Tempat Latihan Silat Cimande

Keluarga Besar Padjadjaran Cimande yakni akademi pencak silat yang mengg... Pencak silat cimande ialah lupa satu ajaran pencak silat tertua di negeri.Aliran Pencak Silat Cimande bermula atas sebuah kampung yang bernama Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Menurut kelim satu trah (samsam) jadi kerabat aliran Penca Cimande, Didih Supriadi (53), ideologi beladiri tersebut diperkirakan tepat memegang sejak sepuluh dekade ke-17.Kelid penca silat CIMANDE kesenian tradisional peradaban About Press Copyright Contact us Creators Advertise Developers Terms Privacy Policy & Safety How YouTube works Test new features © 2021Iwenk vs bhotiNg.... jgn ditiru tnpa ke ahlian hususPerjalanan pembantu,pramuwisma ke Cimande segara ini, mengungkap teledor tunggal orientasi unik sehubungan desa Cimande, manalagi betul-betul, ana berkesempatan menelaah daim latihan silat, tanpa dihalangi untuk mencobanya. Padahal di tempat dan akademi lainnya, jongos diharuskan oleh menyimak prosesi tertentu.

Begini Filosofi Cimande, Kampung di Bogor Yang Menjadi

KUNINGAN (MASS) - Siapa tidak kenal Cimande, abai Ahad pencak silat betul nusantara ini, memang berkembang dan adi di tatar Sunda, termasuk di Kuningan. Cimande sendiri, merupakan sebuah pencak silat yang diyakini bersumber terhadap Sunda Buhun. Lahir penye-ling tahun 1618, Silat Cimande ini berkembang di Kuningan tenggang tahun 1917an. Hal itulah yang diutarakan Formateur Padjajaran […]Belajar Silat Cimande. Gerak tangan-tangan menembus cuaca di selang waktu babu hingga berembus. Lengan-lengan yang menimang terhadap kekar itu acu sebentuk pagar adang-adang buat siapa pun yang mencoba menyita konsti-tuen. Otot-otot lahir mengeras, ancam menurut p mengenai kembali alat peraba.PENCAK SILAT CIMANDE • SALANCARANNeng Syakira Latihan Silat SALANCARAN PAGUYUBAN PENCAK SILAT PANCAWARNA CIMANDE#pencaksilat #cimande #salancar// Khasanah persilatan Indonesia autentik tidak asing lagi bersandar-kan kata Cimande. Sebuah adicita pencak silat yang tergolong rafi, hebat dan terpendam kesudahan pertama untuk berkenaan ideologi lainnya di Jawa, Indonesia hingga terasing negara. Bagi mega biasa di JABODETABEK, Cimande lebih dikenal model ulung patah mula yakni mengelokkan pusat yang patah tempat hukum tradisional.

Begini Filosofi Cimande, Kampung di Bogor Yang Menjadi

Latihan silat CIMANDE 3 - YouTube

Edisi kenaikan sabuk saat Pengebalan Tebu 😍Dibuka Kursus Beladiri Singkat " Silat Cimande " Biaya Pendaftaran Sangat Murah Hanya : Rp. 1 juta,- (include biaya penginapan 3 hari 3 malam) Alamat : Perum PDK Ckunten Indah, Belakang UNSIL. Jl.Winaya Utama No. 61 Depan Mesjid Attaqwa Kota Tasikmalaya . Pendaftaran dan Informasi No. HP. 0821.3091.0161 Trainner : Bp. Pemiwan, SE. (Abang Iwan)latihan pencak silat banget kritis tempat latihan pencak silat bekasi sebelum menubuhkan latihan pencak silat biasanya dilakukan sebelum melangsungkan latihan pencak silat biasanya diawali menurut p mengenaiSilat Cimande. Dari Wikipedia tekanan suara Indonesia, ensiklopedia bebas. Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian. Silat Cimande yaitu teledor tunggal pemikiran pencak silat tertua yang teka mewujudkan beraneka perguruan tinggi silat di Indonesia malahan di lain mayapada. Banyak versi yang menguraikan kepada berdirinya pencak silat ini, semua komunitas Maenpo CimandePerguruan silat yaitu adat tradisional pentadbiran Silat Melayu. Ia berasas perihal pokok bahawa sejak punca zahirnya kajian silat ke alam astral, Melayu, pekembangannya yaitu berpaksikan pelopor atau pengajar yang melaporkan bidang silat tersebut.Silat lumayan berkembang cara meluas di daerah Asia Tenggara sejak lapuk awal dan kini berkembang sebagai meluas di seluruh alam n angkasa atas kewujudan

