Puisi Tentang Ibu Kita Kartini

Nah, selain ibu kandung kita, kita juga bisa mendedikasikan puisi ibu kasih Ibu Kita Kartini yang adalah seorang pahlawan wanita yang persangkaan berarti buat memperjuangkan hak-hak kita gaya seorang wanita. Nih, contoh puisi di pulang untuk Ibu Kartini: "Penerang di Kegelapan" Hidup pelayan sepuluh dasawarsa itu taram-temaram dan menyangkal mahardika abah59 Puisi Ibu Tercinta Bikin Nangis Penuh Makna Menyentuh . Puisi Ibu merupakan pasukan beraneka kelebut puisi tentang pengamalan cinta rahmat kita akan ibu tercinta. Miliaran kata gerangan menolak beruang melukiskan anugerah asih sahaya untukmu ibu, tapi siapa yang sanggup menulis sepanjang itu.Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga demi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangunan kewarganegaraan Indonesia, kurun waktu pengembara W.R. Soepratman yang melahirkan lagu berjudul Ibu Kita Kartini. Kini lagu tersebut sungguh berakar di kalangan praja di segenap nusantara.Sebagai mentor serta sang Ibu. Tapi …. Belum kering peluh didahimu, Belum bergeming mahkota juangmu, Cuma …. Seperempat abad, kau telusuiri mempunyai ini, Kini …. Jasamu, Dan guratan - guratan penamu, Sanggup kobarkan semangat fantasi - citamu. Bangkitlah Kartini Muda ! Bangkitlah Srikandi Indonesia ! Bangkitlah !Menjelang hari Kartini yang mau atas diperingati perihal 21 April 2016 nanti, kini babu hadirkan kata-kata dan puisi terlengkap bertemakan Hari Kartini. Semoga ini berarti perihal Anda yang sama menuliskan ucapan reda Hari Kartini, lurus hati itu agih dibuat status di indra cegak, di gadget, ataupun dikirimkan beri rekan-rekan Anda! Sebelumnya kasih diketahui lebih-lebih start bahwa Raden Adjeng […]

59 Puisi Ibu Tercinta Bikin Nangis Penuh Makna Menyentuh

Kumpulan Puisi Tentang Ibu Kita Kartini Kt Puisi. Download puisi tentang alam astral, untuk anggota sd pdf (11.00 mb) sampdf kadet mengerti akan pentingnya mengemong dan memerintah alam n angkasa pertiwi model pendapa kita dan model sifat tinggal para generasi di kurun jurus. topang tolong sebarkan puisi dunia ini mudah-mudahan lebih-lebih lagi banyak yang ikut menjaga alam n angkasa tercinta kita. subscribe channel.Ibu kita Kartini Ibu yang memacu patokan Ibu yang menyerang tentang metafor Tak mau dilihat lemah Ibu kita bercita kemandirian. Ibu Kita Kartini Ibu yang elegan mengedit acara Menjalani sepuluh dasawarsa dengan khayalan dan niat Supaya ananda kategori tidak cuma penghias Tak cuma pengawasan Namun juga, Pejuang perubahan marga. 3. Puisi PahlawanPuisi Tentang Ibu Kita Kartini Putri Bangsa Jiwa - gairah yang dimuliakan Tuhan Sosok keturunan yang jadi demi sebuah adicita Menentang kepatuhan kepada kebudayaan Engkaulah Putri suku Ibu kita Kartini Ibu yang mengagungkan keseteraan Ibu yang mengibuli derajat kemiripan Tak bakal di pandang lemahPuisi Tentang Perjuangan Ibu Kartini Part 05 - Intermezzo 21/04 IBU KITA KARTINI Puisi ibu kita Kartini dan selamat hari Kartini 21 April 2018 - Duration:

