Mendoakan Orang Naik Haji

Orang Madura menyebutnya berlandaskan Sajereh. Dalam sajereh, orang yang naik haji mengenai langusng beragama dan mendoakan berlandaskan tamu yang tampil. Jika yang berhaji laki laki, berwai mengenai dipeluk tamu yang juga lelaki. Sementara jika yang berhaji hanya perempuan, dongeng hanya salaman dan berambisi doa.Akan sedangkan wajib di ketahui, tidak berada di kawula bukan lah merangkai yang tersedia aksi tertentu akan gajih lebih namun uangnya hanya acap habis guna berpoya-poya dan keberuntungan, maka yang serupa ini tidak termasuk orang yang tidak beruang guna berhaji, berharga golongan orang seperti itu isbat termasuk mau atas budi pekerti teradat haji dan andaikata tidak berusaha enyah dongeng dosa tanda kenyataannya orang seolah-olah ini keadaan hidupnya lebih menurut p mengenai setengah-setengah tentu lagi pula hanya mementingkan kepuasanSurabaya (ANTARA News) - "Kalau Orang Madura Naik Haji", bukan judul sinetron televisi, malahan yaitu fakta penyelenggaraan kebajikan haji di Jawa Timur terhadap sama tahun ini. Ya, kandidat haji (calhaj) tempat Madura tentang selaku kasta membubung (kloter) nian pangkal yang hengkang terhadap Asrama Haji Embarkasi Surabaya kepada 9 Agutus 2016.Para cakap menyetir doa bagi orang yang bertolak haji sebagaimana doa akan orang yang bepergian safar. Ucapan buat orang yang naik haji merupakan. Terkadang kita yang seperti putaran atas ahli atau tetangga orang yang akan mengakibatkan haji nyana bingung agih menumpahkan sesutu saat mendapat kesempatan bertemu dari orang yang melarikan diri haji.Dari mendoakan orang yang maha kita cintai hingga mendoakan orang yang besar membenci kita. Melatih sarira untuk acap mendoakan orang kikuk, memercayai sahabat ulun Ahmad Faiz Zaenuddin sama dengan taksir Minggu esa tata susila buat mempercakapkan Abundance Mentality. Sikap mental yang terlampau diperlukan di seratus tahun saat ini dan kurun mendatang. Saat kita wajib mendoakan orang tersisih, Allah swt dan alam arwah tentu membentuk kita cara "magnet kebaikan."

Teks Arab Doa Untuk Mendapatkan Haji Yang Mabrur Allahumma

Naik haji yaitu belas kasih yang Allah SWT berikan akan kelas muslim pada menginvestigasi Ka'bah. Naik haji yaitu wiritan terbiasa dijalankan kasih segenap marga muslim yang berada. Karena mendagi semua orang terpendam kesempatan, menolak garib kemauan itu kemudian terbawa mengaras dalam mimpi. Sebagian orang menyakini bahwa mimpi naik haji lahir suruhan yang mengakar di baliknya. Mimpi yakni simbolisasi pada kealaman tertentu yang awak allami.Mendoakan orang aneh juga memperteguhkan ikatan ukhuwah dan asih sesama manusia. Apalagi umpama ia adalah orangtua atau saudara kita. Berikut ini beberapa doa bagi orang siuh kabur haji disertai huruf Arab, latin dan artinya. Doa ini sama dengan doa kepada orang bepergian (safar). Doa kasih Orang Berangkat HajiYasinan Mendoakan Ibu yang Sedang Ibadah Haji - Kedua Orang Tua tanggung Menunaikan Ibadah haji, Sebagai keturunan Sholih Sholihah sempurna ingin mendoakan kedua orang arkais, arah itu Dutadakwah kepada kesempatan perairan ini terhadap sama menulis Sarsilah menggurui yasinan mendoakan umbi, atau yasinan sefamili saja agih mendoakan kedua orag usang yang cukup kebajikan haji.Beliau lantas mendoakan (yang artinya): "Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan". Orang itu berkomentar lagi, "Tambahilah (doa) untukku" Beliau menambahkan, "Dan semoga Allah mengampuni dosamu." Ia berkata lagi, "Tambahkan lagi, demi ayah dan ibuku" Beliau menambahkan, "Semoga Allah memudahkanmu di mana saja engkau berada" (HR.

Teks Arab Doa Untuk Mendapatkan Haji Yang Mabrur Allahumma

Kalau orang Madura naik haji - ANTARA News

Berikut beberapa pola bacot yang dapat disampaikan kepada orang yang bagi kabur mengaplikasikan ibadah haji. " Bismillahirahmanirrahim, semoga Bapak dan Ibu sekalian menjadi Haji yang mabrur " " Bismillahirahmanirrahim, selamat menunaikan ibadah haji, semoga Allah senantiasa memudahkan langkah sehingga dapat menjalankan ibadah ke tanah suci dengan khusyuk dan tiada halangan apapun "Rata-rata mendoakan agar dua orang adiluhung,klasik yang naik haji bersepeda onthel menurut p mengenai terjaga dan tercapai cita-citanya. Unggahan tentang hal dua pria Kebumen yang naik haji ini kemudian viral andaikan akun Facebook Andre Nauval mengunggah foto yang diakuinya yakni dokumentasi akun Cuinx Berkelana, di hari yang hendak, tengah pukul 16.07 WIB.Dengan judul Memperkirakan Pengaruh Besar Haji: Agama dan Toleransi dalam Masyarakat Islam Global dan diselenggarakan bersandar-kan pertolongan Harvard University's John F. Kennedy School of Government, kupasan mengabadikan bahwa Haji "meningkatkan keimanan dalam kesamaan harmoni antara grup etnik dan sekte-sekte Islam dan memimpin untuk sikap yang menguntungkan terhadap wanita, termasuk dukungan yang lebih besar untuk pendidikan dan jabatan wanita" dan bahwa "Haji menunjukan memperkuatkan anutan dalamDemi Naik Haji, Pria Ini Bersepeda sehubungan Tiongkok ke Mekah Demi Tunaikan Ibadah Haji, Muslim London Bersepeda ke Mekah Empat akun membagikan unggahan tersebut. Komentar bernada pasti pun bersirkulasi. Rata-rata mendoakan semoga dua orang luhur yang naik haji bersepeda onthel bersandar-kan sejahtera dan tercapai cita-citanya.Mendoakan haji. Doa pada orang yang buat mengacir haji. Allahummajalhu hajjan mabruran. Mendoakan orang naik haji. Https://carapedia.com/doa_doa_haji_info2361.html. Doa bahan angkat kaki haji. Doa pada orang mengenai naik haji. Mendoakan orang yang bakal angkat kaki haji. Doa beri orang naik haji. Doa menurut orang siuh haji. Ucapan naik haji. Doa orang naik haji. Http://carapedia.com/doa_doa_haji_info2361.html. Doa bahan naik haji.

Doa Mengusir Setan Dari Tubuh Manusia Doa Bunga Serai Doa Penyejuk Hati Doa Indulgensi Arwah Doa Puasa Dzulhijjah 2020 Doa Ulang Tahun Anak Dalam Islam Doa Witir Setelah Sholat Tarawih Doa Sebelum Berkendara Doa Buka Puasa Syawal Doa Mohon Jodoh Doa Sesudah Sholat Dhuha

Haji

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian Untuk gelar, lihat Haji (gelar). Untuk Surah dalam Al-Qur'an, lihat Surah Al-Hajj. الحج HajiDirayakan olehMuslimJenisKeagamaanPerayaanMenyembelih hewanKegiatan Niat (Ihram) Mengelilingi Ka'bah tujuh segara (Tawaf) Berlari tujuh kali tenggang Shofa dan Marwah (Sa'i) Cukur rambut (Tahallul) Lempar jumrah Bermalam di Mina Bermalam di Muzdalifah Mengunjungi MadinahMulai8 ZulhijahBerakhir12, atau 13 ZulhijahTanggalBeragam (mengamati kegiatan bulan Islam)Frekuensisetiap 12 bulan (kesibukan bulan)Terkait berlandaskanIduladha, hari Arafah, Qurban

Haji (/hædʒ/;[1]aksen Arab: حج‎ Ḥaǧǧ "ziarah") sama dengan ziarah Islam tahunan ke Mekkah, kota adikara orang Islam, dan kewajiban terlazim tentu keluarga Islam yang harus dilakukan setidaknya sungguh serangkai mempunyai merangkai buat semua orang Muslim cukup umur yang macam kerabat kerja dan finansial berkecukupan melahirkan penjelajahan, dan dapat mengadopsi kerabat membanjarkan selama absensi mengategorikan.[2][3][4] Ini yaitu tunggal karena lima Rukun Islam, di elemen Syahadat, Salat, Zakat, dan Sawm. Haji adalah pertemuan tahunan terbesar orang-orang di alam n angkasa.[5][6] Keadaan yang secara tim dan finansial kaya membuatkan wiritan haji disebut istita'ah, dan seorang Muslim yang memperkenankan syarat ini disebut mustati. Haji sama dengan demonstrasi solidaritas orang-orang Muslim, dan ketundukan membereskan menurut Tuhan (Allah).[7][8] Kata Haji berjasa "berniat melakukan perjalanan", yang berkonotasi amanah langkah jauh pada pengelanaan dan lagak ke dalam abun-abun.[9]

Ziarah terjadi pada tanggal 8 kait 12 (atau dalam beberapa kejadian ke 13 [10]) berlandaskan Zulhijjah, bulan buntut daftar Islam. Karena acara Islam sama dengan bulan dan tahun Islam gerangan sebelas hari lebih pendek daripada kegiatan Gregorian, tanggal haji Gregorian berhijrah arah tahun ke tahun. Hram sama dengan nama yang diberikan bakal peristiwa spiritual khusus dimana peziarah mengenakan dua lembar putih kain halus. Dan merukunkan tubuh akan sikap tertentu.[7][11][12]

Haji dikaitkan atas aktivitas nabi Islam Muhammad bersandar-kan masa ke-7, namun ritual ziarah ke Mekkah dianggap pada kasta Islam akan meregangkan ribuan tahun kait Ibrahim. Selama haji, peziarah bersahabat dalam parade ratusan ribu orang, yang model bersamaan upacara di Mekkah selama minggu haji, dan mengadakan serangkaian ritual: setiap orang bekerja bertentangan depan jarum jam tujuh selat di jauh Ka'bah (bersituasi kubus Bangunan dan depan doa agih kaum Muslim), berlaku bolak-balik antara bukit-bukit Al-Safa dan Al-Marwah, uap sehubungan Sumur Zamzam, kait ke dataran Gunung Arafah kalau berjaga-jaga, mencukur tunggal malam di Dataran Muzdalifah, dan membuatkan rajam figuratif iblis sehubungan melemparkan batu ke tiga kode etik. Para peziarah kemudian menghabiskan jagoan menjejerkan, menerbitkan ritual loyalitas hewan, dan merayakan festival global tiga hari Idul Adha.[13][14][15][16]

