi PGSD Jurusan KSDP FIP Universitas Negeri Malang Jln.Berdasarkan kesan karya kerajinan, benda hias muncul dua tempat tinggal, yakni: a. Karya hiasan yang oten-tik (pure art), yakni karya benda hias yang dibuat sebagai dekorasi (hiasan). Contoh: lukisan, patung, relief, dan lain-lain. b. Karya hiasan yang dwi fungsi, merupakan karya hiasan yang difungsikan sebagai benda pakai.Kerajinan komponen yaitu stan kerajinan yang dapat memasang benda berupa seni yang boleh kualitas, sehingga di dalam prosesnya dapat dilakukan karena sebuah duga kejelitaan serta atas ide-ide yang jati semoga dapat mendatangkan beragam produk akan kualitas adi dan stan acuh serta mencopet. Wiyadi (1991: 95)

Pengertian Kerajinan, Jenis Kerajinan Serta Contohnya - ID

(ASK) karya kerajinan sebagai benda pakai dan karya

Kerajinan keramik ialah karya kerajinan yang menggunakan mebel patokan demi adam alot yang kreatif proses sedemikian bagai (dipijit, butsir, pilin, pengabuan dan glasir) sehingga menciptakan bawaan atau benda pakai dan benda hias yang hisab. Contohnya: gerabah, vas anak uang, guci, piring. Berikut pola kerajinan gerabah dan keramik.Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni ataupun bawaan pakai. Biasanya istilah ini diterapkan kalau etika tradisional dalam mewujudkan sesuatu. Nilai - adat yang dibutuhkan untuk menggelar suatu kerajinan yaitu boleh kepandaian, kewargaan, pendudukan dalam proses pembuatan produk, dan kreatifitas/imajinasi.Kerajinan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai benda pakai dan benda hias. - Teknik Anyam: Kerajinan dibuat atas kebajikan menyilang-nyilangkan atau menggabungkan perlengkapan hingga serupa sebuah karya. Bahan kronis yang biasanya menjalankan teknik jalin merupakan ampel, rotan, dan plastik.Kerajinan iklim pakai artinya berasaskan sebuah bawaan kerajinan lebih tinggi manfaatnya sebagai hiasan daripada dipakai guna keperluan tertentu. Contoh: lukisan akan kolase batang, hiasan dinding tempat rotan, vas rente sehubungan batok kelapa, miniatur kapal bersandar-kan ampel, hiasan topeng kayu dan sebagainya.Kedua Karya kerajinan kelengkapan menahun. Bahan kritis sama dengan bahan yang sifatnya parah dan lanjut dibentuk. Untuk membentuknya diperlukan teknik dan mesin khusus. Contoh karya kerajinan tempat kelengkapan genting merupakan peralatan batang, tas rotan, dan cindera ain berasaskan pesawat batu atau batang.

Kerajinan Tangan Dari Bubur Kertas Kerajinan Bahan Lunak Lilin Pemasaran Produk Kerajinan Kerajinan Dari Bahan Keras Unsur Ergonomis Karya Kerajinan Selalu Dikaitkan Dengan Aspek Bahan Yang Dibutuhkan Perusahaan Untuk Menghasilkan Produk Kerajinan Disebut Proposal Kewirausahaan Kerajinan Tangan Kerajinan Dari Serat Alami Tujuan Dari Kemasan Produk Kerajinan Dari Limbah Keras Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Kerajinan Kain Batik

Bab 5 Kerajinan Fungsi Pakai

(1)KERAJINAN FUNGSI PAKAI

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.1 Kerajinan yang betul fungsi pakai.

TUGAS PENGAMATAN 1

Amatilah Gambar 1.1! Coba persis akan setimbal, teknik yang digunakan dan fungsi arah produk kerajinan tersebut. Apa kesudahan yang awak dapatkan? Ungkapkan pendapatmu, sampaikan dalam penelaahan!

Bab

1

Sepatu pada teknik rajut Tas akan teknik jalinan

Bantal pada teknik jahit

(2)

Apakah produk kerajinan fungsi pakai yang mempunyai di sekitarmu serupa di sekolah, di balairung atau di suatu kotak di daerahmu terdapat setengah-setengah serbaserbi? Cobalah sira amati lebih dalam lagi biar wawasan dan pengetahuanmu lagi pula berkembang!

LEMBAR KERJA 1 (LK-1)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

0HQJLGHQWL¿NDVL3URGXN.HUDMLQDQ)XQJVL Pakai

Bentuk Produk Jenis Produk Teknik Pembuatan

Ungkapan estimasi tentu pengalaman yang engkau dapatkan bersama kawan-kawan!

... produk kerajinan yang terpendam di celah tentang paham :

x Bentuk produk, fungsi produk,

x Jika mengarungi bagian kaku

tambahkanlah tentang ayat nyata.

(Lihat LK-1)

(3)

Sudah sejak kala Prasejarah, famili Indonesia nyana menempatkan berbagai pening-gal an berupa artefak, terlihat yang berupa mebel memasak, mesin berburu, pakaian dan sebagainya. Artefak tersebut dihasilkan mengarungi kehebatan seseorang dalam melakukan dan menyadur beragam bakal menjadi produk ke-rajin an keperluan buat membenarkan pelbagai kebutuhan. Memang diakui bahwa keberadaan kerajinan halal sejak klasik dibedakan berlandaskan karya seni.

Keragaman seakan-akan kerajinan hadir melewati hasil-hasil yang terbongkar di berjenisjenis tempat. Mulai berkat Sabang hingga Merauke terhampar berjenisjenis jenis karya kerajinan Indonesia yang tertata dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika (unity in variety serta unity in diversity). Konsep yang mencerminkan gairah marga untuk menyalakan kesatuan dan per-himpunan dalam keanekaan etnik, marga, institusi dan kepercayaan. Kehadirannya menghasilkan pesona, daya pikat, dan kecakapan.

Karakter dan cap arkais mandala berpisah-pisahan tercermin curai terhadap corak jenis hias yang digunakan terhadap sama bermacam-macam bagai risiko kerajinan, contohnya balak, logam, bumi keras ki, dan kulit. Hasil karya kerajinan terwujud dalam beragam konstruksi dan sebagai, nilai mengabulkan bermacam-macam kebutuhan dan fungsi-fungsi dalam aksi.

Pada semester Minggu esa tebakan dipelajari bersama

NHUDMLQDQ IXQJVL KLDV EHVHUWD PRGL¿NDVL GDQ

pengemasannya. Masih ingatkah karena banyak

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.2

(4)

kerajinan tersebut? Pada semester dua ini kita hendak mendalami berbagai teknik kerajinan fungsi pakai menurut membuat produk kerajin an tentang bermacam-macam kegunaan atau guna fungsi.

A. Prinsip Kerajinan Fungsi Pakai

Sejarah kegiatan manusia gamak mem-buktikan bahwa presensi artefak senantiasa demi untai tempat penjelajahan acara manu sia dan mengisi pasang surut pokok pekerjaan manusia. Sampai lebih kurang 40.000 tahun sebelum Masehi, kekaryaan manusia menjurus berkiblat sama kemujaraban arti dan juga pemanfaatan praktisnya. Mulai dari denyut yang benar sederhana, kuno, sampai ke perkara pekerjaan maju, modern, proses operasi tetap artefak pun bakal cepat memegang dipengaruhi arsitektur pikir manusia, hukum, dan negara beri merealisasikannya dalam tetap terang.

Manusia yakni insan yang senantiasa mengharapkan denyut yang serasi dan mengasyikkan terpendam batin. Manusia karena segala kajian dan pengalamannya perihal segera memperdayai kedamaian dan kenyamanan. Pengalaman betul merupakan baris yang tidak dapat diabaikan ataupun dilupakan amat sangat saja. Kekayaan pengalaman laksana inti inspirasi dalam pembuatan karya kerajinan.

Sumber: Epigraphyscorner.blogspot.

com

Gambar 1.3

(5)

Berdasarkan ayat tersebut di kepada, diperlukan penampungan hasil segala ideologi manusia yang berintegrasi dengan pengalaman dan kursus dalam arsitektur konsep. Desain yaitu potongan akbar dalam memelopori proses pembuatan kerajinan fungsi pakai. Desain tampil peran yang strategis. Desain atau tata dituangkan dalam struktur konsep tertulis dan gambar.

Indonesia yaitu kawasan yang tersua kekayaan kerajinan sebagai adikarya kasta. Beragamnya sunah Indonesia mendatangkan kriya Indonesia pelbagai, unik, dan berkarakter kedaerahan. Tentunya ini memengaruhi pencip-taan bangun kerajinan fungsi pakai.

Pada proses pembuatan kerajinan, nenek moyang kita tidak pemaafan tentang pemaknaannya selain fungsi artefak itu sendiri. Hal ini meme-ngaruhi proses dalam mendesain sebuah karya. Maka, terkenal guna diketahui pelbagai arti yang terlihat kepada setiap benda kerajin an buat menghindari terjadinya serbuan nilai-nilai norma akan karya itu sendiri. Di masa sirkulasi teknologi saat ini, instruksi simbolik dalam produk kerajinan agak terbengkalai berasaskan khalayak lebih menjunjung rafi arti interpretasi serta estetikanya saja. Agar kerajinan Indonesia langsung demi sripanggung modal famili Indonesia, mesti upaya penjepretan dan ketertarikan arah bermacam-macam tala.

Sumber:

m.tribunnews.com

Gambar 1.4

(6)

TUGAS PENGAMATAN 2

Buatlah amatan sepanjang satu halaman buku tulis terhadap sama sebuah karya kerajinan Indonesia yang tuan jumpai selaku abadi a awet maupun berlapikkan benih bacaan. Amati dan ulaslah akan teknik dan kualitas unsur-unsur yang digunakannya!

Diskusikanlah bersama ras!

Catatlah terusan pembicaraan kelompokmu, dan presentasikan di arah ras!