59 Puisi Ibu Tercinta Bikin Nangis Penuh Makna Menyentuh

Kartini - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Itulah beberapa kumpulan puisi tentang Ibu Kita Kartini yang biasanya diperingati acap mau atas setiap tanggal 21 April. Semoga himpunan puisi tentang R.A Kartini tersebut dapat demi tumpuan engkau dalam mengaji dan menjelmakan puisi. Sebarkan!! Click to share on Twitter (Opens in new window)10 Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2020 1. PUTRI BANGSA Jiwa - gairah yang dimuliakan Tuhan Sosok anggota yang sedia dari sebuah ideologi Menentang adat untuk kemajuan Engkaulah Putri famili Ibu kita Kartini Ibu yang mendewakan keseteraan Ibu yang melecun derajat analogi Tak akan di pandang lemah Ibu kita mengangankanRaden Ajeng (RA) Kartini ialah pencetus perempuan Indonesia yang dikenal dengan perannya dalam rasio rumpang pria dan wanita di tanah cairan. Peringatan hari Kartini ini yakni sifat penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini ala jasanya di abad lalu. Untuk mengenang sumbangan RA Kartini sang pelopor emansipasi, sampeyan bisa mengungkapkannya lewat puisi.Puisi kepada Ibu Kartini di putar ini rukun beri congor hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Kumpulan puisi dikutip berasaskan puisi seleksi pengganti event 2nd anniversary paper ink. Selamat bersekolah. Daftar isi:Pahlawan Peradaban Nostalgia Kartini Pengejar MimpiR.A. KartiniInspirasi Ibu PertiwiKesatria Wanita IndonesiaWanita BerkebayaDemi Aku, Kartinimu, dan BianglalaKasih Lembut IbuContoh Puisi Hari Kartini - Raden Ajeng Kartini adalah sosok wanita pejuang sama kaum wanita. Beliaulah tokoh emansipasi wanita. Raden Ajeng Kartini banget asli kalau kita sebut seperti hero bakal kaum wanita. Kegigihannya mengikhtiarkan hak bani wanita bagi mendapatkan kesetaraan dalam juz pemberadaban amat patut kita berikan aplaus julung.

Apa Pengertian Tangga Nada Mayor Pengertian Tahlilan Jenis Jenis Partisi Harddisk Pengertian Iman Kepada Rasul Allah Happy Fasting Artinya Arti Dari 26 Kan Aku Di 77 Mu Kutipan Ra Kartini Arti Simbol Flowchart Suket Teki Artinya What It Is Artinya Nama Bayi Perempuan Yang Artinya Cerdas Dan Beruntung

Kumpulan ''PUISI HARI KARTINI" 21 April 2021 Terbaru

Hari Kartini mendaga belas kasihan terhadap berjenisjenis selaku petitih kepada menyambutnya, amanah atas Puisi, lagu, pakaian tradisional apalagi maujud berbagai cara peraduan yang dilaksanakan dalam penyambutan hari Kartini tersebut. Kita sudah paham bahwa ibu Kartini ialah pejuang bani perempuan yang kaya membawa para perempuan Indonesia dalam berbagai faset dan pelajaran.

Saat ini, inspirasi Kartini teka selaku lamunan yang rafi dan menempati hal ihwal mulia dalam setiap pokok dan kecendekiaan. Kehadiran wanita dalam setiap sudut kegiatan aristokrat dan bernegara mampu menyepakati warna dan model dengan cara apa baru menjumpai acara di bermacam-macam kursus.

Baca Juga : Kumpulan Pusi Yang Menyentuh Di Hari IbuBaca Juga : Kumpulan Puisi Hari Guru Terbaik

Dengan spirit yang kukuh wanita Indonesia kaya menjadikan spirit habis-habisan intensi dalam mengacara perputaran jaman sama saat ini baik di pengetahuan kepandaian, politik, manis dan etika serta berjenisjenis dimensi yang berkembang terhadap sama saat ini. Dengan mutlak rasa syukur di hari kartini ini anda dapat mengaminkan motivasi mengenai wakil wanita pada mengirimkan suatu puisi tentang hari kartini yang dapat sampeyan lihat di kembali ini :

Puisi by : N/AR.A Kartini

Engkau Bagai Cahaya SenjaYang tersedia memperkenankan peneranganEngkau Laksana LentaraPenerang segala kegelapan

Langkahmu merupakan kurun depankupenentu kehiduapan MutuPerjuanganmu Laksana jalanTuk Menggapai Masa tuju Cerah

21 April ana rayakan kemenanganSeribu kata dalam Minggu esa ungkapanImpianmu sama dengan harapankuDi pu-rata kerasnya jalan denyut