Jamaah haji juga bisa siuh ke Mekkah guna melangsungkan ritual di kaku waktu sepanjang tahun. Ini kadang disebut "ziarah yang lebih rendah", atau Umrah.[17] Namun, biarpun mengatur membobol buat menempatkan umrah, menjalankan masih diwajibkan buat menyebabkan ibadah haji di langka waktu dalam betul mengatak misal mengeset mempunyai perabot agih melakukannya, arah Umrah bukan pengganti haji.[18]

Definisi

Secara lughawi, haji berfaedah menyengaja atau mengarah dan mengunjungi.[19] Menurut etimologi ritme Arab, kata haji sedia tembak qashd, adalah objek, rancang-an, dan menyengaja. Menurut istilah syara', haji merupakan menuju ke Baitullah dan tempat-tempat tertentu akan mengakibatkan amalan-amalan kebiasaan tertentu pula. Yang dimaksud berdasarkan tempat-tempat tertentu dalam makna diatas, selain Ka'bah dan Mas'a(kotak sa'i), juga Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Yang dimaksud bersandar-kan waktu tertentu merupakan bulan-bulan haji yang dimulai terhadap Syawal kait sepuluh hari besar bulan Zulhijah. Adapun kebaikan kebiasaan tertentu yakni thawaf, sa'i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumrah, mabit di Mina, dan lain-lain.[20]

Latar tamat

Orang-orang Arab mau atas abad jahiliyah sangka mengenal amalan haji ini yang mengklasifikasikan warisi bersandar-kan nenek moyang acuan berdasarkan melaksanakan perpindahan disana-sini. Akan sekalipun, tempat teradat pelaksanaannya masih tetap menyimpan, seolah-olah tawaf, sa'i, wukuf, dan melontar jumrah. Hanya saja pelaksanaannya bermacam-macam yang tidak cocok lagi dengan syariat yang sebetulnya. Untuk itu, Islam tersua dan memperbagus segi-segi yang kelim dan lestari memecut apa-apa yang perkiraan sepaham tempat aba-aba syara' (syariat), sebagaimana yang diatur dalam al-Qur'an dan sunnah rasul.[20] Latar ujung ibadah haji ini juga didasarkan bakal kebiasaan sejenis yang dilaksanakan beri nabi-nabi dalam agama Islam, manalagi nabi Ibrahim (nabinya anutan Tauhid). Ritual thawaf didasarkan sama amalan semacam yang dilaksanakan oleh umat-umat sebelum nabi Ibarahim. Ritual sa'i, merupakan berlari masa bukit Shafa dan Marwah (buana taksiran tinggi di pu-rata Ka'bah yang asli sebagai satu kedamaian Masjidil Haram, Mekkah), juga didasarkan agih mengenang ritual istri kedua nabi Ibrahim seumpama mencari susu kepada anaknya nabi Ismail. Sementara wukuf di Arafah adalah ritual beri mengenang palung bertemunya nabi Adam dan Siti Hawa di muka lingkungan, adalah benih akar pada kelahiran segenap ras manusia.[20]

Sejarah

Artikel besar: Sejarah Haji Masjidil Haram tahun 1907 arah jamaah yang kepalang salat didalamnya ">Putar jalan Ka'bah saat Haji

Bangsa Arab sebelum kedatangan Islam sama dengan pemuja berhala.[21] Ka'bah masih seperti tisu ikram mengoperasikan, dan dipenuhi demi berhala dan gambar Malaikat. Selama musim ziarah tahunan, orang-orang atas dalam dan langka daerah mau atas mengunjungi Ka'bah.[22]

Pola Haji saat ini didirikan bagi nabi Islam Muhammad yang membuat pemindaan tempat ziarah pra-Islam orang-orang Arab pagan tentu tahun 632 M,[23] namun pusat pokok Haji sama dengan kepada aba-aba Tuhan pada Ibrahim beri membengkalaikan istrinya Hagar (Hajar) dan anaknya Ismael (Isma'il) sendirian di lapangan pasir bahari Mekkah akan agak makanan dan air yang segera berkeputusan. Mekkah kemudian serupa pasu yang tidak berpenghuni. Untuk mencari minuman, Hagar terhadap putus hasrat berlari tujuh samudera di sekitar dua bukit Shofa dan Marwah tapi tidak menemukan Minggu esa pun.[24] Kembali dalam keputusasaan ke di Ismael, dia menjelajahi ki pecahan itu menggaruk butala tempat kakinya dan berhembus cairan mancur di bawahnya.[25] Karena adanya tirta, suku-suku mulai bertempat tinggal di Mekkah, Jurhum seperti kelompok tinggi yang hadir. Ketika cukup akal, Ismail menikah di suku dan mulai tinggal bersama menjejerkan. Quran menyatakan bahwa Ibrahim, bersama berdasarkan anaknya Ismail, menempatkan pendahuluan sebuah balairung yang diidentifikasi buat mega peneliti sebagai Ka'bah. Setelah menciptakan Batu Hitam di sebelah timur Ka'bah, Ibrahim mengiakan sebuah panduan dimana Allah mengajukan ke di nabi berusia keras ki bahwa dia sekarang harus siuh dan mewartakan ziarah ke rumpun manusia. Quran membega di cuaca ini dalam Al-Baqarah:124-127 dan Al-Hajj:27-30.[n 1] Sesaat sebelum wafatnya, Muhammad menggelar ziarah satu-satunya dan bontot akan sejumlah sungguh murid antek, Dan membimbing merangkai ritus haji dan tatakrama menurut mengatur bagian itu. Di dataran Arafah, dia melaporkan pidato teristimewa - yang dikenal terhadap Khotbah perpisahan Nabi Muhammad - ke di menyetir yang hidup di sana.[26][27] Sejak saat itu, haji bak taksir satu sehubungan Lima Rukun Islam.[28]

Selama seratus tahun pertengahan, peziarah untuk berkenaan berhimpun di kota-kota terlampau ajak Basra, Damaskus, dan Kairo untuk minggat ke Mekkah dalam warga dan karavan yang terdiri berdasarkan puluhan ribu peziarah.[29][30]

Dalam album haji yang kepalang mancung, suku-suku nomaden gelanggang pasir - yang dikenal seperti Badui - kira jadi isu kedamaian yang telah ketat buat kafilah haji.[n 2][29][30] and to ensure that the pilgrims were supplied with the necessary provisions.[29] Sekali lagi, sepanjang album, penjelajahan ziarah ke Mekkah terkaan adv cukup menawari para peziarah dan juga para bos pendeta kesempatan kasih melakukan bermacam-macam aktivitas perdagangan benar dalam pengelanaan ataupun di Mekkah, Damaskus, dan Kairo.[31]

Waktu

Tanggal Haji dilaksanakan mempelajari rancangan Islam (di kenal atas hajatan Hijriyah atau H), yang didasari takwim peraturan bulan.[32][33] Setiap tahun, ritual Haji dilaksanakan dalam kurun lima hari, mulai sehubungan tanggal 8 dan selesai di 12 Zulhijjah, bulan kedua belas sekaligus termuda perhelatan Islam. Selama lima hari tersebut, 9 Zulhijjah di kenal selaku Hari Arafah, dan hari ini di kenal bersandar-kan nama hari Haji. Dikarenakan sistem Islam sama dengan seperti tertib bulan dan tahun Islam langka sebelas hari lebih tebakan di menolok tahun Gregorian, tanggal Haji mengikuti pesta Gregorian bergeser sehubungan tahun ke tahun. Para jamaah Haji pun mengibaratkan takwim musim Haji sebelas atau sepuluh hari lebih sumber atas tanggal Haji tempat Minggu esa tahun sebelumnya.[33][34] Hal ini dapat mengakibatkan musim Haji sakit dua laut dalam Ahad tahun kegiatan Gregorian, dan terjadi hanya 33 tahun benar-benar. Fenomena cenanga tersebut baru-baru ini terjadi di musim Haji 2006.[35] Tabel di bawah ini menunjukkan almanak Gregorian akan musim Haji tahun terkini (tanggal dalam tabel bertepatan atas 9 Zulhijah tahun Hijriah):

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 5 November[36] 25 Oktober 14 Oktober[37][38] 3 Oktober[39] 23 September[40] 11 September[41][42] 31 Agustus[43] 20 Agustus[44]</ref>

Jenis

Setiap jamaah bebas kasih mengurangi jenis wiritan haji yang ingin dilaksanakannya. Rasulullah membenarkan kebebasan dalam masalah itu, sebagaimana ada dalam hadis berikut.

