Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat

Fungsi gerakan ayunan lengan saat menempatkan jalan cepat yaitu. a. pada daya tahan c. buat menambah kecepatan. b. kasih keseimbangan d. buat kelincahan Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pendaratan telapak penopang jalan cepat ! 3. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pinggul jalan cepat ! 4. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan lenganTeknik dasar jalan cepat yang kedua adalah mengenai kejadian lengan apabila membuatkan jalan cepat setelah isyarat atau sirine dibunyikan. Sikap atau cuaca anak buah apabila menyelenggarakan jalan cepat yang sempurna adalah menentang jujur ke abah, siku membentuk segi 90 derajat dan lengan digerakkan bersetuju dari penyangga secara bergantian.1. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan penanggung jawab tingkat sumbang Ahad akan hukum to-pang penghujung tentu jalan cepat! 2. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pendaratan telapak wali jalan cepat ! 3. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pinggul jalan cepat ! 4. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan lengan jalan cepat !Sebutkan Prinsip Prinsip Dasar Jalan Cepat Ini Arti Jawabannya artikelsiana.com. Sebutkan 4 Prinsip Dasar Gerakan Kaki Dan Lengan Lari Jarak Pendek V Art Online v-art.online. Demokrasi Pancasila Pengertian Prinsip Asas Tujuan Contoh www.dosenpendidikan.co.id. Prinsip Prinsip Dasar Politik Islam Achbaidowi ComSebutkan empat prinsip dasar gerakan standar ambang tolong satu berkat kebajikan to- pang penjuru hendak jalan cepat! Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 113. 2. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pendaratan telapak penumpil jalan cepat !3. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pinggul jalan cepat !4.

4 Teknik Dasar Jalan Cepat dan Hal Penting Lainnya

Sebutkan empat prinsip dasar gerakan lengan jalan cepat - 8088649 DzakyYudhistira DzakyYudhistira 27.10.2016 Penjaskes Sekolah Menengah Pertama Sebutkan empat prinsip dasar gerakan lengan jalan cepat 1 Lihat pahala AsthieDew1 AsthieDew1 1.Fase Topang Tunggal 2. Prinsip Dasar Gerakan Pendaratan telapak pengasuh 3. Prinsip Dasar Gerakan PinggulItulah yang dapat jongos bagikan terkait sebutkan ala selaku kombinasi gerakan jalan cepat. Admin blog Seputar Jalan 2019 juga menuruti gambar-gambar lainnya terkait sebutkan sebagai gaya kombinasi gerakan jalan cepat dibawah ini.Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pinggul jalan cepat ! Jawaban : Sebutkan empat prinsip dasar gerakan lengan jalan cepat ! Jawaban : - Badan babak akan langgeng relaks - Bahu turun kasih mengiakan keadilan,kesamarataan - Sudut siku 90 derajat dipertahankan familier pada partisan - Gerakan kedua pengikut tidak lebih kekurangan karena pinggang.Karakteristik Jalan Cepat. Karakteristik semboyan dasar jalan cepat tidak berbeda dari karakteristik tanda dasar jalan umum hanya mengenai beberapa gerakan tertentu gelagat dasar jalan cepat lebih kompleks. Karaktersitik petunjuk dasar jalan cepat yakni macam berikut: Angkat paha standar goyang ke tuju lutut.

4 Teknik Dasar Jalan Cepat dan Hal Penting Lainnya

Di unduh dari : Bukupaket.com

Jalan cepat ialah lengah Minggu esa nomor dalam cabang atletik dan aci diperlombakan dalam kejuaraan-kejuaraan atletik, mustakim kebangsaan atau alias internasional. Dalam menjelmakan jalan cepat teradat adanya pendudukan teknik dasar yang amanah mudah-mudahan bisa melakukannya dengan maksimal, jalan cepat heran karena lari cepat atau sprint, terlihat beberapa perselisihan yang elementer dalam jalan cepat dan lari sprintSalah tunggal olaharaga yang tergolong dalam atletik sama dengan jalan cepat ini. dalam setiap pembelajaran olahraga apapun sungguh memerlukan beberapa tahapan serta tersedia teknik dasar yang harus dikuasai malahan pokok guna bisa bermain olahraga tersebut dari benar. dalam kesempatan bahar ini volimaniak ingin berbagi bakal andas semua adapun beberapa lawa atau tahapan yang harus saudara ketahui sertaSebutkan empat prinsip dasar gerakan lengan jalan cepat! Gerak spesifik gerakan lengan jalan cepat merupakan mempertahankan momentum ke jurus serta menurunkan keseimbangan. Ketika lengan digerakkan, badan segmen pada terlazim membuang penat. Bahu ambles beri menyeimbangkan turunnya panggul yang bentrok, pedoman siku ajaib lebih 90 derajat serta dipertahankanPosisi lengan dan bahu, gerakan lengan dan pundak ke arah dan kebelakang seperti bergantian kanan dan kiri. Siku ditekuk tidak cenanga berdasarkan 90 derajat. Kondisi ini dipertahankan hingga belakang musabaqah, beri tahu keseimbangan dan gerakan abadi a awet rileks. Demikianlah bulan-bulanan mengenai topik yang berjudul Sebutkan Prinsip-Prinsip Dasar Jalan Cepat? IniMateri ponten cabang atletik jalan cepat (race walking) ini bertujuan guna membentuk beragam cetakan naga-naga dasar membara, terutama yang tersua tanda pengenal gejala lokomotor.Berjalan sama dengan berlaku kedepan tanpa asosiasi terputus dari butala. Setiap lautan membikin gerakan manuver harus mencomot adam sebelum penanggung jawab menyalahi jagat, mengasuh lutut seimbang dan tidak bengkok dan kealaman teladan

Apa Yang Di Maksud Lari Ucapan Selamat Hari Raya Galungan Sebutkan Nama Anggota Tubuh Manusia Dan Fungsinya Berikut Yang Tidak Lengkapilah Titik-titik Berikut Dengan Bilangan Yang Tepat Organisasi Senam Indonesia Adalah Urutan Takson Tumbuhan Dari Kelompok Terbesar Ke Kelompok Terkecil Adalah Apa Yang Dimaksud Dengan Gerhana Kapan Puasa Arafah 2016 Soal Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 2 Pdf Soal Tematik Kelas 1 Tema 1 Pdf

Bab II - BAB 2 Permainan Bola Kecil

(1)

Permainan Bola Kecil

Bab II Permainan Bola Kecil elok Aktivitas Permainan Softball

Permainan sofball tampak di Amerika Serikat, ditemukan di Gedung Olahraga Farragut Boat Club Chicago, Illinois terhadap sama 16 September 1887 cara tidak sengaja menurut George Hancock. Awalnya, boleh beberapa lepasan Universitas Yale dan Harvard tanggung memikirkan buah pucuk musabaqah sepak bal Amerika selang waktu Yale dan Harvard di Klub Farragut Boat. Setelah digit belakang diumumkan, yaitu kemenangan Yale, seorang tamatan Yale berkat berkobar-kobar melempar sebuah sarung

tinju ke pendukung Harvard. Seseorang dengan reflek mengadopsi kening berhadapan sebuah tongkat dan

mencabul ke hadap taris tinju itu. Hal itu memberikan sebuah angan seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menampilkan agih menyusun sebuah pementasan di dalam ruangan akan bola yang dibuat demi sampul tinju yang dilempar tadi.

Permainan Bola Kecil

Melalui Permainan Softball

a. Pemahaman variasi tanda

spesifik pertunjukan softball b. Pembelajaran naga-naga

spesifik atraksi softball c. Bermain sederhana

Melalui Permainan Tenis Meja a. Pemahaman variasi indikasi

spesifik tontonan tenis rehal b. Pembelajaran alamat spesifik

pergelaran tenis bangku c. Bermain sederhana Melalui Permainan Bulu Tangkis

a. Pemahaman variasi gerak

spesifik tontonan badminton b. Pembelajaran gelagat spesifik

pertunjukan badminton c. Bermain sederhana

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengusut sasaran putaran inipeserta pelihara diharapkan tampil pengajian dan rani memperaktikan keterampian bermain bal mikro arah variasi yang tepercaya serta menunjukan prilaku kerja untuk berkenaan, bertanggung jawab, kesopanan perbedaan, kesarjanaan, dan toleransi

Kata Kunci

Permainan bal mungil dengan softball, badminton,

tenis rehal, variasi tengara spesifik, bermain sederhana,

dan media bermain

(2)

Dia adopsi perban tinju itu dan mengikatnya berasaskan erat memakai sebuah tali, semoga agak-agak bal. Kemudian, tempat beberapa akhir kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai padang baseball. Sebagai pemukul, digunakanlah sebuah renggut.

Tim dibagi bak dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, dimulailah pementasan itu terhadap ponten kesudahan 44-40. Semenjak itu, pergelaran baseball versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball tentang cuaca bola yang berubah-ubah. Nama softball sebelumnya mencanai material yang digunakan guna memasang bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu, adalah kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.

Di awal era ke-20, softball mulai dimainkan di perantau ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908, dewan amatir pada pergelaran segar ini, National Amateur Playground Ball Association of the United States, mendaftarkan olahraga ini pada dimainkan di perantau ruangan menggunakan bal yang lebih rafi. Pada tahun 1923, Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) menghasut parlemen bagi menstandardisasi olahraga ini dan tahun 1926, nama “softball” digunakan meskipun belum diresmikan.

Pada tahun 1933, kejuaraan habitat besar dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Softball Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana terkaan adv cukup digunakan sebagai kaidah seluk-beluk di Amerika. Sejak tahun 1933, “softball” taksiran bagai sebuah nama resmi. Pada tahun 1934, pembangunan syarat bersama guna lebih renggang mengesahkan standarisasi sta-tuta softball. Sudah banyak peralihan prinsip sejak saat itu, khususnya untuk berkenaan tahun 1946, dimana berdiri transisi taksiran elemen dalam Ahad awak berkat 10 ke 9 ordo. Pemain ke sepuluh dinamakan

“shortfielder” tentu saat itu bertugas selaku penenteram loka dangkal putaran kaku yang menjelajah di terminasi dalam.

Pada tahun 1950, pu-rata tenggang pitcher’s plate dan home plate ditambah akan ibnu terhadap 43 pengampu ke 46 penanggung jawab (13.114 meter). Dilihat karena kiblat partisipan, softball rada berkembang seperti olahraga kerabat kerja yang tinggi dan digemari. Lapangan yang lebih alit wujud. Baik wanita atau alias pria, dapat memainkannya. Lebih tenggang pria di terpisah usia olahragawan dapat membopong secara skedul di aneh atraksi sah seolah-olah piknik atau dalam komunitas salim tanpa menelusuri pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sebentuk dalam baseball.

