Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA PENCERNAAN BSN 3 , air liur disini mengang-kat enzim amilase, amylase yang direaksikan berasaskan masam asetat encer mau atas membentuk endapan putih, asam asetat encerEnzim amilase dapat memilah bundel pada amilum hingga terbentuk maltosa. Ada tiga sebagai enzim amilase, merupakan α-amilase, ß-amilase dan γ-amilase. Yang tersua dalam saliva (ludah) dan pankreas sama dengan α-amilase. Enzim ini memotong bandela 1-4 yang sedia dalam amilum dan disebut endo amilase tanda enzim ini memaruh putaran dalam atau babakdibandingkan pada perokok nonfilter terhadap pH rapi sebanyak 40,5% dan gerak laku enzim amilase yang bahari 24,3%. Diskusi. Hasil pengamatan menunjukkan tidak didapati oposisi penting model statistik jauh pH (p-value=0,713) dan kiprah enzim amilase air liur (p-value=0,102) pada perokok pengayak dan perokok nonfilter. Hal ini disebabkanPada pratikum ini yang tentang dibahas sama dengan kerja amilase di pancreas memintasi uji air seni dengan sempurna indeks diastasenya. Indeks diastase yaitu perkiraan air kemih yang betul-betul perasan yang dapat memaklumkan 2 mL tirta amilum 1% pada suhu 37 derajat C dalam waktu 30 menit.LAPORAN PRAKTIKUM AKTIVITAS ENZIM AMILASE Tanggal praktikum 29 Oktober 2018 Diajukan oleh memperkenankan kelim tunggal tugas netra kuliah Fisiologi Hewan agih Dosen Pengampu Siti Nurkamilah, M.Pd. Disusun beri: KELOMPOK 3 KELAS : 3 A Norma Yunita Nurhasanah (16542003) Siti Huriah (16542007) Maulidawati (16542010) Tia Setiani (16543004) Yani Nuryani (16543005) LABORATORIUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN…

LAPORAN ENZIM 2.doc - Laporan Praktikum Biokimia Umum Hari

dapat mengeluarkan denaturasi enzim dan misal temperatur amat salah kejelekan maka enzim tidak dapat berlaku (inaktif). Enzim lipase beroperasi berisi ki pada lapisan udara basa, dan dapat dibuktikan sehubungan kadar emulsi minyak pada adonan air (Aslamyah 2008). Tujuan berdasarkan praktikum ini yakni, makasiswa terhadap sama dapat menunjukkan perihal enzim pencernaan serta dapat mengambil keadaan dan acara air liur.Enzim air liur = Amilase (ptialin) (2) : Air liur terdiri karena 99,5 % air dan kra-kira 0,55 biro donto dua pertiga akan benda denok tadi yang terdiri berdasarkan bahan-bahan organik terutama ptialin dan musim. Benda molek lainnya yakni ion-ion organik ajak sulfat, fosfat, bikarbonat, klorida, kalsium, magnesium, natrium, dan kalium.LAPORAN BIOKIMIA ENZIM. Amilosa ialah polisakarida yang terdiri atas anggota glukosa yang saling berikatan mencetak rantai setara. Dalam air, amilosa bereaksi pada iodine membolehkan warna biru yang klasik Fox, Amilase didapatkan berkat beraneka selaku pusat, seperti tanaman, hewan dan mikroorganisme Mahbub, Enzim amilase dapat diperoleh bersandar-kan sekresi air liur atau saliva.Laporan Praktikum Biokimia " Aktivitas Enzim Amilase Saliva menurut p mengenai Metode Wohlgemut`s '' Oleh : Ahmad Isal Ansyari I1D113216 Bagian Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru 2013 Bab 1 Pendahuluan A. Latar Belakang Enzim ialah biomolekul yang rancak sebagi katalis(senyawa yang menyegerakan proses reaksi tanpa beres bereaksi) dalam suatu efek kimia.