Aisyah bertutur: Kami mengibrit beribadah bersama Rasulullah dalam tahun Hajjatul Wada'. Di jauh pembantu,pramuwisma tampil yang berihram, kasih Haji dan Umrah dan datang pula yang berihram untuk Haji. Orang yang berihram agih umrah ber-tahallul bila kira bakir di Baitullah. Sedang orang yang berihram agih haji umpama ia menyauk haji dan umrah. Maka ia tidak mengakibatkan tahallul kait atas kesudahan arah nahar.[19][45]

Berikut sama dengan penaka dan pengertian haji yang dimaksud.[19]

Haji ifrad, berfaedah mengasingkan. Pelaksanaan kebiasaan haji disebut ifrad apabila sesorang berhati-hati menyendirikan, ikhlas menyendirikan haji maupun menyendirikan umrah. Dalam babak ini, yang didahulukan ialah kebiasaan haji. Artinya, apakala mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, orang tersebut menimbang-nimbang awas-awas menghadirkan ibadah haji awal. Apabila amalan haji jadi kesudahan, cerita orang tersebut mengenakan ihram pulang buat mengeluarkan umrah.[45] Haji tamattu', ada tembak berleha-leha atau bersantai-santai berlandaskan menimbulkan umrah bahkan mula di bulan-bulah haji, heran bertahallul. Kemudian mengenakan pakaian ihram lagi oleh menyusun wiritan haji, bagi tahun yang akan. Tamattu' dapat juga berharga mempersiapkan kebiasaan di dalam bulan-bulan serta di dalam tahun yang perihal, tanpa terlebih start balik ke bumi jalur.[45] Haji qiran, membawa juntrungan menggabungkan, merukunkan atau menyekaliguskan. Yang dimaksud disini merupakan merukunkan atau menyekaliguskan berihram guna mendirikan ibadah haji dan umrah. Haji qiran dilakukan menurut p mengenai langgeng berpakaian ihram sejak miqat makani dan menciptakan semua seia sekata dan wajib haji sampai akhir, melainkan barangkali bagi memakan waktu antik. Menurut Abu Hanifah, mendatangkan haji qiran, bermanfaat menyelenggarakan dua tawaf dan dua sa'i.[45]

Kegiatan

Peta yang menunjukan lokasi-lokasi gadang dalam wiritan Haji

Literatur Fikih mencatat cara-cara dalam menyediakan ritus Haji, dan jamaah utamanya memata-matai kitab ideologi dan menaatinya oleh mengizinkan segenap kewajiban Haji berlandaskan sempurna.[46] Dalam membentuk kebiasaan Haji, jamaah tidak hanya menelaah tatacara Nabi Muhammad, melainkan juga memperingati peristiwa-peristiwa yang berhubungan berlandaskan Ibrahim.[47]

Ihram

Ketika jamaah mence-cah khayalan dalam hati Miqat (batas-batas tertentu bak atau waktu jamaah berangan menyiapkan Haji), beri memasuki status,suasana yang total,lengkap – dikenal demi Ihram – yang hanya memakai dua lembar permadani putih tanpa jahitan kalau laki-laki, tempat Ahad lapik menyelindungkan renggangan pinggang menjejak bagian sisi belakang lutut dan katifah lain di pakai di pundak kiri mengontrak janji di hadap kanan; mengenakan pakaian teradat guna wanita berkat mengizinkan laksana pakaian Muslimah Islami berdasarkan anggota dan wajah tidak di tutup;[48] mengangkat wudu; mencatat hasrat (niyah) oleh menyelenggarakan kebajikan Haji dan agih menyela sarira atas hal-hal yang dilarang seolah-olah meraup kuku, melumatkan fragmen awak manapun, menciptakan relasi seksual; mengaplikasikan bau, merusak tanaman, menusuk hewan, mengabui pendorong (oleh laki-laki) atau wajah dan telapak unsur anak buah (buat wanita); menghadirkan akad nikah; atau mengambil senjata.[7][11] Ihram betul suruhan bahwa setiap golongan ikhlas yang terpuruk maupun yang makmur akan di abah Tuhan: tidak menyimpan pertentangan lebih kurang keduanya.[47]

Tawaf and sa'i Tatacara Tawaf mengelilingi Ka'bah

Ritual Tawaf termasuk sibuk tujuh kali membantah abah jarum jam mengelilingi Ka'bah.[49] Ketika sampai di Masjidil Haram, jamaah menyediakan tawaf kedatangan yang juga segmen atas Umrah atau ala tawaf terlindung maujud.[50] Saat tawaf, jamaah juga memasuki Hateem – sebuah wilayah di sebelah utara Ka'bah – di dalam motor mengolah. Setiap bagian di mulai berkat mencium atau menuruti Batu Hitam (Hajar Aswad).[51] Jika mencium batu tidak memungkinkan sehubungan padatnya jamaah, meren-canakan cukup mensejajarkan tubuh karena depan Batu Hitam karena mencium elemen sendiri seandainya tawaf. Makan tidak diperbolehkan namun minum cairan langsung diizinkan, pada akibat dehidrasi. Laki-laki dianjurkan kasih mendatangkan tiga babak pertama arah segera dikenal seperti Ramal, dan diikuti empat segmen lainnya dengan tidak kelewat selalu.[48][51]

Pelengkap amalan tawaf adalah salat dua Raka'at di konklusi Tempat Ibrahim (Muqam Ibrahim), sebuah tugu rapat Ka'bah di dalam masjid.[51][52] Walau demikian, dikarenakan padatnya jamaah saat musim Haji, mendikte sedang menggelar salat di mana saja di dalam masjid. Setelah salat, jamaah juga meminum minuman sehubungan sumur Zamzam, yang terselip dalam dapur Masjid.[53]

Walaupun seperti tradisional wiritan tawaf dilakukan di lantai pokok, tawaf saat ini juga dapat dilakukan di lantai besar dan pondong masjid mudah-mudahan tidak terjadi kepadatan.

Tawaf diikuti beri sa'i, aktif atau berlari tujuh lautan kurun waktu bukit Shofa dan Marwah, berlokasi familier Ka'bah.[49][52] Sebelumnya palung ini berada di wadah memuai, kini kotak ini tertutup dan masuk kedalam sektor Masjidil Haram, dan dapat berhubungan langung tempat terowongan.[54] Jamaah diharuskan ringan tangan diantara kedua bukit ini, ampai isyarat dua fondasi hijau sebuah adegan kerdil ala suruhan kapan memerintah harus berlari. Jalur ini kini lahir "jalur ekspres" untuk berkenaan para penyandang disabilitas atau orang-orang klasik. Setelah sa'i, jamaah laki-laki memarang rambutnya dan wanita menyerobot beberapa potongan rambut, ini juga model perhiasan wiritan Umrah.

Bukit Shafa dekat Ka'bah di dalam Masjidil Haram

Sa'i menuju Shofa

Bagian jauh banjar sa'i yang dikhususkan untuk berkenaan para penyandang disabilitas atau orang-orang bahari. Catatan bahwa urutan ini juga di mengenai dua.

Sa'i rujuk ke Shafa

Hari adi: 8 Zulhijah Tenda-tenda di Mina Mina Jamaah mengenakan ihram di dataran Arafat saat musim Haji Gunung Arafah saat musim Haji

Setelah salat pagi di 8 Zulhijah, jamaah siuh ke Mina di mana menggolongkan menghancurkan waktu buat menjelmakan salat senggang jeda hari, sore, petang, dan malam.[55] Keesokan paginya setelah salat pagi, menderetkan mendiamkan Mina mengabah Arafat.

Hari kedua: 9 Zulhijah

Tanggal 9 Zulhijah di kenal menurut p mengenai Hari Arafah, dan tanggal inilah yang di namakan Hari Haji.[42]

Arafah Artikel pertama: Hari Arafah

Di 9 Zulhijah sebelum siang, jamaah ampai di Arafah, sebuah wilayah datar dan berbatu berlokasi 20 kilometer di timur Mekkah.[56] Hal yang di lakukan di Arafah termasuk berdoa, menjawab dosa kurun lalu, menjelajahi ki ketinggian Tuhan, dan mendengarkan nasihat-nasihat berkat para piawai Islam di akrab Jabal al-Rahmah (Gunung Kasih Sayang),[55] disana lah Muhammad mengacarakan khotbah terakhirnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan sejak siang hingga matahari turun,[56] kebiasaan ini bernama 'hidup sebelum Tuhan' (wuquf), salah Minggu esa ritual nian gemilang dalam amalan Haji.[7] Di Masjid Namirah, jamaah menyiapkan sembahyang siang dan sore bersamaan di waktu sore.[55] Seorang jamaah yang tidak menyebabkan wukuf di Arafah tidak kepada di capai cara wiritan haji, tetapi lumayan membayar denda.[14][56]

Muzdalifah Pemandangan terhadap Muzdalifah

Jamaah haji harus meremehkan Arafah menentang Muzdalifah setelah sore tanpa salat maghrib (sore) di Arafat.[57] Muzdalifah yaitu wilayah renggang Arafat dan Mina. Ketika merekayasa sangkut disana, jamaah membikin salat Maghrib dan Isya tempat di satukan (jama), menebas malam akan berdoa dan tidur di pokok abadi a awet tanpa asbes mengahadap ke kosmos, dan menggunting tenaga oleh membuahkan ayun jumrah di keesokan harinya.[58]

Hari ketiga: 10 Zulhijah Rami al-Jamarat Artikel utama: Lempar jumrah Jamaah Haji menciptakan apel buang jumrah di musim Haji 2006

Kembali di Mina, jamaah Haji mengarang apel simbolik melempari Iblis bersandar-kan batu (Ramy al-Jamarat) karena melontarkan tujuh ekses batu hanya ke leler satu tempat tiga landasan, di kenal secara Jamrat al-Aqabah atas matahari kumat hingga turun.[14][59] Dua landasan (jamarah) lainnya tidak diberlakukan amalan melempar jumrah tentu hari tersebut.[60] Ketiga sendi tersebut di representasikan model Syetan.[61] Jamaah naik ke Jembatan Jumrah, sebagai wadah melempar jumrah. Dikarenakan kausa keselamatan, di 2004 hakikat diganti berkat tembok panjang paling, bersandar-kan parit penampung kerikil di bawahnya.[62][63]

Pengorbanan hewan

Setelah melempar jumrah, hewan disembelih ala isyarat oleh memeperingati kisah Ibrahim dan Isma'il. Secara tradisional jamaah memperhambakan hewan mengontrol tersendiri, atau menjadwalkan genosida. Kini beberapa jamaah Haji cukup membeli voucher kurban di Mekkah sebelum musim Haji dinamis, yang mendirikan seekor hewan kalau dikurbankan pada baca nama Allah bagi hari kesepuluh Zulhijah, tanpa dihadiri menurut jamaah Haji pemiliknya. Proses yang modern mempercepat pengemasan daging, yang kemudian dibagikan menurut orang melarat di segenap mayapada.[14][54] Di waktu yang tentu ajak di Mekkah, Muslim juga menyiapkan pengorbanan, dalam tiga hari berbanjar-banjar yang di kenal sehubungan nama Eid al-Adha.[15]

Cukur rambut

Setelah menyumbangkan seekor hewan, ritual Haji terpenting lainnya yaitu memetik atau menewaskan rambut pionir (dikenal dari Halak). Semua jamaah laki-laki menundukkan atau menggunduli rambutnya perihal hari Iduladha dan jamaah wanita menggondol bagian rambutnya.[64][65][66]

Tawaf Al-Ifaadah Jamaah melakukan Tawaf mengelilingi Ka'bah

Pada hari yang tentu atau keesokan harinya, jamaah ulang mengunjungi Masjidil Haram di Mekkah untuk tawaf lainnya, dikenal ala Tawaf al-Ifadah, sebuah babak huruf atas Haji.[65] Ini melambangkan akibat atas ketergesaan pada Allah dan menunjukan asih kepada-Nya, dan diwajibkan gaya fragmen tentang Haji. Malam tanggal 10 dihabiskan kembali di Mina.[67][68][69][70][71][72][73]

Hari keempat: 11 Zulhijah

Dimulai di siang hingga matahari ambles di 11 Zulhijah (dan tanggal setelahnya), jamaah Haji balik melempar jumrah, kali ini dilemparkan ke dua berasaskan tiga landasan di Mina. Ibadah ini termasuk kedalam campak jumrah.[59]

Hari kelima: 12 Zulhijah

Di 12 Zulhijah ritual yang tentu seolah-olah yang dilakukan di 11 Zulhijah.[59] Jamaah mengabaikan Mina ke ke Mekkah sebelum matahari ambles hendak tanggal 12 Zulhijah.

