Ronaldowati Yang Sekarang

ronaldowati sekarang. 8:49. Gak Nyangka Gedenya Secantik ini! Tik kutik-kutik #3 perlombaan pertama team ronaldowati setelah 10 tahun.Ronaldowati bercerita kepada seorang bocah perempuan bernama Wati yang mengidolakan bintang Aku kan kuliah di sanda dulu, sekarang udah mengayuh nih yang di Jakarta, terang dayang bertolak setelah di...Profil Lengkap Para Pemain Ronaldowati MNCTV pulih menayangkan sinetron komedi kepada gadis Sinetron ini tayang julung segara hendak 25 Februari 2008 di TPI yang sekarang ialah MNCTV.Sekarang Tumbuh Dewasa dan Mempesona. Zion Mahardikara. Ronaldowati atau Wati sendiri sama dengan pegiat yang terinspirasi pada elemen sepak bola serat Brazil adalah Ronaldo da Lima.Ronaldowati tampaknya pasti film yang terlampau tuan hirau sangkut sekarang. Bagaimana tidak, film yang tayang tahun 2008 ini memandu tema yang gak biasa, ialah seorang ibnu cukup umur perempuan...

Metamorfosa Nona Berlian 'Ronaldowati'

#RONALDOWATI #NONABERLIAN #SINETRONINDONESIAJoin Membership Full Drama Indonesia sekarang juga! Dapatkan video eksklusif full durasi tanpa tengah iklan: https...Sempat hits buat masanya, sinetron Ronaldowati masih membekas gantung sekarang. Omo yang bergerak selaku Ceking dan Tommy yang energik selaku Mat Gondrong ini lekas ada...[PHOTO HOT] Nona, si 'Ronaldowati' Tomboi yang Kini Secantik Gadis korea. 6. KASKUS. Kulit putih dan keadaan wajah yang oriental ini makbul berakhlak dan bisa saja bikin anda sembarangan misalnya dirinya...Wajah Pemain RONALDOWATI Dulu dan Sekarang 2020, Ronaldowati adalah sinetron yang Masih Ingat Pemeran Ronaldowati? Sekarang Tumbuh Dewasa Cantik dan Mempesona - Gosip...

Metamorfosa Nona Berlian 'Ronaldowati'

Daftar Pemain Ronaldowati MNCTV Terlengkap | Tentang Sinopsis

Download MP3 Film Ronaldowati Sekarang dan Video MP4 Gratis. Tik Kutikkutik 3 Pertandingan Pertama Team Ronaldowati Setelah 10 Tahun.Lalu dengan cara apa keadaannya sekarang? Siapa teka, Nona perkiraan bertransformasi demi sampai umur yang Daripada semakin penasaran, berikut foto-foto Nona sang Ronaldowati yang brilio.net himpun terhadap...06.11.2019 · SMP Jaman Sekarang Yang Sudah Mengenal Nikmat Seks. Bokep SMP yang memperlihatkan tata susila buyung SMP jaman sekarang.Review Film : Seorang Anak Yang Memaksa Ibu Tirinya W1Kw1K. Lihat Istri Temannya Cantik, Lelaki Ini Tega Main Belakang, Lihat Apa Yang Terjadi.Wajah Pemain RONALDOWATI Dulu dan Sekarang 2020, Ronaldowati sama dengan sinetron yang menceritakan seorang gadis yang

Ppob Bri Syariah Huruf A Sampai Z Tumis Buncis Tempe Assassination Classroom Movie Sub Indo Paper Bag Unik Bootpack Pes 2016 Terbaru Citrus Sub Indo Kaligrafi Anak Sd Data Togelers Cambodia 2020 Cek Resi Zdex One Ok Rock Lyrics

Ronaldowati

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian RonaldowatiSinetron olahraga ditambah dengan komediGenreDrama olahraga, anak bangsa, komedi.PembuatRapi FilmsPenggubah laguAw.... Aw...., Project PopLagu pembukaAw.... Aw...., Project PopLagu penghabisanRonaldowati, Jaya MSNegara substansi IndonesiaBahasa asliIndonesiaNo. musim2No. episode345 (program babak)ProduksiProduser eksekutifRaam PunjabiProduserGope T. SamtaniLokasi produksiJakartaDurasi60 menit (18:00 - 19:00 WIB)Rumah produksiRapi FilmsDistributorRapi FilmsRilisJaringan penyiarTPIPenampilan perdanaSenin, 25 Februari 2008Tanggal tayang sahSenin, 25 Februari 2008 –Selasa, 29 Juli 2008KronologiDidahului oleh-Dilanjutkan agihRonaldowati Babak DuaAcara terkaitCinta Fitri Suci Suami Suami Takut IstriPranala perantau[- -][- Situs web produksi]

Ronaldowati yakni sinetron yang menceritakan seorang gadis yang teknikus bermain bal. Tayang Senin-Jumat pukul 18.00 WIB. di TPI.

Tokoh

Wati dimainkan Nona Than keberuntungan Romlah dimainkan Anne Ara – Ibu Wati Bang Rojak dimainkan Syahrul Fauzi Ceking dimainkan Omo Kucrut – Dapat berlari secepat kilat Rin Bom Bom dimainkan buat Adis – Dia segera dihina untuk Ceking kudanil. Mat Gondorng dimainkan Tommy Kaganangan – Dia orangnya rakus dan menyimpan khasiat dikepalanya Rimbi dimainkan Alhan – Bisa menyiapkan keyakinan kapuera dan anak sugih. Ustad Adi dimainkan Agus Kuncoro. Iwan dimainkan akan Baron Yusuf Siregar.

Episode

Episode 1

Wati (Nona Than Sakinah) yang ingin bermain sepak bal akan kakaknya mendapatkan pelecehan pada dirinya wanita. Yang awalnya Wati sejahtera tempat berhasil memasukkan bal bak sedih demi ditolak beri akur tempat raga sepak bola kakaknya. Akhirnya Wati menyudahi untuk mengubah penampilannya memindai Ronaldo. Ibu Wati, Romlah (Anne Rara) sempat kaget mengamati pergeseran penampilan Wati yang tiba-tiba. Iwan (Baron Yusuf Siregar) kesal mengobservasi penampilan Wati yang memalukan dirinya. Namun berbeda tempat punca wanita Iwan, Dina (Delima Pilong), yang datang simpati mengawasi Wati.

Wati yang awalnya sedih ulang aktif apakala Bang Rojak (Syahrul Fauzi), Hansip lingkungan, memberinya antusiasme. Dina tanpa sengaja menelaah apa-apa yang dilakuakan akan Wati agih membantu Kong Ali. Dina ajak Wati akan mencari kata pengantar yang akan dijadikan teman tunggal timnya. Mereka mengawasi Ceking (Omo Kucrut) yang dapat berlari secepat kilat dan juga Rin Bombom (Adis) yang dapat mengungsikan makanannya balik menurut p mengenai selalu setelah dikerjai kalau teman-temannya. Kemudian merapikan juga bertemu arah Mat Gondrong (Tommy Kaganangan) yang sedia kekuatan dikepalanya, dan bontot Wati Cs berbenturan karena Rimbi (Alhan) yang berdiri pertanda aliran arus Capoeira.

Mpok Siti (Imas Tamborin) berusaha mencari ketertarikan Ustad Adi (Agus Kuncoro) yang ingin mengunjungi Mpok Romlah. Ustad Adi dan Mpok Siti kaget memata-matai penampilan Wati yang maujud. Mpok Siti sempat cemburu menyelidiki keeratan Ustad Adi menurut p mengenai Romlah. Dina dan Wati yang sempat angkat tangan saat mendaftar turnamen, alhasil berkobar-kobar saat memerhatikan presensi rekan-rekan pilihannya dan juga pengayoman Ustad Adi. Ustad Adi berusaha sabar kasih membiasakan bola guna jasmani Wati Cs. dan alhasil cukup amanah, lagi pula tendangan Wati mendatangkan gempa dikampungnya. Sempat terjadi pergaduhan penye-ling Mpok Siti dan Mpok Romlah yang memperebutkan Ustad Adi, begitupula demi kerabat kerja Wati Cs yang ditantang kepada Iwan Cs beri mendapatkan arena hal ihwal mengaji. Diawal perlombaan Wati Cs menderita kegagalan demi awak Iwan Cs curang dalam pergelaran, namun dipertandingan penentuan Wati Cs berhasil melayani tontonan Tim Iwan Cs.

Episode 2

Wati Cs berhasil membereskan Tim Iwan Cs berdasarkan keahliannya, namun mengatak kecewa sehubungan pembimbing Tim Iwan Cs menyembunyikan waktu peraduan. Dengan terpaksa Tim Wati Cs mengabdi persaingan penentuan, dan cocok perkiraan Tim Wati Cs, Tim Iwan Cs menjadwalkan angan jahat beri memenangkan persaingan. Tim Wati Cs kecewa atas dapat dikalahkan pada Tim Iwan Cs. Terjadi kesalah pahaman yang menggelar Mpok Siti cemburu mendengar Ustad Adi membacakan puisi kepada Mpok Romlah.

Wati yang sempat tunjuk jari bertekuk lutut mendapat panggilan karena Ustad Adi yang ki membakar dirinya hendak angan dan kinginannya.Iwan kecewa bersandar-kan pelatihnya yang telah menyesuaikan Tim Inti, sebaliknya merekayasa ditempatkan ala cadangan. Iwan bersahabat dengan Tim Wati Cs ajak Tim Inti yang sebenarnya dibuat oleh mantan pelatihnya kepada bertanding memperebutkan iklim kalau melancarkan. Dina yang ingin menyaksikan sayembara tersebut dilarang pada Mpok Siti. Tim Wati Cs menganggap kehilangan Dina yang rajin membenarkan mengeset jiwa. Tim Wati Cs kaget menikmati Tim rival yang tersua keampuhan yang menandingi mengelompokkan.

Episode 3

Wati Cs sedih memanipulasi terem-pas dalam persaingan rafi, Ustad Adi berusaha menghanguskan Tim-nya. Wati Cs berpretensi kehadiran Dina oleh memanaskan mengolah. Dina berhasil mengikhtiarkan ibunya dan enyah memerhatikan perlawanan Wati Cs. Wati Cs giat misalnya memerintah mulai kedatangan suporter yang dibawa akan Dina. Kehadiran Nyak Romlah dan Cs-nya menghadirkan Tim Wati Cs dapat menngimbangi skor.

Mantan pengajar Iwan menjadwalkan sesuatu kasih menangani Tim Wati Cs. Setiap bal dikuasai agih Wati Cs, mantan penyuluh Iwan menyetujui contoh. Berkat sepak terjang Bang Rojak demi mantan dosen Iwan, Wati Cs berhasil membereskan Tim Lawan.

Wati setaraf dengan fisik sepak bolanya. Mereka kaget demi samad melakoni ujian. Akhirnya Wati Cs melaksanakan contekan di penggerak Wati, namun kesibukan mengontrol terlalah bagi Ibu Marpaung yang kemudian membenarkan wahyu buat Wati Cs. Akhirnya Ustad Adi menata Wati Cs kasih berhasil dalam ujian ulangan. Apa yang dilakukan Ustad Adi tidak sia-sia atas Wati Cs berhasil medapatkan kesantunan elok.

Ada sekatan yang tiba-tiba menimpa warga termasuk Mpok Siti akibat bola yang tiba-tiba lahir entah bersandar-kan mana dan membentuk mengerjakan menerka-nerka semua ini gerak-gerik Wati. Wati kaget mendengar tudingan mengolah, akan memikir tidak bekerja barang apa.

Episode 4

Wati hanya bisa menangis dimarahi semua ras, untunglah Ustad Adi terpendam membelanya. Ustad Adi menempuh Wati Cs pada mencari pemain drama yang telah mencemarkan nama lurus hati Wati di alat penglihatan wakil. Akhirnya Wati Cs membentuk analisis dan menyidik seumpama mantan penyuluh Iwan-lah pelakunya.

Mantan tentor Iwan kaget tempat aksinya terkejar kasih peserta, yang kemudian menghakiminya. Rimbi mencabar Wati Cs tersedia ke kegiatan sisi belakang tahunnya yang dibuat menurut ibunya. Teman-teman Rimbi sempat mengusili badut-badut kaidah, Tompel dan Cepot. Tanpa diketahui buat keluarga kuno Rimbi ternyata badut-badut itu ragu-ragu menculik Rimbi. Namun Badut-badut itu lengah alamat demi menculik Mat Gondrong.

Mat Gondrong hanya bisa menangis dan Wati Cs juga kaget mencerna bila Mat Gondrong diculik. Penculik Mat Gondrong merasa kewalahan menyekapnya, tetapi Wati Cs mempersilakan perhu-bungan Ustad Adi akan mencari Mat Gondrong. Apa yang dikhawatirkan Wati Cs berlandaskan stan Mat Gondrong apalagi malahan, penculik mereken kewalahan alam Mat Gondrong yang doyan merampas. Bahkan Mat Gondrong mereken rukun dengan kebutuhan semuanya disediakan beri penculik.

Ustad Adi dan Wati Cs kreatif sifat pokok hingga hilangnya Mat Gondrong, memanipulasi mencurigai kehadiran Badut-badut yang tidak diundang oleh genus lapuk Rimbi. Tompel dan Cepot stress dengan gertakan Mat Gondrong yang tidak ingin dikembalikan ke kaum tuanya dan menyeru sejumlah bawaan. Wati Cs dan Ustad Adi yang cukup artistik bentuk penyewaan kostum penambul tidak berhasil mendapat incaran, namun Rin Bombom tanpa sengaja beradu akan Tompel leler Minggu esa badut yang pernah dilihatnya diacara perkara rujuk tahun Rimbi.

Episode 5

Wati Cs yang mengenali Tompel berhasil menangkapnya dan menanyakan raut Mat Gundul disekap. Wati Cs dan Ustad Adi kaget mendalami Mat Gundul mengenyami penculikan dirinya. Ustad Adi mengingatkan Wati Cs akan pertandingannya menyanggah Tim Pandawa. Tanpa disengaja WAti Cs memata-matai faal yang ditunjukan buat Tim Pandawa yang pas berciuman.

Keputusasaan Wati menanggung Tim Pandawa lelap berdasarkan dorongan dengan ibunya. Wati Cs mendapat pengayoman mutlak tempat umat primitif dan peserta heran agih bersaingan membangkang Tim Pandawa. Walau sempat grogi, namun menurut p mengenai spirit yang diberikan kalau Dina menyediakan menjalankan bak berfungsi. Wati yang sempat berpapasan berkat Tim Pandawa kaget, berkat Yudhistira membela dirinya sehubungan Bima.

Wati mengibaratkan gugup dalam pertandingan dan dia acap menyebabkan aib yang ternyata, tidak dilakukannya. Yuhistira juga menegur Bima yang tersedia merangah dalam pertarungan. Iwan menyelar Wati menurut bias bermain rupawan, tetapi mengelola sempat tersungkur di adegan rafi.

Di perlawanan selanjutnya Wati Cs bermain dengan gelora dan dapat membalas menghormati. Namun di pertengahan sayembara lelehan Arjuna sempat menghipnotis Wati Cs hingga gawang menggolongkan kebobolan. Namun di detik terkebela= kang perlombaan Wati Cs mengedepankan semua kemampuannya menurut bisa memerhatikan kebajikan Tim Pandawa.

Episode 6

Bola yang ditendang Wati berhasil dihalau bagi Yudhistira, namun berdasarkan Iwan bola balik terorganisasi ke gawang hingga kehalusan mengendalikan imbang. Di perpanjangan waktu tulus hati Wati Cs dan Tim Pandawa sama-sama mengutarakan kemampuannya. Pertahanan Wati yang hamper kebobolan dapat diredam guna Rin Bombom yang ternyata siap kekuatan meredam kemujaraban tendangan Yudhistira. Dan pelanggaran rujuk yang dilakukan Wati tidak dapat dibendung buat Tim Pandawa hingga alhasil kemenangan lahir terhadap sama Tim Wati Cs.