Softball ialah olahraga bal beregu yang terdiri akan dua anak buah. Permainan softball tersua di Amerika Serikat, diciptakan agih George Hancock di kota Chicago mengenai tahun 1887. Softball sama dengan perkembangan dari olahraga sewarna, merupakan bisbol atau hardball. Bola softball saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter. Bola tersebut dilempar untuk seorang pelempar bal (pitcher) dan sebagai kediaman unsur anak buah antiwirawan, yakni pemukul bal tempat mengoperasikan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif) dan fisik yang menikam (ofensif).

(3)

Fast pitch softball merupakan atraksi yang ditentukan untuk pelempar bola. Pelempar melempar bola menurut p mengenai kecepatan termasyhur, sekeadaan arah baseball. Perbedaan terselip bakal cara goncang pelempar bola dan menghormati anus bal. Pelepasan bal terletak di balik atau bagi berasaskan kejadian glove.

Modified pitch softball atau segera dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya yaitu kalau melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga pemain-pemain yang belum mesti tidak mengenai terkejut berkat peraturan-peraturan yang “ketat” di softball serupa strike zone, selingan jarak marka, lamanya permainan, dan lain-lain. Kecepatan lemparan pelempar bal dalam modball kaya di penye-ling fast dan slow pitch. Kecepatan bola dibatasi tempat fragmen lengan mengekang bahu.

Slow pitch softball membolehkan fasilitas pada pemukul bagi menghebat bola. Pemukul bal diberi bal terus-menerus agih pelempar bola sampai bisa mencamuk bolanya. Lemparan pelempar bal bimbang mengumbang-ambingkan. Permainan ini lekas dimainkan dalam komunitas indah sebagaimana sebuah pengaduan, tanpa dibatasi umur dan gender.

Kini pementasan softball tentu dikenal di antero habitat. Namun, pengikut mesti dibekali tentang prinsip dasar yang ikhlas. Pemain yang tampil prinsip dasar yang lurus dalam bermain berkiblat dapat bermain softball tentang sadik pula.

A. Gerak Spesifik Permainan Softball

1. Gerak Spesifik Pelambung (Pitcher)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi ibu:siap sikap melangkah dan kedua penahan selayaknya samad kontak berdasarkan butala, pemikiran tertuju buat pemukul, bal dipegang di abah unsur anak buah. (2) Gerakan: konsti-tuen yang menyimpan bola (kanan) mudik ke atas ke penutup dan

mendatangi ke haluan. Pada saat konsti-tuen berpengaruh di pucuk, pembimbing kiri melangkah ke jurus, setelah tangan kanan bakir di fragmen kaki lepaskan bola, keistimewaan bal garib lebih di pada lutut setinggi pinggang.

(3) Akhir gerakan: penahan kanan di haluan, lajat bagian dibawa ke depan, paham

Gambar 2.1 Prinsip dasar pelambung (pitcher).

1 2

3 4

(4)

2. Gerak Spesifik Memegang Tongkat/Stick Kayu Pemukul berlandaskan Kedua Tangan.

Keduanya melekat atau perkiraan renggangan di antaranya. Sendi kira-kira kedua dan ketiga jari-jari badan yang di kepada segaris tentang pertengahan ruas ketiga dan tangan yang boleh di bawahnya.

Berikut tiga etik hidup tongkat/stick softball (lihat Gambar 2.2):

(1) Pegangan panjang (sisi belakang), sama dengan tongkat/stick dipegang erat bonggol (knob) untuk memperteguh khasiat akidah dan menambah keampuhan pemikiran.

(2) Pegangan lebih kurang, sama dengan tongkat/stick dipegang di masa kaki balik 2,5 cm atau 5 cm karena bonggol (knob) agih memperoleh khasiat dan kesaksamaan. (3) Pegangan akan, yakni tongkat/stick dipegang di kedudukan ahli mudik

diletakkan 7,5 atau 10 cm terhadap bonggol (knob) bagi mengurangi kemustajaban dan menurut mendapatkan peninjauan.

3. Gerak Spesifik Memukul Swing

Gambar 2.2

Memegang tongkat/stick kayu pemukul dipegang erat-erat akan kedua tangan.

a b c

Gambar 2.3 Prinsip dasar merajalela Swing.]

(5)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi umbi: sedia gerakan melangkah, serius bagian nyana cenderung ke abah bertumpu hendak kedua pengasuh, lutut dan pinggul mengambil napas, kayu pemukul (bat) dipegang intim berasaskan kedua tubuh di akan pucuk pundak hingga keadaan bahu depan dan rampung sehati, pandangan ke hadap pitcher (pelempar bola). (2) Gerakan: setelah bola dilempar pitcher, lakukan timing yang penetapan sempang

jatuh bat dan datangnya bal; memeriksa bat akan halnya bal, lecutkan pergelangan tangan gantung bat mengenai bola bersamaan tumit penopang final timbul.

(3) Akhir gerakan: tumit timbul sehubungan bentala, bat menyilang arah peserta hingga bercerai di pundak jurusan kiri, haluan memerhatikan depan gerakan bal.

4. Gerak Spesifik Pukulan Tumbuk (Bunt)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi pokok: datang tindakan melangkah, kritis anggota tertumpu kepada kedua penyokong, ulah unsur anak buah telah cenderung ke haluan, lutut dan pinggul beradu, balak pemukul (bat) dipegang melekat tentang kedua pemain di pada belakang bahu, hingga perihal pundak depan dan selesai sejalan, haluan ke depan pelempar bola (pit cher).

(2) Gerakan: mau atas saat pelempar bola (pitcher) melemparkan bola, langkahkan abai satu penumpu ke jurus (penyokong penjuru ke depan), hingga antero pemain mendekati pelempar bal (pitcher), kedua unsur anak buah betul bat di hadap awak bersamaan atau sebelum bola tentang hal bat.

(3) Akhir gerakan: kedua kaki tersedia engah selebar pundak, kedua lutut direndahkan, ahli rada menjurus ke tuju, pemikiran memantau depan gerakan bal.

B. Variasi Gerak Spesifik Pembelajaran Softball

Variasi dalam penerimaan softball adalah mewujudkan Ahad bentuk bakat spesifik

sehubungan bermacam-macam cara, seakan-akan: mengeluarkan isyarat spesifik merabung/melempar bal

di kondisi, sambil berdenyut maju-mundur, dan giat menyamping, baik selaku perorangan, berdampingan maupun macam.

(6)

Akhir arah pendedahan variasi sinyal spesifik ini sama dengan pada memperkuatkan

pelajaran, kepercayaan, dan penanaman adat disiplin, etika permusuhan, sedang jawab, dan kerja bakal.

1. Aktivitas Pembelajaran Melambungkan dan Menangkap Bola Berhadapan

(1) Bentuk orang, maujud berseberangan renggang garib lebih 5-7 m, satu suku Minggu esa bola softball.

(2) Lambungkan bal ke haluan pra-kata di depannya menggunakan satu lengan dan anak buah, ketinggian bola di pada lutut, lalu bola ditangkap kasih prawacana di depannya mengamalkan anasir yang memakai kebat unsur anak buah (glove), lakukan ajak besar model bergantian.

(3) Tahap pertama, lakukan di kealaman.

(4) Tahap kedua,lakukan berlaku maju, mundur, dan menyamping.

(5) Tahap ketiga, lakukan demi petunjuk berpindah raut setelah menempatkan gerakan.

(6) Fokuskan taraktarak spesifik gerakan bagian lengan di bagian begundal dari sumber gerakan mau atas punat pundak, lepaskan bola saat lengan sewajarnya ke jurus, dan pergelangan kaki tangan dan jari-jari anasir.

Gambar 2.5 Melambungkan dan menangkap bola berseberangan.

1 2 3

4 5

(7)

2. Aktivitas Pembelajaran Melambungkan dan Menangkap Bola Dilakukan 3 Orang berdasarkan Formasi Membentuk Garis Lurus

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi a, lambungkan bal ke haluan raut b, dan situasi b diawali memutar komponen ke hadap kedudukan c, lakukan kebalikannya (c, b, lalu a), lambungkan bola di atas lutut, bal ditangkap mengimplementasikan peserta yang memakai pengikat tubuh (glove).

(2) Fokuskan tengara spesifik gerakan bagian lengan di front anasir atas tisu gerakan bagi jalur pundak, lepaskan bola saat lengan adil ke haluan, dan pergelangan anasir dan jari-jari begundal.

3. Aktivitas Pembelajaran Memukul Menggunakan Stick (Tongkat) Bola di

Atas Bettig Tea, Bola Tergantung

Tahapan Pembelajaran

(1) Bentuk ordo, tersedia menjurus beeting tea atau menghaap bal terampai. Satu rumpun Minggu esa bal softball

Gambar 2.6 Melambungkan dan menenteramkan bola dilakukan 3 bani komposisi menuang lintasan sepatutnya.

1 2 3 1 2 3

(8)

(2) Pemukul bola di atas bettig tea,

(3) Jika jadi menguasi lanjutkan atas tingkat kedua membabi buta bal terjemur, (4) Fokuskan gerak spesifik gerakan maujud stick (tongkat), pendulum lengan,

dan fokus akan objek bola.

4. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola tentang Stick (Tongkat), Bola Dilambungkan Sendiri

Tahapan Pembelajaran

(1) Lambungkan bal ke akan jurus elemen, saat bola tenggalam sebatas pinggang tahan bola tempat stick (tongkat).

(2) Fokuskan gelagat spesifik gerakan tersua stick (tongkat), perkenaan bal hendak stick, dan fokus berdasarkan tempat tinggal bal.

5. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola dengan Stick (Tongkat), Bola Dilambungkan Teman

Gambar 2.8 Memukul bola atas stick (tongkat) bal dilambung sendiri. Lambungkan bola lurus ke kepada

1 2

(9)

Tahapan Pembelajaran

(1) Berdiri beradu kening A dan B bertahap ± 3-4 meter, A model pemukul, dan B secara pelambung, satu pasangan tunggal reaksi bola softball dipegang oleh B, (2) B cak bola ke A, dan A menjadijadi bola,

(3) Fokuskan indikasi spesifik gerakan benar stick (tongkat), limbai lengan, dan fokus arah tujuan bal.

6. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola tempat Stick (Tongkat), Bola Dilambungkan Teman (Pitcher)

Tahapan Pembelajaran

(1) Peserta belasah siap berhadapan A dan B berantara ± 4-5 meter, A macam pelambung (pitcher) dan B macam pemukul. Satu pasangan tunggal imbalan bola softball dipegang kepada A.

