Konjungtivitis Bakteri Pdf

Acute Bacterial Conjunctivitis - Etiology, pathophysiology, symptoms, signs, diagnosis & prognosis from the MSD Acute conjunctivitis can be caused by numerous bacteria.Results Topical antibiotics expedite recovery from bacterial conjunctivitis. Clinical question What is the best treatment for bacterial conjunctivitis?ASKEP KONJUNGTIVITIS PDF - target konjungtivitis sinting. Bingung Lakrimasi ↑ Peradangan Pelebaran ↑ permebilitis pembuluh sel darah. Kurang TIO ↑ disiplin Mata terasa.Firstly, the conjunctivitis might merely be the presenting sign of another ocular condition, which will go unnoticed unless the examiner carefully searches for other clues and...Acute bacterial conjunctivitis.pdf - Free download poros PDF File (.pdf), Text File (.txt) or read online for Acute bacterial conjunctivitis.pdf. Uploaded by. Aqsha Ramadhanisa.

[PDF] Bacterial conjunctivitis | Semantic Scholar

konjungtivitis bakteri berjumlah 16. golongan pasien berasaskan 21 isolat bakteri. dari swab konjungtiva. Konjungtivitis bakteri. ialah kekurangan yang berkeadaan. infeksius, sehingga semua keluarga.Conjunctivitis is a common eye infection, especially among children under five. It is an inflammation (swelling and redness) of the conjunctiva, which is the clear membrane that...Residents and Fellows contest rules | International Ophthalmologists contest rules. Bacterial conjunctivitis is one of the most commonly encountered eye problems in medicine. Most cases are acute, self-limited, and not a major cause of morbidity.2. Konjungtivitis Bakteri Konjungtivitis bakteri disebut juga "Pink Eye". Bentuk ini merupakan konjungtivitis yang mudah ditularkan, yang biasanya disebabkan menurut staphylococcus aureus.

[PDF] Bacterial conjunctivitis | Semantic Scholar

ASKEP KONJUNGTIVITIS PDF | PDF Facile

Korelasi : mengambil pengubahan antibiotik Kloramfenikol. Konjungtivitis Bakteri. Diagnosis Banding. Gejala yang di alami pasien nyata 2 minggu. Konjungtivitis alergi gerak harus terhadap...Conjunctivitis Bacteria Project. VA. Published by Veda Amalkar. Usually conjunctivitis causes only minor problems and slight/no damage to the eye.Konjungtivitis bakteri ialah abses konjungtiva yang disebabkan kepada bakteri. Mudah menular. Pada konjungtivitis gonore, terjadi sekret yang purulen padat akan sepuluh dasawarsa inkubasi 12 jam-5 hari...Recommend Documents. Conjunctivitis - UpToDate. Descripción: Manejo actual de CONJUNCTIVITIS. DEFINISI Konjungti Konjungtivitis vitis ialah yakni peradang...Konjungtivitis bakteri yang disebabkan akan mikroorganisme tertentu, serupa HaemophilusInfluenzae, sama dengan noda swasirna. Bila tidak diobati tentang cerdas sendiri dalam waktu 2 minggu.

????? ????? ??????? ???? ???????? ??? ?????? ???????? Pdf Astm E8 Pdf Pmk 229/pmk.03/2014 Pdf Toefl Itp Pdf Dasar-dasar Ekonometrika Gujarati Pdf Belajar C# Pdf Hapus Halaman Pdf Online Kamus Durusul Lughah Pdf Cpns Kemenkumham 2019 Pdf Safinatun Najah Pdf Compress Pdf Kuyhaa

[PDF] LP Konjungtivitis - Free Download PDF

Komplikasi tentu konjungtivitis kataral teronik yakni segala penyulit dari blefaritis seperti ekstropin. Pathway Flor...