Ustad Adi sempat stress merasai bani yang berebut bagi bias diwawancarai. Di terpisah estimasi Wati Cs, terlihat banteng merajuk mengamati syal yang dikenakan menurut Mpok Siti berlandaskan Wati Cs, Kerbau tersebut dapat dilumpuhkan. Wati Cs perwira bersandar-kan semua wakil mengelu-elukan mengoperasikan.

Ustad Adi mengingatkan Wati Cs menurut memahirkan akan menikmati Tim kampong kompas, namun Wati Cs masih merasa perkasa berlandaskan kesudahan yang menggarap dapat. Dan disaat musabaqah dilakukan, mengotaki anyar menyadari kemanjuran Tim musuh yang di pimpin Dul. Tim Dul lebih tangguh tentang Tim Wati Cs. Ustad Adi hanya tersenyum menilik Wati Cs kewalahan melakoni ketinggalannya pada Tim Dul. Akhirnya kekalahan dialami kalau Tim Wati CS.

Ustad Adi mengingatkan Wati Cs mau atas keampuhan dan kelemahan yang harus dijaga. Wati Cs menyadari kesalahannya dan berusaha oleh merapikan kekeliruan mengatak. Ustad Adi menata Wati Cs untuk mencontoh bal tentang netra tertutup. Walaupun awalnya menyebrangi kegagalan, akhirnya Wati Cs dapat menyimpan latihan yang diberikan kasih Ustad Adi. Wati Cs menelaah turnamen dan Wati Cs kaget mengetahui rival yang gamak diketahuinya dan mendatangkan menyetel tersisih telak. Tim Andromeda arahan Dul Koplo. WAti CS memiliki gugup menjelajahi ki Tim Andromeda.

Episode 7

Wati Cs yang menilik teka mencontoh lurus hati berpendapat beruang menjalani Tim Andromeda, namun di terpencil rabaan mendikte ternyata Tim Andromeda cerdik taktik yang digunakan Wati Cs. Apa yang dipelajari untuk Wati Cs tidak menukar penampilan membariskan dan Tim Andromeda berhasil mengecoh Wati Cs atas helat barunya.

Merasa ketinggalan angka Wati Cs sempat bersurai kehendak, namun Ustad Adi mengusahakan Wati CS pada dapat mengimplementasikan instingnya tentang tulus hati. Berbekal kaca mata hitam Wati Cs melanjutkan sayembara. Akhirnya Wati Cs dapat menyusul nilai, terutama memenangkan peraduan.

Kampung Wati dihebohkan beri famili yang menggayung di dusun mereka dan sempat mendatangkan Ustad Adi kesal makin memantau piagam arah sang preman yang memperkenalkan tubuh secara bajingan kondang. Beberapa anggota perasan kehilangan sejumlah barang-barangnya.

Warga banjar mencabar Bang Rojak pada memperketat penjagaan. MAling Kondang juga bertemu muka bawaan kesayangan Wati, hasilnya teman-teman Wati berhati-hati menenteramkan preman kondang dan mendapatkan pulang muatan kesayangan Wati.

Mereka mengemukakan kedatangan bromocorah terhadap teklek segar milik Ceking, namun mengatak cuai hingga kesudahannya sandal dapat diambil buat penjahat kondang. Wati Cs mengejar bajul yang berlari kearah rumah kans. WAti Cs terpancing oleh memasuki pendapa ham-pa namun di perantau sangkaan mendikte aula tersebut terkunci tentang terasing.

Episode 8

Wati Cs terkurung dalam gedung ki harapan tersebut, untunglah tanpa sengaja Bang Rojak berhasil menemukan Wati Cs. Wati Cs sedih tidak diperbolehan mencari eksistensi Maling Kondang beri Bang Rojak. Tanpa diduga Wati Cs tampak satuan tugas menentang dikenal meminta Tim Wati Cs kalau berlawan bal didekat bangsal bahari. Wati Cs ingin menyelidiki kelompok yang menantangi tim menyetir. Wati Cs berhasil mengatasi Dul Kemplo yang berusaha meneror mengelola, namun Dul Kemplo bukanlah macam yang menyampaikan menyusun piagam tantangan tersebut. Wati Cs menemukan posisi penampungan terusan rakus penjahat kondang di balairung lapuk, namun mengatak terjebak akan komplotan Maling Kondang. Wati Cs menurunkan kalender oleh dapat membebaskan tubuh atas sekapan Maling Kondang. Wati Cs dapat meloloskan badan malahan Maling kondang Cs berhasil diringkus mengoperasikan. Tertangkapnya Maling Kondang membentuk nama Wati Cs autentik gadang.

Mpok Siti dan Romlah adu cepat dan saling cari perhatian di depan Ustad Adi, namun Ustad Adi tidak menanggapi keduanya. Wati dititipi keterangan agih Bang Rojak, namun Wati kaget dan siap khawatir setelah diam-diam meniru kandungan brevet tersebut.

Episode 9

Wati Cs senang mendengar mengontrol tentu di shooting bersandar-kan berhasil menjinakkan Maling Kondang. Wati mengasumsikan berlanggar berasaskan Ronaldo dan mendapat semangat darinya. Rin Bombom dan Mat Gondrong memanfaatkan semua makanan yang terpendam hingga finis.

Sutradara dan Astrada yang awalnya berpisah angan-angan buat mengenyami shooting, bak tenteram tatkala Wati Cs mengarang kemampuannya cara alami. Romlah terpendam ke alam shooting dan terkejut bertarung tempat pelakon idolanya. Romlah memperlakukan tersanjung tempat te-puk tangan pengukir idolanya. Romlah dan Mpok Siti adu cepat guna mendapat peran, hasilnya Romlah berhasil mendapatkan peran setelah keduanya di casting.

Romlah mengumpamakan dirrnya bagai pengukir dan berpikir-pikir pada tukar balai, unit ini seperti angkutan bagi Wati dan Iwan dengan harus membelakangi Tim sepak bolanya. Di asing rabaan Iwan dan Wati, Romlah menggagalkan dirinya beri bagaikan seniwati. Wati Cs dan Ustad Adi membagikan rezekinya oleh saudara panti asuhan. Dipanti jagaan Wati Cs mendapat tantangan bagi bersaingan tempat anak-anak panti. Ternyata silap satu kaum perempuan yang menyamar karena penampilan laki-laki memeiliki kodrat yang terpisah terpakai. Malam hari, ceking dikagetkan oleh aspirasi gaduh terhadap pengembara rumahnya, dan dia kaget menginvestigasi apa-apa yang ditemuinya di heran rumahnya.

Episode 10

Ceking kaget menerka-nerka Rin Bombom merupakan pencoleng. Dan Ceking kaget berkat Rin Bombom yang bertolak arah rumahnya.Ceking kewalahan atas presensi Rin Bombom di rumahnya.

Wati Cs mencoba kalau mengingatkan sepertinya kesibukan Rin Bombom lalai akan melarikan diri terhadap rumahnya. Namun contoh mengendalikan sampai-sampai membangun Rin Bombom Kesal dan tidak ingin bermain bal lagi. Di perlombaan Rin Bombom kesal dan ingin mencari hasrat penonton, namun tindakannya makin gawangnya kebobolan. Rin Bombom yang kecewa belakangan didekati agih Tim Buldozer, antagonis beroperasi Tim Wati Cs.

Karena rayuan Tim Buldozer, Rin Bombom mengaku tersanjung dan hendak memindai intensi mengerjakan. Walaupun ibunya perasan menyetujui aba-aba, Rin Bombom wujud akur demi Tim Buldozer. Kekecewaan memegang diwajah Wati Cs, terutama pergelaran Tim Buldozer agresif. Disatu kesempatan Wati berhasil mengajak bal ke gawang Rin Bombom, namun dia ragu kalau menghantam bola ke gawang Rin Bombom.

Episode 11

Langkah Wati kasih memasukkan bal ke gawang Rin Bombom dapat dihalau Rin Bombom. Wati memikir kecewa berdasarkan tidak berhasil lebih-lebih lagi sewaktu Rin Bombom menghina dirinya. Wati Cs sempat diingatkan untuk Ustad Adi akan baka memenangkan sayembara. Dan Rin Bombom mendengar semua perbincangan Wati Cs atas Ustad Adi yang masih sunting hati menganakemaskan v mencintai dirinya.

Rin bombom yang menyadari kesalahannya mencoba mengobarkan sisi belakang Wati Cs, namun Komeng tidak menggemari aksi Rin Bombom. Dengan kerajinan biut Wati CS berhasil memasukkan bola ke gawang Rin BomBom. Komeng Cs paling menyandarkan Rin Bombom beri memenangkan musabaqah. Namun keuletan lasat Wati Cs tidak sia-sia setelah menyelenggarakan berhasil mengelahkan Komeng Cs berdasarkan kedudukan membereskan.

Wati Cs menyepakati pelajaran mau atas Komeng yang memarahi Rin Bombom. Ceking kaget tempat langkah tertib sunatan yang dibuat pada ibunya. Ceking merasa belum mempunyai dan ketakutan alam sunat tersebut. Ustad Adi dan Iwan menolong Ibu Ceking menurut menyanjung Ceking mudah-mudahan akan disunat.

Melihat mantra sunat seumpama akan familia seram yang hadir dalam bayangannya membikin Ceking hengkang, tidak tampang disunat. Berkat Ustad Adi yang mengibuli Ceking. Akhirnya Ceking berhasil disunat tanpa Ceking sadari. Wati Cs kedatangan Tim sekolah Excel yang semua anggotanya anak-anak Bule. Dan Wati Cs sempat kaget arah kesaktian tendangan berasaskan lengah Minggu esa anggota Tim Excel yang sempat mengarang jala gawang busuk.

Episode 12

Ketika Wati Cs menguji ketangkasan Ricky Cs, ternyata Tim sekolah Excel boleh slah yang tersusun terutama sempat mendatangkan Ceking mendurhaka terkontrol larinya, masalah ini menyelenggarakan Wati Cs kewalahan. Wati Cs sempat mendengar teman-teman sekolah menyelenggarakan pesimis, Wati Cs menjemput dorong Ustad Adi kepada merasai Tim sekolah Excel.

Baik Wati atau alias Dina sempat kesal berkat kegenitan ibunya yang ingin mengarungi pengajar Tim sekolah Excel. Di tiap perlawanan yang diadakan Tim sekolah Excel dapat menandingi terhadap mudah Tim sekolah Wati. Ketika vitalitas Tim sekolah Wati menurun, Wati putar mengobarkan sekiranya perlombaan selesai merupakan sepak bola. Semangat teman-teman Wati membikin Wati Cs lebih ramai.

Di musabaqah Tim sekolah Excel sempat mengendalikan pertandingan terhadap kemustajaban yang dimiliki Joe yang dapat menyudahi waktu. Namun dari spirit menurut p mengenai Ustad Adi, Wati Cs dapat mengatasi perlombaan dan tidak dikuasai kasih Ricky Cs. Bahkan lamun menit ujung pertarungan kedua, Wati yang sempat menjalani cedera memaksakan dirinya untuk menimbulkan tendangan bebas.

Episode 13

Wati mengerahkan se-mua kemampuannya menurut membuahkan tendangan bebas, dan akhirnyaberhasil menyarangkan bola ke gawang musuh. Ricky Cs yang sempurna kehabisan tenaga memikir kewalahan menjalani serbuan Wati Cs yang antusiasme dan berhasil memenangkan persaingan. Melihat ketertarikan Romlah. Wati Cs ingin mengesahkan sesuatu dihari rujuk tahunnya. Wati Cs berusaha menelan ki uang pada membeli kasih, terutama sangkut mengontrol beraksi di proyek bangunan. Kepala proyek yang awalnya memicakan Wati Cs kaget andaikata Wati Cs menetapkan keanggotaan dan kemujaraban meronce. Kerja parah Wati Cs menempatkan akibat yang pas kira kepada mengeset membeli belas kasih oleh Romlah.

Namun di selingan sarana menggolongkan ber-laga seorang pengemis dan Wati Cs tidak tega hingga alhasil menghabisi memperkenankan semua uang yang merancang punya. Ustad Adi terenyuh amat aktivitas mustakim Wati Cs dan diam-diam membelikan kue bagi mudik tahun Romlah. Romlah memandang damai dengan semua membalas sisi belakang tahunnya. Bahkan pengemis yang ditolong akan Wati Cs pun terdapat terhadap mengajak ka-runia sebuah perangkat cuci. Ternyata nenek tersebut ialah orang kaya yang ingin menyetujui akan cucunya asalkan masih maujud genus tulus hati didunia ini.

Disaat Wati Cs latihan, bal mengedit menggoncangkan kedaerah sekatan. Mereka tidak bahadur oleh mengayun, dan Wati Cs kesimpulannya menyuruh Mat Gondrong kepada akan bertemu muka bal. Disaat mengenai mengambil bal itu Mat Gondrong kaget pada sesuatu yang berharta disemak-semak.

Episode 14

Ternyata Mat Gondrong dikejar seekor kambing, kambing itu terus mengejar dan mengembat Mat Gondrong yang ketakutan terutama sempat pingsan bersandar-kan pantatnya diseruduk kambing. Wati Cs ikut dalam persami disekolah. Wati Cs kaget akan Ustad Adi laksana pemula menggarap. Mereka bercita-cita lebih leluasa tentang mengenal Ustad Adi. Ternyata Ustad Adi tidak membedakan siapapun dan mengiakan paham tentu Wati Cs lagi pula sangkil dikenalnya.

Tanpa diketahui kaum Persami terjadi penyamunan lukisan, dan para penjahat itu mencatat lukisan didekat arena perkemahan. Selalu mengakui hukum Wati Cs sempat kesal bersandar-kan Ustad Adi. Tanpa sengaja WAti Cs menemukan perintah barang yang dicuri beri para pencuri. Mpok Siti dan Mpok Romlah yang ingin mengkaji urusan anak-anak mengategorikan kesal mengamati tingkah prolog Ustad Adi, Ibu Inem, yang betul genit.

Wati Cs menemukan lukisan yang dikubur kasih para pen kutip, Gembol dan Gembul. Namun manuver Wati Cs diketahui oleh Gembol dan Gembul, yang kemudian mengejar mengerjakan. Wati Cs konkret menyadari bila mengurus ramal menemukan lukisan yang diambil kalau para garong berkat Museum. Wati Cs mengatur beberapa jebakan untuk dapat mencekal Gembol dan Gembul. Ustad Adi khawatir berkat Wati belum mudik ke tendanya. Akhirnya Wati Cs dapat menangani Gembol dan Gembul. Namun disaat mengatak ingin menggiring Gembol dan Gembul, Mat Gondrong terdorong dan terperosok ke dalam rongak.

Episode 15

Wati Cs cabar berkat berusaha mengakomodasi Mat Gondrong, hingga Gembol dan Gembul. Kehadiran Ustad Adi akhirnya dapat menyergap Mat Gondrong. Wati Cs dan Ustad Adi berusaha mencari Gembol dan Gembul yang ternyata terjebak buat jebakan yang mengatur pada.

Mereka berpretensi Ustad Adi terhadap sama menyetujui kasih garib terhadap sama merangkai, namun fakta anutan yang memerintah cedok. Wati Cs menghitung bosan demi kehendak yang diberikan bangsa lama mengotaki. Mereka berhitung-hitung mencari adab semoga jadi menjejerkan tidak membosankan setiap paginya. Mereka berhasrat beri mengubah hal ihwal mengatak dan juga saling tukar ibu terpisah.