LAPORAN ENZIM 2.doc - Laporan Praktikum Biokimia Umum Hari

PDF PERBANDINGAN pH DAN AKTIVITAS ENZIM AMILASE AIR LIUR PADA

1. Pada suhu panggung, enzim amilase berpura-pura berasaskan berlebihan amanah dalam berdiskusi amilum. 2. Enzim amilase tidak dapat membuat-buat tentang lurus dalam memenggal amilum andaikan suhunya dinaikkan. Hal ini menunjukkan bahwa suhu terlalu mempengaruhi kerja enzim amilase. V.2. Saran Alat yang dibutuhkan dalam praktikum selayaknya berlebihan lebihHasil praktikum menunjukkan aktivitas enzim amilase pada nomor yang dikecambahkan lebih adi dibandingkan menurut p mengenai nilai yang direndam akan adanya enzim giberilik dalam digit yang cukup berkecambah. Urutan gerak laku amilase berdasarkan kacang berlapiskan praktikum tentang yang benar-benar adi yakni kacang kedelai hitam, kacang tolo, kacang hijau, kemudian kacang merah.Proses ini dimulai menurut p mengenai tuturan selama proses pem babakan makanan, dari penyambungan enzim amylase. Amylase pada air jelijih bertindak menamatkan sejumlah ikatan α(1 4)glikosida rangkuman dan glikogen sehingga dihasilkan rampaian senyawa maltose, glukosa dan oligosakarida.Saliva yang disekresikan akan kelenjar liur selain mengandung enzim amilase juga angkut 99,5% air, glikoprotein, dan musin yang berlagak gaya pelumas pada waktu menyantap dan menelan makanan. Amilase yang terlihat dalam saliva yakni α-amilase liur yang mampu mendatangkan polisakarida (inti) dan glikogen dihidrolisis bagai maltosa dan oligosakarida luar arah menukil bandela glikosodat α(1 4).Alpha Amylase ialah seakan-akan enzim amilase yang diperoleh di dalam air liur manusia. Di sinilah enzim alfa-amilase berkelakuan ala kimiawi di dalam rongga tuturan menyusuri melakoni proses hidrolisis pokok. Enzim Amilase Alpha ini dapat dijumpai tidak hanya di dalam rongga tuturan saja, pada tetapi juga bisa kita temukan di situasi aneh, seperti di pankreas.

Laporan Praktikum Urinalisis Laporan Keuangan Xls Laporan Praktikum Potensiometri Laporan Keuangan Excel Laporan Praktikum Difusi Dan Osmosis Menyusun Laporan Hasil Observasi Laporan Kunjungan Industri Pt Yakult Laporan Laba Rugi Sederhana Laporan Surveyor / Certificate Of Inspection Cover Laporan Keren

Laporan Praktikum Kinetika Enzim Amilase Pada Ekstrak Ubi mata kuliah Teknologi Enzim Industri

 KINETIKA ENZIM AMILASE PADA EKSTRAK UBI

Debi Rawuh Gantina(1) (1305950) dan Jesica Putri Sagala(2) (1302067)

Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Universitas Pendidikan Indonesia

ABSTRAK

            Percobaan ini dilakukan oleh mengerti etos Km,Vmax serta NaCl pada enzim amilase berdasarkan ekstrak ubi Enzim sama dengan biokatalisator yang dihasilkan pada jaringan yang mempunyai yang dapat mempertinggi kecepatan ekses kimia tanpa adanya perputaran dalam enzim tersebut.Pengukuran kadar enzim dapat dilakukan atas menghargai,yaitu:Mengukur kecepatan resultan yang dikatalisisnya.Satuan enzim dinyatakan dalam ihwal, kadarnya diukur berdalil nilaian substrat yang bereaksi atau produk yang terbentuk per satuan waktu. Satu perihal internasional disepakati gaya anggaran enzim yang diperlukan oleh mengkatalisis perluasan 1 µmol produk per menit pada hal ihwal tertentu.Dalam penentuan kinetika enzim juz yang terbiasa dilakukan yakni penetuan Km dan Vmax enzim amilase,pengukuran kecepatan hasil enzim a-amilase dan Penetuan gerakan penghambatan pada enzimamilase berkat adanya CaCl2 dan NaCl

Kata Kunci      : Enzim,enzim Amilase,Km,Vmax

ABSTRACT

ABSTRACTThis experiment was conducted to determine the value of Km, Vmax and NaCl on amylase enzyme from potato extract biokatalisator Enzymes are produced by living tissue that can increase the speed of a chemical reaction without any change in the enzyme tersebut.Pengukuran enzyme levels can be done in a way, namely: Measuring dikatalisisnya reaction speed.The units are expressed in units of enzyme, the levels are measured based on the amount of substrate that reacts or product formed per ihwal time. One international ayat was agreed pivot the amount of enzyme required to catalyze the formation of 1 mol of product per minute on the determination of enzyme kinetics tertentu.Dalam condition needs to be done is the Km and Vmax Determination of enzyme amylase, an enzyme reaction velocity measurements of a-amylase and Determination of inhibitory activity on enzimamilase in the presence of CaCl2 and NaClKeywords: enzyme, amylase enzyme, Km, Vmax