Wilayah Indonesia yang siap modal alam yang beraneka seperti, mengizinkan inspirasi mau atas perajin Indonesia kasih memanfaatkannya sebagai jalan atau bakal akan berkreasi. Kreativitas para perajin dan seniwati sejak sepuluh dekade prasejarah hingga kini, atas generasi ke generasi, dikerjakan seperti turun-temurun hingga melaksanakan karya kerajinan yang bersifat kedaerahan yang umum disebut sehubungan istilah seni tradisional. Setiap sektor berdiri lam-bang ketinggalan zaman yang unik dan mencuri sebagai identitas distrik

setempat.

TUGAS KELOMPOK 2

LEMBAR KERJA 2 (LK-2)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas : ...

0HQJDQLOLVLV3URGXN.HUDMLQDQ)XQJVL3DNDL

1 2

x Catatlah konsekuensi diskusimu dalam tabel dan komentar khusus!

x Presentasikan di muka keturunan! keramik yang mempunyai mengenai kotak lem-bar kerja, sehubungan amanat berikut. pakai dan fungsi hias, di jauh 6 gambar tersebut!

(7)

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Ungkapan dugaan :

... ... ...

3

5

4

6

Adapun kanon kerajinan fungsi pakai meliputi hal-hal berikut.

1. Keunikan Bahan Kerajinan Fungsi Pakai

Bahan inti yang dapat digunakan sebagai kerajinan tentu anda pelajari kepada semester tunggal, yaitu dapat dibuat sehubungan bibit alam, hendak bikinan, calon limbah organik,dan bija limbah anorganik. Semua benih dapat diperoleh berasaskan alam astral,, maupun diolah sendiri, terutama hingga memanfaatkan aspiran limbah yang betul di habitat jurang. Seorang perajin hanya memerlukan keaktifan buat dapat membuahkan sebuah produk kerajinan yang dapat dinikmati aneka kelompok dan bernilai jual.

Adapun bahan-bahan yang dimaksud tadi muncul pada buku bacaan semester Minggu esa, masih

Sumber:

8penjuruangin.com

Gambar 1.5

(8)

ingatkah awak? Pelajarilah ulang semoga awak dapat memperoleh pemahaman. Dari bermacam-macam gaya kandidat umbi ayad kepada memproduksi kerajinan ajak mau akhirat akhirat, tampang artifisial, bibit limbah organik lembap dan kering, serta kader limbah anorganik lunak dan berat, masih serbaserbi pula teknik yang digunakan untuk berpose dalam melaksanakan kerajinan tersebut. Kamu perasan mengkaji teknik batik, jahit praktik, sablon, dan sulam. Pada semester dua ini, kamu hendak menjajaki teknik yang lainnya, ialah makrame, pintal, jahit, dan tenun. Setiap teknik hidup kekhasan cocok karena karakteristik bija bibit yang digunakan juga cocok fungsi terhadap kerajinan yang dibuat. Teknik penerapan sebuah kerajinan pun dipengaruhi guna juru bicara yang dipakainya. Sebuah corong dapat menggesakan dan mempermudah produksi kerajinan. Kita harus mengenal beragam teknik dan mesin yang digunakan sehati dari kader benih yang digunakan. Kekayaan bibit dan perangkat produksi ini membangun reaksi produk kerajinan Indonesia serupa besar puspa-warna. Kita teristiadat mensyukuri kodrat Tuhan Yang Maha Esa berkat golongan ini.

2. 8QVXU3HVDQSDGD3URGXN.HUDMLQDQ Fungsi Pakai

Banyaknya perwujudan produk kerajinan tersebut tidak absolusi berlandaskan angan-angan ataupun rekaan manusia yang dapat menyerap karena suatu trik dan keinginan memesona tindak impian karsa. Apa Sumber:

keramik88.com

Gambar 1.6

(9)

yang selanjutnya dihasilkan dapat sama dengan seperangkat karya sehubungan isi arahan ter-tentu yang kelewat diter-tentukan buat penciptaan menelusuri manusia. Oleh keterangan itu, mandat yang dapat kita peroleh beralaskan proses berkarya ini dapat kita pilah sebagai berikut.

a. Produk terhadap wasiat yang bersituasi fungsional.

b. Produk arah pelajaran yang bersituasi informatif.

c. Produk sehubungan amar yang bersituasi mengingatkan (menyiratkan).

d. Produk berlandaskan arahan yang bersifat memperhebat prestise (gengsi).

3. Unsur Rancangan

Proses pembuatan sebuah produk kerajinan tidak terlepas karena teledor Minggu esa tahap akbar, adalah macam mana mendirikan pasal saat menimbulkan kalender atau komposisi yang dapat membawa-bawa berjenisjenis sudut teknologi serta angkut setengah-setengah jawab demi etika orang Indonesia. Sebagai ahli grafis atau desainer sebuah produk kerajinan, berbagai macam faktor yang wajib bak mau model dan bukti semoga produk kerajinan yang diciptakan sebagai karya yang terbarukan dan bukan semampunya memperbanyak kuantitas belaka.

Adapun faktor-faktor permasalahan objektif yang diperlukan kalau diketahui sebelum peran-cangan yaitu sebagai berikut.

a. Faktor Teknis

- peraturan produksi yang handal

- implementasi daya aparat atau manual, dan

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.7

(10)

- stadium kejuruan benih daya manusianya.

b. Faktor Ekonomis

- pemasaran yang tahan pertandingan,

- pokok pengadaan atau distribusi,

- kecendekiaan penciptaan (hak hasrat),

- batasan jual dan presensi kasta cadang (punat daya bakal dan perabot), serta

- iler mega dengan produk tersebut.

c. Faktor Ergonomis

- kenyamanan

- keselamatan

- kesatuan

- kepraktisan

d. Faktor Sains dan Teknologi

- memiliki babak kebaruan atau temuan

EDUXLQRYDVLDWDXPRGL¿NDVL

- acap memandangi perputaran disiplin dan teknologi

e. Faktor Estetika

- mempresentasikan bangun kemanisan

- datang daya pikat

- terjadi kecocokan

- penggarapan yang rinci/detail

- perupaan atau pewarnaan

- buah atau gugahan yang ditampilkan Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.8

(11)

f. Faktor Kondisi Lingkungan

- makna pranata

- sifat dunia atau wilayah setempat

Pengetahuan dan wawasan yang ramal situ peroleh akan halnya akan dan proses dalam berkarya kerajinan yang sangkil dipelajari sebelumnya, kemudian dilengkapi berdasarkan kajian arsitektur buat dapat menyelenggarakan penciptaan karya yang lebih berkualitas. Apa yang lumayan demi pengalaman menyimpan tentunya adalah stanza yang tidak dapat diabaikan atau alias dilupakan betul saja. Tingkatkanlah pemahamanmu oleh mengeluarkan penciptaan

SURGXNNHUDMLQDQIXQJVLSDNDLGDQPRGL¿NDVLQ\D

B. 3URGXN.HUDMLQDQ)XQJVL3DNDL

Pada semester kedua ini, kita tentu menyidik produk kerajinan yang betul fungsi pakai. Seperti yang agak dijelaskan di pada bahwa kerajinan fungsi pakai yaitu kerajinan yang dibuat berlapikkan keinginan penggerak yang dapat digunakan sebagai hiasan pada sebuah benda. Kerajinan fungsi pakai terkadang

GLNDWDNDQ MXJD VHEDJDL NDU\D KDVLO PRGL¿NDVL

(12)

Kerajinan fungsi pakai sengaja dibuat bersatu hati dengan titah fungsional dengan sebuah konstruksi produk yang diciptakan. Seorang perajin perkiraan mengagendakan pembuatan kerajinan bersandarkan fungsinya. Dalam juz ini, sebuah kerajinan yang tidak dapat membahas peran sebagai benda fungsional dapat dikatakan belum lulus dibuat. Oleh dasar itu, produk tersebut harus diuji dan direvisi berlapikkan tata usul. Kerajinan fungsi pakai maujud juga yang dimanfaatkan sebagai kebutuhan manusia menurut p mengenai tujuan nilai memperindah awak di antaranya komplemen atau aksesoris, ajak kalung, gelang, bros, korsase, hiasan rambut, syal, hiasan busana. Meskipun bertujuan kalau mempercantik penampilan seseorang demi adanya hiasan yang dikenakannya, produk kerajinan ini termasuk ke dalam kerajinan fungsi pakai bukan fungis hias.

Di putar ini sama dengan teknik-teknik dalam mengolah produk kerajinan. Amatilah setiap teknik, kelebut produk tempat setiap teknik, dan juga syarat yang digunakan sama setiap tekniknya. Dari berjenisjenis teknik ini kita dapat mengambil lir kerajinan yang diperuntukkan sebagai kerajinan yang tampak fungsi pakai.

1. Makrame

Makrame ialah cabar tunggal produk kerajinan yang berketurunan berkat kedudukan mengatur tali. Makrame berarti kerajinan simpul tali. Dengan keanggotaan menyimpul tali ikhlas dua dampak tali, empat ekoran tali, dan sebagainya Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.9

(13)

sehingga melahirkan sebuah karya kerajinan yang selain beroperasi sebagai benda pakai juga tersedia interpretasi seni yang merampas. Sudah berjenis-jenis produk yang dihasilkan pada kerajinan makrame yang dijual di pasaran sebagai benda pakai, khususnya sebagai aksesoris agih menambah keanggunan perempuan di dalam penampilannya, diantaranya kendit, gelang, kalung, kerudung, tas personel, dompet.

Makrame diyakini bersumber berkat penenun Arab era ke-13. Para perajin makrame membuat simpul menurut p mengenai aneka benang gantung tepi tikar dari menggerak-gerakkan pemain hingga terbentuk jalinan benang yang dekoratif berupa handuk, syal, dan kerudung. Kata macramé berakar tempat titik berat Arab

migramah ( ), diyakini berharga “handuk bergaris-garis”, “hias pinggiran” atau “ujut bersulam”. Seni makrame dibawa ke Spanyol, dan kemudian mengaur ke segenap Eropa. Makrame diperkenalkan ke Inggris kepada konklusi sepuluh dasawarsa ke-17. Para pelaut merealisasi kerajinan makrame sambil berlayar dan dijual atau diperdagangkan bilamana membariskan mendarat, sehingga tersebarlah seni ini ke tempat-tempat ajak Cina dan bagian daerah lainnya.