Hari ujung di Mina: 13 Zulhijah

Jika tidak sugih mencuaikan Mina akan tanggal 12, mendikte diharuskan sisi belakang melempar jumrah sebelum pulih ke Mekkah.[59]

Tawaf al-Wadaa

Akhirnya, sebelum menghinakan Mekkah, jamaah melaksanakn tawaf perpisahan yang disebut Tawaf al-Wadaa. 'Wadaa' berarti 'nasihat perpisahan'. Jamaah mengelilingi Ka'bah tujuh sungai membalah jurus jarum jam, dan andaikan memungkinkan, disunnahkan oleh mencium dan menyikat Ka'bah.[14]

Mengunjungi Madinah

Walaupun bukan episode akan ritual Haji, dapat meniru karangan beranjangsana ke Madinah dan Masjid Nabawi (Masjid Rasulullah), yang lahir Makam Nabi Muhammad di dalam Kubah Hijau.[54]Masjid Quba dan Masjid Qiblatain biasanya juga turut dikunjungi.[74]

Lokasi adi

Mekkah

Di kota inilah terpendam mula kebajikan bangsa Islam sedunia, Ka'bah, yang mampu di pusat Masjidil Haram. Dalam ritual haji, Makkah selaku palung pembuka dan selesai amalan ini tatkala jamaah diwajibkan memasang maksud dan thawaf haji.

Arafah

Kota di tala timur Mekkah ini juga dikenal gaya kotak pusatnya haji, adalah palung wukuf dilaksanakan, ialah bagi tanggal 9 Zulhijah tiap tahunnya. Daerah bersuasana kawasan luas ini sama dengan palung berkumpulnya rongak dua juta jamaah haji berlandaskan serata tempat dan acap meningkat pada tahun ke tahun. Di asing musim haji, lingkungan ini tidak dipakai.

Muzdalifah

Tempat di dekat Mina dan Arafah, dikenal secara pasu jamaah haji mengakibatkan Mabit (Bermalam) dan menyita bebatuan kepada memasang kebajikan jumrah di Mina.

Mina

Tempat berdirinya tugu jumrah, ialah bak pengejawantahan acara melontarkan batu ke tugu jumrah cara simbolisasi aktivitas nabi Ibrahim jika mengusir setan. Dimasing-maising palung itu terselip tugu yang digunakan akan manifestasi: Jumrah Aqabah, Jumrah Ula, dan Jumrah Wustha. Di bak ini jamaah juga diwajibkan oleh menginap Ahad malam.

Madinah

Madinah sama dengan kota diktatorial kedua kelompok Islam. Di kolam inilah teladan rumpun Islam, Nabi Muhammad dimakamkan di Masjid Nabawi. Tempat ini konkret tidak meruyup ke dalam ritual amalan haji, namun jamaah haji pada segenap negara biasanya menyempatkan jasad bersambang ke kota yang letaknya miring lebih 330 km (450 km melintas transmisi darat) utara Mekkah ini buat berziarah dan mengeluarkan salat di masjidnya Nabi.

Haji Arbain

Haji Arbain (irama Arab: اربعين‎ arba'in, artinya "empat puluh") merupakan ibadah haji yang disertai berasaskan salat fardhu sebanyak 40 bahar di Masjid An-Nabawi Madinah tanpa terputus. Ibadah ini selalu sungai dikerjakan kalau jamaah haji dari Indonesia. Dalam pelaksanaannya, mengolah setidak-tidaknya tinggal di Madinah saat haji selama 8 atau 9 hari, dan berkat perhitungan sehari bakal salat teradat sebanyak 5 samudera dan selama 8 atau 9 hari maka kepada tercukupi nilaian 40 lautan salat perlu tanpa terputus.

Persiapan dan kemudahan

Seorang petugas kebahagiaan Saudi cukup menggerakkan tugasnya asal-kan musim Haji

Selayaknya keharusan untuk berkenaan pemerintah Saudi setiap tahunnya kepada pertumbuhan anggaran jamaah Hajj poses sebuah tantangan pengadaan akan pemerintah Arab Saudi, yang berwenang, sejak 1950-an, dihabiskan lebih karena 0 miliar bagi menambah perlengkapan dan prasarana Haji.[27][32] Permasalahan tinggi serupa perumahan, pengiriman, sanitasi, dan layanan kesehatan dibenahi dan dievaluasi besar-besaran guna pemerintah pada memeperkenalkan beberapa progran, terhadap objek supaya jamaah haji saat ini menghadapi dan akomodasi modern dalam menerbitkan ritual Haji.[54] Pemerintah Arab Saudi kadang kurun menaik-turunkan bagian kalau bermacam-macam zona pada mempertahankan perkiraan jamaah supaya terkendali, serta mengatur kemujaraban media kedamaian besar-besaran dan kamera CCTV kalau meninjau kesejahteraan sifat saat Haji.[27][32][75][76] Beragam peraturan etik dan pemerintah, seolah-olah Subsidi Haji di India atau Tabung Haji di Malaysia menyantuni jamaah dalam biaya avontur Haji.[77] Untuk Haji 2014, khusus kursi materi Haji di pasang di bandara-bandara di Pakistan beri menampung jamaah Haji.[78]

Transportasi

">Putar cara Video seruan Haji

Secara tradisional, peziarah ke Mekkah publik mengarang pengelanaan ziarah berdasarkan menaiki unta secara transmisi besar. Saat pertengahan sepuluh dekade ke sembilan belas (setelah 1850-an), kapal minuman mulai digunakan oleh perjalanan jamaah Haji ke Mekkah, dan taksiran jamaah Haji yang menggelar avontur menjelajahi perairan pun mulai meninggi.[79] Hal tersebut ringan tangan selama beberapa sepuluh dasawarsa,[80] sampai perjalanan kedudukan muncul dan mendominasi; Mesir memperkenalkan sumbangan penerbangan besar guna jamaah Haji di 1937.[81][82] Saat ini, beberapa perusahaan penerbangan dan distributor pertualangan offer Hajj packages, dan menyediakan transportasi dan fasilitas pada jamaah Haji.[83]Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah bagai terminal khusus untuk berkenaan para Jamaah Haji oleh mempermudah pintu mengayun kedatangan jamaah Haji.[84][85] Bandar laksana internasional berbeda di seantero mayapada, sepeeti Indira Gandhi dj New Delhi, Bandar Udara Internasional Rajiv Gandhi di Hyderabad, Jinnah di Karachi dan Soekarno-Hatta di Jakarta juga boleh terminal khusus atau temporary facilities menurut berdedikasi jamaah dalam keberangkatan ataupun kedatangan putar ke tanah uap.[86] Saat Haji, beberapa maskapai menambah perkiraan penerbangan agih mengamini kebutuhan tempat banyaknya jumlah jamaah Haji.[32][84]

Saat musim Haji antusias, jamaah Haji berpergian jarak lokasi-lokasi berbeda dengan bus atau bergerak penumpu. Pemerintah Saudi memonitor demi ketat jalan masuk kendaraan yang mengalami jalur-jalur semok. Walaubagaimanapun, pertualangan masih infinit dilaksanakan dalam beberapa jam saat kepadatan lalu lintas instrumen dan pejalan pengasuh. Di 2010, pemerintah Saudi memelopori menghidupkan sebuah monorel yang menjumput jamaah ke Arafat, Muzdalifah dan Mina. Jasa ini berpengaruh menjemput waktu penjelajahan "Nafrah" tempat Arafat ke Muzdalifah akan beberapa menit. Jika beban ini mengatasi kapasitas, rekayasa monorel tidak di buka akan jamaah Haji dan subyeknya oleh tatapan ketat guna pemerintah Saudi. Saat ini, monorel kaya menyita hingga 500,000 jamaah Haji.

Masalah berdesakan

Jumlah jamaah Haji membubung gaya besar-besaran akhir-akhir ini, yang menyusun beberapa ancaman dan akhir hayat menurut p mengenai terlalu boto. Kecelakaan rafi di musim Haji sepuluh dasawarsa modern terjadi di 1990, demi sebuah terowongan bobol dan menggasak 1,462 kegairahan.[87] Setelah situasi tersebut, beraneka tehkmnik pemecah kepadatan jamaah digunakan kasih bukti kebahagiaan. Penyebab desak-desakan nian, beberapa seksi dilakukan jamaah Haji biar lebih simbolik. Untuk contohnya, ketidakwajiban kasih mencium Hajar Aswad. Alternatifnya, jamaah hanya teradat mencium tangannya sendiri kemudian menetakkan tangannya andaikata sehati terhadap Hajar Aswad saat mengakibatkan Tawaf. Juga, pokok terlalu yang digunakan kasih melempar jumrah di ubah menjadi tembok mancung di 2004 berkat terusan air di bawahnya bagi mewadahi batu-batu.[62][63] Contoh asing yakni kurban, yang saat ini ditangani rumah penggundulan hutan hewan yang di kelola otoritas Saudi, tanpa jamaah yang betul di sana.[48][88][89]

Untuk Haji di 2016, otoritas Saudi mengaminkan kalung GPS elektronik.[90]

Walaupun berbagai upaya keamanan dilakukan, bermacam-macam insiden masih terjadi seandainya musim Haji. malapateka Haji 2015, menimbulkan 769 meninggal dan melukai 934 lainnya, berasaskan data pemerintah Arab Saudi.[91][92] Sebuah kompetisi berkat Associated Press menjumlahkan total sedikitnya 1470 target bersandar-kan tuntutan valid loka luar, mendirikan ancaman tersebut bagai malapateka sungguh mencopet hingga saat ini.[91] Isu terasing datang di 2013 dan 2014 tentang penyebaran virus MERS terhadap antrian komposit Haji.[6][93] Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah Al-Rabia mengucapkan bahwa otoritasnya tidak menemukan hubungan cinta MERS kepada jamaah sejauh ini.[94] Ia juga angkat bicara bahwa, tentang sekian serbaserbi roman MERS, Arab Saudi sedia kalau musim Haji 2014.[95][96]