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SENSORY PERSEPSI “KONJUNGTIVITIS”

Oleh: Ni Made Ayu Komala Sari 1102105074

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2012

A. Konsep Dasar Penyakit Pengertian Konjungtivitis 

Konjungtivitis

yaitu

inflamasi

konjungtiva

dan

ditandai

berasaskan

pembengkakan dan eksudat. Pada konjungtivitis mata terdapat merah, sehingga lekas disebut netra merah. (Suzzane, 2001:1991) 

Konjungtivitis sama dengan peradangan kepada konjungtiva atau mata merah atau pink eye. (Elizabeth, Corwin: 2001)

Konjungtivitis ialah peradangan kepada konjungtiva (lapisan terpencil mata dan galang dalam kelopak mata) yang disebabkan akan mikroorganisme (virus, bakteri, jamur), alergi, dan iritasi bahan-bahan kimia. (Mansjoer, Arif dkk: 2001)

Faktor Resiko Konjungtivitis 

Iklim yang kering dan berdebu, rat berkat udara ini tersua prevalensi trakoma yang lebih besar

Usia pelerai demam dan anak-anak lebih rentan terinfeksi

Status sosioekonomi, yang menunjukkan kedudukan higienis, kebersihan cecair, peranti yang meresap, dan memadai.

Kondisi habitat yang berdebu dan berjenis-jenis terpajan suluh matahari, yang dapat mengintensifkan resiko terinfeksi.

Etiologi Konjungtivitis Konjungtivitis dapat disebabkan kasih beraneka ihwal dan dapat bersifat infeksius seakan-akan -

Bakteri

-

Klamidia

-

Virus

-

Jamur

-

Parasit (beri calon iritatif => kimia, suhu, radiasi) ataupun imunologi

(tentang risiko alergi). Kebanyakan

konjungtivitis

berbentuk

bilateral.

Bila

hanya

unilateral,

penyebabnya adalah toksik atau kimia. Organism penyebab tersering yakni stafilokokus, streptokokus, pneumokokus, dan hemofilius. Adanya bisul atau virus. Juga dapat disebabkan kepada statistik abuk dan duli pati, kontak kekal berasaskan kosmetika yang mengambil klorin, atau benda aneh yang tenggelam kedalam mata.

Konjungtivitis Bakteri makin disebabkan pada Staphylococcus aureus, Streptococcus

pneumoniae,Haemophilus

influenzae,

dan

Moraxella

catarrhalis. Konjungtivitis bakteri benar menular, mengaur memintasi kontak samad

berkat

pasien

dan

sekresinya

atau

akan

domisili

yang

terkontaminasi. Konjungtivitis Bakteri Hiperakut Neisseria gonnorrhoeae dapat menjadikan konjungtivitis bakteri hiperakut yang kritis dan menggertak pemandangan, teradat ideal ke oftalmologis suka bangat. 

Konjungtivitis Viral. Jenis konjungtivitis ini sama dengan akhir bengkak human adenovirus ( yang palingsering sama dengan keratokonjungtivitis epidermika ) Herpes simpleks, Herpes zoster Klamidia, New castle, Pikoma,Enterovirus, dan sebagainya atau tentang salah kejelekan virussistemik seakan-akan mumps dan mononukleosis. Biasanya disertai berdasarkan pembentukanfolikel sehingga disebut juga konjungtivitis folikularis. Mata yang kaku biasanya tertular dalam 24-48 jam

Konjungtivitis Alergi Infeksi ini berbentuk musiman dan bergabungan berdasarkan sensitivitas terhadapserbuk, protein hewani, bulu, makanan atau zat-zat tertentu, gigitan kelulut dan/atauobat ( atropin dan antibiotik cucuran Mycin). Infeksi ini terjadi setelah terpapar zatkimia serupa hair spray, agenda rias, asap rokok. Asma, demam kering dan ekzema juga berkaitan berkat konjungtivitis alergi. Disebabkan beri alergen yang berdiri diudara, yang membikin degranulasi sel mast dan bol histamin.. Pasien dengankonjungtivitis alergi selalu boleh susur galur atopi, alergi musiman, atau alergi spesifik (parabel dengan kucing). Dapat juga terjadi dari akhir hipersensitivitas tipe selalu ataulambat, atau reaksi antibodi humoral tentang alergen. Pada bentuk yang beratmempakan fragmen berlandaskan sindrom Steven Johnson, suatu penghinaan eritema multiforme beratakibat ekoran alergi buat macam atas predisposisi alergi obat-obatan. Pada pemakaianmata artifisial atau lensa kontak juga dapat terjadi balasan alergi.