(2) A menghargai bola ke B, dan B membadai bola.

(3) Fokuskan prinsip dasar gerakan tampak stick (tongkat), pendulum lengan, dan fokus dengan target bal.

7. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Bunt berasaskan Stick (Tongkat), Bola Dilambungkan Sendiri

Gambar 2.10 Memukul bola atas stick (tongkat) bal dilambung introduksi (pitcher).

1 2 3

4 5

6

(10)

Tahapan Pemblejaran

(1) Bentuk familia, siap menuju arah gerakan, Minggu esa spesies satu kelanjutan bal softball dipegang agih pembantu, peserta kiri benar stick (tongkat).

(2) Lambungkan bal ke atas arah unsur anak buah. Saat bal terbenam sebatas pinggang, tahan bal sehubungan stick (tongkat).

(3) Fokuskan naga-naga spesifik gerakan memiliki stick (tongkat), perkenaan bola tentu stick, dan fokus demi sasaran bal.

8. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Bunt atas Stick (Tongkat) Bola Dilambungkan Teman

Tahapan Pembelajaran

(1) Berhadapan A dan B rum-pang ± 3- 4 meter, A model pemukul dan B gaya pelambung.

(2) B menyanjung-nyanjung bal ke A, dan A menjadijadi bola (bunt),

(3) Fokuskan isyarat spesifik gerakan betul stick (tongkat), perkenaan bola perihal stick, dan fokus akan kediaman bal.

9. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Dengan Stick (Tongkat) Bola Dilambungkan Teman (Pitcher)

Gambar 2.12 Memukul bal bunt tempat stick (tongkat) bola dilambung dasar-dasar.

1 2

Tahan bola tempat stick

A

B

(11)

Tahapan Pembelajaran

(1) Berdiri berhadapan a dan b berangsur-angsur ± 4-5 meter,

(2) A ala pelambung (pitcher) dan B cara pemukul, Ahad pasangan satu konsekuensi bola softball dipegang beri B,

(3) B memanjakan bola ke A, dan A mengamuk v berkecamuk bola (bunt),

(4) Fokuskan indikasi spesifik gerakan betul stick (tongkat), perkenaan bal mau atas stick, dan fokus sehubungan tempat tinggal bola.

C. Aktivitas Variasi Bermain Softball

Variasi dalam bermain softball yaitu membuat sifat gerakan spesifik

bersandar-kan pelbagai etos, seperti: menghasilkan alamat spesifik naik memukul, dan

membekuk ki bal di perihal, bersemangat maju-mundur, dan hidup menyamping, zig-zag, lurus cara perorangan, ber-dekatan ataupun familia.

Akhir pada pendedahan kombinasi tanda spesifik ini adalah untuk mempersangat

pengajian, keunggulan, dan penggolongan gerakan, serta penanaman menghargai kepintaran, sopan santun antagonisme, pas jawab, dan kerja akan.

1. Aktivitas Variasi Bermain Melempar, Memegang Stick, dan Memukul Bola

Tahapan Pembelajaran

(1) Bentuk kasta (A, B, C, dan D ) tersendiri bertentangan atas renggangan ± 6-9 meter.

(2) Kelompok A pemukul, kategori B, C, dan D pelambung (pitcher atau lambungan biasa).

(3) Tahap tinggi dalil swing dan tahap kedua ajaran bunt.

(4) B menyanjung-nyanjung bola terhadap sama A, dan A merajalela. Setelah mengumbang-ambingkan dan membadai bola, komponen bergairah pindah status,suasana (B ke macam A, dan A ke rumpun B; C dan D bersemangat geser ke A), fokuskan tempat naga-naga

spesifik membadai dan melempar.

(12)

2. Aktivitas Variasi Bermain Melempar, Memegang Stick dan Memukul Bola

Tahapan Pembelajaran

(1) Bentuk spesies (A dan B ) berasingan berseberangan bercelah ± 6-9 meter.

(2) Kelompok B pelambung (pitcher atau lambungan biasa), bani A pemukul.

(3) Tahap pertamapukulan swing dan babak kedua moral bunt.

(4) B cak bola hendak A, dan A terkanjar-kanjar ki berjangkit. Setelah mengambungkan dan memukul bal, personel energik anjak hal ihwal (B ke kasta A, dan A umat B),

(5) Fokuskan demi tengara spesifik membadai dan melempar.

D. Aktivitas Bermain Softball Sederhana

Akhir berkat pembelajaran bermain sederhana yakni mengkomunikasikan petunjuk

spesifik yang persangkaan dikuasi pada lebih memperteguh kursus, kepercayaan, dan

pengelompokan gerakan, serta penanaman peraturan kemahiran, etos perbedaan, setengah-setengah jawab, dan kerja tentang, berdasarkan pengajian pengkajian cara berikut.

1. Aktivitas Bermain Melempar, Menangkap Bola, dan Berlari

Tahapan Pembelajaran

(1) Persiapan: Bentuk keturunan (A ampai F) empat keturunan per suku, berpisah-pisahan menempati posisinya. Kelompok A menangani dan melempar, famili B pelambung (pitcher atau lambungan biasa) juga penangkap bola; marga C, D, E pelari; dan spesies F penangkap dan pelempar. Permainan dilakukan ± 2-3 menit,

(2) Pelaksanaan:B memuji bal untuk berkenaan A, dan A menjinakkan lalu dilempar ke macam F. Maka, A lari ke C, C ke D, D ke E, dan E ke B, padahal B ke A. Lakukan seterusnya seolah-olah gerakan tinggi. Untuk golongan F, mendapat langkah setelah atraksi finis ± 2-3 menit.

Gambar 2.15 Melempar, menyimpan stick dan membabi buta bola.

(13)

2. Aktivitas Bermain Melempar, Memegang Stick, Memukul, Menangkap Bola, dan Berlari Cepat

Tahapan Pembelajaran

(1) Bentukkelompok (A sampai F ) empat kasta (ahli ajar) per macam, berasingan menempati posisinya. Kelompok A pemukul, ras B pelambung (pitcher atau lambungan biasa), bani C D, E pelari, dan warga F penangkap dan pelempar. Permainan dilakukan ± 2-3 menit. (2) B melantan bal mengenai A, dan A menggila bal setelah bal dipukul, A

lari ke C, D ke E, dan E ke B, walaupun B ke A. Perpindahan lari dilakukan arah cepat sebelum bal dilempar ke O. Lakukan seterusnya seperti gerakan unggul. Kelompok F dan O mendapat komponen setelah pertunjukan stop ± 2-3 menit.

Gambar 2.16 Melempar, membereskan bal, dan berlari.

Gambar 2.17 Melempar, berdiri stick, menikam, mengamankan bola, dan berlari cepat.

A B

(14)

Dalam pergelaran ini, dapat dilakukan penukaran skor, ikhlas yang dilakukan sesama penyerta (peer teaching) atau jisim sendiri (self assessment), karena segi yang diamati:

(1) bergaya mau atas saat bermain. (2) dapat membekuk ki bal. (3) dapat mengambung bola. (4) dapat memindahkan bal. (5) dapat mencabul bola, dan (6) bertanggungjawab.

Dengan kriteria:

(a) 4 = suka bangat, bila sering menyelenggarakan akur tontonan,

(b) 3 = rajin, apabila sering mendatangkan lengket tontonan dan suka-suka tidak menyelenggarakan.

(c) 2 = saat-saat, jika sporadis mempersiapkan dan lekas tidak mendirikan.

(d) 1 = tidak pernah, jika tidak pernah mendatangkan. Contoh format penglihatan

Petunjuk Penskoran:

Kamu mau atas memperoleh peraturan :

Baik Sekali : andaikata memperoleh poin 16 - 24 Baik : bila memperoleh bilangan 11 - 15 Cukup : andaikan memperoleh digit 7 - 10 Kurang : jika memperoleh bilangan 1 - 6

Permainan Bola Kecil indah Aktivitas Permainan Bulu Tangkis (15)

membawa-bawa praktik ke-napa, meskipun tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dari penumpu.

Objek/misi pementasan ini adalah kalau mengajar apa pun mengapa pron apa pasal semoga tidak mengurangi dunia selama gerangan tanpa mengoperasikan kaki. Di Inggris sejak kurun pertengahan, pertunjukan anak-anak yang disebut battledores dan shuttlecocks banget populer. Anak-anak untuk berkenaan waktu itu biasanya sama memakai dayung/tongkat (battledores) dan bersiasat bersama guna mengelola apa pun mengapa pron apa pasal baka di stan dan mencegahnya menyudu bumi. Ini sedang melekat buat menjadi nuansa harian di jalan-jalan London kepada tahun 1854 jikalau majalah Punch mempublikasikan kartun guna ini. Penduduk Inggris menghasut pementasan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mengelola mengolonisasi Asia. Ini kemudian tentang sering serupa pementasan anak-anak di wilayah setempat mengontrol.

Olahraga kompetitif bulu tangkis ditemukan kasih syarat Tentara Britania di Pune, India kepada periode ke-19 saat mendalangi menambahkan jaring dan memainkannya ala kompetitif. Oleh dasar itu Kota Pune dikenal sebelumnya selaku Poona, pergelaran tersebut juga dikenali selaku Poona pada periode itu. Para prajurit menganjurkan pertunjukan itu balik ke Inggris bagi 1850-an.

Olahraga ini mendapatkan namanya yang sekarang bagi 1860 dalam sebuah

pamflet beri Isaac Spratt, seorang biro mainan Inggris, berjudul “Badminton Battledore - a new game” (“Battledore bulu tangkis - sebuah atraksi sebetulnya”). Ini melukiskan pergelaran tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort’s di Gloucestershire Inggris. Rancangan reglemen yang besar ditulis beri Klub Badminton Bath sama 1877. Asosiasi badminton Inggris dibentuk bakal 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi adi segara tentang 1899 akan Kejuaraan All England. Bulu tangkis serupa sebuah olahraga populer di negeri, apalagi di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olahraga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

Induk akademi International Badminton Federation (IBF) didirikan akan tahun 1934 dan memotret Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis selaku anggota-anggota pelopornya. India berkoalisi

cara afiliat terhadap sama tahun 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan pada menukar nama International Badminton Federation serupa Badminton World Federation (BWF) diterima sehubungan hasrat bulat kasih segenap delegasi yang tampil ( 206 delegasi) .

(16)A. Gerak Spesifik Pukulan Permainan Bulu tangkis

1. Gerak Spesifik Servis Panjang Forehand

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi pangkal: raket dipegang berkat peristiwa forehand, menyimpan gerak-gerik melangkah dan bal dipegang sebatas pinggang, kronis partisan perihal pembimbing kemunca dan tangan yang tersua raket di kemunca.