Kepentingan

Untuk Muslim, Haji bertalian demi religiositas macam kepentingan di kursus indah. Terpisah berasaskan sebuah kecerdikan dalam memecut kewajiban berakidah, Haji mempunyai agih seperti seseorang yang berspiritual setuju beri mennyediakan Muslim berlandaskan kesempatan mengintrospeksi jasmani.[97] Haji disajikan macam sebuah pengingat Hari Pengadilan yang dipercayai bangsa muslim perihal terjadi.[98]Literatur Hadits (artikel Nabi Muhammad) menyabdakan berjenisjenis kecerdikan seorang jamaah Haji menyentuh kesuksesan pada membenarkan ibadah Haji mengedit.[n 3] Setelah berhasil melaksankan ibadah Haji, jamaah dapat menambahkan nama arah membereskan terhadap gelar 'Al-Hajji', dan diadakan akan sangka topi dalam buta awan Muslim.[99] Namun, hebat Islam memperlakukan bahwa Haji dapat bermakna kata sepakat keimanan seorang Muslim, dan tidak dapat selaku sebuah peningkatan status produktif menjalin.[99] Haji ajak kebersamaan dan mengakurkan Muslim tempat permusuhan segmen rat tanpa memperdulikan macam, warna selerang, dan rasam, semua itu melambangkan perbedaan.[7][64]

Sebuah uraian 2008 perihal buah sekali memandangi ziarah Islam menemukan bahwa komunitas Muslim selaku lebih diktatorial dan toleran setelah berhaji. Dengan judul Memperkirakan Pengaruh Besar Haji: Agama dan Toleransi dalam Masyarakat Islam Global dan diselenggarakan menurut p mengenai bantuan Harvard University's John F. Kennedy School of Government, studi memfoto bahwa Haji "meningkatkan keimanan dalam kesamaan harmoni antara grup etnik dan sekte-sekte Islam dan memimpin untuk sikap yang menguntungkan terhadap wanita, termasuk dukungan yang lebih besar untuk pendidikan dan jabatan wanita" dan bahwa "Haji menunjukan meningkatkan keimanan dalam perdamaian, dan dalam kesamaan dan harmoni adherents perbedaan agama."[100]

Malcolm X, seorang aktifis Amerika saat Civil Rights Movement, meggambarkan suasana oke nya seandainya pengalaman haji 1960-an, ia membahasakan:

Terdapat sepuluh terhadap ribuan jamaah, berdasarkan seluruh penghabisan daerah. Mereka bermacam-macam warnanya, atas rambut pirang bermata biru hingga orang Afrika berkulit hitam. Tetapi mengemaskan langsung ber-dekatan dalam menyiapkan ritual yang tentang, mengedepankan sebuah vitalitas afiliasi dan persaudaraan bahwa pengalaman jongos di Amerika mengatur ulun pada percaya tidak pernah boleh renggang selerang putih dan non-kulit putih. Amerika butuh menurut bijak Islam, berasaskan ini merupakan sebuah anutan yang menghapus arah bab famili dan masyarakatnya. Anda dapat terkejut berdasarkan kata-kata saya. Tetapi di Haji kali ini, segala sesuatu yang ana lihat, dan yang pelayan bersahaja, bak kemujaraban buat mengakibatkan putar beberapa denyut kami kedepannya[101]

Panorama Haji 2007 di Masjidil Haram

Aspek ekonomi

Di 2014, Arab Saudi meresmikan bahwa menyelesaikan mendapatkan .5 miliar bersandar-kan Haji.[102] Sumber pendapatan kawasan Arab Saudi terbesar setelah minyak dan badai yaitu Haji dan daerah merindukan pada mengandalkan lebih berjenis-jenis perihal Haji seperti anggaran tersedianya minyak dan kosong untuk keruntuhan penjualan.[17]

Tempat bersejarah

Berikut ini yakni tempat-tempat bersejarah, yang padahal bukan sama haji, namum terpakai dikunjungi guna para jemaah haji atau peziarah lainnya:[103]

Jabal Nur dan Gua Hira

Jabal an-Nur terletak cangga lebih 6 km di haluan utara Masjidil Haram.[104] Di puncaknya hadir sebuah beta yang dikenal tempat nama Gua Hira. Di beta inilah Nabi Muhammad mengakui petuah yang tinggi, sama dengan akta Al-'Alaq serpihan 1-5.[105]

Jabal Tsur

Jabal Tsur terletak asing lebih 6 km di niat selatan Masjidil Haram. Untuk menjejak Gua Tsur ini memerlukan pelawatan mendaki selama 1.5 jam. Di gunung inilah Nabi Muhammad dan Abu Bakar As-Siddiq bersembunyi atas kepungan orang Quraisy jikalau untuk berkenaan hijrah ke Madinah.

Jabal Rahmah

Yaitu kolam bertemunya Nabi Adam dan Hawa setelah keduanya kaku saat terbenam bersandar-kan surga. Peristiwa pentingnya adalah kotak turunnya sekte yang bungsu sama Nabi Muhammad, yakni brevet Al-Maidah volume 3.

Jabal Uhud

Gunung Uhud teretak garib lebih 5 km terhadap hakikat kota Madinah. Di bukit inilah terjadi perang dahsyat masa warga muslimin melawan anggota musyrikin Mekkah. Dalam pertempuran tersebut gugur 70 orang syuhada di antaranya Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad. Kecintaan Rasulullah akan para syuhada Uhud, membangun dia cepat menziarahinya hampir setiap tahun. Untuk itu, Jabal Uhud demi kelim Minggu esa palung agung kasih diziarahi.

Makam Baqi' Artikel pertama: Jannatul Baqi

Baqi' yakni bentala kuburan agih penduduk sejak seratus tahun jahiliyah kait sekarang. Jamaah haji yang meninggal di Madinah dimakamkan di Baqi', letaknya di pedoman timur dari Masjid Nabawi. Di sinilah makam Utsman bin Affan, para istri nabi, ibnu dan putrinya, dan para sahabat dimakamkan. Ada berjenis-jenis perbedaan makam seperti di bentala diktatorial ini dari makam yang benar di Indonesia, lebih-lebih lagi dalam ihwal peletakan batu nisan.

Masjid Qiblatain Artikel adi: Masjid Qiblatain

Pada kurun mula Islam, kaum muslimin mempersiapkan salat dengan mengarah mata angin ke jurus Baitul Maqdis di Yerusalem, Palestina. Pada tahun ke-2 H bulan Rajab bakal saat Nabi Muhammad mengakibatkan salat Zuhur di masjid ini, tiba-tiba terperosok pukulan piagam Al-Baqarah volume 144 yang memerintahkan agar cita-cita salat diubah ke abah Kabah Masjidil Haram, Mekah. Dengan terjadinya hubungan cinta tersebut maka alhasil masjid ini diberi nama Masjid Qiblatain yang signifikan masjid cenderung dua.

Jumlah jamaah per tahun

Terdapat pertumbuhan substansial anggaran jamaah Haji dalam 92 tahun, dan taksiran jamaah Haji terasing loka naik kiranya 2,824 persen, menurut p mengenai 58,584 di 1920 hingga 1,712,962 di 2012.[106] Karena penyusunan dan perluasan di Masjidil Haram, otoritas mencopot jumlah jamaah Haji tahun 2013.[107][108] Berikut yaitu taksiran jamaah Haji yang sampai di Arab Saudi setiap tahun buat menjelmakan wiritan Haji.

Tahun Tahun Hijriah Jamaah lokal Jamaah ka-gok kosmos Total 1920 1338 58,584[106] 1921 1339 57,255[106] 1922 1340 56,319[106] 1950 1369 100,000 (perk.)[2] 1950s 150,000 (perk.)[109] 1960s 300,000 (perk.)[109] 1970s 700,000 (perk.)[109] 1980s 900,000 (perk.)[109] 1989 1409 774,600[110] 1990 1410 827,200[110] 1991 1411 720,100[110] 1992 1412 1,015,700[110] 1993 1413 992,800[110] 1994 1414 997,400[110] 1995 1415 1,046,307[110] 1996 1416 784,769 1,080,465[110][111] 1,865,234 1997 1417 774,260 1,168,591[110][111] 1,942,851 1998 1418 699,770 1,132,344 1,832,114[110][112]1999 1419 775,268 1,056,730 1,831,998 2000 1420 466,430[113] 1,267,355 1,733,785[113]2001 1421 440,808 1,363,992 1,804,800[114]2002 1422 590,576 1,354,184 1,944,760 2003 1423 493,230 1,431,012 1,924,242[115]2004 1424 473,004[116] 1,419,706[117] 1,892,710[116]2005 1425 1,030,000 (perk.) 1,534,769 2,560,000 (perk.)[118]2006 1426 573,147 1,557,447 2,130,594[119]2006 1427 724,229 1,654,407 2,378,636[120]2007 1428 746,511 1,707,814 2,454,325[121][122]2008 1429 1,729,841[123] 2009 1430 154,000 1,613,000 2,521,000[124]2010 1431 989,798 1,799,601 2,854,345[125]2011 1432 1,099,522 1,828,195 2,927,717[126]2012 1433 1,408,641 1,752,932 3,161,573[127]2013 1434 700,000 (perk.)[128] 1,379,531[129] 2,061,573 (perk.) 2014 1435 700,000 (perk.)[130] 1,389,053[131] 2,089,053 (perk.)[130]2015 1436 615,059 (perk.) 1,384,941[132] 2,000,000 (perk.)[40]2016 1437 537,537[133] 1,325,372[133] 1,862,909[133]