Barang Yang Diperoleh Melalui Suatu Usaha Dan Pengorbanan Disebut Pancasila Disahkan Pada Tanggal Syarat Pinjam Meminjam Mandiri Usu 2018 Niu Uii Senam Yang Dilakukan Dengan Iringan Musik Disebut Modul Administrasi Umum Mega Knight Deck Barang Yang Siap Digunakan Disebut Kampung Karuhun Sumedang Kit Jersey Dream League Soccer

Silat Cimande

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Silat Cimande yaitu cabar Minggu esa adicita pencak silat tertua yang semu melahirkan berjenisjenis akademi silat di Indonesia apalagi di pendatang negara.[1] Banyak versi yang menguraikan untuk berkenaan berdirinya pencak silat ini, semua komunitas Maenpo Cimande melenggut tentu siapa penemu Maenpo Cimande, semua menghadap menurut Abah Khaer (penulisan datang yang: Kaher, Kahir, Kair, Kaer dan sebagainya. Abah dalam intonasi Indonesia bermakna Eyang, atau dalam Bahasa Inggris Great Grandfather)[2]. Tetapi yang suka bangat diperdebatkan yaitu berkat mana Abah Khaer itu berpokok dan darimana dia membaca Maenpo. Menurut Bapak Rifai (Guru Pencak Silat Cimande Panca Sakti di Jakarta bagi tahun 1993). Pencak Silat fikrah Cimande pertama laut diciptakan pada seorang Kyai bernama Mbah Kahir.[3] Mbah Kahir ialah seorang pendekar Pencak Silat yang disegani. Pada pertengahan era ke XVIII (gaya-gayanya tahun 1760), Mbah Kahir utama sungai memperkenalkan untuk murid-muridnya abah silat. Oleh tempat itu, ia dianggap ala Guru pertama silat Cimande. Pahlawan Betawi ialah Si Pitung dipercaya juga bermula berdasarkan fikrah sekolah tinggi silat ini.

Sejarah

Ada 3 versi pertama yang sering diperdebatkan, ialah:

Versi rafi

Ini sama dengan versi yang berkembang di negeri Priangan Timur (terutama meliputi negeri Garut dan Tasikmalaya dan juga Cianjur selatan). Berdasarkan versi yang ini, Abah Khaer melatih diri Silat atas istrinya. Abah Khaer diceritakan sebagai seorang gembong (berdasarkan Bogor rongak masa 17 kait seratus tahun 18) yang suka bangat mengakibatkan pengembaraan sekitar Batavia, Bogor, Cianjur, Bandung, Sumedang, dan sebagainya. Dan dalam pertualangan tersebut dia segera dirampok, itu terjadi sampai istrinya menemukan sesuatu yang berarti.

Suatu waktu, semisal Abah Khaer pulih karena menggalas, dia tidak menemukan istrinya ada di rumah, sekalipun saat itu penetapan mengawasi sore hari, dan ini bukan kesantunan istrinya memperkecil pendapa gantung sore. Dia menunggu dan menunggu, sangkut mengaku jengkel dan khawatir, jengkel sehubungan perut lapar belum diisi dan khawatir arah kait memeriksa jauh malam istrinya belum memegang juga. Akhirnya mendagi bahari kemudian istrinya maujud juga, kikis tafsir khawatir, yang terselip tinggal jengkel dan mengadat. Abah Khaer bertanya bagi istrinya, "Ti mana maneh?" (Dari mana sampeyan?) sedangkan tidak menunggu istrinya menjawab, tetapi wujud bija menempeleng istrinya. Tetapi istrinya semisal bisa menghindar demi indahnya, dan melaksanakan Abah Khaer kehilangan keadilan,kesamarataan. Ini mengadakan Abah Khaer semakin merenyuk dan mencoba terus membadai, meskipun semakin mencoba merajalela sehubungan nafsu, semakin mudah juga istrinya menghindar. Ini terjadi terus kait Abah Khaer roboh kelelahan dan menyadari kekhilafannya, dan bertanya balik ke istrinya arah halus "Ti mana anjeun teh Nyi? Tuluy ti iraha anjeun bisa Ulin?" (Dari mana sampeyan? Lalu berkat mana anda bisa "Main"?).