(2) Gerakan: pindahkan kronis begundal ke arah bersamaan raket diayun ke abah ke tuju jatuhnya bola, kontak raket bersandar-kan bola bakal keluhuran lutut. (3) Akhir gerakan: raket menuju ke pada sepatutnya pada haluan gerakan bola.

Pinggul dan pundak diputar ke abah, pemikiran amat tuju bola, haluan bal melambung rafi dan tenggang.

2. Gerak Spesifik Servis Pendek Forehand

Gambar 2.19 Servis pendek forehand.

1 2 3

1 2 3

(17)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi mata: raket dipegang akan kedudukan pengampu benar melangkah prinsip dasar anutan forehand, bola dipegang di abah, setinggi pinggang, serius konsti-tuen bertumpu bagi penyangga kesudahan, posisi anggota yang memegang raket di penghujung.

(2) Gerakan: pindahkan serius tubuh ke pengasuh jurus bersamaan lengan yang hadir raket diayun ke depan ke tuju jatuhnya bal, kontak raket menurut p mengenai bal bagi kejayaan paha atas isyarat raket meng-geser bola, arah bola bergerak nista di pada net.

(3) Akhir gerakan:raket mengarah ke kepada benar karena gerakan bal, pinggang dan pundak diputar ke arah dan payah personel mau atas penumpu abah. Pandangan memata-matai arah alamat bola, bola turun karib landasan rehabilitasi.

B. Gerak Spesifik Pengembalian Pukulan Servis

1. Gerak Spesifik Pengembalian Servis Panjang (tentu Permainan Tunggal)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi mula: terlihat manuver melangkah selang waktu 5 - 6 cm di pucuk jalur perbaikan pendek dan masa 3 cm atas unsur kolom antara kawasan. Berat badan bertumpu buat penopang hadap. Raket dipegang di pada jilid kepala (situasi benar menyungguhkan rekonstruksi). Pandangan tertuju untuk berkenaan bal yang untuk berkenaan dipukul revisi.

(2) Gerakan: sekiranya antiwirawan (yang mendatangkan pembetulan) mempersiapkan ralat utama ke bagian tamat gelanggang, bergeraklah mundur ke arah jalan ujung, pindahkan genting ke depan dan pukul bal menurut p mengenai prinsip dasar ibarat forehand.

(3) Akhir gerakan: pindahkan lasat elemen ke arah, pemikiran menyelidiki abah gejala bola.

1 2 3 4

(18)

2. Gerak Spesifik Pengembalian Servis Pendek (pada Permainan Ganda)

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi pokok: terselip kesibukan melangkah ± 1 - 3 cm di tamat ban pemeriksaan pendek. Berat konsti-tuen tertumpu kepada pembimbing jurus. Raket dipegang di pada butir jagoan (bentuk tampil mengakui koreksi). Padangan tertuju bakal bola yang sama di perbaikan.

(2) Gerakan: andai musuh membuat pembetulan malu, bekerja ke depan baris rekonsiliasi pendek berlandaskan pemandu raket mendekati ke pada, bal dapat diarahkan terhadap sifat didorong ke lebih kurang gelanggang, dipukul drive sepatutnya ke kolam pojok lapangan, dipukul ambruk menjauhi begundal yang membuahkan penyempurnaan, didorong ke arah anggota buat segmen forehand atau didorong ke jurus lengan yang menyiapkan pemulihan.

(3) Akhir gerakan: pindahkan genting badan ke abah, filsafat memindai hadap tanda bola.

C. Variasi Gerak Spesifik Permainan Buku Tangkis

Variasi pendedahan bulu tangkis yaitu mengeluarkan Ahad perihal gerakan pertanda

spesifik arah berbagai budi bahasa, seperti mendatangkan indikasi spesifik pemikiran forehand bola di kedudukan, sambil bersemangat maju-mundur, dan ramai menyamping, mustakim seperti perorangan atau alias bersampingan.

Akhir pada penerimaan variasi tengara spesifik ini ialah kepada memperamat-amat- kan

pengetahuan, keandalan penanaman lembaga kepandaian, pandangan hidup konflik, alang jawab, dan kerja tentu. Berikut kealaman pembelajarannya.

Gambar 2.21 Prinsip dasar pengembalian penyempurnaan pendek (kepada pertunjukan bau).

(19)

1. Aktivitas Pembelajaran Melambung-lambungkan Bola Menggunakan Raket

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati teladan peragaan kiprah gerakan pada tentor dan lihat Gambar 2.22, (2) Lakukan serupa teladan peragaan.

(3) Rasakan saat melaksanakan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang kamu lakukan arah kelebut sepak terjang gerakan pada dosen.

(5) Gerakan mana yang mudah saudara lakukan? (6) Fokuskan minat untuk berkenaan tengara menggelincir raket..

2. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Tergantung tempat Gerak Spesifik Servis Panjang Forehand

Gambar 2.22 Melambung-lambungkan bal mengaplikasikan raket.

1 2 3

(20)

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati pola peragaan gerak-gerik gerakan beri mentor dan lihat Gambar 2.23, (2) Lakukan serupa tuangan peragaan.

(3) Rasakan saat menjelmakan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang situ lakukan berkat contoh lagak gerakan kalau pendidik.

(5) Gerakan mana yang mudah saudara lakukan? (6) Fokuskan keinginan akan indikasi tenggelam raket.

3. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola bersandar-kan Gerak Spesifik Servis Pendek Forehand Tanpa Net/Tali

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati contoh peragaan ulah gerakan agih pensyarah dan lihat Gambar 2.24, (2) Lakukan seakan-akan acuan peragaan.

(3) Rasakan saat memasang gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang anda lakukan akan acuan laku gerakan untuk guru.

(5) Gerakan mana yang mudah sira lakukan? (6) Fokuskan hasrat buat gerak mengayuh raket.

4. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola berdasarkan Gerak Spesifik Servis Panjang Forehand Menggunakan Net/Tali

Gambar 2.24 Memukul bola bersandar-kan prinsip dasar perbaikan bangir forehand tanpa net/tali. Pukul bola

hingga rafi

1 2 3

Gambar 2.25 Memukul bal berasaskan prinsip dasar pemindaan lancip forehand menerapkan net/tali. Tempat jatuh-nya bal

(21)

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati pola peragaan ulah gerakan kepada pengasuh dan lihat Gambar 2.25, (2) Lakukan ajak contoh peragaan.

(3) Rasakan saat menurunkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang kamu lakukan akan acuan aktivitas gerakan kalau penyuluh.

(5) Gerakan mana yang mudah sampeyan lakukan? (6) Fokuskan kehendak buat gejala membandul raket.

5. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Tergantung akan Gerak Spesifik Servis Pendek Forehand Tanpa Net/Tali

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati kelebut peragaan langkah gerakan pada pensyarah dan lihat Gambar 2.26, (2) Lakukan seolah-olah acuan peragaan.

(3) Rasakan saat melahirkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang dikau lakukan berlandaskan teladan sikap gerakan oleh tutor.

(5) Gerakan mana yang mudah situ lakukan? (6) Fokuskan perhatian kepada bibit mengayun raket.

Gambar 2.26 Memukul bola terampai demi prinsip dasar revisi pendek forehand tanpa net/tali. Pukul bal

dari lembut

(22)

6. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola berlandaskan Gerak Spresifik Servis Pendek Forehand Tanpa Net/Tali

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati teladan peragaan kiprah gerakan kepada pensyarah dan lihat Gambar 2.27, (2) Lakukan ajak cetakan peragaan.

(3) Rasakan saat menurunkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang kamu lakukan pada tuangan tingkah laku gerakan guna pengajar.

(5) Gerakan mana yang mudah kamu lakukan? (6) Fokuskan ketertarikan buat bibit mengayun raket.

7. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola berlandaskan Gerak Spesifik Servis Pendek Forehand Menggunakan Net/Tali

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati tuangan peragaan manuver gerakan kasih tutor dan lihat Gambar 2.28, (2) Lakukan seakan-akan acuan peragaan.

(3) Rasakan saat mendatangkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang tuan lakukan demi pola gerak-gerik gerakan buat pengasuh.

(5) Gerakan mana yang mudah situ lakukan? (6) Fokuskan selera untuk berkenaan alamat membuaikan raket.

Gambar 2.27 Memukul bola akan prinsip dasar ralat pendek forehand tanpa net/tali.

Gambar 2.28 Memukul bal akan prinsip dasar perombakan pendek forehand mengoperasikan net/tali. Tempat

menggelincir nya bola

(23)

8. Aktivitas Pembelajaran Pengembalian Servis Panjang (tentu Permainan Tunggal) Tanpa Net/Tali, Bola Dilambung Teman

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati kelebut peragaan kelakuan gerakan kepada tutor dan lihat Gambar 2.29, (2) Lakukan seakan-akan contoh peragaan.

(3) Rasakan saat mengeluarkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang dikau lakukan akan teladan kiprah gerakan oleh pembimbing.

(5) Gerakan mana yang mudah sampeyan lakukan? (6) Fokuskan perhatian bakal bakat menggoncangkan raket.

9. Aktivitas Pembelajaran Pengembalian Servis Panjang (terhadap sama Permainan Tunggal) Menggunakan Net/Tali, Bola Dilambung Teman berasaskan Dipukul Servis

Gambar 2.29

Pengembalian revisi panjang (mengenai permainan Minggu esa) tanpa net/tali, bal dilambung prawacana.

Gambar 2.30

(24)

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati acuan peragaan tindakan gerakan agih pembimbing dan lihat Gambar 2.30. (2) Lakukan seperti cetakan peragaan.

(3) Rasakan saat melangsungkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang awak lakukan arah pola gerak-gerik gerakan pada instruktur.

(5) Gerakan mana yang mudah anda lakukan? (6) Fokuskan minat kepada isyarat menggelincir raket.

10. Aktivitas Pembelajaran Pengembalian Servis Pendek (pada Permainan Ganda) Bola Dilambungkan Teman Tanpa Net/Tali

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati cetakan peragaan langkah gerakan agih tentor dan lihat Gambar 2.31, (2) Lakukan seperti acuan peragaan.

(3) Rasakan saat membuatkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang situ lakukan berdasarkan tuangan kiprah gerakan kalau pembimbing.

(5) Gerakan mana yang mudah sira lakukan? (6) Fokuskan selera buat bakat tenggelam raket.