Rekaman tragedi kebiasaan haji

Desember 1975: 200 jamaah kesalahan di rapat kota Mekkah setelah sebuah pipa gas meledak dan menggang-gang sepuluh tenda.[134] 4 Desember 1979: 153 jamaah kesalahan dan 560 lainnya terluka setelah alat kesejahteraan Arab Saudi yang dibantu penenteram Prancis mencoba membebaskan Masjidil Haram yang disandera sekelompok militan selama dua minggu. 31 Juli 1987: 402 jamaah cacat, 275 di antaranya berlandaskan Iran, setelah ribuan jamaah Iran yang mendirikan demonstrasi mendapat pertandingan kerabat kerja tempat keamanan Arab Saudi. Akibat tentang insiden itu Arab Saudi menggulung aliansi diplomatik tempat Iran, yang sudahnya tidak menge-drop jamaahnya ke Makkah hingga tahun 1991. 10 Juli 1989: Ahad jamaah rendah dan 16 terluka reaksi penembakan di dalam Masjidil Haram. Akibatnya 16 orang Kuwait yang menubuhkan serangan dihukum maksud sepi. 15 Juli 1989: lima jamaah dasar Pakistan tewas dan 34 lainnya terluka konsekuensi insiden penembakan pada sekelompok orang bersenjata di perumahan mengelola di Makkah. 2 Juli 1990: 1.426 jamaah kekurangan awam berkat Asia kesan terperangkap di dalam terowongan Mina.[135][136] 24 Mei 1994: 270 jamaah penyakit buah saling anjur dan injak di Mina. 7 Mei 1995: tiga jamaah kekurangan pengaruh antusiasme di Mina. 15 April 1997: 343 jamaah tewas dan 1.500 lainnya terluka berdasarkan kehabisan napas arah terjebak di dalam elektrik tenda di Mina.[137] 9 April 1998: 118 jamaah malu berlandaskan berdesak–desakkan saat pengaktualan lontar jumroh.[138] 5 Maret 2001: 35 jamaah noda serta puluhan lainnya bisul – jerawat atas berdesak – desakan di Jammarat.[139] 11 Februari 2003: 14 jamaah kenistaan di Jumrotul Mina – enam di antaranya wanita.[140] 1 Februari 2004: Sebanyak 251 jamaah salah kejelekan selama pengejawantahan lontar jumrah.[141] 23 Januari 2005: 29 jamaah kenistaan sambungan air bah terburuk dalam 20 tahun buntut di Madinah.[142] 5 Januari 2006: Sebanyak 76 hina konsekuensi runtuhnya sebuah penginapan al-Rayahin di indra Gaza, rongak 200 meter pihak barat Masjidil Haram. 12 Januari 2006: Sedikitnya 345 jamaah cema di Jammarat selama pengaktualan lontar jumrah. Insiden ini terjadi sama pukul 15.30 waktu setempat usai salat Zuhur, setelah jutaan jamaah saling berdesak–desakkan di pintu menggelincir hadap utara lantai dua Jammarat. 11 September 2015: 107 jamaah cacat dan 238 jamaah luka-luka konsekuensi jatuhnya crane yang digunakan dalam proyek pembentukan Masjidil Haram saat hujan dan kemungkinan kencang. 24 September 2015: lebih karena 700 jamaah nista dan lebih berlandaskan 800 jamaah luka-luka reaksi tersiksa saat menggelar lepas jumroh di Mina.[143]

Galeri

Ritual haji, harmonis Islam yang kelima.

Padang Arafah mengenai musim haji.

Lihat pula

Umrah Sejarah Haji Rukun Islam Masjidil Haram Masjid Nabawi Mekkah Madinah Miqat Tawaf Sa'i Wukuf Maqam Ibrahim Hajar Aswad Hijir Ismail Arafah Mina Shofa dan Marwah Lempar jumrah Jembatan jumrah Masjid Namirah Jabal an-Nur Gua Hira Ibrahim Isma'il

Catatan

^ Ayat-ayat tersebut berbahana: 'Dan ingatlah bahwa Abraham diadili untuk Tuhannya sehubungan kode tertentu, yang dia penuhi .... Ingat Kami menciptakan Rumah itu tempat berkumpul kalau pria dan kolam yang aman; Dan tinggikan angkut saudara stasiun Abraham secara palung sholat; Dan Kami berakad kasih Abraham dan Ismael, bahwa menyetel harus menguduskan rumahku mengenai merekayasa yang menggabungkannya, atau menggunakannya sebagai retret, atau busur, atau sujudlah (di dalamnya dalam doa) .... Dan ingatlah bahwa Abraham dan Ismael mengadopsi kening berhadapan Dasar-dasar Rumah Tangga (2: 124-127) dan Dan beritakanlah ziarah di kira-kira manusia: mengategorikan bakal mengedepan sampeyan pada antusias standar dan naik ke akan setiap seolah-olah unta, menawan bulevar yang jurang dan celah, biar menyusun dapat Saksikanlah guna yang diberikan kalau menyelenggarakan dan rayakanlah nama Allah, artistik hari-hari yang ditentukan, atas ternak yang persangkaan disediakannya kepada menyetel (untuk pengabdian); alkisah makanlah daripadanya dan berikanlah menurut yang tertekan itu, orang yang membutuhkan. Kemudian biarlah menyetel menamatkan berkumpul yang ditentukan pada menjejerkan, menghadirkan keyakinan merapikan, dan (lagi) mengelilingi Rumah Kuno. (22: 27-29) ^ Ibn Jubayr mengawetkan rangkuman orang beribadat yang gamak meninggal akan haus dalam perjalanan. Pada periode ke-17, sekelompok peziarah Mesir kehilangan lebih pada 1.500 orang dan 900 unta. Pada tahun 1924 tengah seperlima arah anak orang Suriah peziarah meninggal dan dua tahun kemudian, 12.000 diperkirakan sedikit meninggal dalam penjelajahan. [Islam in the World by Malise Ruthven. Granta Publications, 2006. p. 2. ISBN 1-86207-906-4.] ^ Untuk contohnya, abai Minggu esa Hadits mengutarakan: Dari Abu Hurairah: Rasululah (s.a.w) bersabda, "Barangsiapa yang menunaikan Haji untuk kesenangan Allah dan tidak melakukan hubungan seksual dengan istrinya, dan tidak melakukan kejahatan atau kemudian mereka kembali (setelah Haji bebas dari segala dosa) bagaikan ia terlahir kembali." Shahih Bukhari, 2:26:596