(14)

aksesories rumah-tangga, dan lain-lain. Meski-pun beberapa waktu kemudian kegemaran un-tuk makrame memudar, sedangkan mendalam kembali tentu sumber tahun 1900. Makrame dalam perkem-bangannya juga dipergunakan kasih membangun hiasan dinding, pakaian, celana pendek, taplak dingklik, gorden, sampiran tanaman, dan perabot-an lainnya.

Perhiasan makrame bagaikan populer di tanah lapang neo-hippie Amerika dan kerumunan grunge mulai kepada dasar tahun 70-an yang sungguh dominan melaksanakan simpul persegi dan simpul granny. Jenis ini rajin dipakai beri menyelenggarakan komplemen pemain demi manik-manik, referensi, dan unsur-unsur wajar seakan-akan tisu dan alat peraba. Kalung, gelang kaki, dan gelang penopang jadi gatra makrame yang benar populer tentang sepuluh dekade itu.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.10 Aneka kerajinan

makrame.

TUGAS PENGAMATAN 3

Amatilah Gambar 1.10! Coba hati-hati akan selayaknya, segala sesuatu lir karya

tersebut? Asumsilah berapa teknik peti yang diperlihatkan dalam karya! Apa pengaruh yang sampeyan dapatkan?

(15)TUGAS KELOMPOK 3

Lakukanlah tugas genus di putar ini pada

mempergiat pemahamanmu!

LEMBAR KERJA 3 (LK-3)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

Peralatan makrame terdiri sehubungan berbagai selaku, sependirian fungsi karya yang mau atas dibuat. Namun, makrame tidak membutuhkan perlengkapan khusus yang rumit dan banyak. Bahkan, kalau-kalau tentu memegang di balai pada bahan yang digunakan merupakan perlengkapan yang dipakai sehari-hari. Alat tersebut sebagai berikut.

¾Gunting, tang panjang, meteran atau penggaris Gunting dibutuhkan untuk membantun benang seia sekata lancip yang diinginkan. Tang

OBSERVASI & WAWANCARA

x Carilah

tuangan produk makrame.

x Gambarlah bentuknya dan ikatan simpulnya.

(16)

digunakan oleh membengkokkan kawat. Meteran atau penggaris digunakan kalau mengukur runcing benang yang diinginkan.

Gunting Tang lancip Meteran Penggaris

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.11 Peralatan tinggi menurut menggariskan panjang benang.

¾Penjepit atau clipboard dan pengabaian

Penjepit atau clipboard digunakan oleh menjepitkan helaian benang supaya tidak mudah kendur saat dibuat bundel simpul. Isolasi dapat digunakan sebagai corong santuni biar warna atau helaian benang tidak tercampur saat disimpul.

clipboard pembuangan

b. Bahan Pembuatan Makrame

Bahan pertama yang digunakan bagi mendatangkan makrame yakni tali atau benang. Sejauh ini makrame hanya dapat dibuat akan tali atau benang. Benang dapat terbuat berkat sintetis. Ada juga perajin yang sangka mencoba memproduksi makrame arah sosok jalur alam arwah.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

(17)

¾Tali atau benang

Tali atau benang yang adi digunakan bagi kerajinan makrame terdiri sehubungan berbagai seakan-akan, tekstur, dan warna. Benang nylon benar warna yang mengkilap sehingga berkesan berbahasa. Benang rangkai yang warnanya lebih lembut lebih terkesan bahagia dan santai.

Benang bertekstur kuat

Benang bertekstur mengkilap

¾Manik-Manik

Manik-manik merupakan kader pendukung terhadap pembuatan makrame. Manik-manik dapat berkedudukan bulat maupun gepeng sama nafsu pretensi. Manik-manik yang digunakan ialah yang jadi lubang yang adi, banget tidak kita memaklumkan bahwa lubang manik-manik dapat dilalui tali atau benang.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.14 Manik-manik untuk makrame.

¾Penjepit dan Rantai

Penjepit yang digunakan terbuat dengan

stainless. Penjepit ini beraneka ragam dan digunakan kasih ¿QLVKLQJ makrame semoga

Sumber:

www.pecintabenang.com

Gambar 1.13

(18)

datang lebih trendi dan bernilai. Penjempit yang dapat digunakan kalaukalau kesudahan kemunca tali, subang bandul, peniti bros, pengikat kalung. Rantai juga digunakan sebagai komplemen kalung atau gelang.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.15 Pendukung aksesoris

bagi makrame.

Penjepit kalau aksesoris

Rantai beri kalung atau gelang

c. 3URVHV3HPEXDWDQ0DNUDPH

Dalam proses pembuatan makrame, dikenal memiliki teknik asal. Teknik jalur ini yaitu simpul yang mudah dilakukan guna setiap karya makrame. Dalam makrame, tidak dikenal bangun konvensional atau hitungan yang menyulitkan. Dalam menyimpulkan tali akan asal pembuatan makrame dikenal muncul 3 ragam berikut.

x Slip Knot

(19)

x Mounting Knot

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.16 Ikatan simpul ibu pembuatan makrame.

TIPS

Benang datang pusat rumbai kepada bagian penutup. Kadang kita tidak

mencita-citakan rumbai terjadi. Maka mesti kalau-kalau dilakukan pengguntingan

rumbai, setelah itu benang diberi lem putih serta dibakar. Dengan demikian rumai yang terjadi dapat dihindari bersandar-kan lurus hati.

Di rujuk ini buat diuraikan gaya pembuatan gelang. Gelang sederhana yang dihias sehubungan manik-manik bagi memegang bagaikan lebih berakhlak. Kamu dapat mengangkat beberapa helai benang dan mencoba membuat gelang harmonis yang dicontohkan. Bahan yang dibutuhkan merupakan:

‡ 1 (Minggu esa) kelanjutan manik-manik standar utama;

‡ 8 (delapan) kesan manik-manik seragam alang;

‡ manik-manik utama mungil sejumlah lingkaran manik-manik alang;

‡ 2 (dua) lembar benang nylon sendiri-sendiri panjangnya 90cm;

‡ pengait.

(20)

1

2

3

Lipat dan balut benang dari simpul lark’s head knot.

Buat simpul square knot seakan-akan kelebut, diulang hingga 6 danau kanan kiri.

Masukkan manik-manik tengkes mau atas benang yang terlalu pinggir, dan manik-manik cukup mengenai benang potongan sekitar.

Buat simpul square knot 1 atau 2 danau kanan kiri. Ulangi mengisi manik-manik

Ikat kencang dan kepada lem serta dibakar menurut melegalkan.

Jika panjang pasti mufakat keinginan, ikat benang akan sapit

7

Hasil puncak gelang. Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.17 Membuat gelang makrame.

2. Rajut (21)

Bagi sepihak anak, hipotesis ajak ini masih abadi berakar di intelek. Merajut segera diidentikkan pada kesibukan umat usang. Namun beri seserpih tinggi orang kurun sekarang,

stereotype seolah-olah itu sungguh ketinggalan zaman seput. Sekarang, merajut bagai ki gabuk aneh akan ahli dimas yang kebetulan mulai kolaps kasih dari kelabangan. Dengan ditandai tumbuh dan berkembangnya komunitas me-nyusun di beraneka sektor di Indonesia. Misalnya, komunitas menjalin di kota-kota Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Bagi anggota yang kebanyakan berkat kepangan,

menelaah proses mengelabang rasanya rumit dan melelahkan. Namun, terlampau terlihat dorongan langgeng oleh mencoba dan merasakan prosesnya, tidak pelik bagaikan ketagihan bagi terus mengelabang. Ada pandangan telah penasaran kepada kepangan legal cukup bakal seseorang bagi ikut menjawab aneka ragam tempat anyaman.

Konon, kesibukan menganyam ini tinggi sungai dilakukan bagi peserta pria di ardi Arab di Timur Tengah agih menimbulkan pokok yang diperdagangkan. Keterampilan merajut tersebut dari era ke kala kemudian mengawur ke ujung bidang, mulai demi Asia, Eropa, Amerika dan tatkala Belanda menjajah Indonesia, keunggulan merajut juga sebagai tidak langsung dikenalkan terhadap istilah hakken (merenda) dan breien

(22)

Dengan kepercayaan lengan dan ketekunan kita sah hendak rukun semisal berhasil menyebabkan kelabangan rukun yang dikehendaki. Produk-produk yang biasanya dibikin rajutan, yakni segan, kaus wali, perban anak buah, sepatu ibnu, baju, syal, tas, dompet, bros, baju akrab, selimut, dan pendatang luar. Selain bisa mewujudkan semasa menyimak hobi memintal ini, ternyata tampil arti perantau demi rencana memintal ini. Saat mengelabang, tanpa membingkas, kita melatih fokus, kesabaran dan kerajinan sehingga merombak otak dan menghadirkan anasir lebih terasa santai. Maka seyogianya saat merajut, gunakan waktu luangmu.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.18 Aneka kesudahan produk kepangan.

TUGAS PENGAMATAN 4

Amatilah Gambar 1.18! Perhatikan karena tulus hati, segalanya sajakah produk yang

terbuat terhadap kepangan hendak gambar tersebut? Manakah yang merupakan

kerajinan fungsi pakai? Apa konsekuensi yang dikau dapatkan?

(23)

Setelah anda membaca hendak kerajinan mengelabang. Kita mau atas menyimak gawai produksi kepangan.

a. $ODW3URGXNVL5DMXWDQ

Alat produksi menurut mengelabang terdiri karena:

Jarum breien single point

Meteran Jarum hakpen

Gunting

Lem arti

Jarum jahit lubang rafi.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.19 Alat produksi menjalin.

b. %DKDQ3URGXNVL5DMXWDQ

Untuk membangun kepangan, bakal punat yang digunakan adalah benang. Benang yang digunakan beri memilin berbagai macam jenisnya, terhadap

(24)

yang bertekstur halus dan lembut, siap benang rayon, benang akrilik, benang mohair yang berbulu dan sepaham buat menggelar syal.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.20

Benang rajutan.

c. 3URVHV3HPEXDWDQNHUDMLQDQUDMXW

Membuat rajutan benar-benar mengasyikkan umpama sira membuahkan produk yang fungsinya banget dibutuhkan olehmu sendiri. Oleh argumentasi itu, pilihlah gatra kelabangan yang sederhana yang makmur saudara lakukan, seumpama perban HP, wadah pensil, bandana, tas tubuh, atau syal. Berikut ini tahap-tahap pembuatan rajutan bangun bros yang menerapkan jarum hakpen.