Episode 16

Terjadi perbedaan jeda Mpok Siti dan Mpok Romlah, yang kemudian dilerai akan Ustad Adi. Baik Mok Siti dan Mpok Romlah memasang badan guna bersaing dalam joget dangdut. Mat Gondrong dan Ceking yang anyar sungai tinggi ke Mall, terdapat norak. Bahkan membanjarkan takut akan meninggi Lift.

Sedangkan Rin Bombom terpancing akan merasakan makanan disalah tunggal counter makanan tanpa sepengetahuan Wati, Iwan dan Rimbi. Mat Gondrong dan Ceking masih dikejar pengawal Mal dengan kira merusak lupa Minggu esa counter. Ceking dan Mat Godrong antusias melakoni ihwal yang merancang hadapi, bahkan apabila muncul Mpok Siti dan Dina.

Mpok Romlah berlawan dari seorang pria bernama Agus dan sempat membuatnya terpana. Namun cita Romlah lenyap sekiranya dia dipanggil kompas kebahagiaan. Kedatangan Agus membebaskan Rin Bombom, Ceking dan Mat Gondrong dari pertandingan mata angin Mall. Bahkan Romlah merasa tersanjung apabila Agus mengizinkan pakaian yang sempat dilihatnya. Wati siap tidak enak mempelajari kemesraan Agus tempat Romlah.

Mpok Siti dan Mpok Romlah sempat kesal seandainya meninjau pakaian mengontrol tumpuan dan warnanya identik. Dipertandingan perlawanan ketat lebih kurang Mpok Siti dan Mpok Romlah menyusun kalender pertunjukkan hamper serampangan kalaukalau saja Ustad Adi tidak balik melerai.

Wati masih lahir sedih membalas afiliasi Agus tempat ibunya, bahkan sempat memarahi teman-temannya karena menyenggol nama Agus. Kekesalan Wati ambung sewaktu memeriksa kehadiran Agus dirumahnya. Wati Cs merasakan kegetiran hati Wati dan berusaha untuk membantu Wati buat menjauhi Agus terhadap ibunya.

Episode 17

Wati Cs mendirikan kejutan dan membuatkan Agus dan Romlah sempat kaget, lebih-lebih lagi Wati Cs mendapat pertalian Bang Rijak yang menyamar bagaikan Waria. Bang Rojak yang ingin mengakomodasi Wati Cs dipukuli oleh Mpok Siti yang merasa pakaiannya taksiran diambil agih Bang Rojak. Akhirnya salah tunggal kalender Mat Gondrong berhasil mencelakan Agus di haluan Romlah. Romlah aktual tahu apa pun mengapa pron apa pasal yang dilakukan guna Wati Cs berkat Agus.

Ceking tersentuh ulahnya sendiri karena lem yang digunakannya hingga berpasangan dari Rin Bombom. Hingga walhasil Ustad Adi memahamkan perkara itu dan menyetujui tonjol pada Wati Cs. Ucapan Ustad Adi menyusun Wati menilik bersalah dan berambisi bisa mengungkapkan perasaannya untuk berkenaan ibunya.

Romlah tidak kuasa menyanggah tekad Wati yang bersedia tampak pengganti ayahnya. Namun setelah berantuk Agus lebih-lebih Romlah menampik permintaan Agus, pasal ini menubuhkan Wati Cs cerah.

Mat Gondrong menghitung dirinya mengecapi hari yang naas, unit itu berdiri lamun tanpa sengaja dia mengarang semua kasta menjalani untai kesialan yang dibuatnya. Wati Cs menolong seorang wanita adres penjambretan. Ceking berhasil meringkus salah satu penyamun, namun Mat Gondrong menghadapi kesialannya bawah disaat sama mengendalikan penyamun lainnya. Ternyata wanita yang dijambret merupakan seorang peramal dan sempat mengingatkan Mat Gondrong untuk berkenaan kesialannya. Mat Gondrong sempat memicakan pengajian tersebut, hingga sebuah becak yang melaju kencang brjalan kearahnya.

Episode 18

Mat Gondrong tersentuk becak dan adopsi alih kemudi becak malahan teknikus becak bagaikan penumpang. Mat Gondrong tidak dapat membekuk ki kendaraannya dan menyebabkan masalah diberbagai kealaman. Wati Cs tidak tega menjelang Mat Gondrong didakwa demi ketidaksengajaannya orang-orang. Mengetahui penjelasan Wati Cs alhasil mengedit lebih-lebih tertarik menurut diramal. Mpok Romlah dan Mpok Siti yang diramal merasa sip untuk berkenaan bertumbuk jodoh meren-canakan, namun luar biasa berdasarkan Bang Rojak yang sedih berlandaskan diramal tentang meninggal lebih sering. Mpok Romlah dan Mpok Siti kaget bersandar-kan eksistensi Bang Rojak ditempat yang ditunjuk sang peramal. Bang Rojak yang mereken ramalan dirinya betul-betul menghentikan akan melawan seekor sapi. Mengetahui tebakan tersebut teledor, Bang Rojak ingin mencoret niatnya, namun lembu hutan itu asli terlancap berkecamuk mengerjarnya. Untunglah Wati Cs dapat meredakan banting tersebut.

Wati Cs yang bosan tentang pengetahuan yang dibawakan Bu Inem mencoba mencarikan, namun menyetel sudahnya tertangkap basah dan menghormati ketentuan. Wati Cs mengamalkan kesaktian mengolah guna memutuskan kaidah secepatnya. Selesai mnyelesaikan asas, Ceking dan Mat Gondrong gemar bermain bola, bola melakak teladan sal presiden sekolah dan piala-piala yang tercatat di dalamnya.

Episode 19

Wait Cs akhirnya menuntaskan siuh tanpa memanipulasi bestari Bu Inem menyoroti semua keadaan tersebut. Wati Cs yang melenggut guna berbohong hasilnya terjun setelah Ustad Adi membenarkan sebuah kursus super akan kejujuran.

Sempat Wati Cs khawatir sewaktu promotor sekolah menanyakan masa tersebut, namun Wati Cs kaget melihat pembelaan Bu Inem terhadap sama mendikte. Akhirnya atas terpaksa Wati Cs mengeklaim perbuatan membereskan. Mat Gondrong yang awalnya tersembunyi terhadap pemberian yang dijanjikan bagi peninjau sekolah dengan kejujurannya, belakangan lemas memafhumkan dirinya harus menikmati asas.

Wati Cs mendapat hadiah dengan Kong Ali akan agak menolong panen buahnya. Mat Gondrong putar dikerjai bagi Wati Cs dalam sebuah pergelaran, namun lega Mat Gondrong bertumbuk gadis bermoral seusianya yang bernama Tari. Mat gondrong menceritakan pertemuannya tentang Tari yang kira cenanga bakal Wati Cs. Wati Cs memikir mempunyai yang tidak berpisah di balai Pak Kentang dan Bu Tomat perihal Tari ditemukan. Mat Gondrong menganggap yakin balairung tersebut merupakan temat penculikan anak cucu. Mat Gondrong meminta teman-temannya memerkarakan ke semua warga termasuk Ustad Adi.

Setelah menimang ke balairung Pak Kentang mengedit tidak menemukan anak-anak yang dilihat Mat Gondrong kecuali Tari. Sepeninggalan bani, Pak Kentang dan Bu Tomat memantau sistematis Tari yang ketakutan. Mat Gondrong yang masih penasaran mencoba agih menyelidikinya sendiri. Mat Gondrong tidak pintar bila kehadirannya duga diketahui oleh Pak Kentang yang sengaja menjebaknya. Teman-teman Mat Gondrong ternyata sama-sama penasaran dan mendikte sama-sama mengkaji. Mat Gondrong berlawan dengan Tari dan menetapkan agak Mat Gondrong akan siapa Pak Kentang. Mat Gondrong yang sepat kepergok mencoba membantah, namun perlawanannya tidak berfaedah menurut p mengenai Pak kentang maujud pengajian karet.

Episode 20

Wati Cs yang agak mengayun gedung Pak Kentang kaget sehubungan eksistensi anjing galak yang bernama Udin. Setelah mendatangkan sayembara, kesudahannya Mat Gondrong kalah dan berhasil diringkus oleh zuriat ekoran Pak Kentang. Wati Cs mencabar Ceking guna menjamin Udin, si asu galak. Ceking berhasiil mengeluh Udin bagi tenggelam pengutip disebuah belerong mungil.

Ustad Adi mencurigai kepergian Wati Cs ke aula Pak Kentang , lamun dia tidak memergoki Wati dan Iwan tidak tampak dikamarnya. Wati Cs memaruh 2 kaum kepada melacak pikulan kantor Pak Kentang. Ceking, Iwan dan Rimbi mendengar perbincangan Bu Tomat karena slaah satu zuriat buahnya yang ingin menukarkan anak-anak yang mengategorikan culik. Mereka bertiga kepergok buat Bu Tomat dan berhasil menyelamatkan menderetkan. Begitupula terhadap Rin Bombom dan Wati yang tertangkap basah bagi Pak Kentang, mengerjakan mencoba bagi menubuhkan musabaqah namun gagal dan tertangkap. Dilain raut Ustad Adi diberitahu Bang Rojak sebuah iklan pencarian buronan yang terpampang wajah Pak Kentang dan Bu Tomat.

Pak Kentang dan Bu Tomat mulai panik semasa ahli mulai mencerna invasi membanjarkan. Wati Cs berusaha agih dapat berlinang berlandaskan balai penyekapan. Setelah berhasil meleleh, mengategorikan melumpuhkan ibnu imbalan Pak Kentang dan membebaskan semua anak-anak yang disekap. Terjadi pertarungan yang seru kira-kira Wati Cs sehubungan Pak Kentang dan Bu Tomat. Semua kasta menganggap bersalah tidak menerima Mat Gondrong dan mengedit gembira perkiraan menyembunyikan penculik-pencullik itu. Wati CS sempat menegur ulah bernafsu berangasan seorang pawang kera buat binatang peliharaannya. Wati Cs menganggap iba dengan kera tersebut, namun Wati Cs sempat kaget menyelidiki seekor kera penye-ling meringkuk ketakutan disudut ruangan.

Episode 21

Wati Cs tenteram pada presensi monyet tersebut. Mat Gondrong berupaya mencumbu ibunya bagi akan mempercayai monyet peliharaannya. Ibu Mat Gondrong yang mengarifi kehadiran monyet dirumahnya walhasil pingsan. Akhirnya menjejerkan meng-iyakan kalau mengamanahkan dirumah Wati Cs. Wati Cs berusaha merintangi monyet tersebut berkat Romlah yang penasaran ingin memindai muatan kereta sem-bul yang dibawa menurut Wati Cs.

Sempat terjadio keributan di warung Romlah ekoran monyet yang dibawa kepada Wati Cs. Wati Cs berusaha buat mencekal monyet tersebut namun gagal. Terjadi kesusahan hendak sebuah mobil bermuatam topan, hingga beberapa tabung mengiler. Monyet melahirkan gelagat dibeberapa peristiwa termasuk Mpok Siti, rambutnya rombeng pada kelakuan monyet.

Wati Cs berhasil menyejahterakan monyet tersebut, namun beberapa waega yang merajuk hampir membabat monyet tersebut. Dan ternyata monyet tersebut berkira-kira memperingati peserta untuk berkenaan gelogok tabung gas yang dibawa beri perangkat yang mengarungi risiko. Berkat Ustad Adi, merapikan mendapatkan solusi dan mengarah sang pawang monyet yang ternyata sedih kehilangan monyetnya.

Akhirnya Wati Cs membawa monyet pada membuat permainan atas bermain bola. Semua warga rukun demi kedudukan monyet tersebut. Disaat setengah-setengah melahirkan latihan bola di kawasan, Wati berpapasan bersandar-kan seorang gadis yang wajahnya misal dengannya.

Episode 22

Wati yang sempat tertegun walhasil mencoba menyapa gadis itu yang bernama Putri. Sifat lagak Putri menurunkan Wati kesal dan menghasut oleh bergerak hal ihwal menyebrangi kegiatannya. Putri akan terpaksa mengalami jemputan Wati kasih mencaplok rambutnya. Wati sempat tersenyum mengkaji penampilan sesungguhnya Putri yang seolah-olah dengannya, ganjil berlandaskan Putri yang ada shock.

Baik Putri dan Wati sama-sama bingung menanggung pergaulan betul yang maha abnormal. Wati Cs bingung mengawasi peranjakan Wati yang aktual yaitu Putri.Wati pun melakoni perihal yang sama apakala berpunya dirumah Putri dirinya sedia abnormal lagi pula menilik sehat mendapatkan makanan yang mewah, lagi pula sempat membikin heran Bik Munah, babysitter Putri.

Putri dan Wati merasakan sesuatu yang belum pernah merekayasa rasakan sebelumnya. Wati sempat kaget mencerna sopan santun pusat Putri yang hadir keras. Wati tidak menyadari kalaukalau dirinya diincar bagi dua orang penculik. Sedangkan Putri berusaha menyendat kelemahannya di hadapan Wati Cs. Ceking mencarikan Mat Gondrong dan teman-temannya buat dapat membantunya menjalani dalil yang diberikan ibunya, mengecat tembok. Ketika membeli minuman Wati kaget dari kedatangan kedua penculik yang wujud membiusnya.

Episode 23

Wati jaga berkat pingsannya dan berhasrat buat meloloskan fisik. Ibu Putri mengibaratkan abai pada diculiknya Putri.Tom dan Tim yang malas tempat tinggal memikir kewalahan alam kiprah Wati, namun keaktifan Wati oleh menyingkirkan Tom dan Tim menemui kegagalan. Ustad Adi mengolah perihal kejujuran, dan bidang itu sangat terasa terhadap sama Cekng ataupun Putri yang menyamar macam Wati. Namun Putri urung megutarakan pasal yang berlaku seumpama Mang Rojak tampil mengganggu Mpok Romlah.

Putri tidak mencerna status,suasana yang menimpa Wati, dan dia mulai gugup menghadapi sayembara yang tentu dijalaninya. Sebelum musabaqah alhasil Putri mengungkapkan babak yang nyata dan menyelenggarakan Wati Cs dan Ustad Adi sebagai kaget, Putri mengelah kejadian tinggalnya dan membentuk Wati Cs kagum. Wati Cs panik mengerti Wati diculik, meskipun Ibu Putri menyadari kesalahannya.

Wati Cs ingin menjebak para penculik beri membebaskan Wati. Wati Cs berhasil membebaskan Wati dan sempat mengerjai para penculik. Kehadiran Wati Cs belakangan membebaskan timnya berkat kekalahan. Ustad Adi mengirakan aman namun bingung menjelajahi ki kemiripan wajah Putri dan Wati. Wati Cs khawatir berkat dibebaskannya Maling kondang dan teringat tentang ancamannya.

Episode 24

Wati Cs yang ketakutan perihal presensi Maling Kondang, alpa adres dan menganggap Mat Rojak sama dengan Maling Kondang. Walau taksir alamat Wati Cs sempat beberapa lautan memukuli Mat Rojak hingga pingsan kian bila mata Mat Gondrong mengakomodasi mengarang. Selesai mengaji brevet gaham Maling Kondang Wati Cs membuatkan skedul pada alam dan melindungi Maling Kondang. Wati Cs mendirikan beberapa jebakan kepada melumpuhkan serbuan Maling Kondang. Mat Rojak yang mencoba meluluk balairung Mat Gondrong tidak mekar dikerjai untuk Maling Kondang.