Referensi

^ "Hajj". Random House Webster's Unabridged Dictionary. ^ a b Long, Matthew (2011). Islamic Beliefs, Practices, and Cultures. Marshall Cavendish Corporation. hlm. 86. ISBN 978-0-7614-7926-0. Diakses tanggal 2 September 2014. ^ Nigosian, S. A. (2004). Islam: Its History, Teaching, and Practices. Indiana: Indiana University Press. hlm. 110. ISBN 0-253-21627-3. ^ Berkley Center for Religion, Peace, and World Affairs - Islam Diarsipkan 2011-10-02 di Wayback Machine. See drop-down essay on "Islamic Practices" ^ Mosher, Lucinda (2005). Praying: The Rituals of Faith. Church Publishing, Inc. hlm. 155. ISBN 9781596270169. Diakses tanggal 18 September 2014. ^ a b Katz, Andrew (16 October 2013). "As the Hajj Unfolds in Saudi Arabia, A Deep Look Inside the Battle Against MERS". Time. Diakses tanggal 17 October 2013. ^ a b c d e Nigosian, S. A. (2004). Islam: Its History, Teaching, and Practices. Indiana: Indiana University Press. hlm. 111. ISBN 0-253-21627-3. ^ Hooker, M. B. (2008). Indonesian Syariah: Defining a National School of Islamic Law. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 228. ISBN 9789812308023. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ Adelowo, E. Dada, ed. (2014). Perspectives in Religious Studies: Volume III. Ibadan: HEBN Publishers Plc. hlm. 395. ISBN 9789780814472. ^ "13th of Zil Hajj". heliohost.org. Diarsipkan berdasarkan versi betul tanggal 2019-10-28. Diakses tanggal 2017-04-22. ^ a b "ihram". Encyclopædia Britannica. 2014. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ "Ihram - Summary". Hajj Portal. Diarsipkan berasaskan versi terang tanggal 2008-07-21. Diakses tanggal 20 November 2013. ^ Karen Armstrong (2002). Islam: A Short History. Modern Library Chronicles (edisi ke-Revised Updated). Modern Library. hlm. 10–12. ISBN 0-8129-6618-X. ^ a b c d e Anisa Mehdi; John Bredar (2003). "Inside Makkah" (video documentary). National Geographic Society. ^ a b "Eid ul Adha". BBC. 7 September 2009. Diakses tanggal 30 December 2012. ^ Sahih Bukhari-hadith No-732-733 ^ a b "Saudi Arabia to move from oil, earn more from Hajj". RussiaToday. 25 March 2016. ^ Matt Stefon, ed. (2010). Islamic Beliefs and Practices. New York: Britannica Educational Publishing. hlm. 73. ISBN 978-1-61530-060-0. ^ a b c Nogarsyah Moede Gayo, Pustaka intelek haji dan umrah, Inovasi, Jakarta:2003 ^ a b c Sundarmi Burkan Saleh, Pedoman haji, umrah, dan ziarah, Senayan Abadi Publishing, Jakarta:2003 ^ Husayn Haykal, Muhammad (2008). The Life of Muhammad. Selangor: Islamic Book Trust. hlm. 439–40. ISBN 978-983-9154-17-7. ^ Al Mubarakpuri, Safi ur Rahman (2002). "Religions of the Arabs". The Sealed Nectar: Biography of the Noble Prophet. Darussalam. hlm. 45. ISBN 9960-899-55-1. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ "Hajj". Encyclopædia Britannica. 2014. Diakses tanggal 12 August 2014. ^ Peters, F. E. (1994). The Hajj: The Muslim Pilgrimage to Mecca and the Holy Places. New Jersey: Princeton University Press. hlm. 4–7. ISBN 0-691-02120-1. ^ Haykal, Muhammad Husayn (1994). The Life of Muhammad. The Other Press. hlm. 29. ISBN 9789839154177. ^ Peters, F. E. (1994). The Hajj: The Muslim Pilgrimage to Mecca and the Holy Places. Princeton University Press. hlm. 164. ISBN 9780691026190. ^ a b c Juan E. Campo, ed. (2009). Encyclopedia of Islam. Facts On File. hlm. 283. ISBN 978-0-8160-5454-1. ^ Juan E. Campo, ed. (2009). Encyclopedia of Islam. Facts On File. hlm. 494. ISBN 978-0-8160-5454-1. ^ a b c Singer, Amy (2002), Constructing Ottoman Beneficence: An Imperial Soup Kitchen in Jerusalem, SUNY Press, hlm. 141, ISBN 9780791453513 ^ a b Phillipp, Thomas (1998), The Mamluks in Egyptian Politics and Society, Cambridge University Press, hlm. 102–104, ISBN 9780521591157 ^ Peters, F. E. (1994). The Hajj: The Muslim Pilgrimage to Mecca and the Holy Places. Princeton University Press. hlm. 71. ISBN 9780691026190. ^ a b c d Harrison, David, ed. (2001). Tourism and the Less Developed World: Issues and Case Studies. CABI. hlm. 156. ISBN 9780851994338. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ a b Reynolds, Gabriel Said (2012). The Emergence of Islam: Classical Traditions in Contemporary Perspective. Fortress Press. hlm. 33. ISBN 9781451408126. Diakses tanggal 15 November 2014. ^ Sheikh, Aziz, ed. (2008). Caring for Muslim Patients. Radcliffe Publishing. hlm. 95. ISBN 9781857758122. Diakses tanggal 15 November 2014. ^ "Principal Islamic Days of Observance according to Umm al-Qura Calendar". The Umm al-Qura Calendar of Saudi Arabia. 2014. Diakses tanggal 24 November 2014. ^ Penprase, Bryan E (2010). The Power of Stars: How Celestial Observations Have Shaped Civilization. Springer Science & Business Media. hlm. 142. ISBN 9781441968036. ^ "Hajj celebrated by Muslims in Mecca - video". The Guardian. 15 October 2013. Diakses tanggal 16 November 2014. ^ "Hajj today". The Daily Star. 14 October 2013. Diakses tanggal 16 November 2014. ^ "Islamic State militants are enemies of humanity: Saudi Grand Mufti". Dawn. 3 October 2014. Diakses tanggal 16 November 2014. ^ a b "Hajj Performed: 2 million pilgrims pray for world peace". The Daily Star. 24 September 2015. Diakses tanggal 26 September 2015. ^ "Rituals of the hajj - World - Dunya News". ^ a b Hilleary, Cecily. "Muslims Mark Most Important Day of Hajj in Saudi Arabia". ^ "Puncak Haji akan Berlangsung pada 31 Agustus". ^ "Puncak Haji 2018, Jemaah Wukuf di Padang Arafah Hari Ini". Tempo. 20 Agustus 2018. Diakses tanggal 21 Agustus 2018. ^ a b c d HR. Ahmad, al-Bukhari, Muslim dan Malik atas 'Aisyah. ^ Juan E. Campo, ed. (2009). Encyclopedia of Islam. Facts On File. hlm. 282. ISBN 978-0-8160-5454-1. ^ a b Neusner, Jacob (2000). World Religions in America: An Introduction. Westminster John Knox Press. hlm. 178. ISBN 9780664258399. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ a b c Mohamed, Mamdouh N. (1996). Hajj to Umrah: From A to Z. Amana Publications. ISBN 0-915957-54-X. ^ a b Long, Matthew (2011). Islamic Beliefs, Practices, and Cultures. Marshall Cavendish Corporation. hlm. 89. ISBN 978-0-7614-7926-0. Diakses tanggal 2 September 2014. ^ Long, David E. (1979). The Hajj Today: A Survey of the Contemporary Pilgrimage to Makkah. SUNY Press. hlm. 16. ISBN 0-87395-382-7. ^ a b c Long, David E. (1979). The Hajj Today: A Survey of the Contemporary Pilgrimage to Makkah. SUNY Press. hlm. 17. ISBN 9780873953825. ^ a b Adelowo, E. Dada, ed. (2014). Perspectives in Religious Studies: Volume III. Ibadan: HEBN Publishers Plc. hlm. 401. ISBN 9789780814472. ^ "Pilgrims complain of Zamzam water shortage in Makkah". Arab News. 7 July 2014. Diakses tanggal 7 September 2014. ^ a b c d "Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. Diarsipkan berlandaskan versi sah tanggal 2016-07-26. Diakses tanggal 12 August 2014. ^ a b c Adelowo, E. Dada, ed. (2014). Perspectives in Religious Studies: Volume III. Ibadan: HEBN Publishers Plc. hlm. 403. ISBN 9789780814472. ^ a b c Long, David E. (1979). The Hajj Today: A Survey of the Contemporary Pilgrimage to Makkah. hlm. 19. ISBN 0-87395-382-7. ^ Sahih Muslim-Hadith No 2941.2944 ^ Sahih Bukhari Hadith No: 732,733, and 734 ^ a b c d al-Hasani, Abu Qanit al-Sharif (2009). The Guiding Helper: Main Text and Explanatory Notes. Lulu.com. hlm. 220. ISBN 9781445237916. ^ "easyhajj.co.uk". easyhajj.co.uk. Diarsipkan dengan versi sempurna tanggal 11 August 2011. Diakses tanggal 19 December 2011. ^ Nigosian (2004). Islam: Its History, Teaching, and Practices. hlm. 112. ISBN 0-253-21627-3. ^ a b Islamic Beliefs, Practices, and Cultures. Marshall Cavendish Corporation. 2011. hlm. 90. ISBN 978-0-7614-7926-0. Diakses tanggal 2 September 2014. ^ a b Gad-el-Hak, Mohamed, ed. (2008). Large-Scale Disasters: Prediction, Control, and Mitigation. Cambridge University Press. hlm. 54. ISBN 9781139472296. Diakses tanggal 13 January 2015. ^ a b "Hajj: pilgrimage to Mecca". BBC. 8 September 2009. Diakses tanggal 6 October 2014. ^ a b Long (1979). The Hajj Today: A Survey of the Contemporary Pilgrimage to Makkah. hlm. 21. ISBN 0-87395-382-7. ^ Sahih Muslim Hadith no:2985,2994 ^ Shariati, Ali (2005). HAJJ: Reflection on Its Rituals. Islamic Publications International. ISBN 1-889999-38-5. ^ Mohamed, Mamdouh N. (1996). Hajj to Umrah: From A to Z. Mamdouh Mohamed. ISBN 0-915957-54-X. ^ Hajj Leaflet ^ "The Hajj according to the Five Schools". Diarsipkan bersandar-kan versi halal tanggal 2012-03-01. Diakses tanggal 2017-04-22. ^ Hajj: The Pilgrimage ^ [1] ^ Denny, Frederick Mathewson (2010). An Introduction to Islam. Prentice Hall. ISBN 0-13814477-X. ^ Norani Noridin; Nordin Yusof. A life that matters: a spiritual experience. The Other Press. hlm. 32. ISBN 9789675062025. ^ "Dhaka seeks reconsidering 20pc cut in Hajj pilgrims quota". The Daily Star. 19 February 2014. Diakses tanggal 2 September 2014. ^ "Hajj pilgrimage 2011: by numbers". Telegraph. 3 November 2011. Diakses tanggal 1 September 2014. ^ "History of Haj Announcement India". Government of Uttar Pradesh, India. Diarsipkan demi versi terang tanggal 2019-09-04. ^ "First Hajj flight leaves for Jeddah". The News International. 29 August 2014. Diakses tanggal 3 September 2014. ^ Tagliacozzo, Eric; Toorawa, Shawkat, ed. (2016). The Hajj: Pilgrimage in Islam. New York: Cambridge University Press. hlm. 178. ISBN 978-1-107-61280-8. ^ Elfenbein, Caleb Heart Iyer (2008). Differentiating Islam: Colonialism, Sayyid Qutb, and Religious Transformation in Modern Egypt. ProQuest. hlm. 209. ISBN 9780549987710. Diakses tanggal 29 August 2014. ^ Long, David E. (1979). The Hajj Today: A Survey of the Contemporary Pilgrimage to Makkah. SUNY Press. hlm. 48. ISBN 0-87395-382-7. ^ Miller, M. B. (2006). "Pilgrims' Progress: The Business of the Hajj". Past & Present. 191 (1): 189–228. doi:10.1093/pastj/gtj009. ISSN 0031-2746. ^ Harrison, David, ed. (2001). Tourism and the Less Developed World: Issues and Case Studies. CABI. hlm. 157. ISBN 9780851994338. Diakses tanggal 29 August 2014. ^ a b "Air Travel". Royal Embassy of Saudi Arabia. 2013. Diarsipkan tentang versi lulus tanggal 2014-10-10. Diakses tanggal 29 August 2014. ^ "Pilgrims Start Arriving From India, Pakistan as Haj Terminal Is Officially Opened". Arab News. Diakses tanggal 26 February 2013. ^ "New Delhi Indira Gandhi International Airport (DEL) Information". World Guides. TravelSmart Ltd. 2014. Diakses tanggal 29 August 2014. ^ "Glance at major hajj-related incidents in Saudi Arabia". Associated Press. 11 September 2015. Diarsipkan berdasarkan versi penetapan tanggal 2015-10-10. Diakses tanggal 10 October 2015. ^ "Rituals of Haj Sacrifice". Consulate General of India, Jeddah. 3 October 2013. Diakses tanggal 24 October 2015. ^ "The Saudi Project for Utilization of Hajj Meat". ADAHI. Diakses tanggal 24 October 2015. ^ "Hajj 2016: Saudi Arabia introduces bracelets for safety". www.aljazeera.com. Diakses tanggal 15 August 2016. ^ a b "Saudi crush was deadliest hajj tragedy ever". Associated Press. 10 October 2015. Diarsipkan atas versi jadi tanggal 2015-10-10. Diakses tanggal 10 October 2015. ^ "Hajj stampede: Saudis face growing criticism over deaths". BBC. 25 September 2015. Diakses tanggal 25 September 2015. ^ Eaves, Elisabeth (9 June 2014). "WHO's Maurizio Barbeschi Talks About MERS and Mass Events". Bulletin of the Atomic Scientists. Diakses tanggal 9 June 2014. ^ Branswell, Helen (7 November 2013). "Spain reports its first MERS case; woman travelled to Saudi Arabia for Hajj". The Vancouver Sun. The Canadian Press. Diakses tanggal 12 November 2013. ^ Barasheed, Osamah; Rashid, Harunor; Heron, Leon; Ridda, Iman; Haworth, Elizabeth; Nguyen-Van-Tam, Jonathan; Dwyer, Dominic E.; Booy, Robert (November 2014). "Influenza Vaccination Among Australian Hajj Pilgrims: Uptake, Attitudes, and Barriers". Journal of Travel Medicine. 21 (6): 384–390. doi:10.1111/jtm.12146. ^ "Hajj pilgrimage to continue despite deadly MERS Epidemic". IANS. news.biharprabha.com. Diakses tanggal 23 April 2014. ^ Sheikh, Aziz, ed. (2008). Caring for Muslim Patients. Radcliffe Publishing. hlm. 96. ISBN 9781857758122. Diakses tanggal 2 September 2014. ^ Powell, William (1982). Saudi Arabia and Its Royal Family. Lyle Stuart. hlm. 113. ISBN 9780818403262. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ a b Andrea Schulte-Peevers (2010). Oman, UAE & Arabian Peninsula. Lonely Planet. hlm. 67. ISBN 9781741791457. ^ "Estimating the Impact of the Hajj: Religion and Tolerance in Islam's Global Gathering". Papers.ssrn.com. SSRN 1124213 . ^ Malcolm X; Alex Haley (1999). The Autobiography of Malcolm X. Ballantine Books. hlm. 346. ISBN 978-0-345-35068-8. Diakses tanggal 26 February 2013. ^ "Saudi Arabia: .5 billion income from hajj expected". Al-Arabiya English. ^ Ust. H. Bobby Herwibowo, Lc. & Hj. Indriya R. Dani, S.E., Panduan Pintar Haji & Umrah. "QultumMedia. Jakarta. 2008". ^ "Jabal al-Nour (The Mountain Of Ghar Hira (Cave of Hira)". 16 September 2015. ^ 96:1 ^ a b c d "Number of foreign Hajis grows by 2,824 percent in 92 years". The News International. Diarsipkan berlandaskan versi asli tanggal 2 November 2012. Diakses tanggal 9 October 2016. ^ Ministry of External Affairs, Government of India (8 July 2013). Reduction in Hajj 2013 Quota. Siaran pers. Diakses mengenai 17 September 2014. ^ "Saudi Arabia cuts Hajj Quota for foreign pilgrims by 20 percent". Yahoo News. 19 June 2013. Diakses tanggal 17 September 2013. ^ a b c d Tagliacozzo, Eric; Toorawa, Shawkat, ed. (2016). The Hajj: Pilgrimage in Islam. New York: Cambridge University Press. hlm. 132. ISBN 978-1-107-61280-8. ^ a b c d e f g h i j Harrison, David, ed. (2001). Tourism and the Less Developed World: Issues and Case Studies. CABI Publishing. hlm. 156. ISBN 9780851994338. ^ a b "Record number of pilgrims arrive for 1417 Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 15 April 1997. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Final statistics for Hajj 1418 pilgrims". Royal Embassy of Saudi Arabia. 8 April 1998. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ a b "Ministry of Pilgrimage figures released for 1420 Haj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 20 March 2000. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Successful culmination of Hajj 1421". Royal Embassy of Saudi Arabia. 9 March 2001. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Tragic deaths reported in crowding at Mina". Royal Embassy of Saudi Arabia. 11 February 2003. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ a b "Culmination of 1424 Hajj witnesses stampede deaths". Royal Embassy of Saudi Arabia. 1 February 2004. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Hajj proceeding without incident". Royal Embassy of Saudi Arabia. 30 January 2004. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Prince Abdulmajeed declares Hajj 1425 a success". Royal Embassy of Saudi Arabia. 25 January 2005. Diakses tanggal 30 July 2009. ^ "Number of Hajj pilgrims tops 2 million". Royal Embassy of Saudi Arabia. 10 January 2006. Diakses tanggal 16 January 2015. ^ "More than 2.3 million pilgrims perform the Hajj this year". Royal Embassy of Saudi Arabia. 30 December 2006. Diakses tanggal 30 July 2009. ^ "More than 1.7 million pilgrims have arrived in Saudi Arabia for the Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 17 December 2007. Diakses tanggal 30 July 2009. ^ "How Many Attended the Hajj?". Crossroads Arabia. 23 December 2007. Diarsipkan berasaskan versi autentik tanggal 2007-12-25. Diakses tanggal 2015-10-22. ^ "Record number of pilgrims arrive for Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 6 December 2008. Diarsipkan berlandaskan versi betul tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 30 July 2009. ^ "2,521,000 million pilgrims participated in Hajj 1430". Royal Embassy of Saudi Arabia. 29 November 2009. Diarsipkan terhadap versi pasti tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 8 December 2009. ^ "2.8 million pilgrims participated in Hajj 1431". Royal Embassy of Saudi Arabia. 18 November 2010. Diarsipkan akan versi sudah tanggal 2016-11-09. Diakses tanggal 28 December 2010. ^ "2,927,717 pilgrims performed Hajj this year". Royal Embassy of Saudi Arabia. 6 November 2011. Diarsipkan berlandaskan versi isbat tanggal 2016-04-30. Diakses tanggal 16 November 2012. ^ "3,161,573 pilgrims perform Hajj this year". Royal Embassy of Saudi Arabia. 27 October 2012. Diarsipkan berkat versi asli tanggal 2016-05-30. Diakses tanggal 12 March 2013. ^ "Two million pilgrims taking place in Hajj". Euronews. 14 October 2013. Diakses tanggal 13 February 2014. ^ "1,379,531 pilgrims from 188 countries arrived for Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 13 October 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 13 February 2014. ^ a b "Pilgrims stone 'devil' in last major Haj ritual; Eid Al-Adha begins". Arab News. 6 October 2014. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "Small increase in foreign pilgrims". Royal Embassy of Saudi Arabia. 2 October 2014. Diarsipkan tentang versi penyungguhan tanggal 2014-10-09. Diakses tanggal 7 October 2014. ^ "1,384,941 foreign pilgrims participated in Hajj". Royal Embassy of Saudi Arabia. 22 September 2015. Diakses tanggal 15 February 2017. ^ a b c "Saudi Arabia says Hajj 2016 receives 1.8 million pilgrims". Al Arabiya English. 12 September 2016. Diakses tanggal 15 February 2017. ^ "Dokumentation: Die schwersten Unglücke bei der Hadsch – SPIEGEL ONLINE". SPIEGEL ONLINE. 12 January 2006. Diakses tanggal 11 October 2014. ^ "True Islam". Quran-Islam.org. Diakses tanggal 2013-07-31. ^ "A history of hajj tragedies | World news". London: theguardian.com. January 13, 2006. Diakses tanggal 2013-07-31. ^ "Saudi diplomat: Hajj fire was an accident". CNN. 1997-04-16. Diakses tanggal 2014-04-18. ^ "Saudis identifying nationalities of 118 dead pilgrims". BBC News. April 9, 1998. ^ "BBC News – MIDDLE EAST – Lessons from Hajj deaths". News.bbc.co.uk. Diakses tanggal 11 October 2014. ^ "Fourteen killed in Hajj stampede". BBC News. February 11, 2003. ^ "BBC NEWS – Hundreds killed in Hajj stampede". News.bbc.co.uk. Diakses tanggal 11 October 2014. ^ Staff, Writter. "Timeline of tragedies during hajj pilgrimage in Mecca". theguardian. Diakses tanggal 24 September 2015. ^ "Tragedi fatal terinjak-injak di sejumlah negara". Diakses tanggal 25 September 2015.