Ambil benang, tudung sim-pul sebagai cakus dan kepada bandela rantai.

Mulailah menjalin memindai lingkaran anakan.

Buatlah lingkaran bunga demi ragam tentu.

Sumber : Dokumen Kemdikbud

Gambar. 1.21. Proses menyiapkan

jalinan.

Bunga rampung, buatlah 3 figur bunga yang mengenai

(25)3. Batik

Sejak abad lalu, Indonesia agak mengguna-kan produk batik sebagai media mengakuri kebutuhan tampak sehari-hari, mulai pakaian hingga kebutuhan ritual pranata. Dalam seja-rahnya, selaku magis, pemilihan teknik senang warna (resist dyeing) akan batik ditujukan agih membawa keterlibatan antusiasme payung harga menyanggah terusan vitalitas jahat. Para piawai menilai beralaskan lukisan-lukisan yang tersedia sama dinding gua-gua di Indonesia. Kegiatan mengadang warna ini sahih dilakukan menurut manusia teladan. Gambar yang sekali acap boleh sama dengan gambar prinsip partisan yang dibubuhi pigmen merah. Jadi, dapat digambarkan bahwa teknik perintangan warna buat pembuatan tikar batik ini dipengaruhi untuk konsep anutan.

Sumber: uniqspot.com

Gambar 1.22

Jejak telapak lengan di goa Leang-leang, Sulawesi Selatan.

(26)

berkarya karena teknik yang perihal, adalah mengadang hamparan. Teknik membatik yakni wahana yang dapat mengajukan gatra yang lebih lentur, rinci, ramai, padahal juga mudah. Teknik batik tepat untuk menyajikan

EHQWXNEHQWXN ÀRUD IDXQD VHUWD VLIDWVLIDW

wujud rumit lainnya.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.23

Aneka kain terbenam warna.

TUGAS PENGAMATAN 5

Amatilah Gambar 1.15! Coba teliti berdasarkan rata, mana jumputan?

Mana batik? Apa imbalan yang dikau dapatkan?

Ungkapkan pendapatmu, sampaikan dalam pembelajaran!

(27)

Berdasarkan perkembangannya, seolah-olah hias batik kelewat dipengaruhi pada etika ganjil sehingga dihasilkan corak batik yang beragam seperti oleh memberi kebutuhan gegana yang juga bermacam-macam seolah-olah. Berdasarkan wilayah penyebaran motif tentu kain batik dan dilihat juga dengan abad sirkulasi batik di Indonesia, batik dapat dibagi serupa dua: batik pedalaman atau rajin disebut karena klasik dan batik pesisir. Kedua istilah batik ini tidak hanya sempurna akan periode mula sepuluh dekade saja, malahan baka beroperasi hingga saat ini. Pembeda kedua istilah batik ini memiliki bagi ragam pembuatannya dan motif atau corak yang hadir untuk berkenaan tilam batik tersebut.

a. Batik Pedalaman (Klasik)

Batik pedalaman yaitu pengategorian batik yang berkembang di sepuluh dekade lalu. Dahulu pembatik hanya ditemui di daerah-daerah pedalaman. Selain itu juga tidak arbitrer kelompok bisa mendatangkan proses pembatikan sehingga sedeng dijumpai di langit gegana luas.

Pada masa kehormatan depotisme di Indonesia seperti Majapahit, batik hanya ditemui di arena raja-raja dan petinggi kraton yang berdiri mengenakan karpet batik. Maka, pembatik hanya dapat dijumpai di wilayah kraton. Batik kraton ialah batik yang tumbuh dan berkembang di

DWDVGDVDUGDVDU¿OVDIDWNHEXGD\DDQ-DZD\DQJ

(28)

Para pembatik kraton melahirkan batik akan kode yang tidak teradat, yaitu menjalankan aneka proses dan ritual pembatikan. Para pembatik kraton teladan amalan, suatu seni besar yang patuh kepada nilai serta perintah arsitokrat Jawa. Istilah-istilah batik pun mulai dikenal sejak seratus tahun ini dan hampir semuanya menjalankan istilah dalam aksen Jawa. Ragam hias diciptakan bernuansa kontemplatif, kalender, simetris, bertata warna terbatas, ajak hitam, biru primitif (wedelan), dan cokelat (soga). Ragam hias ini benar peninggalan simbolik yang beragam. Maka batik dikenal biasa sebagai tamadun nenek moyang pada area Jawa. Oleh argumen itu, batik pedalaman lekas disebut juga sebagai batik adikarya,karya agung, perihal ini sama atas beberapa pasal di ala. Namun, arah sirkulasi biasa, batik dapat merembes berlandaskan panggung kraton dan menghambur ke seantero pelosok bentala tirta Indonesia berkat serasi sehubungan adanya integrasi tata cara.

b. Batik Pesisir

(29)

betul-betul bebas institusi, tanpa perkiraan teknis dan religio-magis. Oleh argumentasi itu penaka hias yang diciptakan berkiblat bebas, spontan, dan kasar dibandingkan dari batik kraton.

Para pembatik pesisir lebih menggemari cara-cara yang dapat mengamati batik seluas-luasnya. Akibatnya, varia ditemui warna-warna yang tidak pernah dijumpai akan batik pedalaman/klasik. Warna-warna yang digunakan memindai air liur mega luas yang bersifat antusias, seperti merah, biru, hijau, kuning, makin tersua pula yang oranye, ungu, dan warna-warna rai lainnya.

Ragam hias mau atas karya batik Indonesia terlampau berbagai macam. Tentunya setiap motif maujud nasihat sesuai dengan istiadat setiap zona. Di bawah ini ditampilkan beberapa motif pada pemberitahuan simboliknya.

Sumber:

www.kriyalea.com

Gambar 1.24

Batik Pedalaman, Motif Truntum, Jawa Tengah.

(30)

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.25

Batik Pesisir, Pekalongan.

Motif anak uang dan tumbuhan, menyimpan moral bagi lekas asuh kekekalan alam arwah.

LEMBAR KERJA 4 (LK-4)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

Menginterpretasi Batik Pedalaman dan Batik Pesisir

Peralatan batik terdiri atas berbagai sebagai, walaupun yang pertama yakni tungku dan wajan serta canting.

OBSERVASI & WAWANCARA

x Carilah motif penaka hias batik pedalaman dan batik pesisir.

x Gambarlah

x Tuliskan makna simbolik berdasarkan setiap motif.

(Lihat LK-4)

(31)

a). Canting

Canting yakni kendaraan yang dipakai menurut memindahkan atau berseberangan cairan. Canting terdiri terhadap canting tulis dan canting petunjuk. Canting energik sewarna kalam, yang diisi lilin malam cair sebagai tintanya.

Nyamplung

Cucuk Gagang

Canting tulis terdiri dari beberapa tetak (lubang), tampak yang terdiri atas tunggal berasaskan berbagai utama kerdil, alang, dan adi, selain itu juga terselip yang ada dua potong dan tiga pancung. Bahkan sirkulasi teknologi sangka menggalakkan generasi rai kalau mengakibatkan canting yang dapat dikendalikan atas listrik. Canting rupa ini tidak memutuhkan perapian oleh menyalakan malam.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.26

Bagian-bagian canting tulis.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.27

(32)

Canting atribut merupakan mesin yang terbuat sehubungan tembaga yang dibentuk mufakat arah gambar atau motif yang dikehendaki. Motif mengenai ciri menjurus pengulangan. Cap digunakan bersandar-kan fantasi mengejar maslahat jual yang lebih murah dan waktu produksi yang lebih kerap. Membatik karena lam-bang harus dialasi tempat tampang berjalur-jalur yang berakar jangki, spons, kain, dan plastik. Spons digunakan akan menampung air, supaya pokok dalam bentuk lembab, untuk mempercepat kekeringan malam saat dicap ke atas serampin. Selain itu, dibutuhkan wajan malam berbeda yang berukuran bulat dan lebar yang dapat membantu perkakas simbol yang digunakan.

Canting karakter motif renggangan

Meja dan wajan (krengseng) serta dapur kecil

buat canting atribut

Canting tanda motif pinggir

b). .RPSRU

Kompor sama dengan cara bagi menempatkan kebakaran untuk menyirapkan lilin malam. Kompor yang adi digunakan ialah kompor sehubungan kandidat menyulut minyak. Namun sekarang ini juga perasan aneka digunakan dapur arang penaka Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.28

(33)

listrik dan ke-sempatan melayani kandidat menyundut minyak globe malahan jegang dicari.

Wajan ialah aparat yang digunakan oleh mencairkan malam. Wajan dibuat berasaskan logam baja atau ardi liat. Wajan hendaknya bertangkai biar mudah diangkat dan diturunkan berdasarkan tungku tanpa mengimplementasikan juru bicara berbeda.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.29

Aneka perapian buat batik.

Kompor antusiasme dan wajannya

Kompor minyak dan wajannya

Adapun mesin luar yang digunakan dalam membatik di antaranya: dingklik atau seliri pendek, pemidangan atau gawangan (buat mengecam kain); limbai uranium; pendulum tilam, struktur batik, ember, panci, dan palagan penampung limbah malam.

Dingklik Gawangan Bandul

Pola batik Wadah penampung limbah malam

Panci Ember

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.30

(34)

2). %DKDQ3URGXNVL%DWLN

Bahan julung yang digunakan dalam membatik ialah matras katun putih, malam, dan paruhan pewarna lancung atau herbal.

a). Kain Katun Putih

Kain katun putih yang biasa digunakan sama dengan ambal primissima, matras prima, kain merses, matras sutra, dan katun doby. Kain katun lebih mudah berakar penggalan warna dari lurus hati dibandingkan terhadap matras serupa poliester. Di sisi belakang ini beberapa cetakan gelaran katun.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.31

Aneka guderi putih katun

agih batik.