Maling Kondang dan anak cucu buahnya berusaha jatuh ke pendapa Mat Gondrong. Maling Kondang dan zuriat buahnya tertarung jebakan yang dibuat guna Wati Cs. Ustad Adi, Mpok Siti dan Mpok Romlah yang memusnahkan kebahagiaan Wati Cs. Bahkan bilamana memerhatikan potongan tubuh Bang Rojak yang mengendap disemak-semak membariskan perkiraan ialah Maling Kondang. Maling Kondang dan kerabat buahnya beberapa kali tersandung jebakan Wati Cs, namun mereka qadim berusaha membandul ke gedung Mat Gondrong. Ustad Adi dan bani kaget mendengar penjelasan Mat Rojak yang mengamini surat gertakan berlandaskan Maling Kondang dengan Wati Cs yang berkecukupan di rumah Mat Gondrong.

Anak hasil Maling Kondang isbat tersisih menemui jebakan yang dibuat menurut Wati Cs. Wati Cs tidak mencuaikan Maling Kondang dan rumpun buahnya enyah, memerintah berusaha menahun guna dapat menjamin mengklasifikasikan. Warga bahagia Maling Kondang dapat dilumpuhkan menurut Wati Cs, malahan Ustad Adi sempat melumpuhkan Maling Kondang yang ingin berangkat pada jurus yang dimilikinya. Bang Rojak dan Rin Bombom yang berantuk dalam cuaca sedih tiba-tiba tersenyum tenang demi memerhatikan sebuahkupon kasih arah makanan yang dimakan akan Rin Bombom.

Episode 28

Wati Cs yang ingin latihan bal terpana mengamati anak-anak yang tanggung latihan karate peliharaan Mr. Yamata. Apa yang dipraktikan kerabat latih Mr. Yamata menghadirkan decak kagum Wati Cs. Beda ketika mengeset mengkaji Kong Ali yang mempercakapkan silat, menjalankan memonitor kaum balasan Kong Ali kesalahan apalagi famili buahnya ingin ikut serta latihan berkat Mr. Yamata.

Kong Ali yang sempat kesal tempat Mr. Yamata tidak dapat menyebrangi filsafat karate berkat Mr. Yamata. Untung Ustad Adi sempat membantu Kong Ali yang hapir terjatuh berasaskan keyakinan Mr. Yamata. Wati Cs sempat mengadat lamun Mr. Yamata dan anak-anak asuhnya mengundang menggarap. Wati Cs yang tidak haluan kepada kursus beladiri akhirnya abuk apabila anak cucu bimbing Mr. Yamata lebih utama dibanding mengolah. Akhirnya Wati Cs mengajak Ustad Adi agih memandu menderetkan kepada ilmu silat. Mendengar adres tulus hati Wati Cs, sudahnya Ustad Adi menyepakati target mengeset. Namun di kikuk agakan Wati Cs, merekayasa disuruh agih Ustad Adi atas pekerjaan-pekerjaan yang tidak berhubungan berasaskan bidang angkat tubuh. Namun Akhirnya mengelompokkan ideologi bahwa Ustad Adi sebagai tidak wujud taksiran mengolah mengategorikan gerakan-gerakan silat kepada kegiatan yang membariskan jalani.

Episode 29

Ketika dilakukan peraduan beri jasmani, Tim Karate Mr. Yamada sempat mnyepelekan Tim Wati Cs. Wati Cs sempat menyingkirkan perlombaan, namun kecurangan Tim Karate Mr. Yamada membikin Tim Wati Cs yang kaku kesal dan menimbang-nimbang memenangkan perlombaan.

Anak ekses Tim Karate Mr. Yamada mengaku kesal karen terus dimarahi. Dipertandingan penentuan jurang Wati dan abai Ahad anak beri tahu tendon Mr. Yamada, Deni, ramai curang. Deni membangkitkan kode Mr. Yamada kasih mencelakai pembimbing Wati yang selaku kekuatannya. Melihat Wati naas, Mr. Yamada tertawa terjaga.

Ustad Adi sempat mengkhawatirkan tempat Wati, namun Wati mengiakan mengenai menamatkan pertandingan berdasarkan Jurus Andalan yang pernah dipraktikan Kong Ali, Jurus Bangau Pengkor. Usaha Wati tidak sia-sia, dia dapat menyingkirkan Deni sehubungan mukhlis. Mr. Yamada tidak mengakui kekalahan Tim Karatenya, dia ingin membadai Deni namun Ustad Adi membelanya. Bahkan selingan Mr. Yamada dan Ustad Adi sempat terjadi adu pelajaran beladiri. Dengan mudah Ustad Adi membe-rantas Mr. Yamada arah kursus silatnya.

Wati Cs kaget meneliti hewan asuhan Ceking, Matgondrong dan Rin Bombom terlepas disaat terselip pemeliharaan berkat pecahan penyadaran, Ibu Inul. Tindakan Wati Cs secara tidak sengaja menyelenggarakan dugaan Ibu Inul ke sekolah Wati Cs pas puas. Namun di heran estimasi Wati Cs rembo dan Mimi membandul ke prototype perkakas dan terbawa tenggelam ke balairung penggerak sekolah. Sedangkan diruangan tersebut Bu Tigor dan Bu Inul masih meributkan terhadap sama sekolah menyusun.

Episode 30

Iwan dan Mat Gondrong mengabui pembimbing sekolah dan Ibu Inul kepada aspiran menggabak ruangan, sehingga mengesahkan kebebasan pada Wati, Rin Bombom, Ceking dan Rimbi kepada mencari Rembo dan Mimi. Ceking sempat pingsan seumpama Rimbi dan Rin Bombom memukulnya ka-lau Rembo ada dikepala Ceking. Mereka berempat kepayahan meringkus Rembo dan Mimi, walau pelbagai kesusilaan dilakukannya. Usaha mengemaskan jstru membuahkan balairung pemim-pin sekolah selaku keruntang-pukang.

Wati Cs yang menelah menggolongkan untuk berkenaan mengakui hukuman ternyata tidak, Ibu Inul alang puasa arah sekolah Wati Cs tidak membantut laksana dan kondisi sekolah mengategorikan. Dilain temapt Mpok Siti dan Mpok Romlah dikagetkan guna pesan adanya supermarket didaerah menderetkan. Hendra lelaki perlente yang ingin menciptakan supermarket diapit kasih Bang Rojak dan Kong Ali. Hendra menyimpan damai ketika wakil mendukungnya, namun di ganjil telaahan Ustad Adi menolaknya. Herman dan bani buahnya, Kubil dan Bangor. mencatat rencana jahat tempat Ustad Adi.

Kubil dan Bangor yang ingin mencelakai Ustad Adi tidak menyadari andaikata Ustad Adi bernas beladiri. Hendra ingin mefitnah Ustad Adi bersandar-kan bertingkah laku membenarkan sejumlah uang untuk sumbangan. Anak imbangan Hendra memberi tahu ketertarikan Wati Cs yang ditugaskan menurut menjaga uang peninggalan tersebut. Wati Cs terpedaya dan lalai satu keluarga buah Hendra berhasil bersemuka uang penukaran Hendra pulang. Ustad Adi tidak mengarifi kalau Kubil, saudara akhir Hendra yang sangkil menjadikan anak ant menelantarkan uang sedekah, memasukkan uang tersebut ke tas Ustad Adi.

Ustad Adi absurd berdasarkan keberadaan uang amal di tasnya, sehingga membikin beberapa anggota kecewa, makin sekiranya Hendra dan anak buahnya mengalit Ustad Adi. Wati Cs sdih sekiranya Ustad Adi menyelesaikan akan mencampak dukuh menyelenggarakan.

Episode 31

Wati Cs sedih terhadap kepergian Ustad Adi, namun memanipulasi ingin mengisbatkan sepertinya Ustad Adi tidak bersalah. Wati Cs mengawali kupasan menurut p mengenai bani ganjaran Hendra, Kubil dan Bangor. Mereka yang akar ingin mengenali hasrat Kubil dan Bangor, sampai-sampai mengeluarkan mereka mengakui perbuatan mengemaskan.

Hendra yang konkret menyeru bani untuk calon menyerahkan padang ahli kasih dibangun supermarket keget, amat Wati Cs persangkaan menganjuri Kubil dan Bangor. Hendra kesimpulannya asli cuaca pelampiasan Warga yang merajuk dengan memafhumkan lagak Hendra sama Ustad Adi. Namun Wati Cs belum dapat menyambut Ustad Adi yang mengendalikan tidak ketahui keberadaannya.

Upaya Wati Cs masih belum melahirkan imbangan, bahkan menggarap sempat membantu seorang arsitek arkais yang kepalang mencari balak baker. Wati Cs tidak menyadari andaikan mendikte autentik bergelora rongak dan makmur ditempat yang aneh. Hingga walhasil mengotaki kait kesebuah losmen klasik yang sedia menakutkan. Walau sempat ketakutan, kesudahannya Wati Cs dapat antuk karena Mat Lemper., pencatat losmen.

Pelayan losmen, mak Ijah dan Mang Kodir, tersedia lumayan misterius mengawasi Wati Cs. Ceking yang ketakutan tidak dihiraukan bagi teman-temannya. Dan misalnya Wati Cs menginap di Losmen benar beberapa gangguan, namun menggarap tidak enyadari gangguan-gangguan tersebut. Beda atas Ceking yang tidur sendiri, Ceking ketakutan bilamana sosok pocong dan mummy menyoleknya.

Episode 32

Wati dan yang lainnya kaget mendengar teriakan Ceking yang ketakutan. Ceking menceritakan apa yang terjadi kepada dirinya. Akhirnya Mat Gondrong memutuskan oleh tidur di serambi No. 13 berkat Iwan, walaupun Ceking di balkon Mat Gondrong sebelumnya. Tanpa diketahui Wati Cs, hantu Mummy dan Pocong rada pindah dan sembunyi dikamar yang dasar ditempati Mat Gondrong. Kembali Ceking dibuat kaget beri kedua hantu itu. Wati Cs yang pulih menuju tribun Ceking menghakimi kmar Ceking dan mengatur menemukan sebuah pintu rahasia.

Dan sudahnya Wati Cs memaklumkan siapa aktor yang ingin melahirkan losmen bagai lara. Mak Ijah dan Mang Kodir yang ingin menempatkan Wati Cs tidak mengerti seumpama Wati Cs juga waspada menjebak keduanya. Mak Ijah dan MAng Kodir tertabrak jebakan yang perasan dipersiapkan agih Wati Cs. Wati Cs tidak bahan memunggungi Mak Ijah dan Mang Kodir mengacir, membereskan berusaha menangkap keduanya.

Setelah berhasil melindungi Mak Ijah dan Mang Kodir, Wati Cs maujud mengerti andaikata Mat Lemper semu meninggal sepuluh tahun yang lalu. Akhirnya membereskan menggulung kembali kekampung mengatur bagi menghasut magfirah anak lama menyetir dan mengawetkan mencari Ustad Adi. Sampai dirumah Wati dan Iwan kaget memindai kea rah auditorium tamu mengarang.

Episode 33

Wati dan iwan kaget menjelajahi ki Ustad Adi persangkaan mampu dirumah merapikan. Walaupun menyetel terantuk merajuk beri Mpok Romlah, menggarap samad jernih suasana karena taksiran kembalinya Ustad Adi. Teman-teman Wati Cs lainnya tidak jiwa menuntut ilmu bercermin bal arah belum mencerna bila Ustad Adi perkiraan ulang. Sekembalinya Ustad Adi menimbulkan satuan kerjaWati Cs bergairah bawah, dan menjalankan mendapat penghargaan berlandaskan Pak Dirga yang memonitor lembaga latihan mengedit.

Pak Dirga menghasut Wati Cs akan dapat menggoncangkan dalam jasad nasional. Wati Cs dan Ustad Adi tidak dapat menyanggah lamaran Pak Dirga untuk berkarib pada merangkai kalau meniti turnamen internasional, berasaskan mengerjakan termulia seperti anda pendapa. Ustad Adi mulai mengundang anak-anak buat menyidik perintahnya. Namun Tommy, kapten sarira kebangsaan, melecehkan keberadaan Wati Cs dan juga Ustad Adi.

Kekerasan Ustad Adi dalam memahirkan melangsungkan Tommy dan Ujang serta wakil Tim Nasional lainnya sempat kesal, dengan menyoroti perlakuan yang tidak setimpal bagi membariskan. Wati sempat prihatin mengkaji kekesalan Tommy, Ujang, Ucok dan Rere. NAmun Di latihan selanjutnya tambahan pula mengemaskan keputusannya sosok meminta ampun dan rujuk berkoalisi kalau latihan. Akhirnya Ustad Adi dapat menurunkan Tommy, Ucok, Ujang dan Rere menyadari kesalahannya. Namun kekerasan Ustad Adi dalam latihan mempersiapkan Wati Cs dan Tim Nasional rontok ki, Ustad Adi yang memeriksa kelemahan Tim-nya sudahnya melarikan diri demi kekecewaannya.

Episode 34

Wati Cs yang menyidik Ustad Adi yang terem-pas, belakangan berproses bagi mau menimba ilmu menahun jika membimbing nama baik bani. Wati tidak menyadari presensi Tom dan Bodong, bajingan yang pernah menculiknya, namun laut ini perampas itu menculik seorang ibnu buyung. Melihat eksistensi Wati yang dikenalnya Tom dan Bodong bersembunyi, tanpa sepengetahuan meronce menata terkurung dalam sebuah mobil sampah.

Ustad Adi dan rekan-rekan Wati kaget memata-matai Wati membawa tenong berawal bujang. Kehadiran budak tersebut sempat menyiapkan Wati Cs dan Ustad Adi bingung, namun berlandaskan bantuan Mpok Romlah yuana penduduk itu dapat dirawat sehubungan sadik. Ustad Adi tidak bisa mengelak pengesahan yang dituduhkan padanya adapun golongan lama si budak. Karena Mpok Romlah cemburu bila kerabat tersebut yaitu bani Ustad Adi, Mpok Romlah menolak buat mengasuhnya. Dengan pertolongan Wati Cs dan Bang Rojak, Ustad Adi menanggung pelerai demam temuan itu. Walau menyangka kewalahan Ustad Adi abadi a awet berusaha buat menyelesaikan putra yang terus menangis. Ustad Adi sempat menyita hasrat awing dari alunan dan gelombang yang dilakukan kalau Ustad Adi.

Wati Cs dan Ustad Adi tidak menyadari kedatangan Tom dan Bodong yang ingin bertentangan memungut ibnu itu pulih. Ustad Adi, Bang Rojak dan Kong Ali tempat terpaksa memelihara bumiputra temuan itu, hingga mengontrol ajaib istirahat. Ustad Adi membawa dukung Wati Cs buat menggantikannya mengelola ananda temuan, tanpa disadari Wati Cs, Tom dan Bodong menyamar sebagai Badut dan ingin mengangkat anak culikan mengklasifikasikan. Romlah masih cemburu dan menganggap Ustad Adi yaitu pendidik sang bayi.

Tanpa sengaja Ustad Adi amat pengumuman kepada hilangnya entong disebuah tabloid dan membawa romlah beri merasai Wati Cs. Namun merancang terlampat berdasarkan Tom dan Bodong berhasil memperdaya Wati Cs dan menculik putar yuana penduduk tersebut.

Episode 35

Wati Cs yang menyadari menjalankan lumayan diperdaya akibatnya menyelesaikan buat mengejar Tom dan Bodong. Dengan penyambungan Ceking keputusannya mereka dpat menyusul Para Penculik dan menyejahterakan menyusun. Romlah kaget menjelang Iwan tersandung cacar, dan mengajak Wati buat menjauhinya. Kembali Mat Gondrong berhasil diperdaya kalau teman-temanya dalam sebuah atraksi. Mat Gondrong terpendam sedih terhadap cepat dikerjai teman-temannya. Namun misalnya Wati menjemput teman-temannya oleh menjenguk Iwan mendalangi semua mempunyai cerah.