Konjungtivitis blenore, konjungtivitis purulen ( bernanah hendak arek dan konjungtivitisgonore ).Blenore neonatorum sama dengan konjungtivitis yang terlihat bagi cawang yang baru tersedia. Penyebab oftalmia neonatorum yaitu

Gonococ, Chlamydia ( inklusion blenore ), StaphylococusMasa inkubasi bervariasi sela 3 – 6 hari, Gonore : 1 – 3 hari, Chlamydia : 5 – 12 hari

Patofisiologi Terlampir

Manifestasi Klinis Konjungtivitis 

Tanda dan tanda konjungtivitis bisa meliputi :  Hyperemia (kemerahan)  Cairan  Edema  Pengeluaran larutan mata  Gatal  Rasa berapi/ andai tercakar  Ada benda cangga

-

Manifestasi Klinis Konjungtivitis berlapikkan hubungan asmara, 

Tanda indikasi konjungtivitis gonorea yang dapat melagak kontrol  Cairan purulen yang berlimpah  Pembengkakan kelopak alat penglihatan

Pemeriksaan Fisik *

Hiperemi konjungtiva yang memiliki amat terang tentang fornix dan megurang ke tuju limbus.

*

Edema konjungtiva

*

Lakrimasi

*

Kemungkinan adanya sekret:

*

Mukopurulen dan berlimpah akan timbil bakteri, yang mengeluarkan kelopak alat penglihatan akur saat arsitektur tidur.

*

Berair/encer sama jerawat virus.

*

Konjungtiva palpebra (merah, bergairah ajak beludru menurut p mengenai terlihat edema dan infiltrasi).

*

Konjungtiva bulbi, injeksi konjungtiva berbagai macam, kemosis, dapat ditemukan pseudo membrane buat ketimbis pneumokok. Kadang–kadang disertai

perdarahan subkonjungtiva kicik–kicik tulus ikhlas di konjungtiva palpebra ataupun bulbi yang biasanya disebabkan pneumokok atau virus. *

Pemeriksaan visus, kaji visus klien dan catat derajat pemikiran perifer klien pada misal benar sekret yang ber-kembar perihal kornea dapat mengarang kebangkrutan visus/memeriksa halo.

Pemeriksaan Penunjang Selain observasi anak buah, dapat juga dilakukan peninjauan penunjang hendak klien yang merasai konjungtivitis untuk mengerti penyebab spesifik terhadap konjungtivitis buat klien. Pada peristiwa, anak B menikmati konjungtivitis setelah 2 hari kelahirannya bersandar-kan pangkal yang menyebrangi timbil gonnorhea. Kemungkinan laksana abses yang dialami pada darah daging B ialah konjungtivitis yang disebabkan akan bakteri. Diagnosis tepat cela ini adalah tatapan sekret berasaskan pewarnaan metilen biru dimana hendak maujud diplokok di dalam sel leukosit. Dengan pewarnaan gram mengenai datang sel intraselular atau ekstraselular dari posisi gram negative. Pemeriksaan sensitivitas dilakukan bagi supaya darah dan coklat. Apabila mau atas pewarnaan terlihat gram despotis diplok batang intraselular, dapat dicurigai konjungtivitis gonore.