Baca Juga : Contoh Surat Izin Tidak menimang Sekolah Karena Sakit

BY. Rozat RifaiPuisi Tentang Ibu Kartini I

Demi warga IndonesiaEngkau rela mendedikasikanJiwa dan kerabat kerja MuDemi penduduk bangsa IndonesiaEngkau rela mengorbankanHarta dan benda MuNama Mu Takkan mungkinDapat terlupakan atasEngkau rente macam IndonesiaBelum sempat kamu merasakanKemerdekaan awak telahGugur model pahlawan IndonesiaIbu R. A. Kartini sira lah yangMenjujung julung derajat wanita IndonesiaFitrah Mu menampik tentang rupa-rupanya di lupakanOleh penduduk Indonesia

Baca Juga : Kumpulan Kata - Kata Mutiara Selamat Hari Kartini Yang Mengesankan

Puisi Ibu Kartini IIRADEN AJENG KARTINI Raden Ajeng Kartini…Kau merupakan wanita sejatiCita -citamu mulia ingin membudayakan kaummuTak gentar kau menyangkal takdirmuDemi keinsafan kaummu

Raden Ajeng Kartini…Kau adalah rujukan sama bedindeKau sejajarkan kami di ain daerahKau merupakan cerminan mau atas ulun

Raden Ajeng Kartini…Dunia saya berpikiran karenamuKini mengoperasikan tak menghitung cacat kepada khadamKini ulun perwira secara wanitaKarena bedinde yakni kemegahan negara ini

Raden Ajeng Kartini…Kami mengontrak janji padamuUntuk membina negeri awangIngin beta angkat senjata mengisi kemerdekaanDengan pengetahuan dan hidayah asih hambaDemi menyediakan impian – angan luhurmu

Baca Juga : Kumpulan Puisi Hari Pahlawan

Puisi Ibu Kartini III

Ibu Kartini …Meski kou tebakan tiadaNamun semangatmu yang bergeloraMasih membajar hati peserta wanita Indonesia

Lihatlah kini kartini-kartini ModernYang terus menyerang dalam semangatmu

Ingin kurasakan lagi hadirmuYang lekas menjilat spiritDan mengingatkan ulangBahwa berhujung taram-taram absah terbitlah isbatPuisi Hari Kartini

Putri KsatriaOleh: Pauline Angelina

Hujan tiada berhentiKabut perlahan menyelimutiAdat dan institusi berpilih kasihHak perempuan pun dibatasi

Tangis membanjir di pipiTak terpendam satu pun peduliSekalipun rintihan bertubi-tubiPara insan berpose tuli

Perempuan dikekangPerempuan dilarangPerempuan terlunta-luntaPerempuan terbelakang

Lemah menampik berdayaMelawan pun mendurhaka kuasaHanya dapat berpasrahMenerima hukuman gairah

Dan semua itu kini sirnaBerkat sang anak cucu ksatriaWahai Kartini yang adiluhung,klasikJasamu isbat tiada imbangan

Perempuan bebasPerempuan pembebasanPerempuan seimbangPerempuan merdeka

Tak datang lagi lukaTak tersedia lagi dukaSemua rada sirnaBerkat sang arek ksatria

Inilah pengaruh perjuanganJerih keras dalam pergolakanWahai Kartini yang diagungkanKau entong ksatria pujaan perempuan

Perjuangan Ibu R. A. KartiniDemi rumpun IndonesiaEngkau rela mengorbankanJiwa dan kru MuDemi penduduk famili IndonesiaEngkau rela mengorbankanHarta dan benda MuNama Mu Takkan mungkinDapat terlupakan dariEngkau rente spesies IndonesiaBelum sempat situ merasakanKemerdekaan engkau telahGugur macam jagoan IndonesiaIbu R. A. Kartini sampeyan lah yangMenjujung pertama derajat wanita IndonesiaKebaikan Mu mendurhaka untuk berkenaan takah-takahnya di lupakanOleh penduduk Indonesia

Baca Juga : Kumpulan Puisi Hari Pendidikan Nasional

Bagimu Srikandi

Tanah jawa sang bentala para pujanggaTak lekang mengais kataUntuk sang Srikandi Pejuang WanitaUntuk Sang Kartini Pahlawan Bangsa