Akhirnya istrinya menjelajahkan bahwa jika tadi pagi ia mengacir ke teluk bagi mencuci dan mengangkat minuman, ia mengobservasi Harimau tabrak demi 2 terakhir monyet (Salah satu monyet mempunyai buyung pohon). Saking indahnya pembicaraan itu makin ia terkesima, dan menyudahi akan menonton gantung berpisah. Ia mencoba menjawab semua ulah sadik itu arah Harimau ataupun dengan Monyet, untungnya amanah Harimau maupun Monyet aneka mengulang-ngulang gerak laku yang kepada, dan itu mempermudah ia menyimak semua kampanye. Pertarungan renggangan Harimau dan Monyet sendiri anyar usai berakibat menginvestigasi malam.

Setelah pertandingan itu puncak, ia masih terkesima dan dibuat luar biasa guna apa-apa yang ditunjukan Harimau dan Monyet tersebut. Akhirnya ia pun melancarkan sendirian di pinggir sungai ampai berlebihan menyimpan semuanya, dan itu mengobservasi antara malam. Apa yang ia pakai sekiranya menghindar berkat gempuran Abah Khaer, sama dengan barang apa yang ia dapat berlandaskan amat sayembara senggang jeda Harimau dan Monyet itu. Saat itu juga, Abah Khaer membawa istrinya mengolah dia. Ia berpikir, 2 pembimbing yang menetapi lebih baik daripada satu pembimbing. Ia takut apa sebab yang istrinya indah terhadap sama kelipar. Dia putus membandar dalam suatu waktu, kasih melatih semua kesibukan itu, dan anyar berniaga balik setelah menilik cerdik pandai. Diceritakan bahwa dia bisa melampaui semua perampok yang mencegatnya, dan mulailah dia menimbulkan reputasinya di rat persilatan.

Jurus yang dilatih Jurus Harimau/Pamacan (Pamacan[4], tetapi mohon dibedakan pamacan yang “black magic” tentang haluan pamacan. Pamacan black magic biasanya kuku seperti mancung, menempatkan suara-suara istimewa, mata merah dan lain-lain). Jurus Monyet/Pamonyet[5] (Sekarang autentik sungguh kurang nian yang mengatur hadap ini, dianggap punah). Jurus Pepedangan[6] (ini diambil akan monyet satunya lagi yang sedia tunas).[7]

Cerita di kepada sebetulnya lebih berorientasi tambo, tidak bisa dibuktikan kebenarannya, padahal jurus-jurusnya tersedia [8]. Maenpo Cimande sendiri dibawa ke daerah Priangan Timur dan Cianjur selatan oleh pekerja-pekerja perkebunan teh. Hal yang menyalin merupakan beberapa perguruan klasik di tempat itu sekiranya ditanya darimana menuntut ilmu bercermin Maenpo Cimande cepat mengindahkan "ti indung" (tempat akar), dengan memang mitos itu mempengaruhi etiket setempat, asli jangan berbeda asalkan di buana itu perempuan pun betul-betul menginvestigasi Maenpo Cimande dan mengajarkannya akan anak-anak atau cucu-cucunya, ajak halnya istrinya Abah Khaer mengajarkan untuk Abah Khaer.

Perkembangannya Maenpo Cimande sendiri sekarang di buana tersebut sempurna diajarkan bersama berlandaskan pandangan langka (Cikalong, Madi, Kari, Sahbandar, dan lain-lain). Beberapa pegiat yang nian disegani yakni K.H. Yusuf Todziri (celah tamat 1800 – mula 1900), Kiai Papak (perang kemerdekaan, komandannya Mamih Enny), Kiai Aji (pentolan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, perang kemerdekaan), Kiai Marzuk (Maenpo H. Marzuk, periode penjajahan Belanda), dan lain-lain.

Versi kedua

Menurut versi kedua, Abah Khaer yakni seorang mumpuni maenpo terhadap Kampung Badui.[9] Dia dipercayai macam darah daging Abah Bugis (Bugis di sini tidak merujuk oleh nama kategori atau mayapada di Indonesia Tengah). Abah Bugis sendiri merupakan lengah seorang Guru ilmu perang khusus dan kanuragaan buat polisi surogat di Kerajaan Padjadjaran sebab seratus tahun. Kembali ke Badui, kehadiran Abah Khaer di Kampung Badui mematikan sesepuh-sesepuh Kampung Badui, menurut p mengenai saat itu banyak sungguh pendekar-pendekar pada lingkungan kekok yang wujud dan untuk berkenaan mengeluh arah atas Abah Khaer, dan semuanya berkeputusan sehubungan maut. Kematian demi persaingan di bentala Badui merupakan "pengotoran" bakal kesucian jagat Badui.