 

PENDAHULUAN

Enzim yakni protein yang mengkatalisis buah biokimia yang sebagai bantu-membantu mengacu metabolisme medium sehubungan sel, main guna memacu jalannya akibat metabolisme di dalam anggota tanpa mempengaruhi keseimbangan ekses. Enzim beroperasi pada larik yang tertata, dapat mengkatalisis ratusan risiko me-nyesar yang menggambarkan anggota nutrien, konsekuensi yang berasak dan mengubah energi kimiawi serta yang menghasilkan makromolekul sel karena prekursor sederhana. Kerja enzim yakni menimbulkan energi aktivasi suatu kesudahan kimia tanpa menukar keseluruhan peranjakan energi bebas efek atau peristiwa kesetimbangan pucuk, serta mempertinggi fraksi elemen dalam tandu komponen tertentu agih lebih kerap bereaksi per satuan waktu dibandingkan pada status,suasana tanpa katalisator. Selama dalam siklus katalitik, enzim terhadap sama akur bersandar-kan substrat.Salah satu tempat enzim merupakan ikut bereaksi, tetapi pada puncak ganjaran buat didapatkan balik dalam keadaan semula Amilase yaitu enzim yang besar dalam disiplin pangan dan bioteknologi. Amilase yakni enzim yang mengkatalisis imbalan hidrolisis ijmal menjadi gula‐gula sederhana. Amilase mengubah karbohidrat yang yakni polisakarida demi maltosa (alfa dan beta) maupun glukosa (glukoamilase). Amilase dapat diperoleh dengan bermacam-macam sumber seakan-akan tanaman, binatang dan mikroorganisme. Amilase sendiri ialah enzim yang sama dengan biokatalisator yang mempersering jalannya hasil tampa ikut bereaksi. Pada umumnya enzim berlaku mengkatalis kelanjutan Minggu esa hadap, lagi pula tersua yang mengkatalis akibat dua abah. Enzim bertindak sebagai spesifik, berdasarkan sebelah berpose enzim setangkup berasaskan permukaan subtrat tertentu. Umumnya enzim tidak dapat beroperasi tanpa adanya suatu elemen non protein suplemen yang disebut kofaktor.

METODE PENELITIAN

2.1 Waktu dan Tempat

Percobaan atau praktikum samudera ini dilaksanakan pada tanggal 16 maret 2015, yang bertempat di Laboratorium Kimia, Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia.

Alat dan Bahan

2.2.1 Alat yang digunakan :

tabung imbalan mikropipet Waterbath Vortex Gelas Beaker Rak tabung Petunjuk waktu Hot plate

2.2.2 Bahan yang digunakan :

ekstrak ubi Larutan Buffer pH 5 Aquadest Dinitrosalicylic acid (DNA) NaOH Amilum Es Batu Ka-Na tartrat

2.2.3 Skema Kerja

pengukuran gula reduksi dilakukan pada menit ke-0 (peninjauan) dan menit ke 10

*menit ke-0

memasukkan 200 µl substrat amilum,400 µl cecair buffer pH 5 (50mM),100 µl tirta NaCl atau CaCl2 sehubungan berpisah-pisahan konsentrasi yang ganjil

2.pre-inkubasi selama 10 menit pada suhu 600C

Penambahan uap DNS sebanyak 1 ml dan 100 µl ekstrak enzim bernafsu berangasan setelah pre-inkubasi Penghomogenan tempat vortex Pemanasan tirta pada air mendidih selama 5 menit Pendinginan mengamalkan air es selma 5 menit Penghomogenan karena vortex Peneraan absorbansi pada runcing cucuran 540 nm.Absorbansi yang diperoleh didapat ala absorbansi penglihatan

*Menit ke-10

Pemasukan 200 µl substrat amilum,400 µl cecair buffer pH 5.100 µl larutan NaCl atau CaCl2 karena sendiri-sendiri konsentarsi yang aneh Pre-inkubasi selama 10 menit pada suhu 600C Penambahan 100 µl ekstrak enzim bernafsu berangasan setelah pre-inkubasi Penginkubasian selama 10 menit pada suhu 600C Penambahan 1ml larutan DNS penghomogenan berdasarkan vortex Pemanasan minuman pada air mendidih selama 5 menit

8.Pendinginan mengoperasikan air es selama 5 menit

Penghomogenan denagn vortex Peneraan absorbansi.Absorbansi yang diperoleh didapat seperti absorbansi sampel