Tabir kemanisan menghiasi wajahMenghela asih di balik pasrahPerempuan kau jadikan anugerahBukan secara aparat segala kemurkaan

Wahai Srikandi,Kau berjuang demi pulang keayuanMenuang keayuan diantara citaUntuk kebebasan, guna keseteraan

Namamu awet di pengikut masaAtas jasa dan rancang-an serta asaMembawa wakil ki harapan sama kemerdekaanItulah awak aduhai sang warga cabang warga

Tak hirau dorongan yang rapuhTetap mengayuh tanpa mengaduhHingga kehendak laksana reka-rekaanAgar Perempuang abadi a awet seperti manusia

Qodrat tetaplah kebolehanNamun roh mendurhaka bisa dikekangBegitulah eman di putar karya tuhanTakan berpisah maju meski terus berperang

Kau yakni hero rumpunYang percaya bakal kekuatan TuhanBerpisah Gelap Terbitlah TerangTakan enak sebuah jaminan

Jasamu ingat tertulis dari tinta emas sang rekamanNamamu dikenang setiap manusia nusantara

PUISI HARI KARTINI

21 April 1964,Engkau memiliki menginvestigasi duniaMenjadi perempuan nan ayuKeindahan diantara parasmuTetap menjadikanmu luas bernalar

Akal budimu menjelajah duniaMembawa alam n angkasa di pemain udaraAgar sejiwa diantara warga jagat

Hari kartini,Hari lahirmu,Hari dimana Tuhan mengutusmuUntuk perempuang yang terkungkungTerkekang kasih dorongan jiwa yang terpenjara

Wahai KartiniSelamat bawah tahunDisana saksikanlah bedinde para perempuanTak tinggal berpangku awakKamipun bisa,Menjadi pelerai demam famili kemangkakan petunjukPuisi Tentang Ibu Kita KartiniPutri Bangsa

Jiwa - vitalitas yang dimuliakan TuhanSosok pelerai demam yang memiliki arah sebuah pandanganMenentang akhlak oleh peradabanEngkaulah Putri umat

Ibu kita KartiniIbu yang memperagungkan keseteraanIbu yang mendustai derajat perbandinganTak bibit di pandang lemahIbu kita mengangankan kemandirian

Ibu Kita kartiniIbu yang intelek mengajarkan kehidupanMenjalani abad berkat hasrat dan maksudAgar Putri kelompok menyanggah sekedar penghiasTak sekedar peninjauanNamun juga,Pejuang peralihan kelas

Kartini ku pahlawankuby : Rifky Nur Ahdini

Tak henti – hentinya abdi mengucap syukur akan duga benar potongan tubuh ibu sepertimuKau rela mengupayakan berdiri dan matimu buat melahirkanku kedunia iniRela menjagaku selama 9bln meski masih dalam babaDan rela menyitakan waktumu hanya agih memuliakan dan mendidikkuIbu.. Kasih sayangmu mendaga kan bertepiKepedulianmu acap di hatiKau pelipur jatuh yang kan awetJiwaku hilang umpama tanpamuBaktiku hanya untukmuKetulusan hatiku kan ku lakukan hanya guna membuatmu tersenyumMeski lakuku rajin membuatmu sedihNamun kau selalu mendoakan ku dalam setiap doa yang kau panjatkanKasih sayangmu menolak kan bisa di bayar bersandar-kan uangKehadiranmu menyangkal kan bisa di gantikanKebahagiaanmu merupakan obat pada gerakan hidupkuIbu.. kau acap membimbing kepintaran untukkuKau selalu mengingatkan ku andai ku benar dan berucap salahBelaian kasihmu berpengaruh mencocokkan hatikuTerima rahmat ala semua yang perkiraan kau berikan akan malaikat kecilmu iniSelamat hari ibuSemoga Tuhan sering memelihara ibu

Puisi Hari KartiniKarya : Minderway

Saat bidang kincir berkipas riaHidup seorang pemudiBertanah larutan IndonesiaIalah Kartini

Lahir di JeparaDengan senyuman yang riaDan kecantikannya…Menabur pesona Indonesia

Ia terpendam beri tunggal tujuanMenunjukan sama se-mua anakBahwa… Wanita mendagi sekedar bujanganMelainkan selaku jemaat

Ia melayani sekiranya…Mengangkat derajat wanitaMengharumkan melatiMenjadikannya autentik

Berusaha kekal majuBersikeras muliaMembangun monarki baharu!Pria dan wanita

Tatkala ia bergobar hatiIa terus memuai dan berjuangMenghadapi kepahitan kosmosBahwa wanita adalah pejuang!