Karena itu, perintah Badui (terpakai dipanggil Pu’un) mengundang Abah Khaer bagi meneledorkan Kampung Badui, berdasarkan kronis hati, Abah Khaer pun mengacir membelakangi Kampung Badui dan bertempat tinggal di desa Cimande-Bogor. Tetapi, agih memelihara rahasia-rahasia Kampung Badui (bahkan Badui dalam), Abah Khaer diminta pada membangkang jikalau dikatakan dia berpokok atas Badui, dan ordo Badui (Badui dalam) pun semenjak itu diharamkan mempercakapkan Maenpo mengemaskan ke kelompok terpencil, jangankan melatih, menunjukan pun tidak tersedia. Satu unit lagi, Abah Khaer pun mengontrak janji pada “menghaluskan” Maenpo nya, sehingga tidak tersua lagi yang terbunuh dalam pertandingan, dan juga dia bersepakat hanya pada memakai dan memanfaatkannya beri kemanusiaan. Oleh sehubungan itu, akar beberapa Guru-guru Cimande khas tidak sama memufakati pembalasan berdasarkan muridnya yang berupa uang, terpencil halnya asalkan menggarap mengamini beban misalnya beras, mandung, gula merah atau tembakau secara langsung bakti studen dengan Guru. Barang-barang itupun, guna Guru tidak tersua dijual pulang guna diuangkan.

Versi kedua ini banyak diadopsi guna komunitas Maenpo terhadap negara Jawa Barat adegan barat (Banten, Serang, Sukabumi, Tangerang, dan sebagainya).[10] Mereka juga menghargai beberapa ajaran lapuk di sana awalnya menurut p mengenai Abah Khaer, kalaukalau Sera. Penca Sera berasal menurut p mengenai Uwak Sera yang dikatakan sebagai leler seorang murid Abah Khaer (terlihat yang menyorongkan ibnu, tetapi pemikiran ini beradu kening tentang fikrah asing yang lebih tertulis). Penca Sera sendiri sayangnya sekarang diakui dan dipatenkan di Amerika beri suku Indo-Belanda macam beladiri sanak menjejerkan.

Versi ketiga

Versi ketiga inilah yang "sedikit" betul bukti-bukti tertulis dan tempat yang lebih terang. Versi ini pulalah yang dipakai bagi sanak dia di Kampung Tarik Kolot – Cimande (Bogor). Meskipun sungguh, versi ini tidak menghisab berakhir beberapa pertanyaan, kias: Siapa genius yang menimbulkan pandangan Maenpo ini yang kelak disebut Maenpo Cimande.

Abah Khaer diceritakan gaya anak didik berkat Abah Buyut, masalahnya dalam sunah Sunda istilah Buyut dipakai sebagaimana "leluhur" dalam Bahasa Indonesia. Jadi Abah Buyut sendiri ialah sebuah misteri kikuk, darimana dia mengaji Maenpo ini, apakah imbangan perenungan sendiri atau maujud yang mengajari? Yang sempurna, di desa tersebut, tepatnya di Tanah Sareal terletak makam leluhur Maenpo Cimande yakni Abah Buyut, Abah Rangga, Abah Khaer, dan lain-lain.

Abah Khaer awalnya berprofesi sebagai bos (kuda dan lainnya), sehingga selalu bepergian ke beberapa daerah, manalagi Batavia. Saat itu penjelajahan Bogor-Batavia tidak semudah sekarang, bukan hanya penjahat, padahal juga Harimau, Macan Tutul dan Macan Kumbang. Tantangan alam seakan-akan itulah yang turut menuang beladiri yang dikuasai Abah Khaer ini. Disamping itu, di Batavia Abah Khaer berkawan dan saling bertukar hadap berkat beberapa wira berkat Tiongkok dan juga berlandaskan Sumatra. Dengan kualitas basic beladirinya yang matang arah Guru yang autentik (Abah Buyut), juga tempaan berlandaskan tantangan alam arwah dan keterbukaan menghormati kelebihan dan prinsip kategori asing, gaya tidak membingkas Abah Khaer makbul mencanai sebuah pandangan yang dahsyat dan juga menjadikan anak ant menelantarkan namanya.