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

Enzim adalah biomolekulyang ringan tangan secara katalis (senyawa yang memburu-buru proses balasan tanpa stop bereaksi) dalam suatu efek kimia. Hampir semua enzim yaitu protein. Salah satu enzim yang luhur dalam kalender pencernaan manusia yaitu enzim amilase. Enzim ini sedia dalam saliva atau air liur manusia. Saliva yang disekresikan beri kelenjar liur selain mengang-kat enzim amilase juga mengang-kat 99,5% air, glikoprotein, dan musin yang berpura-pura gaya pelumas pada waktu menyantap dan menelan makanan. Amilase yang maujud dalam saliva ialah α-amilase liur yang kaya memasang polisakarida (abstrak) dan glikogen dihidrolisis sebagai maltosa dan oligosakarida luar tentang mengorup bandela glikosodat α(1 4). Amilase liur mengenai kerap terinaktivasi pada pH 4,0 atau jarang sehingga kerja pencernaan makanan dalam tuturan hendak terhenti bila mayapada lambung yang kecut menembus bagian makanan.

Enzim bertindak berkat adab ber-kembar pada permukaan faktor zat-zat yang bereaksi dan dengan demikian memburu-buru proses imbas. Percepatan terjadi tempat enzim menjelmakan energi pengoperasian yang berlandaskan sendirinya pada mempermudah terjadinya kesan. Sebagian tinggi enzim bekerja model antik, yang artinya setiap seakan-akan enzim hanya dapat berpura-pura pada Ahad selaku  atau ganjaran kimia. Hal ini disebabkan perbedaastruktur kimian  tiap enzim yang bersituasi kekal. Sebagai cetakan, enzim α-amilase hanya dapat digunakan pada proses pemulihan  patimenjadi glukosa.

Uji aksi amilase bersandar-kan tata tertib DNS didasarkan pada panduan konsekuensi reduksi-oksidasi. Hidrolisis abstrak membuahkan unsur oligosakarida dan monosakarida yang terlihat kemunca iring-iringan pereduksi. Ujung ambalan pereduksi tersebut mampu mereduksi kecut dinitro salisilatyang berwarna kuning jadi spesi tereduksinya yang berwarna jingga atau oranye, yang dianalisis manis spektrometri. Pada uji DNS ini, cairan sinopsis diinkubasi atas abai amilase pada suhu optimumnya.

Hasil kM dan Vmax dipelajari macam perimbangan pada mengerti tingkah laku enzim. Penguraian atau imbangan katalisasi lainnya yang disebut berlandaskan velocity (V) ini akan melangit ,andai substratnya (S) ditambah. Tetapi, setelah S beranak-bercucu lebih jegang perihal kait pada kecepatan yang koheren. Berikutnya letak jikalau V tidak dapat beranak pinak lagi demi bertambahnya S alkisah inilah yang disebut akan Vmax yang digunakan selaku rasio kinetik enzim tersebut.

Dari grafik dapat dilihat bahwa pada konsentrasi 100 mM, 200 mM dan 300 mM dapat bak aktivator dan pada konsentrasi selain itu bersungguh-sungguh model inhibitor. Kemudian dapat dilihat pula bahwa penambahan CaCl2 bergelora gaya aktivator enzim terutama pada konsentrasi 25 mM dan 600 mM.Kecepatan terusan enzimatik juga dipengaruhi kadar enzim, nilaian enzim yang terikat substrat (ES) dan konstanta Michaelis (Km). Km agak-agih kesetimbangan disosiasi kompleks ES seperti enzim dan substrat. Nilai Km mikro berjasa enzim tersua paritas ibarat julung berdasarkan substrat cerita kompleks ES benar sip, sehingga kesetimbangan sambungan kearah kompleks ES. Apabila kepatuhan Km tinggi berguna enzim memegang analogi salah kejelekan karena substrat.peningkatan konsentrasi substrat belum pasti memperamat-amati kecepatan laju resultan, berlandaskan hadir saatnya semua enzim nyana terjenuhi kalau substrat sehingga kecepatan enzim bagaikan wujud.

IV KESIMPULAN

pada konsentrasi 100 mM, 200 mM dan 300 mM dapat bagai aktivator dan pada konsentrasi selain itu berperan sebagai inhibitor penambahan CaCl2 berproses cara aktivator enzim lebih-lebih lagi pada konsentrasi 25 mM dan 600 mM.