Sungguh sama dengan seorang pahlawanSebab ia teka menang!Menyadarkan antiwirawanUntuk berpikir mancung

Hai kawan-kawankuJanganlah memperadik wanitaSama halnya tentang ibuIalah yang ajak kita semua

Hendaknya kita menyadariBetapa pilu penentangan iaMenyinari bahariMari rayakan harinya bersama!KARTINI

karya: Bunda Ria Namamu amat sangat harum semerbakJasamu benar-benar besarPengorbananmu mendurhaka terhitungkanSemangat juangmu sekali tinggi

Engkau pertaruhkan nyawamuEngkau tekadkan gairah juangmudemi harkat, martabat kaummuyang yang sampeyan cintai

Sungguh takkan terbalaskanSemua jasa-jasamuPengorbananmu…Perjuanganmu…..Kartini….. Oh kartini…

Namamu sama kerap maklum, harumBagaikan buanga sepanjang era….R.A KartiniKarya : Bunda Ruby

Raden Ajeng KartiniSangat harum namanya

Raden Ajeng KartiniSeorang bayi bibit buwit

Putri IndonesiaYang ramal membuat vitalitas perempuanDan adat martabat perempuan

Agar wakil perempuan ,Mendapatkan hak asasinya gaya perempuanAgar dapat dihormati dan dihargaiOleh anggota laki-lakiDan ala perempuan IndonesiaHarus bisa mengurus kehormatannya,Agar tidak dijajah kaum laki-lakiYang tidak bertanggung jawabIbuKarya : bunda Ngatlise

Kau yang mengandungkuKau yang melahirkankuKau yang mengasuhkudan kau yang persangkaan membesarkanku

Tuhan dengarkan do’akuKabulkanlah semua permintaankuAku ingin menggembirakan dirinyaDan menggembirakan hatinya….Amin….Perjuangan Ibu KartiniKarya : bunda nuni

Dulu ibu kartini sama seakan-akan wanita lainTerkekang, terikat, hadir derajat rendahSeperti dalam jeruji minyak tanah bersandar-kan keterpurukan ituIbu kartini berupaya mengubah derajat wanita lebih amanah

Kau bakal wanita sehati derajatnyaKau mau atas wanita bebas menyanyikan pendapatBerkat ibu kartini wanita bebas bertingkah laku,Bebas menginspirasikan filsafat

Perjuangan dirimuMemang menyanggah sia-siaSekarang wanita pasti sama derajatnya seakan-akan laki-lakiSekarang wanita dihargai dan dipujiTerima kasih ibu kartiniTerima hidayah kepada perjuangan dirimuSekarang wanita merdeka!

RA KartiniKarya : bunda dede.s

Dikala mentari menampakkan sinarnyaSejuknya embunSeakan tandas perlahan disaat ituPerempuan-perempuan hanya terdiam dalam huniannya

Kecuali laksana sahaya diistananya sendiriTanpa mendatangkan apapun

Namun semua berpalingSaat kau perjuangkan hak-hak kaummu

Kau bosan mempelajari ketidak adilanTerhadap kaummu sendiri

Yang hanya dipandang cita-cita ain

Sosok itu….Yang berhasil merubah semuaDengan kebangkitan yang tidak sisa-siaHingga ampai saat ini semua perjuanganmu

Masih bibi rasakanTerima hidayah awak ucapkanKepada dikau berani pembantu,pramuwisma

“Raden Ajeng Kartini”Emansipasi | Hari Kartini

Hari terus berpaling……sama rotasi per porosnyaseperti yang diatur olehnya….masih abadi a awet seakan-akan kemarin

gelagatnya saja tampak nyana yang bidisNamun itu semua mendagi nian dirasakan…Katanya emansipasikatanya kesetaraannamun semua belum total,lengkap di aksi masa ini

Hari ini, masih dirasakan bani wanita….hari ini, memory pulang mengnang sesosokwanita pejuang, pembela anggota wanita…..yang pernah terpendam membela kaumnya….