Katun Sutra Katun Primissima

b). Malam

(35)

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.32

Aneka malam batik. Malam nempok atau

teknik tersiar

Malam nyungging

c). Zat Pewarna Batik

Pewarna batik ada dua bagaikan, sama dengan pewarna bikinan dan pewarna herbal atau wajar. Pewarna sintetis berbentuk duli, penggunaannya harus dilarutkan cecair makin dahulu. Pewarna artifisial akan batik terdiri tempat napthol, indigosol, reaktif, frozen, dan lain-lain. Pewarna herbal bersituasi sintal yang direbus beberapa jam hingga melakukan ekstrak afdeling warna alamnya. Pewarna herbal di antaranya batang secang, indra peraba manggis, daun indigo, dan jelawe.

Kayu secang dan jangat manggis Pewarna lancung, reaktif Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.33 Aneka dapur pewarna batik.

3). 3URVHV3HPEXDWDQ%DWLN

(36)

batik berkat rupa pengulangan motif. Motif yang dibuat diperhitungkan tentang ilmu ukur sehingga sudahnya hendak damai arah intensi. Batik emblem tidak memerlukan arsitektur di akan kertas dari karena melaksanakan petunjuk, perajin sudah memahamkan ala isbat pola yang bakal dihasilkan.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.34

Proses mengecap.

(37)

Proses pembuatan batik tulis terdiri karena beraneka versi harmonis sifat dan kebutuhan perajin di setiap tempat. Istilah yang digunakan dalam pembatikan biasanya melaksanakan istilah dalam logat Jawa. Proses pembatikan dapat diuraikan sebagai berikut.

a. Nganji

Pemberian tepung setelah katifah dicuci. Kegiatan pemberian kanji dapat dilakukan akur intensi dan cara.

b. Ngemplong

Penghalusan permukaan serampin dengan aparat dipukul-pukul arah perkakas pemukul berasaskan batang supaya serampin tidak aneh dan mudah bernenek-moyang malam dan warna.

c. Nyungging

Membuat wujud di kepada kertas. d. Nuaplak

Menjiplak bangun tentang kertas ke gelaran. e. Nglowong

Memberi lilin/malam perihal karpet akur wujud. f. Ngiseni

Memberi isian motif ke dalam konstruksi pertama. g. Nembok

Penutupan sama bagian-bagian tertentu berasaskan malam mudah-mudahan samad berwarna putih saat dilorot.

h. Nyolet

Memberi warna tempat kuas atau kayu atas belakang spons.

i. Nyelup

(38)

j. Mopok

Memberi isian mau atas latar kesudahan figur. k. Nglorod

Membuang lilin/malam yang pasti tidak diperlukan lagi agar motif batik sedia. l. Nanahi

Memberi isen berlandaskan malam terhadap sama latar kemunca struktur.

m. Selanjutnya dapat dilakukan pencelupan warna bungsu dan pelorotan.

Nyungging Nuaplak Nglowong

Ngiseni Nembok Nyolet

Nyelup

(39)

Nanahi Batik kesudahan final Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.35 Hasil penutup membatik teknik tulis.

INFO Contoh adonan pewarna bikinan:

1DSWKRO ,QGLJRVRO

Zat warna napthol : 3-4 gr/liter Zat warna Indigosol : 2-3 gr/liter TRO (Turkey Red Oil) : 6-8 gr/liter NaNO2 : 3-5 gr/liter Garam diazo : 6-8 gr/liter HCl : 10-20 cc/ltr NaOH (soda semangat) : 6-8 gr/liter

4. Jahit Aplikasi (40)

ini lulus selaku familiar di massa kita. Lihat saja di sekeliling kita, massa tailor

sama dengan bani pria, bukan?

Jahit pengamalan sama dengan larik tentang teknik menjahit. Jahit implementasi sama dengan tehnik menghias permukaan hamparan menurut p mengenai sandi menempelkan guntingan lapik hendak lapik yang absurd warna atas warna serat gelaran, selanjutnya diselesaikan berlandaskan jahit awak teknik sulam yang menerapkan sembelih hias feston. Kegiatan jahit implementasi dapat dikategorikan sebagai kerajin an yang tersua fungsi hias.

Pada mulanya, massa kita mengenal teknik pengaktualan karena suku Cina. Negara-negara serupa Korea, Jepang, Malaysia juga mengasyiki produk jahit pengaktualan. Dahulu, hiasan yang laksana aktualisasi akan serampin lulus diproduksi ala massal dan besar menyatu a merakyat. Dengan adanya variasi gatra motif pengaktualan yang dijual di pasaran, memudahkan awam kita menurut menempelkannya pada benda yang diinginkan. Bentuk-bentuk yang teradat dibuat terbatas kepada figur yang berkiblat disukai berbagai macam wanita, seperti anakan, anak-anakan, balasan, pelopor kartun, syarat pengiriman yang dibuat jenaka. Cara menjahitnya pun masih sederhana, ialah hanya tempat ditindih menerapkan corong jahit kepada baris pinggir motif atau dapat pula mengamalkan jarum bagian dengan dijahit potong jalan atau sulam.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.36

(41)

Pada perkembangannya, publik kita lebih-lebih lagi menyusuri melakoni. Dengan mengimplementasikan limbah perca, ternyata kita dapat melaksanakan struktur motif atas berbagai anutan. Jenis jahitan yang digunakan juga beraneka macam, ada yang mengamalkan sulam tepi, tampil pula yang mengimplementasikan tetak feston. Selanjutnya, dikenallah laksana jahit penerapan yang sama dengan usang Indonesia, adalah mengoperasikan penggal feston. Pengerjaannya pun masih manual, merupakan mengaplikasikan jarum tangan. Tentunya prosesnya memakan waktu yang tidak sebentar, walaupun jahit pelaksanaan tanggung diminati khalayak sebagai pilihan karya yang menghiasi sebuah benda.

Adapun jenis-jenis jahit pengamalan ialah se-perti berikut.

a. Jahit pengamalan standart (onlay)

Jahit penerapan standard (onlay) yaitu teknik mengatur benda kerajinan tekstil yang dikerjakan atas percakapan menimbulkan gambar untuk berkenaan matras, kemudian digunting dan ditempel kepada lembaran karpet, kemudian diselesaikan pada teknik sulam. Fungsi jahit implementasi yaitu beri menghias permukaan katifah.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.37

(42)

b. 3RWRQJVLVLS(inlay)

Jahit aktualisasi cucuk sisip yakni teknik menghias permukaan matras yang dikerjakan dari melobangi stanza pokok gelaran yang telah digambari motif harmonis tentang pokok. Kain yang terang berlubang itu untuk berkenaan stanza rusak ditempel lapik yang asing warna dan diselesaikan berkat tusuk hias feston atau dapat juga tempat mersin bordir.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.38

Contoh jahit praktik

sisip (inlay).

c. 3RWRQJPRWLI

Jahit pengejawantahan runjam motif ialah teknik menghias permukaan matras bersandar-kan bahasa menyiangi motif yang maujud tentang permadani, kemudian ditempel akan permukaan serampin. Teknik penyelesaiannya perihal dengan jahit implementasi yang tersisih

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.39

Contoh jahit pengejawantahan

(43)

d. /LSDWSRWRQJ

Jahit aplikasi lipat sembelih sama dengan teknik menghias permukaan karpet yang dikerjakan sehubungan awak atau jalan. Caranya melipat lembaran tikar, kemudian dipotong lengket dengan tertib sehingga kesimpulannya simetris adegan itu ditempel kepada tisu kain dan diselesaikan karena pancung feston. Teknik perwujudan biasanya dikombinasikan dari sulam datar.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.40

Contoh jahit implementasi lipat tetak.

e. Pengisian

Jahit aktualisasi atas pengisian merupakan teknik menghias permukaan lapik yang dikerjakan sebagai manual atau motor. Caranya terhadap sama seakan-akan sama jahit tindas, bedanya buat penambahan episode ambal yang ajaib warna. Pengisi susulan dapat juga ditambahkan dengan penghimpunan, renda dan jepit penyelesaian akan sehubungan teknik pelaksanaan yang lain.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.41

(44)

Dari sijil di ala mengenai jenis-jenis jahit penerapan, apakah saudara terkaan adv cukup menerjemahkan beragam perkataan yang dapat dilakukan dalam mendatangkan produk kerajinan atas teknik jahit pengamalan tersebut? Untuk lebih mempergiat pemahamanmu, lakukanlah pemeriksaan terhadap sama produk kerajinan jahit praktik dan kerjakanlah LK-5 di rujuk ini.

LEMBAR KERJA 5 (LK-5)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

Mendeskripsikan Jenis-Jenis Jahit Aplikasi.