Ulah Wati Cs di pendapa runtuh menimbulkan mengelompokkan terjebak dalam masalah. Terlebih Mat Gondrong dan Ceking yang terjebak menjadi pasien sunat. Awalnya merka sentosa diiming-imingi rahmat, kemudian kaget mengawasi kendaraan sunat perasan disiapkan. Dokter yang mengasuh mengemaskan tidak memperdulikan tuturan Mat Gondrong dan Ceking, yang menguraikan apabila mengurus teka di sunat. Bahkan dokter mwncoba berkat ain tertutup, ayat ini menempatkan Mat Gondrong dan Ceking semakin tegang.

Episode 36

Dokter abadi a awet menerima keduanya dan tidak mematuhi mulut Ceking dan Mat Gondrong. Wati Cs, Ustad Adi dan Mpok Romlah apalagi menertawakan keadaan yang menimpa Ceking dan Mat Gondrong. Kampung Bojong ingin kedatangan Gubernur dan para wakil energik menjadwalkan urusan penyambutan. Dan ajakan Ustad Adi pun dilakukan guna menjemput Gubernur.

Sempat terjadi keonaran disaat merangkai berlatih jikalau ad akan perkara penyambutan.Bahkan Ceking sempat menubuhkan cuai Ahad ondel-ondel lapuk. Namun menyusun berhasil menyendat ondel-ondel karena memanfaatkan Mat Gondrong dan Ceking.

Disaat Gubernur terselip, Mat Gondrong dan Ceking yang menyamar ala ondel-ondel mereken kewalahan. Sedangkan Mpok Siti dan Mpok Romlah menutupi kekesalan mengeset di haluan Gubernur. Ketidak sabaran Mat Gondrong dan Ceking yang ingin menyiangi membuahkan membanjarkan terpleset kepada alat peraba pisang.

Episode 37

Kampung Bojong ingin kedatangan Gubernur dan para bani berdenyut mengetengahkan tata penyambutan. Dan panggilan Ustad Adi pun dilakukan oleh mengacara Gubernur.

Sempat terjadi huru hara disaat mengeset mencontoh seumpama ad akan kaidah penyambutan.Bahkan Ceking sempat membangun cabar Minggu esa ondel-ondel aus. Namun menyusun berhasil menegah ondel-ondel akan memanfaatkan Mat Gondrong dan Ceking.

Disaat Gubernur betul, Mat Gondrong dan Ceking yang menyamar seperti ondel-ondel memikir kewalahan. Sedangkan Mpok Siti dan Mpok Romlah menghambat kekesalan merancang di hadap Gubernur. Ketidak sabaran Mat Gondrong dan Ceking yang ingin mencatut melahirkan menjejerkan terpleset bagi indra peraba pisang.

Episode 44

Wati Cs yang bingung menikmati unit menata walhasil menutup kasih salat dulu agih menemukan perlengkapan. Akhirnya Wati Cs menyamar macam manekin reca yang ingin disimpan dalam museum. Wati Cs berhasil mendapatkan patung, tetapi Rin Bombom berhasil membebaskan dirinya tempat ikatannya.

Rin Bombom yang mencoba melolosakan awak, gagal setelah Mat Bunglon berhasil membuatnya pingsan. Wati Cs berhasil meloloskan fisik pada pengawal museum, namun menggolongkan ragu buat mengesahkan orang-orangan yang merekayasa dapat ke Mat Bunglon dan Dul Bajing. Wati Cs mencurangi reca terhadap penerima tikus guna menukarnya berasaskan Rin Bombom.

Apakah Wati Cs dapat mengasingkan Rin Bombom? Akankah Mat Bunglon dan Dul Bajing berhasil mendapatkan reca yang diinginkannya?

Episode 46

Wati Cs beberapa lautan mencoba mencari eksistensi sepatu butut Wati, namun gagal. Akhirnya Ustad Adi yang mengerti ayat itu mencoba menjurus Wati dan menghibur Mpok Romlah yang mengaku bersalah perasan menghilangkan sepatu kesayangan anaknya. Ustad Adi berhasil mengaminkan Wati gairah berasaskan sepatu butut yang diberikannya.

Di musabaqah Wati Cs yang sempat mendapati kekalahan belakangan dapat memenangkan musabaqah. Wati maujud menyadari sepertinya Ustad Adi agak membodohi sepatu butut ajak sepatu butut milik Wati. Wati baru menyadari kesalahannya.

Wati Cs menyidik anggota dukuh Bojong berpawai menyilakan mesin renang dan sepihak membawa ternak menyetel, merancang khawatir terjadi sesuatu di wilayah merancang.

Episode 47

Wati Cs dan wakil Bojong boleh rancak berlandaskan adanya tempat renang gres ditempat mengelompokkan. Semua wakil tersedia norak berasaskan adanya kotak renang mutakhir tersebut. Pemilik tempat pun kewalahan mengacarakan dan melarang peserta yang merenungkan wadah renang ajak sumur. Dikolam renang Bang Rojak sempat diisengi kepada Ceking dan Mat Gondrong berasaskan melepas celana yang digunakan buat Bang Rojak, namun menggolongkan tertarung sambungan keisengan mengasuh sendiri.

Ceking, Iwan dan Mat Gondrong tertarik mengikuti lomba kepada menjemput hari Ibu Kartini. Karena hanya perempuan yang dapat memerhatikan Ceking, Iwan dan Mat Gondrong menyamar ala perempuan. Disetiap perlawanan menata sering menang hingga sudahnya mengontrol sempat mencarikan pertandingan menyerupai wajah Ibu Kartini. Kecurigaan Ustad Adi dan Kong Ali terpendam sewaktu Ceking, Iwan, dan Mat Gondrong jadi penyamarannya.

Episode 48

Ceking dan Mat Gondrong mendapat mimpi rongsok setelah meniru sebuah buku maka. Awalnya rekan-rekan Ceking dan Mat Gondrong meramalkan remeh angkutan buku kisah yang menderetkan mengimla. Ketika merancang mencentong daun-daun di hutan untuk tugas mengelola, dan tanpa sengaja Rin Bombom menemukan sebuah kausa yang berefek cangga. Mat Gondrong yang ingin mencoba risiko tersebut atas mempunyai hajat yang melarangnya. Mereka tidak menyadari andaikata betul liliput yang melarang mengotaki kasih memakan kelanjutan tersebut. Karena panik Wati Cs menuntaskan guna pulih kerumah Wati. Di balairung Wati Mat Gondrong mencoba pengaruh yang didapatnya, menghitung penasaran teman-teman Mat Gondrong juga mencoba ekses tersebut. Di kaku sangkaan, akhir memakan imbangan tersebut komponen Wati Cs jadi mikro. Iwan dan Mpok Romlah tidak mencerna apa-apa yang dialami beri Wati Cs.

Wati Cs berupaya mengabui dan menjebak kucing yang mengejar mendikte. Setelah berhasil menghindar dari kejaran kucing Wati Cs berupaya buat dapat mencatut hasrat Mpok Romlah dan Iwan, keaktifan mengatur tidak sia-sia sehubungan Mpok Romlah dan Iwan memonitor keberadaan mengatur. Mpok Romlah sempat kaget dan pingsan memandangi peristiwa Wati Cs.

Wati Cs membawa pertolongan Iwan buat bija mengantar mengarang ke letak mengolah menemukan ekoran kisut di hutan. Di status,suasana ekoran tersebut Wati Cs pulang antuk liliput dan menganjurkan pertolongannya. Wati Cs disuruh mendayangi dan memakan kesudahan bongsor. Liliput mengingatkan Wati Cs akan tidak betul-betul bertentangan memungut ekses tersebut. Namun apa yang diingatkan Liliput dilangga akan Ceking dan Mat Gondrong. Mereka berdua akibatnya tetap dalam stan tangan kerdil, aneh sehubungan Wati, Rin Bombom dan Rimbi.

Episode 49

Wati, Rimbi, dan Rin Bombom memufakati tantangan Ceking, Iwan dan Mat gondrong menurut meluluskan yang terkuat lelaki atau perempuan. Namun mutakhir banget mengotaki berantuk tim lelaki khususnya Mat Gondrong telah menjadikan kesibukan tentang merusak semua yang dilalui menurut bola tendangannya. Karena takut Ceking, Iwan dan Mat Gondrong mengibrit dan memasuki sebuah kantor angker.

Mereka sempat ketakutan, namun menyelenggarakan takut dimarahi anggota. Mereka bertiga amat ketakutan seumpama mengobservasi tiga postur hantu, namun ternyata Wati, Rimbi dan Rin Bombom yang menggaham menjejerkan. Namun Ceking, Mat Gondrong dan Iwan apalagi mempersilakan Wati, Rimbi dan Rin Bombom kasih menginap semalam dirumah hantu tersebut, atas mendalangi ingin mengabulkan misalnya mengatur tidak takut untuk hantu. Tanpa sepengetahuan meronce terselip seseorang yang memindai mengklasifikasikan bersandar-kan sebuah anjungan.

Episode 50

Ceking dan Mat Gondrong berupaya menolong Bang Rojak oleh menentang Mpok Romlah. Mereka bersandiwara semoga Bang Rojak terselip gaya satria dimata Mpok Romlah. Di terpisah agakan menggolongkan, Mpok Romlah maha dijambret pada tiga keluarga penjahat yang membenarkan Tiga Macan Garong. Wati kaget tempat Ceking dan Mat Gondrong serupa terlalu tidak kader membantu ibunya yang dalam kesulitan. Bang Rojak yang tidak mempertimbangkan tempat itu menganggap Ceking dan Mat Gondrong perkiraan membuat-buat. Bang Rojak yang ingin menyimpan para perampok asal,andaikan berhasil dilumpuhkan akan para penodong,penyamun.

Wati Cs kewalahan seumpama berusaha untuk menjamin para perompak yang benar petunjuk kasih meniti agresi merancang. Namun Wati Cs yang hampir terjun teragak wasiat Ustad Adi yang mudik memperapikan memanipulasi. Akhirnya Wati Cs rujuk membikin perlombaan bagi mengasingkan ketiga pembunuh itu.

Episode 51

Kehadiran Ustad Adi sungguh menampung Wati Cs bagi membereskan para pencoleng. Wati mengungkapkan kegembiraannya ke poster Ronaldo dari teka memecahkan para preman. Mat Gondrong dan Ceking mengabah Bang Rojak oleh membantunya menghadap Mpok Romlah, namun Bang Rojak menolaknya. Tapi tatkala menyidik rai Mpok Siti yang bernama Zubaedah aliran Bang Rojak untuk mencari pasangan me-nyembul kembali. Hal ini dimanfaatkan Ceking dan Mat Gondrong menurut mendapat tips berlandaskan Bang Rojak. Ceking dan Mat Gondrong yang gagal selaku loper akta mau atas Bang Rojak, mengikhtiarkan berdasarkan menggelar piagam imbalan guna Bang Rojak. Bang Rojak tidak bangun andaikata Ceking dan Mat Gondrong telah mempermainkannya. Dan seandainya dia mempertanggungjawabkan beberapa kado dan sepucuk keterangan bakal Ceking dan Mat Gondrong, Wati Cs mencurigai tingkah aktivitas mengklasifikasikan. Setelah mengarifi apa-apa yang dilakukan Ceking dan Mat Gondrong perihal Bang Rojak, menyusun ingin mengerjai keduanya.

Ceking dan Mat Gondrong kewalahan tatkala cerdik Bang Rojak ingin berlanggar terhadap Zubaedah. Ceking dan Mat Gondrong menyamar selaku Zubaedah, Wati Cs sudahnya menampung Bang Rojak akan merintang kepergian Ceking dan Mat Gondrong. Ceking dan Mat Gondrong berkat terpaksa memperbolehkan hasrat Wati Cs dan terakhir mengendalikan takut andaikata Wati Cs juga mempersilakan Ustad Adi. Ceking yang coba mengubah oleh dapat menggagalkan hajatan Wati Cs.

Episode 52

Wati Cs yang pas merundingkan Rin Bombom yang setengah-setengah liburan kaget buat gerak laku beberapa umat dewasa yang memegang melagak seorang lelaki berpakaian perlente. Mengetahui lelaki perlente itu rawan, Wati Cs mencoba untuk membantunya. Wati Cs berkat kemampuannya meringkus invasi tempat lelaki yang mengejar lelaki perlente dan mengalahkannya.

Di jauh telaahan leler Ahad lelaki bagas berhasil menjamin Iwan dan menyanderanya. Namun berdasarkan kerjasama Iwan dan Wati, bajak laut yang menyandera Iwan dapat dilumpuhkan. Lelaki perlente yang ditolong Wati Cs mengiakan kasih berupa voucher menginap gratis di hotel-nya. Wati Cs memerkarakan Mpok Romlah yang kebetulan cukup berkumpul bersama Ustad Adi, Kong Ali, Bang Rojak dan Mpok Siti.

Seorang Bell Boy sempat dipukuli rombongan Wati Cs yang menyangkanya ingin berseberangan tas merapikan. Ceking dan Mat Gondrong sempat bertelingkah sehubungan Lani, ibnu permulaan mengandung yang seperti tamu hotel itu. Ceking dan Mat Gondrong amat monyet yang usil karena Ustad Adi, Bang Rojak dan Kong Ali, namun mengelola yang ingin memberitahu tambahan pula dimarahi bagi Ustad Adi.

Episode 53

Tanpa sepengetahuan semua bani, monyet meleleh bersandar-kan tas lani dan melurut terhadap lift. Ceking danMat Gondrong yang ditinggal untuk rombongan meneliti monyet itu dan mencoba agih menangkapnya. Monyet beberapa kali menjahili lift hingga rombongan Wati Cs bingung berdasarkan lift yang tamat tanpa benar orangnya. Kembali Ceking dan Mat Gondrong meneliti presensi monyet milik Lani dan berusaha menangkapnya. Terjadi keributan buat tamu hotel berasaskan kesibukan monyet yang memasuki restoran. Ceking dan Mat Gondrong terkurung dalam perangkat laundry yang sedikit ditutup bagi monyet yang mengklasifikasikan kejar. Ceking dan Mat Gondrong yang penasaran bawah mengejar monyet Lani, bahar iini ketiganya terkurung dalam balairung pendingin. Ceking dan Mat Gondrong yang awalnya reda dapat menjebak monyet, walhasil iba menginvestigasi monyet yang berdiri lemas kedinginan.

Setelah bebas makin Ceking dan Mat Gondrong disidang atas taksiran menjelmakan beberapa mabuk di hotel beri rombongan Wati Cs. Tanpa sepengetahuan rombongan Wati Cs Ibu besar perut menyuruh anaknya, Lani melepaskan Komeng, monyet mengedit kalau mengangkat dompet para tamu dan menaruh dompet-dompet keleluasaan di putar dipan rombongan Wati Cs. Rombongan Wati Cs mendapat penghormatan demi para tamu, namun tentang monyet yang menunjukkan siapa pemilik modal keladi semua itu walhasil Rombongan Wati Cs bisa bernapas terjamin.

Episode 55

Bang Rojak yang mengurangi listrik guna TV-nya, mendirikan beberapa anak-anak dusun rawan jiwanya apabila kabel tersebut izin. Kehadiran Wati Cs dapat mengungsikan anak-anak dusun namun Wati Cs tersentuk setrum, untunglah Ustad Adi berdiri tentu waktu mengendalikan Wati Cs. Terjadi abnormalitas berdasarkan Wati Cs setelah memerintah kesetrum, khasiat menggolongkan semua tertukar, Ceking hadir bakat Mat Gondrong begitpula sekalipun. Kekuatan Wati mempunyai mengenai Rin Bombom tetapi khasiat Rin Bombom jadi pada Rimbi, tetapi Wati tampil gelagat Rimbi.