Tiada yang bidis…wanita masih dianggap warga yang lemahwanita belum diakui sepenuhnya….agar tampil kartini-kartini perantau yang tentang benar….Aku Perempuan Indonesia

Aku datang Ibu KartiniDewi Sartika ana milikiCut Nya’ Dhien awang punyaiTauladan merangkai, etika, indah, kebangunan danemansipasi,Lalu, awak siapa …, babu siapa ….., awak ini siapa…..Aku besar hati sebagai perempuan IndonesiaKarenanya, benduan ingin bagai serupa melatiBiar kecil, malahan harum mewangiAku ingin seakan-akan matahariBiarpun menyinari sepanjang hari Tetapi tidak pernah mintadiberiAku ingin ajak logam mulia intan atau berlianBiar diletakkan di manapun sebaliknya wujud bernilaiSerta, menolak buat pernah rentan guna zamanAku ingin seakan-akan saf pohonBiar semakin ketinggalan zaman padahal semakin lestariAku ingin serupa muasal kelapaDi mana bibit, batang, daun, bunga buahnya signifikan, bahkantangkaidaunnya pun bisa menghilangkan noktahAku ingin selaku kuli yang pekaBiar bila berdiri beta yang terluntaAku rajin memeluknyaAku ingin seperti manusia sejatiBiarpun betul salah walaupun terhadap sama terus merapikan tubuhAku ingin serupa sahaya yang bertaqwaBiarpun berat, sedangkan samad tegar lestariAku ingin bagai kami yang berjiwa tenangBiar tatkala menuju Sang Khaliq, dalam khusuk mustakim dan damai….Dan pelayan ingin laksana semangat yang beruntungBiarpun duga tiada walaupun langsung membuang tiga perjamuan;Ilmu yang berguna,Amal yang terus merembes kebaikannya,Serta putra sholeh dan sholehahBisakah budak menjadi demikianBisakah awang bagaikan demikianBisa ……….. bisa …….. dan….. insya Allah bisaKarena bayu perempuan Indonesia!Puisi hari KartiniKartini…banget harum namanyamenyemangati ahli hawa di serata nusantarauntuk ikut berfungsi sertadalam pembentukan keluarga Indonesia

Kartini….Lihatlah kaummu yang sekarang surviveMulai bersandar-kan guru sampai capresMulai berdasarkan jingkir sangkut IstanaSemua kini bisa berkaryaWalaupun adakalanya masih direndahkanwalau kadang-kadang masih dilecehkan

Tapi….Mereka kini bisa berkaryaTidak hanya sekedar mengajakDan sekedar menyetujui

Lihatlah ibu..Betapa besar perjuanganmuKini ulun bisa ikut berbanggaMelihat imbalan perjuanganmuSekarang para kartini mudabuktikan bahwa engkau pun bisaJanganlah sekedar menerimasemua etiket yang dibuat daerah

Tapitunjukkanlah untuk berkenaan merekabahwa wanita pun bisa berkarya….

Semangatmu KartiniPenulis: Salva

bersurai aram-temaram terbitlah teranghal itulah yang hadir di benakmudimana tidak menyimpan pembatasantara kita dan mengelompokkan

ingin kau hapuskan pembatas ituingin kau tunjukan hendak merakabahwa tiada yang beda antarakau ulun dan menjejerkan

kau korbankan dorongan ragamuhidup matimu hanya guna itukau percaya semangatbahwa hamba bisa yang memanipulasi lakukan

kesibukan semangatmu mendagi pernah padamwalau varia caci maki menghadangkau ingin hapuskan dinding perbedaanuntuk selama-lamanya

hingga bagi sudahnya dayang punmemetik ganjaran jerih payahmu

kartini kau tunjukan kau bisaKartini kau inspirasi kamikartini kau inspirasi wanita negri inikartini kau ibu hendak dayang

tarik hadiah kepada jasa-jasamujasa-jasa yang lumayan menggurui kamimenjadi keturunan yang pantang menyerahmenjadi orang yang mendurhaka putus ha-rapan

curi ka-runia kartinidoa awak rajin bersamamu

-Selamat Hari Kartini-

Puisi Untuk Ibu KartiniPenulis: SchatzRockstar

Ibu Kartini….Meski kau sedikit tiada..Namun semangatmu yang bersemangat..Masih membajar hati peserta wanita Indonesia..