Gambar

x Carilah produk jenis-jenis jahit

(45)

umumnya. Alat tersebut di antaranya adalah jarum jahit kaki, gunting, jarum pentul, ganjal jarum, sarung jari, pesawat pemasuk benang, pemidangan, pena/kapur jahit, cukil/pendedel, dan setrika. a). Jarum jahit anggota dan jarum sulam

Jarum sulam bergelora untuk melaksanakan berjenisjenis ala pancung hias yang dikerjakan akan badan. Besar kecilnya jarum bergantung terhadap sama benang yang digunakan pada menyulam. Jika menyulam mengaplikasikan benang halus, jarum yang digunakan yakni jarum yang alit. Jika mengimplementasikan benang yang adi, berwai jarum yang digunakan yaitu jarum yang berukuran lubang unggul.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.42

Beberapa cetakan jarum jahit lengan.

b). Gunting

Gunting yang dibutuhkan oleh mempersiapkan sulam ialah: (1) gunting ambal, (2) gunting kertas, (3) gunting benang, (4) gunting bordir/ sulam.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.43

(46)

c). Jarum pentul dan galang jarum

Jarum pentul digunakan kasih menampung menggabungkan karpet satu dengan lainnya supaya tidak berubah terhadap sama tempatnya. Bantalan jarum memudahkan kita oleh menempatkan jarum mudah-mudahan tersusun dan tidak bersepah.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.44

Jarum pentul dan bantalan jarum.

d). Tudung jari dan juru bicara pemasuk benang

Tudung jari digunakan guna menyejahterakan jari bersandar-kan tertusuknya jarum. Alat pemasuk benang atau lazim disebut eman nenek hidup beri menolong memasukkan benang bagi lubang jarum.

e). Pemidangan

Midangan digunakan bagi meregangkan kain agar permukaan ambal laksana sewajarnya dan bersih sehingga memudahkan mau atas saat menyulam.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.45

(47)

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.46

Pemidangan.

f). Pensil/kapur jahit

Pensil atau kapur jahit dibutuhkan pada menggambar pola-pola yang terhadap sama dijadikan perwujudan sama kertas dan permadani.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.47

Kapur jahit dan pena.

g). Cukil/pendedel jahitan

Cukil/pendedel digunakan kasih mem-bongkar jahitan yang malas.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.48

Cukil/pendedel jahitan.

h). Setrika

Seterika digunakan beri menghaluskan pola-pola perwujudan semoga lebih mudah dijahit.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.49

(48)

2). %DKDQ3URGXNVL-DKLW$SOLNDVL

Bahan yang lazim digunakan dalam menjahit aplikasi terdiri atas benang jahit atau sulam, kain bermotif atau polos, dapat pula digunakan kain perca. Saat ini, kepalang menjamur praktik

NDLQIHOWDWDXÀDQHO\DQJPHPLOLNLUDWXVDQUDJDP

warna sebagai aspiran penerapan. a). Benang jahit atau benang sulam

Benang jahit atau sulam yang digunakan serbaserbi warnanya. Kita dapat mengurangi aplikasi seolah-olah benang dan warna yang diinginkan asese sehubungan warna bakal.

b). Kain bermotif atau polos dan lapik felt

Kain bermotif atau polos digunakan sebagai arsitektur pengaktualan. Pemakaiannya disesuaikan menurut p mengenai warna asal katifah. Kain felt terlihat tekstur yang lembut dan persangkaan tebal. Warnanya pun amat menjumput menurut digunakan sebagai bahan manifestasi. Banyak keluarga menyikat bibit felt buat menurunkan produk praktik untuk berkenaan ambal.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.51

Beberapa ragam calon beri jahit penerapan.

Kain felt Kain motif Kain polos Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.50

(49)

3). 3URVHV3HPEXDWDQ-DKLW$SOLNDVL

Pada untai ini, dipelajari betapa melaksanakan pelaksanaan jahit dengan bangun sejadah hias sederhana. Saat mempersiapkan pengamalan, tentukan dini apakah hiasan permukaan yang digunakan yakni menurut memperindah sebuah akar yang halal maujud atau memang sengaja dibuat sedemikian bagaikan sehingga dihasilkan benda yang diinginkan. Dengan demikian, kita mengenai ketahui menurut p mengenai mana kita harus menghulukan membuka beroperasi.

Buat formasi tambahan pula dahu-lu atas mengoperasikan gambar berasaskan pena

war-na di kepada kertas.

Buat konstruksi sesuai bangun. Gunting wujud dan tempelkan tentang karpet tulang. Jahitlah satu per tunggal bersandar-kan runjam feston.

Mulailah tempelkan larik pionir boneka makmur seakan-akan netra dan alat penghidu.

Tusuk

feston

Buatlah ikat rambut kepada untai

leher dan tempelkan bakal inti gelaran. Jahit sekeliling serampin inti putih dan tempel

tentang tikar biru berlandaskan tusuk feston.

Buatlah jepit bersandar-kan bakal bermotif. Buat kerutan

meling-kar dua susun. Pada sajak renggangan sematkan kancing.

Hasil penghabisan berlandaskan jahit perwujudan atas gatra

cadar sederhana.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

(50)5. Tenun

Tenun adalah pengaruh kerajinan manusia di ala guderi yang terbuat atas benang, akar balak, kapas, sutera, dan lain-lain berkat isyarat memasukkan benang pakan secara melintang sama benang yang membujur atau lungsin. Kualitas sebuah tenunan biasanya bergantung mau atas akan inti, motif, keeleganan urusan warna, dan rupa hiasnya. Tenun ini berhubungan bersandar-kan tata cara, anutan, buana, pelajaran dan lain-lain.

Asal dasar penemuan teknik tenun diilhami akan sarang laba-laba. Sejak saat itu, pembesar pemimpin Mesir di tahun 2500 SM memerintahkan rakyatnya kasih mengatur gatra yang sewarna guna menyebabkan busana para adiwangsa tentu saat itu. Tenun kebat mulai diperkenalkan ke Eropa selingan tahun 1880 kepada Prof. A.R Hein arah nama Ikatten. Sejak itu, nama “balut” bagaikan mendalam di mancanegara sebagai sebuah istilah internasional agih baca seolah-olah tenunan tentang menerapkan teknik ini.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.53 Sarang laba-laba.

(51)

Islam India dan Arab ke Sumatra dan Jawa, lagi pula di distrik yang letaknya strategis hebat pada lalu lintas perdagangan. Pada saat itulah, sumber mulanya berkembang seni tenun yang mengamalkan sutera dan benang aurum. Daerah itu di antaranya Sumatra dan Kepulauan Riau. Bahkan, di Palembang sejak masa ke-15 sangkil ditanam pokok murbei dan peternakan ulat sutera. Jenis tenun sehubungan benang logam mulia ini dikenal pada songket.

Fungsi berasaskan gelaran tenun adalah:

- Sebagai jalan menjinakkan lengan,

- Sebagai syarat pengungkapan badan (anak negeri raga dan penampilan),

- Alat upacara menghargai.

Kain tenun siap corak seakan-akan hias yang berlebihan pelbagai. Pada umumnya, arsitektur motif atau bak hias yang diterakan buat permadani tenun

LQLEHUXSDPRWLIJHRPHWULVGDQVWLODVLÀRUDGDQ

meander. Terdapat pula motif binatang tertentu seakan-akan berbagai jenis burung, reptilia, dan naga. Ada juga motif burung kakang ketinggalan zaman, burung merak, burung phoenix, mandung, itik, motif naga dan departemen burung garuda dan sebagainya. Ragam hias tersebut yaitu karakter primitif wilayah setempat dan biasanya datang mandat tertentu.

Aneka lapik tenun menurut p mengenai area Lombok.

INFO

(52)

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.55

(a) (b) dan (c) Aneka permadani tenun Nusantara

a. $ODW3URGXNVL7HQXQ

Alat produksi tenun fonem yang adi digunakan adalah seakan-akan berikut.

a). Gedogan ialah juru bicara tenun yang akan kuplet ujungnya diikatkan buat kaki penenun. Ujung lainnya dipasang kepada larik kantor atau asal mula. Oleh demi itu, guderi yang dihasilkan muncul lebar terpilih 80 cm sepaham sehubungan jangkauan warga penenun. Penenun terhadap gedogan umumnya dilakukan untuk ahli perempuan saat menunggu panen.

b). ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) ; Alat tenun yang dapat wujud sendiri. Alat ini hidup bingkai-bingkai persegi yang mengontrak janji sejumlah kawat berlubang kotak lewat benang lungsin. Alat tenun ini dilengkapi dengan seperangkat pedal (tijakan) yang tangkas menurut

menaik-turunkan bingkai lungsin.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.56 Jenis indra tenun.

Peralatan pelengkap adalah sarana angkat yang digunakan sebelum dan sesudah proses pembuatan tenun. Alat tersebut sama dengan penggulung benang yang disebut ‘ani’ dan media penggulung katifah konsekuensi tenunan yang bersuasana batang bulat tentang runcing kurun waktu 1 meter dan berdiameter 5 cm.

(53)

b. %DKDQ3URGXNVL7HQXQ

Bahan yang digunakan kasih membuat tenun terdiri berlandaskan benang yang sahih diberi warna dan betul dipintal. Bahan salur hamparan tenun yakni benang tenun yang disebut benang ‘lusi’ atau ‘lungsin’. Benang tersebut satuan ukurannya disebut palu. Hiasannya (songketnya) mengamalkan benang ‘makao’ atau benang ‘pakan’. Benang tersebut satuan ukurannya disebut bal. Benang lusi dan makao itu terhadap sama dasarnya garib, amanah warna, baku ataupun sosok seratnya.

c. 3URVHV3HPEXDWDQ7HQXQ

Pembuatan tenun dilakukan sebagai berikut. Urutan membuat benang lungsi yaitu serupa berikut.

1) Membentang benang lungsi perihal media perentang, kemudian benang diberi aba-aba hendak bagian-bagian yang mau atas diikat sehati terhadap corak.

2) Mengikat benang lungsin yang sempurna ditandai.

3) Mencelup dalam larutan warna benang yang penetapan dilepas tentang bentangan.

4) Melepaskan bandela setelah benang kering. 5) Benang yang pasti bercorak digulung

menurut p mengenai fasilitas penggulung lungsin (BUM) lalu dipasang buat wahana tenun. Setelah terpasang, corak konsekuensi ikatan bakal hadir bayan.

6) Menenun akan benang pakan warna polos.

Sumber:

Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.57

(54)

Urutan menempatkan benang pakan ialah serupa berikut.

1) Membentang benang pakan mengenai perkakas perentang, kemudian iring-iringan benang pakan itu ditandai meyakini corak.

2) Mengikat himpunan benang pakan yang sah ditandai.

3) Melepas kumpulan benang berkat bentangan dan mencelupnya dalam larutan warna. 4) Mengeringkan ikatan benang yang halal

dicelup.

5) Melepas bundel.

6) Menggulung benang yang sempurna bercorak perihal kumparan.

7) Menenun benang lungsin warna polos.

Proses menenun itu sendiri dapat diperlihatkan tentang gambar berikut.

Sumber: lafatah.wordpress.com

Gambar 1.58 Perempuan Sade alang menenun.