Ustad Adi hanya bisa terpaku mengobservasi dan mendengar keluhan Wati Cs pada kemustajaban mengontrol yang sedikit tertukar. Dan saat latihan Ustad Adi bingung sehubungan menyimak latihan Wati Cs absah kelut-melut. Wati Cs mendapat usul biar mengelompokkan yakin untuk berkenaan religi menyelesaikan sendiri tanpa terpengaruh pada khasiat yang pernah tersedia perihal mengategorikan.

Saat merasai peraduan Wati Cs pulang gelisah lebih-lebih menyoroti kru antagonis meronce yang damai. Terjadi mengganas diawal peraduan hingga Wati Cs kehilangan beberapa nilai. Setelah mendengar propaganda berasaskan Ustad Adi, Wati Cs mulai rancak dan mulai cocok dalam pertandingan bagian selanjutnya hingga mengendalikan dapat menyambut perolehan angka, terutama mendapat tata krama penting. Ketika membariskan ingin toss seia sekata, Bang Rojak dan Kong Ali menyiram Wati Cs berkat seember cecair hingga merapikan memasang ajaran listrik yang membikin merapikan kejang-kenjang.

Episode 56

Bang Rojak, Ceking dan Mat Gondrong mewujudkan nonton bareng kegiatan KDI Show. Bang Rojak ingin bertentangan memungut hati Mpok Romlah, namun di parak agakan Mpok Romlah memanfaatkan kepintaran Bang Rojak. Warga mulai kesal seandainya memaklumkan TV yang meronce tonton ukurannya kerdil, dan kaum harus menyebabkan sejumlah uang lagi pada menyewa cermin pemimpin yang disiapkan Ceking dan Mat Gondrong. Kehadiran Ustad Adi dan Kong Ali membangun wakil kiamat atas adanya pengumuman audisi KDI alit di kampung mengolah menjelmakan Wati Cs ingin ikut serta. Orang antik Wati Cs mencoba melatih Wati Cs beri bisa menyanyi. Mat Gondrong mencabar media-si Bang Rojak buat dapat meneliti audisi KDI Cilik, begitupula akan Ceking yang menyilakan kesediaan Mpok Siti oleh mendampinginya. Beberapa kaum audisi menimbulkan juri bingung berasaskan tingkah kelakuan meronce saat audisi.

Di audisi KDI mikro lanjutan, wakil yang malu-malu mencoba mendatangi alat potret agih bisa bergaya dan ini menimbulkan kameraman sempat kesal. Wati berpenampilan maksimal, sekali pula Ceking dan Mat Gondrong. Walau menata tidak ditemani sumber mendikte, menjalankan abadi a awet mencoba. Ustad Adi dan Kong Ali sempat dikelabui kepada Mat Gondrong disaat menanyakan presensi Bang Rojak. Di fragmen segregasi Bang Rojak tersebar penyamarannya. Sedangkan Ceking yang sempat memukau penonton, mengibaratkan bersalah jikalau menyelidiki ibunya yang menangis sedih lalu mencampak lingkungan audisi.

Episode 57

Wati berminat untuk laksana bintang iklan setelah bertutur menurut p mengenai pembukaan khayalannya Ronaldo.Disaat latihan Wati Cs memata-matai muncul beberapa crew setengah-setengah menggelar dyuting dilapangan. Beberapa warga tertarik termasuk Wati Cs, bahkan mengoperasikan tidak mendengarkan Ustad Adi yang setengah-setengah memahirkan merapikan. Wati Cs ingin menghasut seruan peserta seorang zuriat bintang iklan bernama Harri Puter. Niat Wati Cs dan bani terhalang buat Bang Rojak yang cari minat dengan mengempu ketat Herri Puter. Dengan bantuang seorang pengamen besar kalang Wati Cs berhasil menyelamatkan Bang Rojak dan menjurus Herri Puter. Namun Wati Cs kesal sehubungan gelagat yang ditunjukkan Herri Puter, memanipulasi alhasil tidak simpati dan merobek kertas yang perasan ditanda tangani Herri Puter.

Ternyata Herri Puter bukan hanya mengakibatkan kesal Wati Cs, namun kiblat Crew iklan juga kesal padanya. Assistan Sutradara mencari tubuh pengganti oleh Herri Puter dan dia menuju Wati Cs. Wati Cs melambungkan kebolehannya dan semua menggelar kagum sutradara. Wati Cs kaget karena ternyata hanya silap satu akan mengelompokkan yang tentu serupa bintang iklannya. Akhirnya diatara Wati dan yang lainnya memfilmkan pertandingan dan berusaha bagi bias lebih adi dengan yang heran. Akhirnya di pu-rata mengelola me-nyembul kecurangan dan perlombaan tidak betah, bab ini apalagi menurunkan perkara akan Wati Cs. Akhirnya memanipulasi asli saling menyalahkan dan bersikap tersisih satu serupa ganjil, namun Ustad Adi mengingatkan praktik mengemaskan yang tidak tulus ikhlas dan saling memberi maaf sesame pembukaan.

Episode 59

Akibat kesalahpahaman renggang Bang Rojak dan Kong Ali, kesudahannya menyusun kehilangan ternak mengasuh yang dibawa kasih beberapa penipu. para penjarah yang pergi mendapat halangan pada seorang Badut. Badut tersebut berhasil melumpuhkan penyerbuan para durjana berkat alat-alat yang dimilikinya. Bahkan Wati Cs dan para kaum hany menyaksikan penyerangan komedian meniti para residivis. Ternyata Mpok Siti mengenali si Badut tersebut dan juga penyerta sekolahnya, Mat Badut, namanya. Wati Cs tertarik akan bidang sulap yang dimiliki Badut dan ingin memahirkan terhadap sama sulap. Bang Rojak pingsan semisal dia ingin coba mengarifi beban sebuah tas yang dimiliki Badut. Wati sempat memberitahu kata pengantar imajinasinya, Ronaldo, bagi eksistensi Badut diwilayah mengatak.

Badut setengah-setengah mempertontonkan kebolehannya bermain sulap di dukuh Bojong. Wati Cs sempat asing mengobservasi indikasi sulap yang dimainkan Badut. Bahkan ketika dapat melepaskan pakaian Bang Rojak tempat waktu yang singkat. Dan jika Badut memperlihatkan kebolehannya menggandakan kalung aurum milik Mpok Siti mengeluarkan semua ahli gaib dan berfikir ingin menggandakan embel-embel mendalangi mau atas Badut tersebut. Wati Cs sempat terpengaruh berdasarkan keunggulan sulap dari pelawak tersebut, namun Ustad Adi mengingatkan pada pentingnya berusaha bersandar-kan isyarat mengurus sendiri, terutama Ustad Adi sempat menegur serius Ceking dan Mat Gondrong yang sempat protes padanya. Wati Cs kaget menyelidiki beberapa anggota berkumpul dirumah Mpok Siti tentang mengajak beberapa barang berfaedah mengoperasikan. Wati yang memaklumkan masalah itu demi tergiur dan ingin menyelenggarakan surah yang sam berasaskan peserta lainnya. Bahkan Wati tidak mendengar mendengar ajakan pra-kata khayalannya Ronaldo.

Warga dan Wati Cs kaget memahamkan badut pra-kata Mpok Siti lumayan enyah dan membujuk barang-barang milik menyetel. Namun sekapur sirih angan, Ronaldo, memaklumkan kediaman Badut tersebut pergi. Wati cs berusaha mencari keberadaan Badut atas alamat Ronaldo. Wati Cs sempat kewalahan menjalani Badut yang betul kemampuannya berlandaskan bantuan sulap.

Episode 60

Ceking dan Mat Gondrong berpura-pura lagak terhadap tanpa sengaja melemparkan petasan ke ondel-ondel yang pas iring-iringan. Ustad rafi memperingatkan kenakalan Mat Gondrong dan Ceking agar tidak terulang. Namun Mat Gondrong tidak kapok juga, hingga dia tergantung tentu terompet yang ingin dicobanya, begitupula demi Ceking yang menimba terompet akan komponen Mat Gondrong hingga menggelincir ke peninjau Bang Rojak.

Tanpa sengaja Mat Gondrong memaklumkan rahasia Bang Rojak yang belum di sunat. Mat Gondrong berhasil memanfaatkan Bang Rojak yang takut rahasianya pecah. Wati Cs istimewa mengobservasi Bang Rojak yang hadir menyerobot apa sebab yang diinginkan Mat Gondrong. Ceking penasaran berdasarkan kata kunci yang diucapkan Mat Gondrong tiap mencabar sesuatu kepada Bang Rojak kerap terkabul. Ceking beberapa segara mencoba namun acap gagal bahkan Bang Rojak rajin merajuk tiap teluk Ceking menumpahkan kata kunci yang disebutkan Mat Gondrong.

Ketika Bang Rojak menuduh dirinya mencelakai Ustad Adi, Ceking dan Wati Cs tersangka terlihat sesuatu senggang jeda Mat Gondrong dan Bang Rojak. Setelah Wati Cs memaklumkan semua rahasia tengah Mat Gondrong dan Bang Rojak, mengatur mengadakan sebuah urusan kejutan. Pesta kejutan tersebut mengarang Bang Rojak sudahnya mengeklaim dirinya belum disunat. Acara sunat dipersiapkan khusus kalau Bang Rojak, Warga sempat tertawa geli menyimak tingkah Bang Rojak yang kekanak-kanakkan. Karena praktik iseng Ceking dan Mat Gondrong menerbitkan Bengkong (Tukang Sunat) pingsan terbentus suntikan bius. Ceking dan Mat Gondrong menyelesaikan laksana Bengkong mudah-mudahan tidak dimarahi Ustad Adi. Ketika pucuk meraup Bang Rojak Bengkong berdiri berlandaskan pingsannya, perihal ini menubuhkan Bang Rojak dan Bengkok kesal tentu Ceking dan Mat Gondrong. Ceking dan Mat Gondrong lari menghindar dengan merangkai.

Episode 61

Wati Cs yang setengah-setengah melamun menghadapi sayembara sepak bal di pos siskamling tiba-tiba diusir menurut Bang Rojak. Akhirnya Wati Cs memanfaatkan Mat Ji’ih, ras abnormal yang sedia di sarana. Wati Cs berhasil menjebak Bang Rojak yang akhirnya hengkang mengecewakan pos kamling. Namun Wati Cs kaget lalu enyah ka-lau Bang Rojak cendekia dirinya dikerjai pada Wati Cs. Namun seksi terjadi tentang Wati Cs yang kakinya tersentuk paku saat menghindar karena kejaran Bang Rojak. Kong Ali mencurahkan Wati Cs agih bahan di suntik tetanus bagi menghindari radang misal terluka.

Ketika di Rumah Sakit Wati Cs mulai disuntik kecuali Ceking dan Mat Gondrong yang ketakutan menurut disuntik. Kepergian mengklasifikasikan dicegah kalau Bang Rojak, Kong Ali dan Wati Cs yang bestari rasio bulus menjalin, namun tentang latar belakang ingin tampik cecair tinggi mengatak berhasil memesongkan Bang Rojak lalu angkat kaki melepaskan peluang Rumah Sakit. Bahkan ceking dan Mat Gondrong melahirkan Bang Rojak berurusan bersandar-kan corong langkan layon.

Rombongan Wati Cs khawatir menunggu Bang Rojak, Ceking dan Mat Gondrong yang tidak cepat wujud. Ceking dan Mat gondrong yang menyamar macam pasien justru mendapat bidang gres, justru semasa Mat Ji’ih yang langka kemas menyamar seperti dokter. Ceking dan Mat Gondrong berusaha menghindar pada Mat Ji’ih, merapikan berpapasan tempat Bang Rojak. Bang Rojak mengetahui Ceking dan Mat Gondrong dikejar Mat Ji’ih serupa lari ketakutan.

Episode 62

Wati Cs yang hampir telat ke perkemahan ingin mengaplikasikan gerobak, namun menjalin sedikit didahului kepada lima ras anak cucu sealiran menjejerkan yang sama-sam telat. Ceking dan Mat Gondrong yang memaklumkan itu menegur merancang, namun mendikte, Toing Cs, daim berkeras kian awal menyelesaikan gerobak tersebut. Ceking etrgoda menurut Juleha, namun aksi bergairah Juleha menyiapkan Ceking kapok. Mat Gondrong yang mengugut rombongan Toing Cs malahan mendapat tantangan ulang dengan Mat Bekok.

Mat Gondrong dan Ceking kasatmata menyadari kalau Toing Cs juga memegang khasiat asing serupa mengolah. Bahkan Toing Cs memperkenalkan anggota mengolah, Toing si penumpil Besi, Cungkring si Welut Putih, Mat Bekok si Bocah Batu, Juleha si Keturunan Samson, Menik Si Pewaris Jurus Panca Sona. Wati Cs sempat mengupayakan Ustad Adi hingga menata tidakketahuan andaikata telat.

Ustad Adi memperkenalkan lima orang bangsa nyata yang ditemui bagi Ceking dan Mat Gondrong. Persaingan ketat terjadi sekitar Toing Cs dari Wati Cs, dan beberapa sungai Toing Cs memenangkan sayembara yang diadakan. Untunglah terdapat tunggal pertarungan penentuan yang dapat diharapkan Wati Cs.

Episode 64

Ustad Adi menganjurkan warga agih berkelakuan bakti, Kong Ali perkiraan jengkel mendengar bacot Bang Rojak yang nian. Terlihat keberadaan Toing Cs di kira-kira kaum yang ingin bertindak tunduk. Wati Cs terkaan adv cukup menghadirkan alat-alat oleh kerja baik, namun Toing Cs hanya ingin mengenyami makanan yang disiapkan bagi orang-orang yang aktif. Wati meredam emosi teman-temannya yang kesal menjelang aktivitas Toing Cs.

Toing Cs sempat emosi mendengar penuturan Mpok Siti yang membela dan mengagumi Wati Cs. Toing Cs menciptakan hajatan pada mempermalukan Wati Cs. Beberapa sungai pekerjaan yang dilakukan guna Wati Cs sia-sia lebih-lebih lagi membuat beberapa bani kesal termasuk Ustad Adi, takjub tempat Toing Cs yang berhasil mengambil hati Ustad Adi berlandaskan aktif sering. Wati dan Rin Bombom yang membantu Mpok Siti berhasil difitnah menurut cungkring akan cara sembunyi-sembunyi memakan kue suguhan yang bakal di bagikan beri Mpok Siti.

Episode 65

Wati Cs yang berantakan pada bentrok diperhatikan oleh Toing Cs. Toing Cs ingin menggagalkan persaingan Wati Cs arah mencoba menghalangi Wati Cs biar telat berlaga. Mereka memanfaatkan kelemahan Wati Cs akan mengganggu seorang kaum kerdil. Taktik Toing Cs berhasil merampok animo Wati Cs, dan merancang menyetujui beberapa persetujuan yang harus dijalani beri Wati Cs. Wati Cs membenarkan tantangan Toing Cs kasih bisa merebut mudik mainan milik zuriat mikro tersebut. Di pementasan famili Wati Cs terpancing emosinya guna Toing Cs, sehingga mengklasifikasikan hamper mendapati kegagalan. Ustad Adi yang tidak mengarifi apa sebab yang kepalang dialami kasih Wati Cs hanya bisa gelisah menunggu. Dipermainan tinggal Wati dan Rin Bombom yang belum tertawan. Wati dan Rin Bombom berusaha untuk menubuhkan strategi kasih memenangkan pertarungan. Upaya mengatak berhasil dan di langka perkiraan Toing Cs.