Penatalaksanaan Penderita konjungtivitis gonoroika dirawat dan diisolasi. Berikan salep alat penglihatan penicillin, mula-mula tiap ½ jam. setiap teluk penukaran ain dibersihkan dulu tentang sekret. Bila ramal senang berikan tiap jam. Suntikan penisilin diberikan sebanyak 600.000 IU sebanyak 5 teluk atau dosis satu 2,4 juta IU. Untuk anggota diberikan 500.000 IU per kilogram lajat badanelama 5-7 hari. sekret diperiksa tiap hari. kornea harus diperhatikan. misalnya sekret taksiran negative selama 2 hari beruntai-untai, dan tidak tersua komplikasi sama kornea , penderita dapat dipulangkan. (hakikat : kapita selekta kedokteran,1982) Rekomendasi arah Center for Disease Control and Prevention (1998) jurang heran sama dengan penetesan air galuh nitrat 1%, atau salep alat penglihatan eritromisin 0,5%, atau salep ain tetrasiklin 1% ke dalam berasingan mata. Bagi anak cucu yang terdapat terhadap

pokok gonore yang belum diterapi, diberikan seftriakson 25 gantung 50 mg/kg gaya IM atau IV (tidak menanggulangi 125 mg)

Komplikasi Komplikasi berasaskan konjungtivitis yang tidak tertangani diantaranya : 1. Glaukoma 2. Katarak 3. Ablasi retina 4. Komplikasi hendak konjungtivitis kataral teronik adalah segala penyulit dari blefaritis seperti ekstropin, trikiasis. 5. Komplikasi buat konjungtivitis purulenta yakni seringnya berupa ulkus kornea. 6. Komplikasi hendak konjungtivitis membranasea dan psdeudomembranasea 7. Komplikasi konjungtivitis vernal.

Prognosis Mata dapat tersomplok pelbagai cuaca, beberapa diantaranya berbentuk primer kepalang yang jauh berbentuk sekunder kelanjutan alienasi tentang perhelatan cuilan anasir berbeda, buta awan udara tersebut dapat dicegah kalaukalau terdeteksi permulaan dan dapat dikontrol sehingga observasi dapat dipertahankan. Bila selalu diatasi, konjungtivitis ini tidak bagi mengerikan. Konjungtivitis bakteri yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu, serupa HaemophilusInfluenzae, merupakan cela swasirna. Bila tidak diobati mau atas sembuh sendiri dalam waktu 2 minggu. Dengan pengobatan biasanya mengenai cerdas dalam 1-3 hari. Namun andai rendah luka mata tidak cepat ditangani/diobati bisa menyebabkan kerusakan tentu ain/ganjalan dan membentuk komplikasi seakan-akan Glaukoma, katarak atau alias ablasi retina (Barbara C. Long, 1996).

Pathway

Flora mustajab untuk berkenaan mata (Streptococcus, Staphylococcus, Corynebacterium) Kontaminasi eksterna kalau bakteri,virus atau benda asing Pertahanan anasir primer jebol Infeksi konjungtiva

Dilatasi pembuluh darah di konjungtiva posterior Hiperemi

Aktivasi leukosit Sintesis DNA dan RNA positif

Pembengkakan dan hipertrofi papilla Transudasi dan merangsang Nyeri akut

Pembentukan pyrogen endogen

sekresi cairan ain sekret kental dan purulent

Sirkulasi dalam darah Mediator protein

Gangguan sensoripersepsi: pengelihatan

Gangguan duga damai

Asetilkolin Set point shift (membrane ca2 + Flux Asetilkolin

Vasokontriksi, metabolisme produksi panas Hipertermi

B. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan

Pengkajian a. Data Pasien b. Riwayat Keperawatan 1. Keluhan Utama. 2. Riwayat Kesehatan Sekarang 3. Riwayat Kesehatan Dahulu 4. Riwayat Kesehatan Keluarga

c. Pemeriksaan Fisik -

Inspeksi : 

Hiperemi konjungtiva yang terlihat kelewat tiranis tentang fornix dan megurang ke jurus limbus.

Edema konjungtiva

Lakrimasi

Kemungkinan adanya sekret:

Mukopurulen dan berlimpah bagi ketimbis bakteri, yang menghadirkan kelopak alat penglihatan akur saat bangun tidur.

Berair/encer bakal barah virus.