(55)C. .HPDVDQ3URGXN.HUDMLQDQ Fungsi Pakai

Produk kerajinan yang terdapat dipasarkan selaiknya dikemas sehubungan tepercaya biar lahir lebih menggayung dan tahan lapuk. Kamu perasan varia meninjau banyak kemasan yang dapat dihasilkan guna memperindah karya kerajinan. Kemasan yang berlebihan berjenis-jenis dipakai kelas di toko sama dengan plastik. Plastik dapat menegah produk kerajinan akan debu dan jamur. Benda yang terbuat demi daun dan balak yang berukuran unyil dapat diselipkan silica antijamur yang dibungkus kertas. Silica dapat dibeli di toko kimia. Kemasan tidak hanya disiapkan untuk karya yang dijual sekalipun juga dapat sebagai komplemen karya kerajinan yang tentang dipamerkan sehubungan alamat karya dapat terdapat lebih dominan. Misalnya, gelaran tenun yang dikemas menurut p mengenai gawangan kayu sebagai display pameran. Dengan demikian, matras tenun tersebut lebih tersua peduli dan merebut dibandingan tidak mengamalkan gawangan.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

(56)

LEMBAR KERJA 6 (LK-6)

Nama Anggota Kelompok : ...

Kelas: ...

0HQJREVHUYDVL6HQWUD3URGXNVL.HUDMLQDQ Fungsi Pakai di Wilayah Setempat

Nama Usaha: Nama Perajin:

Alamat lingkungan :

Jenis kerajinan fungsi pakai:

Proses pembuatan:

Alat : Teknik manifestasi:

Proses Kerja: Sketsa produk/foto:

Ungkapan ramalan:

... ...

D. Berkarya Kerajinan Fungsi Pakai

x Carilah produk kerajinan yang siap fungsi pakai.

x Jika tidak memegang, carilah akan buku hakikat atau gawai.

x Tulislah sebuah tuntutan.

x Presentasikan di muka bangsa.

(Lihat LK-6)

TUGAS KELOMPOK 6

a. Perencanaan 1) Analisis kebutuhan

Ilustrasi:

(57)

Ide/Gagasan:

Titus ingin mencoba keterampilannya dalam melaksanakan mau dan kendaraan yang terselip di sekolah, sekaligus untuk memperoleh harga terpilih. Bahan yang digunakan oleh Titus merupakan tampang kayu ringan, selerang, malam, dan pewarna tekstil. 2) Membuat sketsa karya dan menggariskan karya maksimum bersandar-kan

rangka.

Rancangan beraneka karya.

Memilih karya tertinggi.

Sumber: Dokumen Kemdikbud Gambar 1.60 Merancang sarap.

b. Pelaksanaan

1) Menyiapkan mau dan mesin Bahan yang diperlukan ialah :

(58)

Alat yang dibutuhkan yaitu :

Canting dan Palu

Gunting Mesin penyamun kayu

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.61 Bahan dan juru bicara pembuatan produk kerajinan fungsi pakai.

2). Membuat karya kerajinan kelompen batik

Langkah-langkah dalam pembuatan gamparan batik sama dengan sebagai berikut.

1

2

3

Kayu dipotong menyesuaikan kelom.

Bakiak digambar wujud dan dicanting.

Mencelup warna berasaskan napthol.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.62

Proses pewarnaan dan kelanjutan kerajinan gapyak batik.

4

5

Hasil pencelupan, dikeringkan sebab. Bila teristiadat, pencelupan dapat diulang semoga mendapatkan warna yang tebal.

Sandal bersandar-kan

(59)

Kemasan yang dapat digunakan akan teklek batik:

Sumber:

Dokumen Kemdikbud Gambar 1.63

Kemasan kerajinan kelompen batik.

c. (YDOXDVL

Titus mewujudkan evaluasi berdasarkan menguji karya bakiaknya bersandar-kan dipakaikan sendiri. Titus merasakan kenyamanan/ ketidaknyamanan hendak kasut buatannya.

7LWXVPHUHÀHNVLGLULGHQJDQPHPSHUKDWLNDQNHVHODPDWDQNHUMD

keselamatan dan kebersihan dalam berkarya.

TUGAS PEMBUATAN KARYA

TUGAS INDIVIDU

x Buatlah sebuah karya kerajinan fungsi pakai. Bahan yang digunakan sama dengan mau yang maujud di distrik tempat tinggalmu.

x Gunakan pelajaran berdasarkan kesan pemandangan dan wawancara atau ber-dasarkan efek bedah buku jalur/kaca yang agak anda dapat-kan.

x Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam membuat-buat.

x Ujilah karyamu setuju fungsinya.

x Perbaikilah karyamu berlapiskan terkaan kawan dan gurumu.

x Buatlah kemasan sebagai karya agih dipamerkan atau dijual.

(60)

KESELAMATAN KERJA

Perhatikanlah!

Pada proses pembuatan produk kerajinan fungsi pakai, saudara teristiadat mengasosia-sikan prosedur keamanan kerja. Tips di rujuk ini mesti jadi interes perihal saat menurunkan produk kerajinan fungsi pakai.

‡ Gunakan baju kerja, masker, tudung peserta, ideal netra, atau sponsor kepala menurut menghindari absorpsi unit yang dapat membuahkan tunasusila atau rasa-rasanya memudaratkan selira.

‡ Mintalah taklimat dan pemantauan tentang pensyarah/warga aklik balig dalam melaksanakan benda-benda tajam.

‡ Cuci partisan dari sabun setelah menjadikan urusan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai.

REFLEKSI KELOMPOK

Kalian ramal menjelmakan lagak urusan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai. Bagaimana akhirnya? Apakah kerabat kalian tepat mengaplikasikan jadwal karena baik? Evaluasilah bani pembuatan produk kerajinan fungsi pakai. Isilah lembar kerja di pulih ini tempat melengkapi tabel. Beri instruksi ceklis (v) mufakat jawabanmu dan sertakan alasannya.

Uraian Baik Cukup Kurang Alasan

Pengamatan

Perencanaan

Persiapan

Pelaksanaan

Evaluasi

Pelaporan

Kerja bakal

Disiplin

Tanggung jawab

7XOLVNDQNHVLPSXODQEHUGDVDUNDQUHÀHNVLGLDWDV

(61)

REFLEKSI DIRI

Renungkan dan tuliskan sama selembar kertas!

Dalam melacak bagi kerajinan fungsi pakai ungkapkan makna

kok yang awak rasakan sama hal-hal berikut:

y Keragaman produk kerajinan fungsi pakai Indonesia dan di daerahmu sendiri.

y Pemanfaatan salur/referensi referensi bakal kerajinan fungsi pakai yang lulus saudara lakukan bersama kelompokmu.

y Kesulitan yang dihadapi saat mencari data dan pemandangan.

y Pengalaman dalam menimbulkan produk kerajinan (mulai atas perencanaan, anju, pembuatan dan pameran/pemasaran)

ala mandiri.

y Pembelajaran yang didapatkan/dirasakan sebagai individu.

E. 0RGL¿NDVL3URGXN.HUDMLQDQ Fungsi Pakai

0RGL¿NDVL SURGXN NHUDMLQDQ VXGDK NDPX

pelajari setiap babak dalam netra bidang Prakarya. Wawasan dan ilmu pembuatan karya kerajinan fungsi pakai terhadap sama stanza model ramal situ peroleh. Kali ini dikau pada membuat karya

PRGL¿NDVL NHUDMLQDQ IXQJVL SDNDL EHUGDVDUNDQ

pengalamanmu. Apakah yang anda rasakan setelah menginvestigasi bagaimana mengarang

NDU\D PRGL¿NDVL" $GDNDK \DQJ NDPX WHPXL

(62)

khasanah kapital kerajinan dan kriya tempat anak ini laksana utama. Adakah keinginan kalau membentuk kerajinan fungsi pakai yang terselip di daerahmu sendiri agar daerahmu selaku langgeng dan jika memanfaatkan limbah dapat menyedut akhir buruknya karena bidang? Manfaatkanlah seantero potensi yang lahir di mandala pasu tinggalmu semoga daerahmu memperoleh maslahat akan ekonomi menyelami yang sampeyan kembangkan bersama kawan-kawan.

Pada baris ini, anda dapat mengilapkan

LPDMLQDVLPXNHPEDOL\DLWXPHPRGL¿NDVLSURGXN

kerajinan fungsi pakai yang sangkil kita pelajari pada untai sebelumnya bak karya terbarukan. Kamu diharapkan dapat mendirikan kreativitas semoga produk kerajinan fungsi pakai yang wujud dapat memperoleh definisi dua danau lipat lebih-lebih lagi lebih dengan itu. Ingatlah segera bahwa peran arah produk kerajinan ini merupakan fungsional. Penggalian pelajaran karena beragam sumber adapun produk kerajinan fungsi pakai yang

WHODKGLPRGL¿NDVLDNDQGDSDWPHPSHUPXGDKNLWD

dalam menerjemahkan pendedahan. Tentunya teluk ini dikau harus lebih bermacam-macam lagi meninjau

NHJLDWDQ PHPRGL¿NDVL VHKLQJJD GD\D FLSWDPX

dapat berkembang sebagaimana mestinya.

.HUDMLQDQ0RGL¿NDVL)XQJVL3DNDL +DVLO.RPELQDVL%DKDQDWDX7HNQLN Penyederhanaan dan Penggayaan

Memahami sebuah karya yang bakal

GLPRGL¿NDVLNLWDKDUXVPHQJHWDKXLEDKDQGDQ

teknik yang digunakan mau atas karya julung. Oleh

0RGL¿NDVLDGDODK

dan menyebabkan

seksi aktual yang

(63)

bukti itu, banyaknya latihan akan meratakan

SHPDKDPDQNLWDWHUKDGDSNDU\DPRGL¿NDVL3HU

hatikanlah karya berikut ini!

Kayunya dihias tempat teknik batik

Kulitnya dihias akan teknik sulam

3URGXN NHUDMLQDQ PRGL¿NDVL GDODP PHQJJD\DNDQ EHQWXN VDQGDO EDNLDN \DQJ

memadukan dua teknik border dan lukis sebagai hiasan menghasilkan bakiak lebih boleh lebih mencuil dan memintasi dibandingkan atas bakiak teklek aslinya.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.643URGXNPRGL¿NDVLPHQJJD\DNDQWHNQLN

TUGAS PENGAMATAN 6

$PDWLODKNDU\DPRGL¿NDVLNHUDMLQDQGHQJDQPHQJJD\DNDQEHQWXNSDGD Gambar 1.64!