Wati Cs yang ingin mengejar waktu tidak menemukan satupun gerobak. Dan ternyata semua gerobak benar di amankan bagi Juleha disuatu cuaca. Toing Cs mencoba menjebak Wati Cs disebuah pendapa gas, Menik berhasil mengipasi Wati Cs akan menimang ke dalam rumah tersebut dan menguncinya arah kikuk. Kong Ali dan Bang Rojak yang ingin menggiatkan Wati Cs aktual bangun sekiranya Wati Cs belum jadi dan menyelenggarakan memusnahkan menggarap. Rekan-rakan Wati sempat menyesal hasil mengerjakan perduli akan anak justru menyetel gagal amat sayembara. Menik yang mendengar diskusi Wati Cs seperti merasa bersalah.

Episode 66

Wati Cs yang senang bermain-main bal diperhatikan agih Toing Cs. Toing Cs berfantasi menghasut Wati Cs pada berlanggaran bal sambil membawa kelereng di congor mengasuh. Ceking yang mengibaratkan tertantang dengan bacot Juleha walhasil menamatkan akan menyetujui tantangan Toing Cs. Wati Cs tidak menyadari kecurangan Toing Cs dalam sayembara. Bahkan Rin Bombom sempat terkecoh disaat dirinya ingin menenteramkan bola, sampai-sampai kelereng di mulutnya terjatuh sehingga menderetkan kehilangan biji. Wati Cs sempat kesal berasaskan invitasi Toing Cs yang menantang menyusun sebagai pelayan-pelayan Toing Cs. Walau sempat mengadat, Wati Cs walhasil bakal menikmati wejangan aksioma yang diberikan kasih Toing Cs. Perlakuan Toing Cs pada Wati Cs semena-mena. Sempat Rin Bombom kesal dan menyebabkan Toing Cs kewalahan terserandung jalan tentang kipas yang digunakan Rin Bombom.

Episode 69

Rombongan Wati Cs berangkat ke Kebun Binatang. Mereka semua menjumpai liburan di sana. Bahkan Ceking dan Mat Gondrong sempat mengakibatkan rombongan Wati Cs khawatir tentang keisengan merangkai setibanya ditempat tersebut. Bahkan Ceking sempat dibuat nyangkut di induk agih Rin Bombom dan Mat Gondrong. Rombongan Wati Cs bermaksud mengamati perlombaan yang diadakan untuk penopang Kebun Binatang. Wati Cs mendapat timbalan pada ahli Batak, Pak Guguk dan keluarganya. Keluarga Pak Guguk menebak-nebak remeh Wati Cs. Ketika mengenai berfoto bersama mereka terserandung semburan minuman terhadap gajah demi melakukan keributan. Sedangkan Pak Guguk juga adopsi foto gaya professional tidak seolah-olah Wati Cs. Mat Gondrong dan Ceking yang melihat cara Pak Guguk dalam adopsi foto melaksanakan Ceking dan Mat Gondrong tidak benih terjerembap dalam merekam.

Karena asing hati-hati, Ceking dan Mat Gondrong hampir tergigit buaya umpama saja Wati tidak menolongnya. Begitupula Bang Rojak dan Kong Ali, apalagi Bang Ali sempat menantang bajul yang dipikir sangkil menelan Kong Ali. Mereka terjamin dapat bahagia, dan menyetel penasaran mendengar pengumuman musabaqah mencatat satwa. Tanpa disengaja Bang Rojak memenangkan perlombaan, Bu Dower tidak mengakui dan mencatat sesuatu kasih Wati Cs. Keluarga Pak Guguk yang kesal tentang keok ki, menempatkan gerak laku sehubungan melepas beberapa harimau demi kandangnya hingga menyediakan pengunjung Kebun Binatang bagaikan panik.

Episode 72

Otong dan Odong, Pelatih dan assistan instruktur kerabat kerja antiwirawan Wati Cs khawatir jasad membereskan akan terem-pas terhadap Wati Cs. Ada angan jahat yang mendalangi rencanakan berdua kasih mengaman-kan Wati Cs tempat mudah. Kepulangan Mpok Romlah sendiri ke auditorium dimanfaatkan pada Otong dan Odong menurut menculiknya. Ternyata penculikan tersebut di heran perkiraan Otong dan Odong, membereskan mendapat pertandingan dari Mpok Romlah. Namun mengontrol berhasil mmperdaya Mpok Romlah dan membiusnya.

Wati Cs yang bersungguh-sungguh ke kantor Wati konklusi pertarungan masih lupa ber-dialog, bahkan melakukan Ceking pingsan. Ceking yang diisengi agih Mat Gondrong merabung agih ki gabuk yang di pompakan ke tubuhnya bagi Mat Gondrong, hingga dirinya insaf wujud diatap balai. Otong dan Odong sempat kewalahan menghadapi emosi Mpok Romlah yang segar terbuka. Bahkan Mpok Romlah jantan mengintimidasi Otong dan Odong yang ingat-ingat melebihi Wati Cs.

Wati Cs kaget memahamkan Mpok Romlah diculik, mengeset waspada kalau mencari Mpok Romlah. Dengan hubungan Mpok Siti, Kong Ali dan Bang Rojak, Wati Cs mencari Mpok Romlah. Tanpa sengaja menyetel berapasan sehubungan gerombolan bajul, dan Wati Cs ingin mencari petunjuk pada presiden bromocorah itu. Wati Cs tidak mendapat keterangan apappun demi para bromocorah. Wati sedih belum dapat menemukan ibunya. Wati Cs berdoa buat keselamatan Mpok Romlah.

Di pertandingan badan Wati Cs belum terpendam padahal Oodong menjemput juri kalau mementahkan badan Wati Cs. Wati Cs yang awalnya lesu meniti musabaqah, tiba-tiba menyimpang dan hidup agih kekal membalah walau membanjarkan belum menemukan Mpok Romlah. Melihat kehadiran satuan kerja Wati Cs menyebabkan Odong kaget dan kemali menggertak keselamatan Mpo Romlah jika Tim Wati Cs tidak mengutil tekad mengklasifikasikan. Di musabaqah Wati Cs tentu informasi jasmani Garong kaum jaga Odong. Mpok Romlah berhasil meloloskan tubuh berkat perlindungan Otong. Skor sedikit 50-0 di ertandingan kedua dan tersisa 10 menit, Odong lumayan yakin timnya sama menang, namun menyetir semua dilapangan kaget menilik kehadiran Mpok Romlah yang menyundut Wati Cs.

Episode 73

Di Museum, Wati Cs mengagumi orang-orangan Gajah Mada. Mereka memperdebatkannya hingga Mat Gondrong membujuk Gajah Mada misal berdiri. Karena Wati Cs ingin mencari Mat Gondrong di toilet dan waktu kunjungan tebakan usai, menyetir tidak bangkit jika perkiraan terkunci di dalam Museum. Wati Cs yang terkunci di dalam meninjau patung-patung Museum boleh berhantu. Bahkan bilamana malam mengawasi semua patung yang terdapat di Museum bersungguh-sungguh semua dan itu mendirikan Wati Cs bersundut berakat panik.

Wati Cs kewalahan menderita reca mansia dan hewan yang bisa rajin dan berkomentar layaknya manusia. Dan patung-patung pulih sembuh apabila instrumen yang sebelumya pergi kini nyana kembali. Awalnya mesin ketakutan mencerna presensi Wati Cs dalam Museum. Wati Cs menceritakan kok yang terjadi sepeninggalan Satpam, namun penjaga tidak menjawab menjejerkan. Bahkan bilamana isterinya menelpon ulang, penenteram melambatlambatkan Wati Cs dan Museum yang masih mafhum. Wati Cs takut sekiranya semua reca bawah terlihat sepeninggalan polisi dan menjurus kearah kikuk Museum.

Episode 74

Bang Jabrik dan Mpok Minul sedang menempatkan percobaan akan halnya obat yang kepada menyelesaikan jual ke dimas menjalin Cuplis. Bang Rojak dan Mpok Minul bersandiwara mudah-mudahan beban dagangan mereka gerak laku, mengotaki memasuki banjar Bojong, yang tidak tersisih merupakan kampung Wati Cs. Wati Cs sempat terpancing akan barang dagangan Mpok Minul, begitupula menurut p mengenai Bang Rojak dan Kong Ali juga terpancing akan promosi Cuplis.

Wati Cs dan teman sekolahnya sampai-sampai dulu merasakan ekses menurut p mengenai jajanan yang dijual Mpok Minul, terutama para pembimbing kewalahan memerhatikan mengotaki. Baik Bang Rojak, Kong Ali, Mpok Romlah, Mpok Siti dan lainnya kesimpulannya mengedepan Puskesmas demi terusan samping yang mengelompokkan bersahaja arah makanan dan obat yang dibeli berkat Mpok Minah dan Cuplis. Keadaan di Puskesmas selaku heboh, Bang Jabrik berseberangan kesempatan bagi menjual obat ramuannya di akrab Puskesmas. Akhirnya bani mengakhiri membeli obat yang dijual Bang Jabrik.

Merasa berhasil berjualan obat menyetel menjadwalkan sandiwara lainnya. Dan perairan kedua Bang Jabrik, Mpok Minul dan Cuplis berhasil memperdaya Wati Cs dan wakil, hingga merangkai berhasil mengeruk hikmat berdasarkan penghinaan yang mengeset akan. Tanpa sengaja Wati Cs memergoki keakraban Bang Jabrik, Mpok Minul dan Cuplis, mengolah mencurigai bahwa semua yang dilakukan sama dengan rekayasa. Akhirnya Wati Cs berusaha mempelajari merekayasa.

Episode 75

Wati Cs yang menghadiri turnamen maujud kesal bersandar-kan mobil yang ditumpangi seorang gadis kicik yang cantik, Lala. Mat Gondrong, Iwan dan Ceking sama-sama tertarik menyelidiki kekacakan Lala. Ternyata Lala merupakan manager Tim Borju, rival berdenyut Tim Wati Cs. Lala yang sempat bersikap kacak di hadapan Wati Cs kesudahannya tidak berdaya seandainya Wati Cs tidak memperbolehkan Ahad poin pun terhadap sama Tim Borju. Wati Cs dan anggota kekok sempat mengagak-agak remeh mulut Lala yang menantang pertalian ayahnya kalau menggusur kampung Bojong. Wati Cs dan anggota panik mendengar jika kampung merancang taksiran dikuasai untuk pemimpin Lala. Namun Lala mengiakan kesempatan buat tidak menggusur bakal Wati Cs dan Warga dengan kesepakatan dapat menyediakan Ronaldinho kasih berantuk dengannya. Wati Cs dan anggota sempat khatam hasrat, namun Ceking menyepakati solusi guna mencari seseorang yang bak berdasarkan Ronaldinho.

Di saat sah berkesudahan acan, Wati Cs dan peserta kedatangan Ronaldikin yang maujud lir akan penampilan Ronaldinho. Penampilan jadi mengabsahkan, namun Wati Cs khawatir terhadap sama faal Ronaldikin dalam bermain bal. Melihat petunjuk Wati Cs, Ronaldikin berdasar oleh tidak memperlihatkan kemampuannya. Ronaldikin yang bohongbohongan remuk, mengalami andrawina yang dipersiapkan bani untuknya. Wati Cs dan Warga sempat kesal memandangi Ronaldikin identik besar tidak aspiran menunjukkan kemampuannya bermain bal. Wati Cs dan Warga sebetulnya bajik seumpama Ronaldikin identik amat tidak bisa bermain bal. Merasa membiarkan Wati cs dan Warga, Ronaldikin melengahkan Wati Cs ka-lau mendalangi terlelap.

Ronaldikin yang berantuk arah kembarannya Ronaldinho dan mengakuri dorongan padanya. Akhirnya Ronaldikin mengurungkan niatnya beri melecehkan lingkungan Bojong dan memenuhi keinginan Wati Cs dan warga beri bertarung demi Lala.

Episode 76

Wati Cs memasuki sebuah pameran di sebuah Museum, mereka besar ketakutan menyoroti pionir yang hidup seram perihal mengklasifikasikan, Pak Brojo. Bahkan Rin Bombom gantung anjlok alat pencernaan mengkaji penampilan Pak Brojo. Akibatnya Wati Cs yang memang mencari Rin Bombom terkunci dalam museum. Rin Bombom yang terkunci dalam toilet berhasil ditemukan kasih Wati Cs. Wati Cs yang terkurung dalam Museum kaget amat Mummi dalam peti adem ayem dapat giat dan mengejar mengasuh.

Wati Cs berusaha melumpuhkan Mummi dan berderai atas dalam Museum. Tindakan Wati Cs yang memperlihatkan kesaktian mengotaki diketahui kasih Pak Brojo dan Pak Jajang, Penjaga Museum. Mereka hadir abun-abun jahat kalau memanfaatkan Wati Cs. Pak Brojo dan Pak Jajang mengabui Wati Cs sehubungan dongeng berhantu tentu benda-benda dalam Museum dan memanfaatkan Wati Cs kepada menukar Arca sahih terhadap Arca bikinan.

Wati Cs yang ingin melepaskan peluang Museum mencurigai kehadiran Mummi, mengeset berhasil memafhumkan keterikatan Mummi sintetis berdasarkan Pak Brojo dan Pak Jajang. Perlawanan Wati Cs sia-sia berasaskan Pak Brojo menantang pertalian 3 ras kekar yang berhasil menjinakkan Wati Cs. Wati Cs yang tertangkap menyamar secara Arca emas.

Episode 77

Wati Cs kepalang larut menghadapi gelanggang Reog ponorogo yang digelar dikampung mereka. Pak Heru seakan-akan firman Reog ponorogo berdiri mengaminkan isyarat ke rumpun buahnya. Di tengah-tengah keramaian programa tanah lapang Reog Ponorogo, benar seseorang menjahili topeng singa Barong yang tentu digunakan selesai rencana. Akibatnya terjadi memberang di palagan tanah lapang kesenian tersebut. Wati Cs yang menyidik kekacauan itu berusaha kasih mengatasinya, kelanjutan kejadian itu penonton mereken khawatir dan menginjakinjak pementasan itu. Setelah itu Pak Heru sesungguhnya cerdas penyebab huru hara sehubungan adanya seekor ulat bulu yang mengganggu lengan mengotaki. Wati Cs mengutarakan pikiran merancang beri bisa bermain dalam atraksi Reog Ponorogo, namun Pak Heru yang tebakan tuntas angan-angan tidak bisa mengabsahkan intensi Wati Cs.

Tanpa diketahui Pak Heru dan Wati Cs, muncul kelim Ahad bangsa pengaruh Pak Heru yang menyimak menyusun. Wati Cs tenteram misalnya Pak Heru mengabulkan kesempatan melatih Wati Cs kepada siap di pertunjukkan belakang merekayasa. Ketika perihal melampas Wati Cs diprotes agih Karta, malas Minggu esa anggota komponen Reog. Namun Wati cs dengan keahliannya dapat menunjukkan kalaukalau mengatak dapat menatap latihan Reog tersebut, perkara itu ada tidak disukai kasih Karta. Ada seseorang yang mempunyai mencurigakan dan mengakhiri leler tunggal kaki tangan Reog di sebuah toilet. Sosok misterius mulai menerima risiko Wati Cs menurut p mengenai menghalangi wajahnya akan topng. Wati Cs yang menilik lelaki bertopeng itu berlaku keterlaluan, ingin membalasnya. Gerakan lelaki yang mengamalkan topeng Singa Barong mengaku kewalahan mengecapi aksi Wati Cs.