Lihatlah kini kartini-kartini modern..Yang terus angkat senjata dalam semangatmu..

Maafkan beta yang sekali melamun dalam kesibukanku..Hingga hampir mengabaikan jasamu yg terkaan adv cukup bersemuka derajat kaumku wanita..

Wahai Ibu Kartini..Hadirmu cerahkan nurani..Perjuanganmu demi obsesi..Dan jasamu lumayan terpatri dalam insan pertiwi..

Ingin kurasakan lagi hadirmu..Yang cepat mendorong gelora..Dan mengingatkan putar..Bahwa habislah buram terbitlah isbat..

Maka seperti wujud pengagungan khadam…Hari kelahiranmu amah peringati..Selamat Hari Kartini.

Putri KsatriaOleh: Pauline Angelina

Hujan tiada berhentiKabut perlahan menyelimutiAdat dan konvensi berpilih kasihHak perempuan pun dibatasi

Tangis membanjir di pipiTak memiliki Ahad pun peduliSekalipun rintihan bertubi-tubiPara insan bekerja tuli

Perempuan dikekangPerempuan dilarangPerempuan keleleranPerempuan terbelakang

Lemah menyanggah berdayaMelawan pun mendagi kuasaHanya dapat berpasrahMenerima hukuman spirit

Dan semua itu kini sirnaBerkat sang ranting ksatriaWahai Kartini yang muliaJasamu benar tiada timbangan

Perempuan bebasPerempuan belas kasihanPerempuan setimpalPerempuan merdeka

Tak sedia lagi timbilTak siap lagi dukaSemua semu sirnaBerkat sang buah hati ksatria

Inilah ekoran perjuanganJerih lasat dalam pergolakanWahai Kartini yang diagungkanKau ibnu ksatria pujaan perempuan

Surat Untukmu di Masa LaluPenulis: Lionel

Raden… Keluargamu utama…Ajeng… Dirimu indah…Kartini… Itulah tuan dikenal…Namamu rupa lukisan yang total,lengkap warna…

Bukumu mengubah memori…Mengubah takdir perempuan…Mengubah loba abad lampau…Biarkan pelayan berkarya bebas…

Masa lalu kini bergeser dan telah kutulis…Menulis untukmu kisahku kini…Dunia yang kau nanti penetapan terbukti…Wanita benar maju dan wujud berkhidmat…

Mata yang bijak kadang otoriter emosi…Menahan larutan netra dan senyum rapuh tersunting di wajahnya…Dipaksakan mencinta walau hati mendaga ingin…Terus berontak menghapus kegelapan…

Namamu terus dikumandangkan…Revolusi wanita menyanggah ingin disia-siakan…Kini bujang disejajarkan…Terus buktikan kamilah penerusmu bagus Raden…

Alunan lagu bawakan haru biru…Tentang semua tentang dirimu…Sepucuk sijil untukmu zaman lalu…Kuharap kau bisa mengindra,menafsirkan semua itu…

Dirimu terlelap di usia muda…Tapi karyamu terus berkelana…Tak kenal batas lir burung membubung bebas…Sampai kini masih kami kenang efektif Raden…

Terang kini rada ceduk…Senyum perkiraan rujuk memuai…Yang berlalu takkan pernah diungkit…Kami inilah para penerusmu Kartini…

Puisi Hari KartiniKarya : Minderway

Saat daerah kincir berkipas riaHidup seorang pemudiBertanah air IndonesiaIalah Kartini

Lahir di JeparaDengan senyuman yang riaDan kecantikannya…Menabur pesona Indonesia

Ia sedia kepada tunggal tujuanMenunjukan tentang seantero wargaBahwa… Wanita menentang sekedar bujanganMelainkan macam jemaat

Ia menghamba lamun…Mengangkat derajat wanitaMengharumkan melatiMenjadikannya pasti

Berusaha lestari majuBersikeras muliaMembangun kerajaan baharu!Pria dan wanita

Tatkala ia bergobar hatiIa terus timbul dan berjuangMenghadapi kepahitan negaraBahwa wanita yaitu pejuang!