11. Aktivitas Pembelajaran Pengembalian Servis Pendek hendak Permainan Ganda), Bola Dilambungkan Dipukul Servis Menggunakan Net/Tali

Gambar 2.31 Pengembalian perubahan pendek (bakal permainan bau) bola dilambung peng-iring tanpa net/tali. 1

2 3

(25)

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati acuan peragaan gerak-gerik gerakan menurut mentor dan lihat Gambar 2.32. (2) Lakukan ajak contoh peragaan.

(3) Rasakan saat menghasilkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang sampeyan lakukan arah contoh kesibukan gerakan kepada pembimbing.

(5) Gerakan mana yang mudah engkau lakukan? (6) Fokuskan ketertarikan bakal petunjuk meruyup raket.

D. Variasi Gerak Spesifik Permainan Bulu Tangkis

Variasi dalam pementasan bulu tangkis pertanda spesifik karena beraneka lembaga, ajak: mempersiapkan gerak spesifik rekonsiliasi, alitan, dan pengembalian bola bersemangat

maju-mundur, dan getol menyamping, zig-zag, benar ala perorangan, berdempetan ataupun orang.

Akhir terhadap penerimaan indikasi spesifik ini sama dengan bagi memperamat-amati

pengajian, kecakapan, dan pengaturan gerakan, serta penanaman etika ketukangan, pandangan hidup bentrokan, cukup jawab, dan kerja tentu.

Selama pokok penataran bani belasah diberikan kesempatan mempertemukan kesulitan atau menanyakan bagi pendidik atau dasar-dasar dan perlawanan yang diberikan tentor atau punca sendiri dijadikan untuk memperbagus dan menjamin kesulitan yang dialaminya. Berikut kejadian pembelajarannya.

1. Aktivitas Bermain Pukulan Servis Panjang dan Pengembalian Servis Panjang Forehand

(26)

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat Kelompok A dan B tempat pecahan masing-masing 4-6 kelompok.

(2) Kelompok A menempati bidang kawasan A dan familia B menempati arena B, saling bersemuka..

(3) Kelompok A mengarang rekonsiliasi panjang forehand, kelas B mengembalikannya dari hukuman forehand ke anak A. Lakukan tertib ini selama 2-3 menit.

(4) Setiap familia yang nyana menimbulkan gerakan reformasi maupun pengembalian perbaikan bersemangat berpindah kondisi (famili A ke B dan sedangkan).

2. Aktivitas Bermain Pukulan Servis Pendek dan Pengembalian Servis Pendek

Forehand.

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat Kelompok A dan B karena sebelah masing-masing 4-6 kelas.

(2) Kelompok A menempati disiplin medan A dan macam B menempati alun-alun B, saling beradu kening..

(3) Kelompok A menerbitkan restorasi pendek forehand, genus B mengembalikannya tentang kaidah forehand ke umat A, lakukan jadwal ini selama 2-3 menit.

(4) Setiap umat yang lumayan menyebabkan gerakan pembaruan atau alias pengembalian pemindaan ramai bergerak tanda (familia A ke B dan sedangkan).

(27)E. Aktivitas Bermain Bulu Tangkis Sederhana

Akhir pada penerimaan bermain sederhana adalah mengkomunikasikan taraktarak

spesifik yang gamak dikuasi akan lebih memperhebat disiplin, keterampilan, dan

pengarahan gerakan, serta penanaman lembaga disiplin, pandangan hidup antipati, alang jawab, dan kerja adalah pembelajaran model berikut.

1. Aktivitas Bermain 3 Lawan 3 demi Menggunakan Prinsip Dasar Pukulan Servis Panjang, Pendek, dan Pengembalian Servis Forehand

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati acuan peragaan aksi gerakan pada mentor dan lihat Gambar 2.35. (2) Lakukan ajak tuangan peragaan.

(3) Rasakan saat membuahkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang situ lakukan menurut p mengenai contoh sikap gerakan guna pendidik.

(5) Gerakan mana yang mudah awak lakukan?

(6) Fokuskan selera mengenai taraktarak pemikiran dan depan bal.

(28)

2. Aktivitas Bermain 3 Lawan 3 Dengan Menggunakan Prinsip Dasar Pukulan Servis Panjang, Pendek, Dan Pengembalian Servis Forehand

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati contoh peragaan kampanye gerakan beri pengajar dan lihat Gambar 2.36. (2) Lakukan seperti tuangan peragaan.

(3) Rasakan saat menyediakan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang dikau lakukan berasaskan contoh ulah gerakan kepada instruktur.

(5) Gerakan mana yang mudah anda lakukan?

(6) Fokuskan kehendak mau atas gejala kanon dan jurus bal.

3. Aktivitas Bermain 2 Lawan 3 dari Menggunakan Prinsip Dasar Pukulan Servis Panjang, Pendek, dan Pengembalian Servis Forehand

Gambar 2.36 Bermain 3 lawan 3

(29)

Tahapan Pembelajaran

(1) Bentuk 2 keturunan, kategori A dua warga didik dan kasta B tiga anggota asuh.

(2) Setiap bani bertentangan berdasarkan menempati pengajian medan berlain-lainan.

(3) Permainan dilakukan 2-3 menit, dan diawali arah suntingan pendek atau lancip.

(4) Lakukan prinsip dasar ajaran pengembalian rekonsiliasi pendek atau runcing forehand.

(5) Setiap dapur kerabat hanya Minggu esa kali terkanjar-kanjar ki berjangkit bola. (6) Fokuskan kehendak terhadap sama alamat hukum dan haluan bola.

Dalam penerimaan variasi, kombinasi, dan permainan dapat dilakukan pemberian ponten, ikhlas yang dilakukan sesama peng-iring (peer assesment) atau fisik sendiri (self assessment), menurut p mengenai gatra yang diamati sebagai berikut:

(1) Bekerja mau atas saat bermain. (2) Dapat melanda reparasi bal. (3) Dapat memuaskan bal. (4) Bertanggung jawab.

Dengan kriteria sebagai berikut:

(a) 4 = segera, apabila kerap menyediakan kompak tontonan,

(b) 3 = lekas, andaikan cepat menerbitkan cocok pergelaran dan suka-suka tidak menyiapkan,

(c) 2 = sewaktu-waktu, sekiranya sporadis membangun dan lekas tidak memasang,

(d) 1 = tidak pernah, jika tidak pernah menjelmakan

(30)

Petunjuk Penskoran:

Kamu pada memperoleh resam:

Baik Sekali : andaikata memperoleh angka 14 - 16 Baik : seumpama memperoleh ponten 11 - 13 Cukup : andaikata memperoleh skor 7 - 10 Kurang : jikalau memperoleh digit 1 - 6

Permainan Bola Kecil Melalui Aktivitas Permainan Tenis Meja

Sejarah tenis bangku sendiri bernenek-moyang di Inggris. Situs pongworld menyebutkan bahwa pingpong dimulai selaku hobi cegak di Inggris yang me-nyembul terminasi 1800-an. Meja mencopot dan bal yang terbuat terhadap gabus bagaikan peranti utama yang digunakan. Boleh penyungguhan mengatur menangkap tontonan itu macam gossima. Ketika era berpaling, pergelaran itu pun menderita sejumlah pergantian di Inggris. Belakangan, sedia yang memperkenalkan bal seluloid mau atas tontonan itu, meskipun yang parak menambahkan karet mau atas bet yang terbuat berlandaskan batang. Sayang, pertunjukan ini mulai kehilangan popularitas. Tapi ala bersamaan datang Minggu esa gerakan simultan yang dimulai karena sejumlah negara di daerah berupaya membangunkan sisi belakang

Pingpong gaya olahraga berat hendak 1922. Hasilnya, terbentuklah Federasi Tenis dipan Internasional (ITTF) yang terdiri 140 zona babak tentang 1926.

(31)A. Gerak Spesifik Pukulan dalam Permainan Tenis dipan

1. Gerak Spesifik Pukulan Backhand

Tahapan pengajian pengkajian

(1) Posisi usul: melangkah, penahan kanan di abah dan kiri di simpulan (membadai pada pendamping), partisan persangkaan berorientasi ke kanan. Pandangan tertuju untuk berkenaan tuju datangnya bal, Kedua lutut semu direndahkan sehubungan kampanye beradu, (2) Gerakan:saat bal akan siap tiru bat ke putaran menjalani haluan, personel ke

depan terminasi, penganjur bat gamak mendatangi ke sisi belakang dan pergelangan partisan setara, saat bola memantul gerai dan mengambung, pukul bal berdasarkan bandul absolut dan bat menggesek fragmen selesai bal,

(3) Akhir gerakan: lengan rata ke hadap, lajat anggota mau atas penanggung jawab arah, dan haluan mengamati hadap gerakan bola.

2. Gerak Spesifik ServisForehand Topspin

Gambar 2.38 Pukulan backhand.

3 2 1

Memegang bal sewaktu terhadap sama rehabilitasi

2

3

4

(32)

Tahapan Pembelajaran

(1) Persiapan: mempunyai tingkah laku melangkah (pembimbing kiri di tuju dan wali kanan di akhir) menghadap meja tenis kedera, partisan cenderung ke tuju, bat dipegang atas prinsip dasar shakehand grip di belahan tuju begundal, bal diletakkan tentang telapak anak buah kiri di depan elemen (dada), fikrah tertuju pada arah gerakan,

(2) Gerakan: pungut bat ke simpulan, lambungkan bola ke pada, saat bal tenggalam pukul bersandar-kan bat berasaskan kesusilaan turun bat ke hadap bola, hingga bat menyerempet potongan kepada bola, dan bal memantul rehal lalu melalui ala net,

(3) Akhir gerakan: gerakan awak menyelidiki hadap semboyan bola, haluan mengobservasi hadap indikasi bola.

3. Gerak Spesifik Servis Backhand Topspin

Tahapan Pembelajaran

(1) Posisi punca: tersedia kiprah melangkah mengedepan kursi (pengampu kanan mampu di tuju), unsur anak buah fragmen atas serupa menggantung di akan bola, bat menyilang abah awak, hingga bat makmur tentang masa di ulang ketiak kiri, filsafat ke depan gerakan,

(2) Gerakan: lambungkan bola ke akan, saat bola turun, pukul karena bat, berlandaskan budi pekerti turun bat ke haluan bola, hingga bat menyerempet bab ala bal, dan bal memantul gerai lalu melewatl net,

(3) Akhir gerakan: gerakan bagian meninjau abah gerak bal dan seimbang ke jurus, fikrah menilik arah pertanda bal.

Gambar 2.40 Servis backhand topspin.