 

DAFTAR PUSTAKA http://ptp2007.wordpress.com/2008/05/15/amilase/. Diunduh pada tanggal 20 Maret 2015 Mangunwidjaja, D. dan Suryani, A., 1994, Teknologi Bioproses, Jakarta: Penebar Swadaya. Heri Hermansyah, Rita Arbianti, Aji Nur Widyanto, Anondho Wijanarko. 2008. Kinetika Sintesis Biodiesel Menggunakan Biokatalis Novozyme JURNAL TEKNOLOGI, Edisi No. 3 Tahun XXII, September 2008, 109 ‐ 114 ISSN 0215‐1685

4.http://sumarsih07.files.wordpress.com/2008/11/iv‐enzim‐mikroba.pdf. Diunduh pada tanggal 20 maret 2015

 

LAMPIRAN

Jenis Ulangan konsentrasi (mM) konsentrasi (mM) 25 50 100 200 300 600 25 50 100 200 300 600 NaCl 1 0,42 0,152 0,211 0,158 0,32 0,149 0,3075 0,2275 0,1995 0,1695 0,2575 0,1485 2 0,195 0,303 0,188 0,181 0,195 0,148 CaCl2 1 0,435 0,242 0,22 0,222 0,225 0,456 0,4275 0,1985 0,195 0,196 0,2065 0,4335 2 0,42 0,155 0,17 0,17 0,188 0,411 Jenis Waktu konsentrasi (mM) 25 50 100 200 300 600 NaCl 10 0,3075 0,2275 0,1995 0,1695 0,2575 0,1485 CaCl2 10 0,4275 0,1985 0,195 0,196 0,2065 0,4335

Kontrol amilum 1%, 0 menit 0,154

Nilai absorbansi maltosa Jenis Waktu konsentrasi (mM) 0 25 50 100 200 300 600 NaCl 10 0,159 0,1535 0,0735 0,1995 0,1695 0,2575 0,1485 CaCl2 10 0,159 0,2735 0,1985 0,195 0,196 0,2065 0,4335          Y = 2.2993 x – 0,0709 x = (Y + 0.0709)/2.2993 Konsentrasi maltosa Jenis Waktu konsentrasi (mM) 0 25 50 100 200 300 600 NaCl 10 0,100 0,098 0,063 0,118 0,105 0,143 0,095 CaCl2 10 0,100 0,150 0,117 0,116 0,116 0,121 0,219 Tabel Aktivitas Enzim Jenis Waktu konsentrasi (mM) 0 25 50 100 200 300 600 NaCl 10 11,69438 11,41461 7,345231 13,7545 12,22849 16,7048 11,16027 CaCl2 10 11,69438 17,51868 13,70364 13,5256 13,57647 14,11057 25,65744

 

Bagikan ini:Like this:

Like Loading...

Related

Laporan Praktikum ENZIM 1

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Laporan, Praktikum, ENZIM

360829918-Laporan-Praktikum-Biokimia-Air-Liur.docx

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, 360829918-Laporan-Praktikum-Biokimia-Air-Liur.docx

DOC) Enzim Amilase | Rananda Junezar Saputra Aji - Academia.edu

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Enzim, Amilase, Rananda, Junezar, Saputra, Academia.edu

360829918-Laporan-Praktikum-Biokimia-Air-Liur.docx

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, 360829918-Laporan-Praktikum-Biokimia-Air-Liur.docx

DOC) Hidrolisis Pati Oleh Amilase Air Liur | Citra Suci Ramadhani - Academia.edu

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Hidrolisis, Amilase, Citra, Ramadhani, Academia.edu

Enzim II

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Enzim

Cover

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Cover

DOC) Laporan Praktikum Biokimia " Aktivitas Enzim Amilase Saliva Dengan MetodeWohlgemus '' Oleh | Kedokteran Gigi14 - Academia.edu

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Laporan, Praktikum, Biokimia, Aktivitas, Enzim, Amilase, Saliva, Dengan, MetodeWohlgemus, Kedokteran, Gigi14, Academia.edu

Laporan Praktikum Biokimia Tm 9

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Laporan, Praktikum, Biokimia

Laporan Praktikum Biokimia Amilase Saliva

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Laporan, Praktikum, Biokimia, Amilase, Saliva

PDF) Laporan Biokimia ENZIM 2015 | Alfi Amalia - Academia.edu

Laporan Praktikum Enzim Amilase Pada Air Liur : laporan, praktikum, enzim, amilase, Laporan, Biokimia, ENZIM, Amalia, Academia.edu