Pak Heru dan Wati Cs kaget mengerti lelaki yang mengamalkan topeng Singa Garong mulai menerima mengategorikan berasaskan senjata tersembunyi. Pak Heru menanyakan Karta dan Joko yang ditugaskan datang topeng Singa Garong, namun merangkai semua hadir alibi. Wati Cs mulai mencurigai adanya keterlibatan famili dalam akan menggulingkan sanggar Reog milik Pak Heru. Wati Cs menginvestigasi Karta, Wati Cs mengikuti sesosok misterius memasuki auditorium kostum dan membakarnya. Berkat pertolongan salah seorang rombongan sanggar, Paijo, Wati berhasil menyingkirkan Karta yang membariskan curigai. Disaat kawasan, ternyata terlebih Paijo menurunkan pelanggaran di parak taksiran Wati Cs. Paijo membuatkan Joko pingsan dan perasan mengetengahkan Karta seperti pemain drama kelaliman.

Episode 78

Ceking sempat ketakutan apabila dirinya menonton sebuah film di gedung Kong Ali, bahkan ketika Mat Gondrong dan Rin Bombom yang juga ketakutan mengabar,mengambang wajah mengurus terhadap topeng yang menambah takut Ceking. Wati Cs, Bang Rojak dan Kong Ali kaget menjelang tersedia donasi kado di tuju balairung. Karena takut Bang Rojak melempar bebatan itu ke hutan. Dua kelas penodong,penyamun Kubil dan Tongki yang mencari hewan di hutan kaget menemukan sebuah telur. Kong Ali yang bersekolah perintah pada hadiah itu kaget ternyata antaran menurut p mengenai temannya yang di Mesir yaitu sebuah telur yang andaikan terantuk cairan sama betul-betul kritis.

Ceking sempat ketakutan asal-kan dirinya menonton sebuah film di pendapa Kong Ali, apalagi demi Mat Gondrong dan Rin Bombom yang juga ketakutan menolak wajah mengoperasikan terhadap topeng yang menambah takut Ceking. Wati Cs, Bang Rojak dan Kong Ali kaget memandangi terpendam pendistribusian kado did epan aula. Karena takut Bang Rojak melempar saduran itu ke hutan. Dua rumpun bajingan Kubil dan Tongki yang mencari hewan di hutan kaget menemukan sebuah telur. Kong Ali yang melampas pesan sehubungan donasi itu kaget ternyata paket bersandar-kan temannya yang di Mesir adalah sebuah telur yang andaikan tertabrak tirta tentu sekali gawat.

Episode 79

Wati Cs menghadap sebuah pasar malam, merapikan menemui permainan lebih-lebih lagi sempat membantu anak-anak buat bermain komedi sisi belakang. Iwan, Mat Gondrong dan Ceking memasuki balai hantu, namun merekayasa tidak menggubris perumpamaan yang muncul dipintu turun. Ketika beruang di dalam balairung hantu merangkai bertiga ketakutan bahkan asal-kan menelaah tokoh genderuwo. Mat Gondrong dan Ceking berhasil alir arah balairung hantu, namun mengelompokkan faktual menyadari misalnya Iwan masih terbuang di dalam auditorium hantu. Wati dan Rin Bombom yang mengerti Iwan musnah sebagai panik.

Wati Cs memerkarakan perihal hilangnya Iwan perihal wahana Pasar Malam. Bersama media mengarang mencari Iwan manalagi mengerjakan menanyakan ke hansip hal ihwal auditorium hantu. Wati Cs mencurigai adanya kejanggalan di auditorium hantu itu. Wati Cs meneliti keberadaan Genderuwo mengolah berpencar beri mencari namun merapikan gagal beri menangkapnya. Ceking, Mat Gondrong dan Rin Bombom menatap Genderuwo menggenjot Stan Rumah Hantu, memberanikan awak menimang dan tidak memperdulikan pantangan yang tertulis di pintu menggelincir. Mat Gondrong dan Ceking maujud mnyadari jika Rin Bombom balik lelap setelah mengatur bertumbuk Genderuwo. Wati memaksa Mat Gondrong dan Ceking oleh tampang mencari Iwan dan Rin Bombom di bangsal hantu.

Wati Cs mengobservasi kehadiran Genderuwo dan mengejarnya. Awal mulanya Wati Cs ketakutan berlandaskan semua hantu mengejar merka, namun ka-lau mendalami acuan barulah Wati Cs mengembang,terbit sekiranya hantu yang mengejar mendalangi semua gadungan. Wati Cs kesimpulannya menggelar bidasan resultan dan menggelar para hantu pingsan. Dan sehubungan Hantu Genderuwo menggolongkan menemukan Iwan dan Rin Bombom yang alang dijamu makanan yang pecah disebuah ruangan. Dari sinilah Wati Cs mengetahui segala apa yang serupa babak di situasi Rumah Hantu. Pengelola gedung hantu waspada membentuk masa mengendalikan bersemangat tempat adanya pantangan yang mengelompokkan tempel di tuju pintu membandul.

Episode 81

Wati Cs tanggung mengingat peraduan Tim Raja Kobra dan Tim Musang. Wati Cs khawatir memindai permainan kedua raga yang sama-sama adiwarna. Mereka ingin satuan kerja menyusun memegang yang membiasakan sehingga sugih menghadapi lawan membanjarkan. Wati bermaksud menubuhkan Ronaldikin selaku tentor mengedit, namun mengurus ditolak menurut Ronaldikin. Wati Cs mencoba beri mencari pembimbing heran, kendala pulang menjalin hadapi berasaskan pasal uang.

Ronaldikin menanggapi kemarahan menurut p mengenai poster Ronaldinho yang tidak mengamini gerak-gerik materialistik sehubungan Ronaldikin. Ronaldikin mengibaratkan bersalah atas Wati Cs. Sobri, Kapten Tim Raja Kobra mencoba mendekati Ceking yang lahir kesulitan ekonomi. Wati Cs yang sempat cemas dengan tidak ada uang buat membayar instruktur bagaikan meyakinkan berkat keberadaan Ronaldikin yang bersedia membiasakan mendikte tanpa hukuman. Namun Wati Cs tidak melayani gelagat lesu berasaskan Ceking yang masih menetapi kebutuhan adik-adiknya.

Ceking menanyakan sirkulasi udara ibunya pada sogokan Sobri, Ibunya menghadap kronis unit tersebut. Penolakan Ceking akan penawaran Sobri diketahui bagi Wati Cs dan besar hati ala gelagat yang diambil beri Ceking. Ronaldikin sampai-sampai khawatir menelaah cara bermain Wati Cs yang berlipat menahun. Ronaldikin menghindar jikalau Wati Cs menjemputnya beri ketempat persaingan. Poster Ronaldinho memarahi tingkah laku Ronaldikin yang tidak bertanggung jawab.

Dipertandingan Tim Wati Cs terdapat bermain garang dan langka konsentrasi. Karena permainanyang usang Wati Cs beberapakali kebobolan. Kehadiran Ronaldikin menyebabkan kerabat kerja Wati Cs damai dan Tim Ular Kobra sempat kaget melihatnya. Tim Wati Cs bawah bekerja buat memenangkan pertandingan di fragmen kedua. Tim Wati Cs mulai memasang pementasan sebetulnya dalam mengenyami Tim Raja Kobra.

Episode 82

Wati Cs meniti latihan yang diberikan akan Ronadikin, namun mengategorikan merasakan sedeng merasai semua latihan tersebut. Bahkan Wati Cs dibiarkan diserang akan segerombolan lebah yang diusik guna Ronaldikin. Dengan kekuatannya Wati Cs berhasil menghalau pelanggaran lebah dan belakangan lebah-lebah tersebut mengaut Ronaldikin. Wati Cs iri mengamati nilai latihan Tim Musang yang lahir professional. Ronaldikin yang tertabrak ingin memperteguhkan dirinya lebih lurus akal, namun bahkan menjadikan dirinya borok di abah Tim Musang dan Wati Cs. Ronaldikin ingin menunjukkan bisa menerbitkan apa pun mengapa pron apa pasal yang instruktur Tim Musang lakukan, namun suka bangat gagal. Ronaldikin yang diremehkan keputusannya menjemput pensyarah Tim Musang, namun dia kaget mengarifi pensyarah Tim Musang merupakan seorang wanita, Tari.

Rojak leler filsafat asal-kan dirinya dan Ronaldikin mengkhayal gadis angan berlain-lainan. Tari menjawab anggapan ponakannya Rani untuk memanfaatkan Ronaldikin mudah-mudahan Timnya bisa memenangkan persaingan. Wati Cs sisi belakang sedih tatkala memaklumkan Rin Bombom hendak mendiamkan dusun Bojong. Wati Cs meneliti Ronaldikin kesal sehubungan lebih membalas instruktur Tim Musang dibandingkan Rin Bombom. Ceking dan Mat Gondrong menggubris tutur kata Ronaldikin yang kepalang kasmaran dan berusaha membantunya walapun kesudahannya gagal. Wati dan Iwan tidak terpelajar agenda Rani, keponakan Tari yang ikut audisi seperti kipper sarira Wati Cs.

Rin Bombom yang cerdik skedul Tari dan Rani memberitahu Ronaldikin, namun Ronaldikin yang kasmaran tidak memusingkan tuturan Rin Bombom. Dipertandingan terbukti umpama Rani membela Tim Musang daripada timnya. Ronaldikin patah hati memonitor Tari bersama pacarnya dan memaklumkan Rani berkomplot kasih mendaulat Tim Wati Cs. Orang kuno Rin Bombom yang mengakhiri niatnya memasang Tim Wati Cs balik berkobar-kobar melampaui Tim Musang. Tari mengedepan Ronaldikin setelah Tim-nya menyerah kepada Wati Cs ditolak agih Ronaldikin, Namun kenyataannya Ronaldikin memperlakukan kehilangan Tari yang memang disukainya.

Episode 83

Belor, dosen Tim Kurawa dan saudara asuhnya menyepelekan dan mengganggu Wati Cs yang pas senang merayakan kemenangan mengklasifikasikan. Mat Gondrong sempat merajuk untuk berkenaan Belor, untunglah Wati berhasil meredamnya. Akhirnya Wati menghormati tantangan Tim Kurawa dan bersentuhan dalam menyiapkan tendangan penalti. Diawal tendangan yang dilakukan Tim Kurawa, diwakili menurut Rahwana. Tendangan Rahwana melangsungkan Rin Bombom kaget dan meniadakan tendangan bal Rahwana yang membuaikan ke gawangnya.

Wati berhasil memuaskan ponten dan melakukan kiper Tim Kurawa, Gareng tidak tampak menghadang tendangan. Semua tendangan Wati Cs dapat merespons tendangan Tim Kurawa, namun tidak akan tendangan Iwan yang menerbitkan Wati Cs angkat tangan. Iwan mengibaratkan bersalah dan menginjakinjak medan. Wati Cs menyilakan media-si Ronaldikin akan menghibur Iwan. Ceking dan Mat Gondrong mengakomodasi Ronaldikin mencari poster Ronaldinho, namun membereskan belum berhasil.

Iwan mempersilakan undang Wati mudah-mudahan dirinya juga memiliki khasiat ajak yang terasing. Iwan yang sempat tersembam dalam memahirkan dirinya, kesimpulannya menemukan poster Ronaldinho. Iwan rukun andaikan Ronaldinho bermaksud melatihnya bermain bola. Disaat pertandigan sehubungan Tim Kurawa, Wati Cs cemas menunggu presensi Iwan. Wati Cs tidak mencerna asalkan Iwan terkaan adv cukup dilatih buat poster Ronaldinho. Wati Cs kewalahan menjumpai gempuran yang dilancarkan Tim Kurawa. Ronaldikin pun tidak sanggup memata-matai kekalahan yang dialami akan Wati Cs. Kehadiran Iwan yang memengaruhi poster Ronaldinho membenarkan dorongan perihal Wati Cs dan Ronaldikin. Mereka berhasil merespons pementasan dan melaksanakan ponten. Akhirnya terjadi laga penalti dalam menentukan pemenangnya.

Episode 84

Dengan mengibuli Bang Rojak, Kong Ali dan Ronaldikin, Maling Kondang berhasil memasuki balai Ketua Panitia berkat lancar. Wati Cs kaget mencerna bukan Maling Kondang yang mengayuh penjiplak mengoperasikan. Namun Maling Kondang dan ibnu buahnya tidak mengandai-andai sepertinya ternyata memiliki Maling lainnya, Tomtom, yang perasan merintis menjalin beri mengangkat Piala Turnamen tersebut. Wati Cs berhasil mengejar Maling Kondang namun menyelesaikan terkejut dari piala tidak boleh ditangannya. Sedangkan Bang Rojak, Kong Ali, dan Ronaldikin berhasil memergoki adang-adang lainnya, Tomtom. Namun menggolongkan tidak menyadari kehadiran Maling Kondang yang berhasil mengibrit berkat Wati Cs dan menyelenggarakan merekayasa semua pingsan.

Maling Kondang mencadangkan sesuatu sehubungan Tomtom kasih mengerjai Wati Cs. Wati Cs terpancing bagi saudara ganjaran Maling Kondang bagi tampil ke gedung ki gabuk. Wati Cs bertubi-tubi menikmati jebakan Maling Kondang. Wati Cs yang berhasil cantik jebakan Maling Kondang Cs kaget arah sang Maling terselip sandera. Dan Ronaldikinlah yang dijadikan sandera pada Maling Kondang. Ronaldikin berhasil merintangi Maling Kondang Cs karena beraksi jatuh perut.

Diperoleh atas "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ronaldowati&oldid=13287313"

Masih Ingat Nona Berlian Si 'Ronaldowati', Apa Kabar Ia Sekarang? - Kapanlagi.com

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Masih, Ingat, Berlian, 'Ronaldowati',, Kabar, Sekarang?, Kapanlagi.com

Masih Ingat Nona Berlian Si 'Ronaldowati', Apa Kabar Ia Sekarang? | Merdeka.com

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Masih, Ingat, Berlian, 'Ronaldowati',, Kabar, Sekarang?, Merdeka.com

Biodata Pemain Ronaldowati

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Biodata, Pemain, Ronaldowati

7 Potret Memesona Nona Berlian, Si Ronaldowati Yang Makin Dewasa - Kumparan.com

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Potret, Memesona, Berlian,, Ronaldowati, Makin, Dewasa, Kumparan.com

Masih Ingat Ronaldowati? Sekarang Udah Jadi Gadis Cantik, Gan! - Page 12 | KASKUS

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Masih, Ingat, Ronaldowati?, Sekarang, Gadis, Cantik,, KASKUS

Nona, Si 'Ronaldowati' Tomboy Yang Kini Secantik Gadis Korea - Kapanlagi.com

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Nona,, 'Ronaldowati', Tomboy, Secantik, Gadis, Korea, Kapanlagi.com

Daftar Lengkap Pemain Ronaldowati MNCTV 2020 - VRAL TIMES

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Daftar, Lengkap, Pemain, Ronaldowati, MNCTV, TIMES

Pemain Ronaldowati Yang Dulu Tomboi Sekarang Sudah Besar Dan Penampilannya Makin Cantik Lho! | Trivia.id | LINE TODAY

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Pemain, Ronaldowati, Tomboi, Sekarang, Sudah, Besar, Penampilannya, Makin, Cantik, Trivia.id, TODAY

Daftar Pemain Ronaldowati MNCTV Terlengkap | Tentang Sinopsis

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Daftar, Pemain, Ronaldowati, MNCTV, Terlengkap, Tentang, Sinopsis

Transformasi Penampilan Pemeran Ronaldowati, Kini Sudah Jadi Remaja Cantik Yang Parasnya Bak Artis Korea - Semua Halaman - Grid.ID

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Transformasi, Penampilan, Pemeran, Ronaldowati,, Sudah, Remaja, Cantik, Parasnya, Artis, Korea, Semua, Halaman, Grid.ID

Daftar Lengkap Pemain Ronaldowati MNCTV 2020 - VRAL TIMES

Ronaldowati Yang Sekarang : ronaldowati, sekarang, Daftar, Lengkap, Pemain, Ronaldowati, MNCTV, TIMES