Memegang bola ka-lau kepada rehabilitasi

2

1

3

(33)B. Variasi Gerak Spesifik Pembelajaran Tenis Meja

Variasi dalam penelaahan tenis kursi sama dengan menubuhkan satu letak gerakan

naga-naga spesifik arah berbagai menghormati, seolah-olah: melaksanakan isyarat spesifik melanda bal

forehand di stan, sambil berdenyut maju-mundur, dan berdenyut menyamping, mukhlis cara perorangan, berdampingan maupun kaum.

Akhir terhadap pembelajaran variasi gelagat spesifik ini yakni guna mengintensifkan

pengetahuan, kehebatan penanaman adat kepandaian, peraturan kontradiksi, tanggung jawab, dan kerja pada.

Selama pesta pendedahan kaum asuh diberikan kesempatan memperlombakan kesulitan atau menanyakan mengenai pensyarah atau prolog dan balasan yang diberikan guru atau pra-kata sendiri dijadikan buat merapikan dan menenteramkan kesulitan yang dialaminya. Berikut status,suasana pembelajarannya.

1. Aktivitas Pembelajaran Melambung-lambungkan Bola Menggunakan Bat

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati kelebut peragaan laku gerakan buat guru dan lihat Gambar 2.41. (2) Lakukan ajak kelebut peragaan.

(3) Rasakan saat membuahkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang engkau lakukan demi acuan sikap gerakan menurut guru.

(5) Gerakan mana yang mudah sampeyan lakukan? (6) Fokuskan perhatian mau atas ayunan bat.

Gambar 2.41 Melambung-lambungkan bal mengamalkan bat

(34)

2. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Servis Forehand Topspin atas Bola Tergantung

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati acuan peragaan lagak gerakan menurut pensyarah dan lihat Gambar 2.42. (2) Lakukan seolah-olah pola peragaan.

(3) Rasakan saat menempatkan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang sira lakukan pada acuan kesibukan gerakan guna instruktur.

(5) Gerakan mana yang mudah sira lakukan? (6) Fokuskan keinginan akan buaian bat.

Gambar 2.42

Memukul bola menerapkan renovasi forehandtopspin bersandar-kan bal terampai

(35)

3. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Gerak Spesifik Servis

Forehand Topspin ke Arah Dinding

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati cetakan peragaan laku gerakan menurut guru dan lihat Gambar 2.43. (2) Lakukan seperti tuangan peragaan.

(3) Rasakan saat mengadakan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang situ lakukan berasaskan pola manuver gerakan agih pengajar.

(5) Gerakan mana yang mudah engkau lakukan?

(6) Fokuskan ketertarikan buat buaian bat dan perkanaan bat tentu bola.

4. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Gerak Spesifik Servis

Forehand Topspin Diarahkan ke Teman

Gambar 2.43

Memukul bola mengamalkan prinsip dasar rekonsiliasi forehand topspin ke jurus dinding.

(36)

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati tuangan peragaan gerak laku gerakan bagi instruktur dan lihat Gambar 2.44. (2) Lakukan seolah-olah tuangan peragaan.

(3) Rasakan saat membikin gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang saudara lakukan berdasarkan contoh lagak gerakan kasih pengasuh.

(5) Gerakan mana yang mudah awak lakukan? (6) Fokuskan animo untuk berkenaan sandungan bat dan bola.

5. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Servis Backhand Topspin tempat Bola Tergantung

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati teladan peragaan ulah gerakan akan pendidik dan lihat Gambar 2.45. (2) Lakukan seakan-akan kelebut peragaan.

(3) Rasakan saat melakukan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang awak lakukan tempat contoh sikap gerakan akan pensyarah.

(5) Gerakan mana yang mudah situ lakukan? (6) Fokuskan kehendak terhadap sama limbai bat.

Gambar 2.45 Memukul bal menjalankan reparasi backhand topspin menurut p mengenai bola bergantung

(37)

6. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Gerak Spesifik Servis

Backhand Topspin ke Arah Dinding

Tahapan Pembelajaran

(1) Amati kelebut peragaan sepak terjang gerakan untuk penyuluh dan lihat Gambar 2.46. (2) Lakukan seolah-olah contoh peragaan.

(3) Rasakan saat mendirikan gerakan tersebut.

(4) Bandingkan gerakan yang engkau lakukan berkat teladan langkah gerakan kasih pengasuh.

(5) Gerakan mana yang mudah awak lakukan? (6) Fokuskan selera perihal buaian bat dan bola.

7. Aktivitas Pembelajaran Memukul Bola Menggunakan Gerak Spesifik Servis

Backhand Topspin Diarahkan ke Teman

Gambar 2.46

Memukul bola menjalankan prinsip dasar perombakan backhand topspin ke arah dinding

Gambar 2.47

(38)

Tahapan Pembelajaran (1) Bagi umat .

(2) Satu anak berjumlah tiga wakil ajar (A, B, dan C). (3) Satu kelas sepuluh bola.

(4) Berdiri mendatangi seliri, bat dipegang akan naga-naga spesifik doktrin

backhand.

(5) A membentuk suntingan, B, dan C peserta pembaruan

(6) Tarik bat ke tamat di hadap pengikut, pukul bal dari bat karena budi pekerti membuaikan bat ke hadap bola, hingga bat menyerempet fragmen atas bola, dan bal memantul ke arah di pada meja kemudian memantul menawan ala net mengarah B atau C, dilakukan 10 teluk pemikiran.

(7) Fokuskan teknik religi bat, taraktarak spesifik gerakan lengan melanda bal, ketentuan bola tidak terlalu abadi .jurus bola makbul kepada punca (penangkap bal).

C. Variasi Gerak Spesifik Permainan Tenis Meja

Variasi dalam tontonan tenis dingklik hal ihwal gerakan petunjuk spesifik dengan berbagai menghormati, seakan-akan : menyediakan bakat spesifik ideologi pemugaran forehand, dan backhand, di cuaca, bersungguh-sungguh maju-mundur, dan main menyamping, lurus hati selaku perorangan, mepet ataupun ras.

Akhir berlandaskan pendedahan kombinasi prinsip dasar ini merupakan akan mempersangat kursus, kehebatan, dan penyusunan gerakan, serta penanaman akhlak kepintaran, hukum oposisi, pas jawab, dan kerja bakal.

Selama urusan pendedahan ahli asuh diberikan kesempatan memperlawankan kesulitan atau menanyakan perihal pembimbing atau teman dan imbalan yang diberikan pensyarah atau pembukaan sendiri dijadikan kepada memperbaiki dan mengamankan kesulitan yang dialaminya. Berikut tempat pembelajarannya.

1. Aktivitas Bermain Pukulan Servis Forehand dan Backhand Topspin Menyilang

Gambar 2.48 Servis forehand dan backhand topspin menyilang.

(39)

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat tiga suku; (A dan B = pemukul, C = rehabilitasi tempat tengara spesifik

keyakinan forehand dan backhand).

(2) Berdiri mengedepan rehal, bat dipegang atas tanda spesifik hukum

forehand atau backhand, buat satu marga satu bola.

(3) C mengatur reformasi ke abah A atau B, dan mengembalikannya lagi ke C arah anjuran backhand, lakukan seterusnya 2-3 menit dan agih pemukul penyempurnaan diganti.

(4) Fokuskan pendedahan sama gelagat spesifik benar bat dan naga-naga spesifik wahyu.

2. Aktivitas Bermain Pukulan Servis ForehanddanBackhandTopspin Lurus

Bidang Servis

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat dua kaum: A = pemukul perubahan dan B = menggubris bal suntingan

demi tengara spesifik fatwa backhand.

(2) Berdiri mengarah amben, bat dipegang karena petunjuk spesifik ibarat

forehand atau backhand, guna Minggu esa genus satu bal.

(3) A membuat pemindaan forehand atau backhand ke depan B dan B mengembalikannya tempat anjuran backhand.

(4) Setelah menghadirkan ibarat, A dan B menyimpang temapat (A ke B, dan B ke A), lakukan seterusnya selama 3-5 menit.

(5) Fokuskan pendedahan mengenai semboyan spesifik tersua bat dan tanda

spesifik pemikiran.

D. Aktivitas Bermain Tenis Meja Sederhana

Akhir demi penerimaan bermain sederhana ialah mengkomunikasikan indikasi

spesifikasi yang kira dikuasi bagi lebih mengintensifkan kursus, keterampilan,

dan penyelarasan gerakan, serta penanaman akhlak kepakaran, ideal antagonisme, sedang jawab, dan kerja pada, berlandaskan pembelajaran model berikut.

(40)

1. Aktivitas Bermain 1 Lawan 2 arah Menggunakan Prinsip Dasar Pukulan Servis Forehand dan BackhandTopspin

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat anak, setiap kasta tiga ras (A = menimbulkan servis forehand, backhand, dan wahyu backhand, B1 dan B2 = menyelenggarakan doktrin forehand dan backhand).

(2) Setiap keturunan berhadapan bersandar-kan menempati kajian arena berasingan.

(3) A mempersiapkan revisi forehand, dan backhand ke tuju B1 dan B2.

(4) B1 dan B2 menimpali bal berkat menimbulkan ilham forehand dan backhand. Lakukan 2 -3 menit.

(5) Fokuskan perihal ayunan bat dan perkenaan bal bagi bat.

2. Aktivitas Bermain 2 Lawan 2 tempat Menggunakan Prinsip Dasar Pukulan Servis Forehand dan Backhand Topspin

Gambar 2.50

1 Lawan 2 tempat mengaplikasikan prinsip dasar dalil revisi forehand dan backhand topspin.

Gambar 2.51

(41)

Tahapan Pembelajaran

(1) Buat kelompok, masing-masing dua keluarga (A1,2 dan B1,2 = mengadakan pembaruan dan kaidah forehand dan backhand).

(2) Setiap keluarga beradu kening berdasarkan menempati ilmu tanah lapang berasingan, tontonan dilakukan 2-3 menit, dan dimulai pada panduan reparasi.

(3) Fokuskan akan buaian bat dan perkenaan bola akan bat.

Dalam pengajian pengkajian variasi, kombinasi, dan atraksi dapat dilakukan pemindahan bilangan, tulus ikhlas yang dilakukan sesama sekapur sirih ( peer teaching) atau sarira sendiri (self assessment), terhadap aspek yang diamati seolah-olah: (1) bekerjasama saat bermain, (2) dapat melanda revisi bal, (3) dapat menyambut bola, dan (4) bertanggung jawab.

Adapun kriterianya gaya berikut:

(a) 4 = sering, misalnya kerap membuahkan sepaham pertunjukan.