$SD\DQJPHPEHGDNDQNDU\DPRGL¿NDVLWHUVHEXWGHQJDQSURGXNDVDOQ\D" Apakah yang digayakan bersandar-kan karya tersebut? Tuliskan pendapatmu!

'DODP PHPEXDW NDU\D PRGL¿NDVL WHQWXQ\D

kamu autentik menak-rifkan tidak hanya dengan menggayakan atau menyederhanakan bentuk-nya, padahal juga dapat dipadukan sosok dan tekniknya, biar didapatkan produk kerajinan yang renggang lebih ada daya cabut.

(64)

Keranjang teknik jalin sederhana ini ĚŝŵŽĚŝĮŬĂƐŝ menurut p mengenai paduan bibit dan teknik menyelesaikan manik-manik.

3URGXNNHUDMLQDQPRGL¿NDVLGHQJDQPHQJJD\DNDQSDGXDQEDKDQGDQWHNQLNLQL

lebih terlihat terlampau menyedot dan terdapat lebih berkelas.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

Gambar 1.65.HUDMLQDQPRGL¿NDVLSDGXDQEHEHUDSDEDKDQGDQWHNQLN

TUGAS PENGAMATAN 7

$PDWLODK EHQWXN PRGL¿NDVL NHUDMLQDQ GHQJDQ PHPDGXNDQ EDKDQ GDQ teknik bagi Gambar 1.65!

Dapatkah dikau mendeskripsikan kreativitas bangun dan motif yang terdapat untuk berkenaan produk tersebut? Adakah guna manfaat demi kaidah memadukan teknik yang dilakukan pada karya tersebut? Tuliskan pendapatmu!

Setelah segala apa yang sah dikau ketahui dan alamiah, tentunya pemahamanmu sebagai

EHUWDPEDK .DU\D PRGL¿NDVL GDSDW GLSDGXNDQ

tentang beberapa calon atau beberpaa teknik. Hal yang terpenting sama dengan kedua benih atau teknik yang dipakai yakni daftar mendirikan sebuah karya yang tidak memperkecil peran fungsionalnya. Setiap wi-layah tersua

NHXQJXODQ NUHDWLYLWDV GDODP PHPRGL¿NDVL

kerajinan tua wilayah setempat. Cobalah tuan amati apa pun mengapa pron apa pasal yang sebagai kecakapan

(65)

bersandar-kan tala bija ataupun tekniknya di distrik asalmu! Lakukanlah bersama kawan-kawanmu! Bandingkan pula berasaskan kerajinan arah rat ka-gok.

TUGAS KELOMPOK 7

Kerjakanlah LK di bawah ini!

.DPXGDSDWEHUODWLKPHQJLGHQWL¿NDVLSURGXN PRGL¿NDVL NHUDMLQDQ GHQJDQ PHQJJD\DNDQ

atau menyederhanakan bangun. menyederhanakan bentuk atau memadukan mau serta tekniknya.

xAmati produk kerajinan wacana atau yang menyimpan di balai

xJika merasai bagian parak oleh diamati, tambahkanlah perihal pasal nyata.

(66)

Ungkapan he-mat kepada pengalaman yang sampeyan dapatkan bersama kawan-kawan atau yang tuan temukan sendiri:

... ...

LEMBAR KERJA 8 (LK-8)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas : ...

0HQJDQDOLVLVSURGXNNHUDMLQDQIXQJVLSDNDL KDVLOPRGL¿NDVL

Perhatikan karya yang bak obyek pengamatanmu! 1. Bahan dan teknik apa pun mengapa pron apa pasal yang terkandung tentang

karya?

2. $SDNDKNDU\DLQLWHUJRORQJNDU\DPRGL¿NDVL" 3. Apa yang membikin karya tersebut eksentrik atau

GLNDWDNDQPRGL¿NDVL"

4. Mengapa babak tersebut mengeluarkan friksi hendak karya?

5. Apakah yang terhadap sama terjadi andaikan karya tidak seakan-akan ini?

6. Dapatkah anda menganjurkan ihwal pengembara? (dapat berupa pernyataan maupun bangun karya)

Ungkapan kesan:

... ...

Pernahkah sira menghiraukan kerajinan terhadap mancanegara? Misalnya, kerajinan bersandar-kan Amatilah gambar!

Produk kerajinan akan gambar apakah tergolong NDU\DPRGL¿NDVL" Amatilah tempat tulus hati dan buatlah kupasan. Apa reaksi yang tuan dapatkan?

(Lihat LK-8)

(67)

kandidat normal batang atau kertas. Jepang adalah zona yang mayoritas penduduknya menya-takan kampanye kreativitas dan imajinasi. Maka, tidak

KHUDQMLNDNDU\DPRGL¿NDVLGDULQHJHULVDNXUDLQL

mendurhaka terhitung jumlahnya. Carilah karya kerajinan

PRGL¿NDVL GDUL EDQJVDEDQJVD ODLQ GL GXQLD .DPXGDSDWPHPEXDWNDU\DPRGL¿NDVLWHUVHEXW

menjalani temuan kontrol aparat keterangan elektronik ataupun gawai cetak.

Perhatikanlah gambar produk kerajinan di pulih ini! Kerjakanlah LK-9!

Kerajinan kalung keramik

PRGL¿NDVLNDLQGDQ

manik-manik. Karya ini dipadukan berlandaskan panduan kader dan teknik pembuatannya.

Kerajinan ajang kartu nama yang dibuat terhadap

ND\XGLPRGL¿NDVLGHQJDQ

disederhanakan ben-tuknya. Selain itu, karya ini juga dipadukan bah-an dbah-an tekniknya, adalah benih batang dan logam berasaskan teknik ukir dan tempel.

Sumber: Dokumen Kemdikbud

(68)

LEMBAR KERJA 9 (LK-9)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

0HQJHYDOXDVLNHUDMLQDQIXQJVLSDNDL PRGL¿NDVLGHQJDQPHQ\HGHUKDQDNDQDWDX menggayakan arsitektur serta memadukan sosok atau teknik

Perhatikan karya yang jadi korban pengamatanmu!

1. Apakah jadi rencah dalam karya? 2. Apa yang beringsut?

3. Apakah memegang masalah yang abnormal? 4. Apa yang dapat dikau perbaiki?

5. Apa yang dapat dikau rekomendasikan?

Ungkapan kesan: berkurang. Hal yang dapat dilakukan merupakan

PHQJNUHDVLNDQ NDU\D GHQJDQ PRGL¿NDVL EDLN

tentang menyederhanakan atau menggayakan figur, teknik, atau dekorasinya semoga berdiri rada eksentrik. Menyederhanakan gatra dapat dihasilkan karya yang tidak umum bagi menyudu karya yang monoton. Menggayakan Diskusi

x Amatilah karya buat gambar

x Dapatkah awak mempertang-gungjawabkan pendapatmu?

(Lihat LK-9)

(69)

arsitektur seolah-olah maujud peningkatan kreativitas dalam karya, walaupun yang diubah hanya sebagian kecil saja.

TUGAS MANDIRI

LEMBAR KERJA 10 (LK-10)

Nama Anggota Kelompok : ... Kelas: ...

0HQJNUHDVLNDQNHUDMLQDQIXQJVLSDNDL PRGL¿NDVLGHQJDQPHQJJD\DNDQDWDX menyederhanakan rupa

Perhatikan karya yang jadi obyek pengamatanmu!

1. 7HPXNDQODKPRGL¿NDVLGHQJDQJD\D menyederhanakan bentuk atau menggaya-kan arsitektur akan karya kerajinan tersebut? 2. Buatlah formasi putar karya kerajinan

PRGL¿NDVLGDULEDKDQOLPEDKRUJDQLNSDGD gambar tentang arsitektur yang tidak adi? 3. Deskripsikanlah apa yang jadi

kesetiaan desainmu?

4. 5HQFDQDNDQODKSHPEXDWDQNDU\DPRGL¿NDVL berasaskan konstruksi yang sedikit awak mau atas?

5. Carilah gambar karya kerajinan demi bibit limbah organik lainnya, dan lakukanlah perkara yang buat!

xAmati bermacam-macam struktur karya awak untuk dapat merancang pasal faktual yang se-lia arung dan inovatif.

xBuatlah pertandingan portofoliomu dan presentasikan di hadap macam!

SOAL KEWIRAUSAHAAN

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, KEWIRAUSAHAAN

Aneka Kerajinan Bahan Lunak

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Aneka, Kerajinan, Bahan, Lunak

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai Benda Hias, Merupakan. A) - Brainly.co.id

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Karya, Kerajinan, Sebagai, Benda, Pakai, Hias,, Merupakan., Brainly.co.id

Soal Prakarya

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Prakarya

Soal Prakarya Kerajinan Kls 7

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Prakarya, Kerajinan

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai, Dan Karya Kerajinan Sebagai Benda Hias Merupaka Fungsi? - Brainly.co.id

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Karya, Kerajinan, Sebagai, Benda, Pakai,, Merupaka, Fungsi?, Brainly.co.id

Kerajinan

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Kerajinan

Aneka Kerajinan Bahan Lunak

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Aneka, Kerajinan, Bahan, Lunak

Fungsi Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak | Biasa Membaca

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Fungsi, Produk, Kerajinan, Bahan, Lunak, Biasa, Membaca

DOC) Jenis Karya Kerajinan Berdasarkan Fungsinya Sebagai Berikut | Samuel Christian - Academia.edu

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Jenis, Karya, Kerajinan, Berdasarkan, Fungsinya, Sebagai, Berikut, Samuel, Christian, Academia.edu

Fungsi-Fungsi Dan Contoh Kerajinan Tekstil (Penghias, Benda Pakai, Kelengkapan Ritual, & Simbolik)

Karya Kerajinan Sebagai Benda Pakai Dan Karya Kerajinan Sebagai : karya, kerajinan, sebagai, benda, pakai, Fungsi-Fungsi, Contoh, Kerajinan, Tekstil, (Penghias,, Benda, Pakai,, Kelengkapan, Ritual,, Simbolik)