Bacaan lanjutan

Bianchi, Robert R. (2004). Guests of God: Pilgrimage and Politics in the Islamic World. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-517107-5. Hammoudi, Abdellah (2006). A Season in Mecca: Narrative of a Pilgrimage. Hill and Wang. ISBN 978-0-8090-7609-3. Khan, Qaisra, "Hajj & 'Umra", in Muhammad in History, Thought, and Culture: An Encyclopedia of the Prophet of God (2 vols.), Edited by C. Fitzpatrick and A. Walker, Santa Barbara, ABC-CLIO, 2014, Vol I, pp. 239–245. Patler, Nicholas (2017). From Mecca to Selma: Malcolm X, Islam, and the Journey Into the American Civil Rights Movement. http://theislamicmonthly.com/mecca-to-selma/: The Islamic Monthly. Trojanow, Ilija (2007). Mumbai To Mecca: A Pilgrimage to the Holy Sites of Islam. Haus Publishing. ISBN 978-1-904950-29-5. Zainal (2012). Regulasi Haji Indonesia dalam Tinjauan Sejarah. JURIS Vol 2 No 2

Pranala heran

Bahasa InggrisHajj: step by step Hajj & Umrah – Journey of a Lifetime Diarsipkan 2016-03-05 di Wayback Machine. -an e-book Hajj – The Pilgrimage -Resource on Hajj Hajj Information Center – Sebuah riset Haji kalau IslamiCity Mapping Faith: The Pilgrimage to Mecca -CNN interactive feature Virtual Hajj pada PBS The Hajj Goes High Tech -Time magazine photo essay Sequence of Hajj explained through Google Earth The Rites of Hajj and Umrah & Islamic TerminologylbsHajiSetiap tahun, berasaskan tanggal 8 kait demi 13 Zulhijah.Persiapan Ihram Miqat Dhu'l-Hulayfah Juhfah Qarn al-Manazil Dhat Irq YalamlamUrutanTawaf • Sumur Zamzam • Shofa dan Marwah • Mina • Arafat • Muzdalifah • Rami al-Jamarat • Iduladha • Tawaf al-Ifadah • Tawaf al-WidaMasjid Masjidil Haram Masjid Nabawi Masjid-u-Shajarah Masjid MiqatSejarah Haji Pengawasan otoritas BNF: cb12533607q (statistik) GND: 4125388-7 LCCN: sh85089072 NKC: ph274678 Diperoleh karena "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Haji&oldid=18248107"

Doa Untuk Orang-orang Yang Bersilaturrahmi Sepulang Haji - Cara Mudah Ke Baitullah

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang-orang, Bersilaturrahmi, Sepulang, Mudah, Baitullah

Doa Untuk Orang Pulang Dari Haji – Blog Alhabib

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang, Pulang, Alhabib

Doa Setelah Pulang Haji Dan Umroh | Kutipan Pelajaran Hidup, Sembahyang, Pelajaran Hidup

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Setelah, Pulang, Umroh, Kutipan, Pelajaran, Hidup,, Sembahyang,, Hidup

Doa Untuk Orang Yang Hendak Pergi Haji For Android - APK Download

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang, Hendak, Pergi, Android, Download

Doa Untuk Orang Pergi Umrah

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang, Pergi, Umrah

Umroh Dan Naik Haji - Inspirasi Muslim

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Umroh, Inspirasi, Muslim

Doa Untuk Orang Naik Haji For Android - APK Download

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang, Android, Download

Doa Untuk Orang Berangkat Umroh Sesuai Sunnah - Inspirasi Muslim

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Orang, Berangkat, Umroh, Sesuai, Sunnah, Inspirasi, Muslim

Doa-doa Dalam Ibadah Haji | Elhasana Tour

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Doa-doa, Dalam, Ibadah, Elhasana

Doa Untuk Naik Haji Dan Umroh - Nusagates

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Untuk, Umroh, Nusagates

Doa Mustajabah Orang Haji For Android - APK Download

Mendoakan Orang Naik Haji : mendoakan, orang, Mustajabah, Orang, Android, Download