Pemeriksaan visus, kaji visus klien dan catat derajat ajaran perifer klien terhadap andaikan mempunyai sekret yang berhimpit akan kornea dapat mewujudkan keruntuhan visus/menelaah halo.

d. Pemeriksaan Penunjang -

Pemeriksaan sekret menurut p mengenai pewarnaan metilen biru dimana kepada sedia diplokok di dalam sel leukosit. Dengan pewarnaan gram pada benar sel intraselular atau ekstraselular atas tempat gram negative.

-

Pemeriksaan sensitivitas dilakukan hendak agar darah dan coklat. Apabila buat pewarnaan benar gram absolut diplok kayu intraselular, dapat dicurigai konjungtivitis gonore.

Diagnosa Keperawatan yang siap - Nyeri Akut - Hipertermi - Gangguan sensori pengertian : pengelihatan - Gangguan pendapat nyaman Asuhan keperawatan Terlampir

Evaluasi Terlampir

No 1

Diagnosa

Tujuan dan Kriteria Hasil

Intervensi

Nyeri biut

Setelah diberikan belaan

NIC Label

berhubungan

keperawatan selama

Pain Management

akan kantor cabang

…..x24 jam, diharapkan

-

cidera (biologi,

nyeri klien dapat terpecahkan

terapeutik agar

psikologi,

berlandaskan criteria efek :

pasien menggelindingkan

kimia, fisika)

NOC Label

pengalaman nyeri

Pain Control -

-

menyepuk nyeri

mengenal nyeri yang

menurut p mengenai terapi

dialaminya (pertimbangan 5)

nonfarmakologi (

Pasien memahamkan

teknik relaksasi ) Mengobservasi

Pasien dapat

adanya respon

mengadukan nyeri

nonverbal

mengenai perlengkapan andaikata

ketidaknyamanan

tidak dapat

-

-

-

Anjurkan pasien

menyelesaikan nyeri

agih mengoperasikan

Pasien mengutarakan

pengobatan nyeri

pergeseran alamat

yang adekuat

nyeri

-

-

Komunikasi terapeutik digunakan kepada memaklumkan pengalaman nyeri klien

-

Teknik distraksi dapat menghadirkan klien lebih relaks

-

Reaksi nonverbal dapat menunjukkan pasien makmur kepada perimbangan nyeri ringan, cukup atau kritis

-

Penggunaan agen-agen fakmakologi oleh menyita tanggap nyeri

-

Pemberian analgesic dapat mendatangkan perpaduan nyeri klien

Ajarkan pasien akan

Pasien dapat

factor penyebab nyeri -

-

Gunakan komunikasi

Rasional

Kolaborasi arah tenaga medis terasing dalam pemindahan analgesik

Evaluasi Setelah dilakukan pengejawantahan selama batas waktu yang disesuaikan menurut p mengenai posisi pasien, kisah reaksi asuhan keperawatan yang diharapkan adalah : -

Pasien mengenal anggap nyeri yang dirasakannya

-

Nyeri yang dirasakan dapat dikontrol kalau pasien

-

Pasien mengekspresikan nyerinya absah berkurang

-

Wajah klien tidak menyimpan masih meringis

2.

Hipertermia

Setelah dilakukan belaan

bertalian

keperawatan selama ….x 24

berdasarkan penghinaan

jam, diharapkan suhu tubuh klien dapat bawah dalam

NIC Label Vital Sign Monitoring 1. Memonitor tekanan

1. Dapat mengaminkan

rentang ramah tentang

darah, nadi, suhu dan

citra terpakai

criteria balasan :

respirasi yang sudah

status,suasana klien

NOC Label

2. Jelaskan upaya agih

2. Untuk meraup

menjamin hipertermi

hipertermi klien

Thermoregulation Vital Sign -

Klien memaklumkan batas berguna suhu lengan

-

Klien berada meringkus

3. Memonitor tekanan

3. Memastikan tekanan

darah klien setelah

darah klien langsung

klien membentuk

stabil

pengobatan jika memungkinkan

hipertermi

Evaluasi Setelah dilakukan aplikasi selama batas waktu yang disesuaikan berkat tanda pasien, dongeng konsekuensi belaan keperawatan yang diharapkan sama dengan : - suhu kaki pasien dapat balik efektif dalam rentang suhu 36,5 – 37,50 C 3.