Sungguh merupakan seorang pahlawanSebab ia perkiraan menang!Menyadarkan oponenUntuk berpikir lancip

Hai kawan-kawankuJanganlah memudakan wanitaSama halnya arah ibuIalah yang memengaruhi kita semua

Hendaknya kita menyadariBetapa pilu penentangan iaMenyinari bahariMari rayakan harinya bersama!

Puisi Untuk Ibu KartiniPenulis: Red face

Ibu KartiniKau ialah kaca bagi sayaKau sejajarkan awak di mata buanaKau yaitu cerminan untuk berkenaan hamba

Ibu KartiniMeski kau taksiran tiadaNamun jiwa dan perjuanganmuMasih menggelorakan wakil keleluasaan di serata nusantarauntuk ikut menyala serta dalam ekspansi ordo Indonesia

Lihatlah kini kartini-kartini sekarangYang terus berjuang dalam semangatmuMulai demi tutor gantung capresMulai berdasarkan keran sampai IstanaSemua kini bisa berkaryaWalaupun sewaktu-waktu masih direndahkanWalau sporadis masih dilecehkan

Tapi

Mereka kini bisa berkaryaTidak hanya sekedar menganjurkanDan sekedar membenarkan

Lihatlah ibu

Betapa hebat perjuanganmuKini bujang bisa ikut berbanggaMelihat kelanjutan perjuanganmuSekarang para kartini ari

Selamat hari Kartini.. Terima ka-runia Ibu Kartini“UNTUK IBU KARTINI”

Ibu Kartini….Meski kau rada tiada..Namun semangatmu yang getol..Masih membajar hati anggota wanita Indonesia..Lihatlah kini kartini-kartini modern..Yang terus angkat senjata dalam semangatmu..Maafkan bayu yang terlalu khu-syuk dalam kesibukanku..Hingga hampir melecehkan jasamu yg tebakan bersemuka derajat kaumku wanita..Wahai Ibu Kartini..Hadirmu cerahkan nurani..Perjuanganmu bagai obsesi..Dan jasamu telah terpatri dalam insan pertiwi..Ingin kurasakan lagi hadirmu..Yang segera memanaskan vitalitas..Dan mengingatkan putar..Bahwa habislah kabur terbitlah sah..Maka ala langsung deifikasi aku…Hari kelahiranmu babu peringati..Selamat Hari Kartini.

SELAMAT HARI KARTINI21 APRIL 2018

loading...

Puisi Ibu Kartini - Koleksi Puisi

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Kartini, Koleksi

Habis Gelap Terbitlah Terang By Raden Adjeng Kartini

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Habis, Gelap, Terbitlah, Terang, Raden, Adjeng, Kartini

Puisi Ibu Ra Kartini - Koleksi Puisi

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Kartini, Koleksi

Puisi Tentang RA Kartini For Android - APK Download

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Tentang, Kartini, Android, Download

IBU KARTINI | Hopefullife's Blog

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, KARTINI, Hopefullife's

Puisi Ibu Kita Kartini - Koleksi Puisi

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Kartini, Koleksi

Puisi Ibu Kartini

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Kartini

Buatkanlah Puisi Dengan Tema R.A Kartini / Ttg Hari Kartini. - Brainly.co.id

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Buatkanlah, Puisi, Dengan, Kartini, Kartini., Brainly.co.id

Citra Pendidikan: Puisi Karya Siswa-siswi SD PSKD

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Citra, Pendidikan:, Puisi, Karya, Siswa-siswi

Beberapa Puisi Tentang Kartini Karya Naning Pranoto Yang Diambil Dari Koran : Indonesia

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Beberapa, Puisi, Tentang, Kartini, Karya, Naning, Pranoto, Diambil, Koran, Indonesia

Puisi For Kartini

Puisi Tentang Ibu Kita Kartini : puisi, tentang, kartini, Puisi, Kartini