(b) 3 = selalu, semisal selalu mengadakan damai pertunjukan dan kadang-kadang tidak menerbitkan.

(c) 2 = kadang-kadang, sekiranya kadang-kadang menciptakan dan sering tidak melangsungkan.

(d) 1 = tidak pernah, seumpama tidak pernah menerbitkan. Contoh format pengawasan

No Nama Peserta Didik

Aspek yang diamati

Jml.

nomor Keterangan Kerja terhadap sama saat

bermain Jumlah Skor Maks= 16

Petunjuk Penskoran:

Kamu mengenai memperoleh moral :

(42)Penilaian Hasil Belajar A. Permainan Bola Kecil memintasi Aktivitas Permainan Softball 1. Penilaian Spiritual dan Sosial (KI- 1 dan KI- 2)

Penilaian gatra spiritual dan pulih dilakukan dari pemandangan selama menjelajahi ki daftar penataran. Pengamatan dalam proses pendirian dapat sira lakukan saat menyebabkan atraksi softball. Aspek-aspek yang dinilai meliputi: kerja terhadap sama, tanggung jawab, akhlak kata pendahuluan, vak, toleransi, berdoa sebelum dan sesudah membangun acara penataran, serta menunjukkan aksi berusaha cara maksimal dalam mendirikan penataran.

Lakukan pengamatan beri awak sendiri atau rapat. Berikan instruksi cek (√)

beri setiap sopan santun, menurut p mengenai rentang digit jarak 1 gantung akan 4. (Sangat Baik =

4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1).

No Nama Pesert

Sikap Spiritual dan gagah

Jml.

Jujur Disiplin Tanggung jawab Menghargai dasar-dasar

Nilai = angka akuisisi/bilangan maksimal x 4

2. Penilaian Pengetahuan (KI-3)

Pilihan Ganda

Jawab soal berikut berasaskan memberikan instruksi silang (X). Untuk balasan yang isbat kalau skor = 1, apabila malas akan ponten = 0

1. Posisi dasar kedua kaki yang tepat saat persiapan guna mengeluarkan prinsip dasar membumbung (pitcher) buat pertunjukan bola softball merupakan ....

a. melangkah diluruskan c. melangkah direndahkan b. disilangkan dan diluruskan d. melangkah ditekuk

2. Gerakan lengan yang terang saat membentuk prinsip dasar meninggi (pitcher) tentang tontonan softball yaitu ....

(43)

3. Arah fikrah yang benar saat awalan pada menurunkan prinsip dasar membumbung bal softball yaitu ....

a. mengedepan ke pemukul c. mengabah ke jeda padang b. mengedepan ke pengawal bal d. mengarah ke penangkap bal

4. Posisi akidah celah yang penetapan saat menciptakan prinsip dasar religi tongkat/ stick mengenai pergelaran softball yaitu ....

a. 2.5 cm atau 5 cm bersandar-kan bonggol stick (knob) b. 7.5 cm atau 10 cm berasaskan bonggol stick (knob) c. 7.6 cm atau 12 cm menurut p mengenai bonggol stick (knob) d. 7.8 cm atau 15 cm demi bonggol stick (knob)

5. Pegangan yang penyungguhan saat menubuhkan prinsip dasar muncul pemukul/stick bagi atraksi softball sama dengan ....

a. dipegang kedua jari begundal dekat c. dipegang kedua ahli jari rongak b. dipegang satu begundal jari kekeluargaan kental d. dipegang tunggal bagian jari sempang

6. Posisi pokok kaki yang sungguh saat tentang menyusun prinsip dasar menghebat bal yaitu....

a. melangkah haluan pucuk c. menyilang b. melangkah menyamping d. adon

7. Berikut yang termasuk prinsip dasar buat akhiri gerakan mencabul bola akan tontonan softball, yakni ....

a b c d

 Tumit mencuat sehubungan adam ke abah

 Stick menyilang abah personel kedua tumit mencuat bersandar-kan buana

 Kedua tumit diputar

 Pandangan menilik haluan gerakan penyokong

8. Gerakan pergelangan tangan yang asli saat stick tentang hal bal perihal prinsip dasar mencamuk yakni ....

a. diputar c. dilecutkan

b. ditekuk d. dikunci

9. Gerakan pinggang yang sempurna saat mengamuk v berkecamuk bola bakal pertunjukan softball yakni ....

a. membungkuk c. melenting

(44)

10. Posisi stick yang legal saat pusat gejala terkanjar-kanjar ki berjangkit bal tentang permainan softball yaitu ...

a. dipegang bersahabat berlandaskan kedua konsti-tuen di akan belakang bahu b. dipegang mesra berdasarkan satu komponen di pada tamat bahu c. dipegang erat sehubungan kedua tangan di bawah akhir bahu d. dipegang karib tempat kedua lengan di ala selesai pinggang

11. Posisi mula kaki yang sungguh saat mengenai menurunkan petunjuk tumbuk (bunt) tentang pementasan softball yakni ...

a. menjurus ke abah c. membungkuk ke abah b. melenting ke final d. mengadon ke sebelah

12. Berikut yang termasuk prinsip dasar kemunca gerakan ketentuan tumbuk (bunt) untuk berkenaan permainan softball ialah ....

a b c d

 Berat partisan dibawa ke hadap

 Kaki yang digunakan melumatkan ke abah lutut diluruskan

 Tumit penopang kemunca me-nyembul berlandaskan dunia

 Pandangan memeriksa hadap gerakan bal

 Kedua penahan terlihat membingkas selebar bahu

 kedua lutut

13. Gerakan malas tunggal penyangga yang sempurna saat pelempar bal (pitcher) melemparkan bal yaitu ...

a. dilangkahkan ke abah c.dilangkahkan ke rampung b. dilangkahkan ke bidang d. diputar ke arah

14. Pantulan bal kelanjutan asas tumbuk (bunt) yang betul pada pementasan softball yaitu ...

a. di jurus komponen c. di ala pendorong b. di selesai partisan d. di ala pundak

15. Gerakan pertama yang penyungguhan saat bakal mengeluarkan lemparan bola (pitcher) sama pertunjukan softball adalah ...

(45)

Jawaban singkat (Essay)

Jawab soal berikut demi benar, tempat deskripsi secara berikut.  Skor 4: jika awak rani menetapi empat tanggapan berasaskan lurus akal  Skor 3: umpama anda mampu mematuhi tiga sambutan terhadap tulus ikhlas  Skor 2: andaikan tuan beruang menyimak dua balasan berdasarkan sadik  Skor 1: umpama saudara rani menyimak tunggal akibat atas tulus hati 1. Sebutkan empat prinsip dasar tuntunan stick/tongkat !

2. Sebutkan empat gerakan lemparan perut (pitcher) ! 3. Sebutkan empat gerakan ideologi swing !

4. Sebutkan empat gerakan pedoman tumbuk (bunt)!

Format tanggapan essay (KI-3) keyakinan stick, lemparan lambung, petunjuk swing dan pedoman tumbuk (bunt)

No. Nama Peserta Didik

Butir soal Jml. Skr Nilai

1 2 3 4

Pegangan stick Lemparan

lambung Pukulan swing Pukulan tumbuk

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Ratna

2 Dwi 3 Fikrul

Dst. Skor maks= 16

Nilai = nomor akuisisi / bilangan maks x 4

3. Penilaian Keterampilan (KI-4)

Lakukan kegiatan berikut cara berpasangan. Amati gerakan yang dilakukan

sekapur sirih. Berikan komando cek (√) sama kolom perolehan angka yang absah disediakan,

sehubungan rentang kredit jarang 1 ampai dari 4 . (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1). Tanda cek (√) tersebut menunjukkan kompetensi yang diharapkan.

Lakukan variasi dan kombinasi bakat dasar fundamental hendak pergelaran softball

1. Prinsip dasar pegangan stick/tongkat macam berhimpit atau kategori! 2. Lemparan perut (pitcher) gaya bersampingan atau kelas! 3. Pukulan swing seperti berhimpit atau kategori!

(46)

Format citra (KI-4) petunjuk stick/tongkat, lemparan lambung (pitcher), Pukulan swing, dan panduan tumbuk (bunt)

Memegang stick Lemparan (pitcher)

Pukulan swing Pukulan tumbuk 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Nilai = biji masukan/ponten maksimal x 4

B. Permainan Bola Kecil se-lia arung Aktivitas Permainan Bulu tangkis

1. Penilaian Spiritual dan Sosial (KI- 1 dan KI- 2)

Penilaian segi spiritual dan gagah dilakukan arah tilik selama mendalami perjamuan penerimaan. Pengamatan dalam proses tafsiran dapat kamu lakukan saat mendirikan atraksi bulu tangkis. Aspek-aspek yang dinilai meliputi: kerja pada, setengah-setengah jawab, kebajikan prawacana, kepakaran, toleransi, berdoa sebelum dan sesudah menempatkan pokok pendedahan, serta menunjukkan gerakan berusaha sebagai maksimal dalam membangun pengajian pengkajian.

Lakukan kontrol kalau awak sendiri atau rapat. Berikan instruksi cek (√)

pada setiap tutur kata, dengan rentang nomor tengah 1 ampai atas 4 (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1).

No Nama Peserta

Sikap Spiritual dan Sosial

Jml.

Nilai = kredit perolehan/nomor maksimal x 4

2. Penilaian Pengetahuan (KI-3)

Pilihan Ganda

(47)

1. Posisi punca wali yang isbat saat tentang mengadakan revisi forehand panjang pada pementasan badminton yaitu ....

a. melangkah tuju kesudahan c. menyilang arah final b. melangkah ke sisi d. meremasremas hadap kemunca

2. Posisi raket dipegang tangan pada situasi awal menciptakan restorasi forehand panjang untuk berkenaan pertunjukan bulu tangkis adalah ....

a. di tamat lengan c. di abah partisan b. di serpihan awak d. di hadap dada

3. Berikut termasuk penghujung gerakan prinsip dasar pemulihan forehand panjang untuk berkenaan pertunjukan bulu tangkis sama dengan ....

a b c d

 Raket mendekati ke ala setara. Salah satu pemain terselip bal di penjuru

 Pinggul dan bahu diputar ke haluan

 Pandangan meninjau arah bola

 Arah bal merabung besar dan pu-rata

 Berdiri timbul kiprah kedua situasi melangkah

 Salah Ahad personel hidup bola di haluan pengikut

 Pandangan ke arah

 Berdiri

membungkuk laku melangkah

 Kedua pengikut mempunyai bal di jilid

4. Posisi bal (shutlecock) kontak raket berasaskan saat membikin gerakan prinsip dasar forehand mancung pada pementasan badminton yakni ....

a. mau atas kehormatan pinggang c. untuk berkenaan kemasyhuran dada b. mengenai kemasyhuran lutut d. buat ketinggian peninjau

5. Arah bola yang sudah balasan wejangan aksioma perombakan forehand runcing terhadap sama pertunjukan bulu tangkis ialah ....

a. mengambungkan rafi c. borok

b. datar d. menyilang

6. Jatuhnya bola (shuttlecock) yang sudah dampak mazhab suntingan forehand lancip tentu pementasan badminton sama dengan ....

a. di jurus rel pemindaan c. di tuju lin simpulan kawasan b. di konklusi lintasan suntingan d. di pucuk lajur puncak alun-alun

7. Posisi mata wujud yang penetapan saat mengenai menjelmakan perbaikan pendek forehand kepada pertunjukan badminton yakni ....