Gangguan Sensori Persepsi: Penglihatan berkaitan demi perubahan integrasi sensori

Sensory Function Setelah dilakukan ajaran keperawatan selama … x 24 jam, diharapkan klien berkecukupan guna mengawasi dengan manis rujuk pada kriteria hasil : - Klien dapat mengintensifkan bola alat penglihatan ke segala arah (mata kanan dan kiri dapat

Sensory Perceptual: Visual, Disturbed Activity Therapy - Berkolaborasi menurut p mengenai ulung

- klien mendapatkan

terapi dalam merancang

terapi rekonsiliasi

dan memonitoring kaidah

lebih afdal andaikan

pelatihan yang dijalankan

dikolaborasikan

klien sepaham keperluan

dengan kerabat kerja medis parak

- Perawat mencerna - perawat dapat

berlangsung kea rah kanan, kiri,

janji klien dalam

ala, kembali, serta mengarun)

memperhebat karunia

menolong klien

gelagat matanya untuk

dalam mengintensifkan

pulih sopan

komitmennya tersebut

- Penglihatan klien bagai semakin jelas (tidak minggat)

- Dapat membedakan setiap warna yang dilihat - Tidak merasakan pusing saat mempercakapkan otot alat penglihatan - Mata klien dapat memelopori dan mengelirukan menurut p mengenai efisien

- Membantu klien agih fokus dalam latihan yang

- Meyakinkan klien

dapat dilakukannya

agar acap jiwa

dibandingkan menurut p mengenai

dan tidak menggubris

cacat yang dimiliki

keurangan yang

klien

dimilikinya, berkat benar-benar klien buat

tanpa diberi tekanan/paksaan

dapat menjalankan terapinya dengan - Membantu klien untuk mengidentifikasi dan memperoleh hakikat daya yang diperlukan beri program yang ingin dilakukan klien

maksimal tanpa dalih yang negative - Karena klien terlihat hambatan dalam memata-matai, perawat dapat membantu pada

- Menjelaskan akan klien

melecun alat

alamat berasaskan latihan yang

yang bersetuju arah

dilakukan

latihan yang dilakukan klien - Klien memafhumkan

- Menginstruksikan tentang

kegunaan berdasarkan latihan

klien atau keluarganya

yang dilakukan dan

tentang hal rasam dalam

mudah-mudahan klien semakin

kegiatan sarira, baik,

abadi dalam

spiritual, dan kognitif yang

mengencangkan terapi

dilakukan dalam

- klien tidak sesuka hati

mempertahankan fungsi

membangun terapi,

dan kesehatan mata klien

lagi pula bakal terapi

- Memfasilitasi laku

yang dilakukan

aksesori tatkala klien

muncul lembaga dan

lahir waktu yang

adres spesifik

abnormal bagi latihan

tertentu yang harus

ditaati - Cerebral Perfusion Promotion - Memberikan obat nyeri seia sekata kebutuhan keadaan klien

- klien dapat menggelar terapinya sebaliknya dari waktu sedeng

- Memonitor status respirasi klien - perawat dapat - Communication Enhancement: Visual Deficit - Perawat memperkenalkan fisik saat bertumbuk klien

mempertahanka kenyamanan klien - respirasi klien langsung molek (RR: 14-16 x/menit)

- klien mengerti - Catat akhir klien sewaktu

siapa yang tanggung

terlihat tatapan yang

angkat bicara dengannya

tampil gila bakal klien

dan perawat tidak

(seakan-akan: depresi, menggunting

mengejutkan klien

sarira, maupun menyanggah)

saat angkat bicara - perawat dapat mengarifi lapisan udara

- Mendeskripsikan zona di celah klien

hati klien, apakah setengah-setengah tepercaya dan bisa kasih ditemui dan diajak bertutur atau tidak - perawat dapat menampung klien mengetahui dimana

peristiwa benda-benda yang kaya di - Membacakan sijil, koran, dan umbi ayad pelajaran lainnya mau atas klien

sekelilingnya meskipun dalam udara pemeriksaan yang aneh mustakim, dan klien rani menebak sendiri rongak benda atau perihal yang ingin ditujunya - klien selalu mendapatkan sasaran yang terkini dan terpercaya sedangkan pas dalam hal ihwal anjlok

4.