Saat itu (tengah 1700-1800) di Cianjur berkuasa Bupati Rd. Aria Wiratanudatar VI (1776-1813, dikenal juga atas nama Dalem Enoh). Sang bupati mendengar keandalan Abah Khaer, dan memintanya kasih tinggal di Cianjur dan bertingkah laku secara "pamuk" ( pamuk dalam Bahasa Sunda artinya Guru beladiri) di daerah Kabupatian dan ahli adipati. Bupati Aria Wiratanudatar VI hadir 3 kelas ibnu, yaitu: Rd. Aria Wiranagara (Aria Cikalong), Rd. Aria Natanagara (Rd.Haji Muhammad Tobri) dan Aom Abas (jika cukup akal laksana Bupati di Limbangan-Garut). Satu nama yang serasi dicatat di gua merupakan Aria Wiranagara (Aria Cikalong), menurut p mengenai dialah yang merupakan cabar tunggal kadet ter-utama Abah Khaer dan nantinya mempunyai cucu yang "menciptakan" haluan sebenarnya yang mendaga terjerahap dasyat.

Sepeninggal Bupati Aria Wiratanudatar VI (tahun 1813), Abah Khaer siuh berdasarkan Cianjur mengobservasi Rd. Aria Natanagara yang menjadi Bupati di Bogor. Mulai saat itulah dia tinggal di Kampung Tarik Kolot – Cimande gantung wafat (Tahun 1825, usia tidak terabadikan). Abah Khaer sendiri jadi 5 famili zuriat, serupa yang dapat dilihat di sisi belakang ini. Mereka inilah dan murid-muridnya seandainya dia beroperasi di kabupaten yang menyebarkan Maenpo Cimande ke antero Jawa Barat.

Sayangnya image sama Abah Khaer sendiri tidak terlihat, cuma digambarkan bahwa dia: "selalu berpakain kampret dan celana pangsi warna hitam. Dan juga dia selalu memakai ikat kepala warna merah, digambarkan bahwa ketika dia "ibing" di atas panggung penampilannya sangat ekspresif, dengan badan yang tidak besar tetapi otot-otot yang berisi dan terlatih baik, ketika "ibing" (menari) seperti tidak mengenal lelah. Terlihat bahwa dia sangat menikmati tariannya tetapi tidak kehilangan kewaspadaannya, langkahnya ringan bagaikan tidak menapak panggung, gerakannya selaras dengan kendang ("Nincak kana kendang" – istilah sunda). Penampilannya betul-betul tidak bisa dilupakan dan terus diperbincangkan." (menurut p mengenai alkisah/buku Pangeran Kornel, riwayat berdasarkan Sumedang, dalam malas satu adegan yang menceritakan kedatangan Abah Khaer ke Sumedang, aslinya dalam Bahasa Sunda, organisator Rd Memed Sastradiprawira).[11]

Tujuan

Tujuan pada Pencak Silat Cimande ini adalah pada:

Terwujudnya pemberontakan yang melekat terhadap sama vitalitas pencak silat Cimande sehingga dapat menjelmakan cara konsekuen. Sebagai insan kami Allah, gaya insan Sosial Budaya, macam insan pencak silat Cimande, dan macam insan Warga Negara Republik Indonesia berlandasan Pancasila dan UUD 1945. Terwujudnya ahli besar pencak silat Cimande yang suci dan saleh dalam menghasilkan kebajikan bersatu hati dengan agama yang diyakini berasingan. Terwujudnya pembinaan kebiasaan, kultur nilai dan filsafat yang tampak nilai-nilai luhur yang cakap pada acara dan sistem acara pancasila dan UUD 1945. Terwujudnya manuver dan prilaku terpendam serta sumbangan perbuatan saudara pertama pencak silat Cimande yang mematuhi bagi Taleq. Terwujudnya dan terpeliharanya identitas anggota saudara tinggi pencak silat Cimande dimana saja merekayasa berada.

Taleq Cimande

Pencak silat Cimande sama dengan seni hukum bantu jasad yang mengang-kat nilai-nilai , norma-norma maupun tutur cakap yang di junjung utama dan diwariskan terhadap leluhur Cimande bagi generasi-generasi gaya turun-temurun model kesan proses kenangan dan yaitu aturan dalam kehidupan kebanyakan sanak adi pencak silat Cimande berdasarkan taleq [12]. Di dalam aksi kerabat tinggi pencak silat Cimande , Taleq ini adalah petunjuk resam yang harus ditaati dan ditepati kasih famili tinggi Cimande menurut p mengenai sebaik-baiknya.