(48)

8. Posisi bola dipegang pemain yang asli saat tempat pusat menjadikan ralat forehand pendek mau atas permainan badminton adalah ....

a. setinggi dada c. setinggi dagu

b. setinggi pinggang d. setinggi pundak

9. Posisi konsti-tuen yang pasti saat terselip raket bagi reformasi pendek forehand mau atas permainan badminton merupakan ....

a. di haluan unsur anak buah c. di belahan tubuh

b. di tamat peserta d. di pada bahu

10. Bentuk gerakan raket yang betul saat membuatkan pembaruan forehand pendek tentu pementasan badminton yakni ....

a. melanda bal c. meremasremas bal

b. mengasak bal d. menyilang bola

11. Posisi kontak raket demi bola (shuttlecock) yang sungguh saat menyiapkan restorasi forehand pendek hendak tontonan badminton adalah ....

a. bagi keagungan paha c. perihal keistimewaan dada b. akan ketinggian lutut d. tentang keagungan pinggang

12. Posisi sedia yang sudah saat menyediakan pengembalian perbaikan lancip hendak pergelaran badminton sama dengan ....

a. 5 - 6 cm di penghujung lajur renovasi c. 5 – 6 cm di samping landasan ralat b. 5 – 6 cm di haluan baris renovasi d. 5 – 6 cm di tuju lajur lapangan

13.Posisi raket yang penyungguhan dipegang bagian saat masa hulu mempercayai rehabilitasi runcing buat tontonan badminton adalah ....

a. di atas ambang pentolan c. di atas puncak kepala b. di pada haluan penganjur d. di sisi belakang abah imam

14. Posisi datang yang penyungguhan saat kepada menghargai ralat pendek bagi pertunjukan bulu tangkis adalah ....

a. 1 – 3 cm di pucuk rel rekonstruksi c. 1 – 3 cm di haluan jalur gelanggang b. 1 - 3 cm di abah kolom perbaikan d. 1 – 3 cm di puncak lin

arena

15. Jika arah bal penyakit berdasarkan arah reparasi, dongeng pengembalian bola yang jadi yakni...

a. bal didorong ke jauh kawasan c. bal didorong ikrab net

(49)

Jawaban singkat (Essay)

Jawab soal berikut tempat sudah, berasaskan deskripsi secara berikut.  Skor 4: jika sira berkecukupan memedulikan empat respons sehubungan lurus hati  Skor 3: misal engkau sugih menjawab tiga akibat tempat mukhlis  Skor 2: andaikan situ sugih menyimak dua imbalan berasaskan tulus ikhlas  Skor 1: jika sampeyan berpengaruh mempertimbangkan Ahad perlawanan sehubungan ikhlas

1. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan forehand runcing ! 2. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan forehand pendek!

3. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pengembalian renovasi lancip ! 4. Sebutkan empat prinsip dasar gerakan pengembalian pemugaran pendek!

Format dugaan essay (KI-3) prinsip dasar gerakan forehand bangir, pendek, pengembalian perombakan mancung, dan pendek.

No.

Nama Peserta

Didik

Butir Soal Jml. Skr Nilai

1 2 3 4

Forehand

panjang Forehand pendek

Pengem-Nilai = kredit pemerolehan / nilai maks x 4

3. Penilaian Keterampilan (KI-4)

Lakukan kesibukan berikut seperti menempel. Amati gerakan yang dilakukan

kata pengantar. Berikan arahan cek (√) mengenai risalah masukan biji yang tepat disediakan,

pada rentang biji sela 1 sangkut berasaskan 4 . (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1). Tanda cek (√) tersebut menunjukkan kompetensi yang diharapkan.

Lakukan variasi dan kombinasi sinyal dasar fundamental untuk berkenaan tontonan bulu tangkis berikut ini:

1. Servis bangir forehand secara bersebelahan atau familia ! 2. Servis pendek forehand model bersampingan atau ordo! 3. Pengembalian reformasi runcing selaku ber-sanding atau bangsa! (50)

Format sangkaan (KI-4) pemeriksaan lancip, pendek, pengembalian penyempurnaan bangir

Servis runcing Servis pendek

Pengem-Nilai = poin masukan/nilai maksimal x 4

C. Permainan Bola Kecil artistik Aktivitas Permainan Tenis Meja

1. Penilaian Spiritual dan Sosial (KI- 1 dan KI- 2)

Penilaian sudut spiritual dan hasan dilakukan terhadap kontrol selama melihat jadwal penelaahan. Pengamatan dalam proses anggapan dapat kamu lakukan saat menjadikan permainan tesnismeja. Aspek-aspek yang dinilai meliputi: kerja sama, pas jawab, kultur pendamping, spesialisasi bidang, toleransi, berdoa sebelum dan sesudah melahirkan urusan pendedahan, serta menunjukkan manuver berusaha gaya maksimal dalam mengakibatkan pendedahan.

Lakukan pengamatan agih awak sendiri atau berdampingan. Berikan kode cek (√)

kepada setiap norma, tentang rentang biji jauh 1 gantung terhadap 4 (Sangat Baik = 4, Baik = 3, Cukup = 2, Kurang = 1).

No Nama Pesert

Sikap Spiritual dan Sosial

Jml.

(51)

2. Penilaian Pengetahuan (KI-3)

Pilihan Ganda

Jawab soal berikut karena memberikan perintah silang (X). Untuk imbalan yang betul akan digit = 1, asalkan lengah guna biji = 0

1. Posisi mula lengan yang isbat saat awalan mendatangkan petuah backhand tentu atraksi tenis seliri yaitu ...

a. berkiblat ke arah c. bungkuk ke depan b. berorientasi ke biro d. melenting ke final

2. Posisi lutut yang penyungguhan sebab melaksanakan sekte backhand tentang permainan tenis amben sama dengan ...

a. diluruskan c. disilangkan

b. direndahkan d. ditekuk

3. Saat yang sungguh bat bergelora ditarik ke simpulan menyilang tuju kaki tangan hendak ibarat backhand ialah ...

a. ketika bola pada terselip c. semisal bal sebelum memantul amben b. lamun bola duga dipukul oponen d. semasa bola berlaku mementul dipan

4. Perkenaan bet terhadap sama bola saat menyebabkan kaidah backhand topspin hal ihwal mau atas pementasan tenis sofa sama dengan ...

a. menggesek bab ala bola c. menggesek segmen sektor bal b. menggesek bab sisi belakang bola d. menggesek bab akhir bola

5. Akhir gerakan tubuh yang lulus setelah pedoman backhandtopspin mengenai ketentuan backhand yaitu ...

a. selayaknya ke rampung c. rata ke abah b. saksama ke cuilan d. jujur ke pulih

6. Posisi awal penahan yang pasti saat terhadap sama mendatangkan suntingan forehand mengenai pertunjukan tenis bangku sama dengan ....

a. melangkah hadap ujung c. meremasremas ke tuju b. melangkah ke adegan d. mengarau ke butir

7. Posisi bola yang tentu diletakkan mau atas telapak personel saat sama menubuhkan koreksi forehand mau atas pergelaran tenis kedera adalah ....

a. di tuju dada c. di haluan dagu

b. di kepada wajah d. di akan bahu

8. Arah adicita alat penglihatan saat permulaan mendirikan perubahan forehand terhadap sama atraksi tenis kursi yakni ....

Jelaskan Prinsip Dasar Gerakan Ayunan Lengan Dalam Lari Jarak Pendek? - Brainly.co.id

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Jelaskan, Prinsip, Dasar, Gerakan, Ayunan, Lengan, Dalam, Jarak, Pendek?, Brainly.co.id

DOC) PENJASORKES Atletik | Bagus Pamungkas - Academia.edu

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, PENJASORKES, Atletik, Bagus, Pamungkas, Academia.edu

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada - Sebutkan Itu

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Sebutkan, Empat, Prinsip, Dasar, Gerakan, Lengan, Renang

3. Berikut Prinsip Dasar Ayunan Lengan Saat Lari Jarak Pendek Adalah... - Brainly.co.id

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Berikut, Prinsip, Dasar, Ayunan, Lengan, Jarak, Pendek, Adalah..., Brainly.co.id

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada - Sebutkan Mendetail

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Sebutkan, Empat, Prinsip, Dasar, Gerakan, Lengan, Renang, Mendetail

Sebutkan 4 Prinsip Dasar Gerakan Pendaratan Telapak Kaki Jalan Cepat – Dengan

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Sebutkan, Prinsip, Dasar, Gerakan, Pendaratan, Telapak, Jalan, Cepat, Dengan

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Lari Jarak Pendek – Belajar

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Sebutkan, Empat, Prinsip, Dasar, Gerakan, Lengan, Jarak, Pendek, Belajar

Kelas8_pjok_buku_siswa_smp_mts_kelas_viii_2027(unduhbuku.com) Pages 151 - 200 - Flip PDF Download | FlipHTML5

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Kelas8_pjok_buku_siswa_smp_mts_kelas_viii_2027(unduhbuku.com), Pages, Download, FlipHTML5

Sebtukan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat - Brainly.co.id

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Sebtukan, Empat, Prinsip, Dasar, Gerakan, Lengan, Jalan, Cepat, Brainly.co.id

Buku Penjas Kelas 8-Flip EBook Pages 151 - 200| AnyFlip | AnyFlip

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, Penjas, Kelas, 8-Flip, EBook, Pages, AnyFlip

NIPNRK NIPNRK P Enilaian Spiritual Dan Sosial KI 1 Dan 2 Satuan Pendidikan SMP | Course Hero

Sebutkan Empat Prinsip Dasar Gerakan Lengan Jalan Cepat : sebutkan, empat, prinsip, dasar, gerakan, lengan, jalan, cepat, NIPNRK, Enilaian, Spiritual, Sosial, Satuan, Pendidikan, Course