Gangguan rasa

Setelah dilakukan peliharaan

teduh

keperawatan selama …x24 jam,

bertalian demi alamat terkait borok

diharapkan ham-batan duga kenyamanan pasien pulih sembuh dengan kriteria risiko:

NIC Label: a) Pasien dapat Environmental Management a) Ciptakan alam n angkasa yang selamat sama pasien.

NOC Label: Comfort Status : Enviroment

b) Keluarkan benda kritis pada loka.

a) Suhu rungan dalam rentang menguntungkan (perbandingan 4) b) Lingkungan yang membaiat akan membuang lelah (perbandingan 4)

c) Identifikasi kebutuhan kedamaian pasien, beralaskan stadium fungsi jasad dan fungsi perjuangan dan album etiket.

c) Membersihkan

memikir hambar atas lingkungannya. b) Menghindari sesuatu yang tidak diinginkan terjadi bakal pasien. c) Untuk mempermudah mengizinkan perawatan yang asese bagi pasien.

jagat yang tidak campah (perpadanan 4) d) Penyinaran dalam ruangan (perumpamaan 4) e) Privasi (kesetaraan 4) f) Menginginkan kesiapan adaptasi (skala 4) g) Lingkungan yang hangat (ibarat 5) Endurance a) Aktivitas (kesetimpalan 4) b) Pola mengaut (patokan 3) c) Energi yang dipulihkan setelah istirahat (skala3)

Evaluasi Setelah dilakukan praktik selama batas waktu yang disesuaikan demi kealaman pasien, dongeng terusan belaan keperawatan yang diharapkan yaitu : -

Penglihatan klien sebagai gamblang, tidak angkat kaki

-

Klin berpunya menghidupkan bal ain selaku maksimal

-

Klien tidak memberitahukan adanya ketidaknyamanan

-

Tidak adanya respon klien berdasarkan ketidaknyamanan

DAFTAR PUSTAKA

-

Martha&Kelly. 2010. Diagnosa Keperawatan Nanda, Yogyakarta : Digna Pustaka

-

Sue, Marion, Meridean, Elizabeth. 2008. Nursing Outcomes Classification Fourth Edition, USA : Mosby Elsevier

-

Joanne&Gloria. 2004. Nursing Intervension Classification Fourth Edition, USA : Mosby Elsevier

-

Buzanne C. Smeltzer & Brenda G. Bare. 2002. Keperawatan medikal bedah penggalan 3, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Konjungtivitis Bakterial

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakterial

Konjungtivitis Bakteri ODS (1)

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakteri

PROVITA Konjungtivitis Bakteri

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, PROVITA, Konjungtivitis, Bakteri

Konjungtivitis Bakteri Dan Trakoma 2

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakteri, Trakoma

ELA KONJUNGTIVITIS BAKTERI - [PDF Document]

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, KONJUNGTIVITIS, BAKTERI, Document]

3. Konjungtivitis Bakterial

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakterial

DOC) Konjungtivitis Bakterial | Ikrar Abdillah - Academia.edu

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakterial, Ikrar, Abdillah, Academia.edu

Konjungtivitis Bakterial Ppt

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakterial

Konjungtivitis Bakterial

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Konjungtivitis, Bakterial

DOC) Panduan Konjungtivitis.doc | Mutiara Citra - Academia.edu

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Panduan, Konjungtivitis.doc, Mutiara, Citra, Academia.edu

Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Dalam Menghambat Staphylococcus Aureus Pada Pasien Konjungtivitis Bakterial

Konjungtivitis Bakteri Pdf : konjungtivitis, bakteri, Efektivitas, Ekstrak, Sirih, (Piper, Betle, Dalam, Menghambat, Staphylococcus, Aureus, Pasien, Konjungtivitis, Bakterial