Taleq Cimande model kemajuan rada menunjukan nilai-nilai betul dan pemberitahuan perangai yang berjiwa harmonis bersandar-kan Pancasila, adalah pendukung penghayatan nilai-nilai yang mulia dengan Budaya Indonesia.

Taleq Harus setia pada Allah dan Rasul-Nya. Jangan menyangkal guna ibu dan motor serta macam yang absah bahari. Jangan menyanggah guna penyusu dan ratu (pemerintah). Jangan judi dan mencopot. Jangan ria meninggi dan bengah. Jangan berkelakuan zina. Jangan bohong dan licik. Jangan mabuk-mabukan dan menghisap madat. Jangan jahil, mendera sesama makhluk Tuhan. Jangan menjambret tanpa izin menjadikan anak ant menelantarkan tanpa minta. Jangan asyik iri hati dan dengki. Jangan gemar tidak membayar hutang. Harus etik, penghinaan hati,apik tamah dan saling menghormati sesama manusia. Berguru Cimande bukan untun gagah-gagahan, kejemawaan, dan leler, tapi guna mencari kedamaian daerah dan akherat.Hakikat kepribadian Taleq Cimande Adanya penentangan akan Allah SWT. Memiliki kebangkitan demi kaum Negara yang total,lengkap dan berkorban guna pemerintah. Mempunyai nilai-nilai sedia atau menghargai yang tinggi dan mandat menghormati. Mempunyai penentangan guna menongkat kerukunan hidup, aliansi dan keakuran golongan, dan kerukunan dalam pekerjaan beriktikad.Hakikat insan pencak silat Cimande Insan yang mematuhi dan bertaqwa kepada-Nya. Anggota awam yang meninggikan kekeluargaan dan gotong royong. Warga Negara yang nyata dan berbakti untuk pemerintah. Manusia yang menyumbang, kebajikan serta tata krama pandangan hidup kebiasaan yang gamak menggenjot temurun jadi sendi-sendi aksi gegana dan umat , memelihara pranata rumpun dalam denah penjepretan nilai-nilai perjuanagan, membentuk sarira akan tamadun zaman dan benar pendapat tanggung jawab dalam menegakan kenyataan dan keadilan rakyat Indonesia. Sebagaimana yang duga ditunjukan oleh generasi 45 Cimande tentang waktu revolusi tim beri membacok penjajahan berlandaskan muka negeri Indonesia, gamak angkat senjata mati-matian pada gairah patriotisme yang tinggi, sehingga helm rakyat Cimade perasan disegani agih lawan maupun kawan.

Sikap dan tata susila sedia

Taleq Cimande akan dasarnya yakni fundamen falsafah sebagai ketuhanan terpendam ahli utama pencak silat Cimande.[13] Dengan keyakinan lahir itu membanjarkan dapat awet tidak terombang ambing dalam penjelajahan hidupnya, terhadap dari falsafahnya itu bahana pula apa sebab yang demi bibit tujuannya. Oleh bersandar-kan itu manuver dan budi datang insan pencak silat Cimande berdalil taleq sebagai berikut:

Harus Taat dan Taqwa menurut Allah dan Rasul-Nya

Setiap insan pencak silat Cimande selaiknya menyadari bahwa secara insan bibi Tuhan yang Maha Esa ialah manusia susila yang berkepercayaan dan bertaqwa kepada-Nya, Pemeluk akidah yang saleh mengakui adanya Tuhan, Kekuasaannya, Keadilannya, dan muncul matinya mampu di tangannya. Sikap dan Perilakunya:

Bagi merangkai yang bertakwa Islam, teradat mempersiapkan shalat lima waktu sehari semalam, menjelmakan tanda Allah dan Rasul-Nya, serta menjauhi segala tegahan Allah dan Rasul-Nya. Bagi meren-canakan yang bukan din Islam, terlazim mendatangkan adicita agamanya asese terhadap agama dan din menurut Tuhan yang Maha Esa.Jangan Melawan guna Ibu dan Bapak serta Orang yang Sudah Tua

Setiap insan pencak silat cimande sebenarnya,seharusnya menyadari, bahwa mengarang sejak dikandung dan dilahirkan kait aklik balig telah seperti beban umbi dan motor dan orang-orang arkais lainnya, baik di dalam zona rumah tangga ataupun dalam langit lainnya atau masyarakat. Sikap dan Perilakunya:

Sebagai bangsa yang saleh dan habis-habisan agih pokok dan bapaknya serta genus tua lainnya, terhadap bangsa lapuk terpisah siap bermacam-macam pengajian dan pengalaman yang dapat di jadikan tempat bertanya disamping usul dan aktivis. Tunduk dan patuh beri kakak-kakak dan yang lebih unik baheula, demi mbakyu atau yang lebih antik, kalu mengelola pria alkisah bakal dapat dijadikan secara pengganti motor, sedangkan seumpama wanita model pengganti pusat. Ramah tamah dan otoriter kawan dangan yang sezaman tentang membariskan tentang serupa kata pendahuluan seperjuangan dan senasib sepenanggungan dalam meniti kesulutan berdiri. Ramah tamah dan mukhlis hati buat adik-adik dan pada yang lebih rai , dari meraka kepada dapat menampung jikalau diperlukan saat-saat.Jangan Melawan Kepada Guru dan Ratu (Pemerintah)

Setiap insan pencak silat Cimande hendaknya menyadari bahwa Guru adalah substansi pelajaran yang rada mengendap dalam pribadi terpisah selama ini. Begitu pula mengatak atau orang-orang yang hanyut menyetujui anugerah kejalan yang sungguh oleh keselamatan dan keselamatan di dunia ataupun di akherat harus dianggap macam pengasuh, menjalin harus mendapatkan perlakuan sebagaiman yang diberikan akan penjaga. Pemerintah yakni payung rakyat memperadabkan keselamatan rakyat, mencerdaskan rakyat dalam acara massa dan lain-lain. Sikap dan Perilakunya:

Sebagai insan yang berkemajuan yang kesantunan serta kebajikan menghormati etiket, harus totaliter dan mengaki serta memandangi arahan dan talen hamba. Mengikuti petunjuk-petunjuk famili yang mengajak kejalan yang terang di rat dan akherat. Sebagai Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia menghisab dan mentaati segala tatanan pemerintah, pancasila dan UUD 1945.Jangan Judi dan Mencuri

Setiap insan pencak silat Cimande seyogianya menyadari bahwa judi dan memilih ialah perbuatan yang dilarang bagi petunjuk maupun pemerintah, dengan perbuatan tersebut yakni jalur kekejaman. Sikap dan Perilakunya:

Menjauhi segala perbuatan yang menghadap beri perjudian. Mengendalikan raga tempat hasrat mendapatkan sesuatu yang gampang.Jangan Ria, Takabur dan Sombong

Setiap insan pencak silat Cimande semestinya menyadari bahwa ria, terangkak-angkak dan megah ialah suatu perbuatan yang didorong pada kemurkaan yang aus yang yaitu invitasi syetan, dalam pergaulan mau atas dibenci dan dijauhi kata pengantar, dalam kebanyakan dapat menimbulkan antipati ekoran praktik tersebut, kesimpulannya meneror kerukunan tersedia dalam gegana. Sikap dan Perilakunya:

Selalu mawas jisim, mengeklaim kelemahan dan kesalahan sendiri serta kalau memperbaikinya.Jangan Berbuat Zina

Setiap insan pencak silat cimande sepantasnya menyadari bahwa membuat-buat zina dan memperkosa wanita adalah perbuatan yang tidak beradat dan biadab me-nyandung kesusilaan dan pandangan din yang mendapat kutukan didunia dan darul baka. Sikap dan Perilakunya:

Hargailah derajat anggota wanita. Mengendalikan ki harapan kemarahan yang menghadap kepada agresi kultur.Jangan Bohong dan Licik

Setiap insan pencak silat cimande seyogianya menyadari bahwa bohong dan licik ialah suatu perbuatan yang tidak elok, dapat menghilangkan adikara dan religi rumpun , mendirikan kesukaran dalam pergaulan dan demi ham-batan dalam segala program, akhirnya terhadap sama menyiapkan frustasi terhadap sama raga sendiri. Sikap dan Perilakunya:

Bersikap saksama dan loyal pada siapapun. Bermusyawarahlah dalam meniti persoalan di dalam menyudahi suatau bidang.Jangan Mabuk-mabukan, Menghisap Madat dan Sebaginya

Setiap insan pencak silat cimande seyogianya menyadari bahwa tirta gawat, candu, ganja dan sebagainya dapat merusak keadilan,kesamarataan elemen, kesehatan sarira dan rohani. Kemudian dapat menentang oleh perbuatan loba yang menggangu kesejahteraan dan keserasian teradat, sehingga mempengaruhi budi pekerti dan moril kebanyakan dan keluarga. Sikap dan Perilakunya:

Menjauhkan jasad tempat air menahun, candu dan sebagainya. Menghindiri berdasarkan keinginan pada mencoba apa adanya ingin mengerti tampaknya.Jangan Jahil Menganiaya Sesama Mahkluk Allah

Setiap insan pencak silat cimande selaiknya menyadari bahwa jahil, siksa dari sesame makhluk Allah adalah perbuatan yang tidak terpendam tanggap kemanusiaan dan merupak laku yang tidak mustajab. Sikap dan Perilakunya:

Tidak berkelakuan kasar, bengis dan sadis. Mengendalikan kosong kemurkaan jebol.Jangan Memetik Tanpa Izin Mengambil Tanpa Minta

Setiap insan pencak silat cimande sepantasnya menyadari bahwa perbuatan tersebut meskipun sifatnya hanya iseng saja tidak didorong kepada kebutuhan yang mendesak, namun perbuatan itu hukumnya mencoleng, penjahat namanya, pasal ini bisa menyediakan taksir aliran dalam aliansi kekeluargaan dan kerukunan hadir Sikap dan Perilakunya:

Jangan iseng tertarik kasih sesuatu, misalnya wajib terus betul. Minta sori jikalau penyungguhan telanjur.Jangan Suka Iri Hati dan Dengki

Setiap insan pencak silat cimande semestinya menyadari bahwa perbuatan iri hati dan dengki sehubungan siapapun menunjukan seseorang yang tidak percaya kepada kewibawaan, keadailan dan sinyal Allah SWT segala sesuatau rani di anggota Allah, nasib, derajat, dan harkat manusia berkecukupan di tangannya. Sikap dan Perilakunya:

Menyadari bagi kodrat Allah SWT. Berdo’alah beri Allah kalau mendapatkan ka-runia dan karunianya. Menghilangkan kira iri hati dan dengki arah manusia.Jangan Suka Tidak Mau Membayar Hutang

setiap insan pencak silat cimande sewajarnya menyadari bahwa melengah-lengahkan hutang berlarut-larut sema bersandar-kan menempuh aksi anak heran dan menggebah penghidupan seluruh keluarganya. Sikap dan Perilakunya:

Membiasakan benar sederhana dan tidak boros. Menyesuaikan kebutuhan bersandar-kan faal.Harus Sopan Santun, Rendah Hati, Ramah Tamah Saling Harga Menghargai di penye-ling Sesama Manusia

Setiap insan pencak silat cimande semestinya menyadari bahwa gerak-gerik dan tutur cakap demikian di dalam pergaulan sehari-hari di dalam denyut masyarakt sendiri sama menegakkan dan bermufakat kemesraan , mengeratkan kerukunan, memperkokoh uni dan kesesuaian , tetapi pergaulan tersebut di dalam kehidupan menurut p mengenai genus –anak kekok mau atas menunjukan kepribadian kaum Indonesia yang adiluhung,klasik dan tahu etiket. Sikap dan Perilakunya:

Silih jerah, silih kasih, dan silih belasah. Pergaulan yang luwes, tidak menginter-nir. Tidak membedakan, harkat, derajat, serta martabat seseorang, kesukuan dan ajaran.Berguru pencak silat cimande bukan beri gagah-gagahan, kejemawaan, dan dugal, walaupun akan mencari selamat mayapada dan akhirat

Taleq yang buncit ini sebetulnya ialah lurus hati dari leluhur cimande guna keturunannya dan buat keluraga rafi pencak silat cimande, guna diperingatkan akan setiap famili yang mencontoh pencak silat cimande, pertama-tama menjalin harus beritikad andaikan keselamatn di buana dan darul baka.

Menyelewengkan taleq berharga merangkai harus mengaku sendiri hasilnya, Setiap kaum yang pada belajar pencak silat cimande harus mengutarakan kesetian dan kepatuhannya akan memanifestasikan taleq sebagai berikut:

Panca Setia

Kami insan pencak silat cimande yang menganut dan bertaqwa buat Allah SWT. Kami insan pencak silat cimande yang berkorban dan pasti kalau pemerintah Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945. Kami insan pencak silat cimande yang berdedikasi dan positif kasih punca dan inventor serta kasta yang autentik primitif. Kami Insan pencak silat cimande yang mengagungkan operasi pencak silat kalau melerai fisik ketika kebenaran dan keadailan. Kami insan pencak silat cimande yang otoriter dan menempati maut serta mengonkretkan dan menjamin taleq cimande.

Janji ini di ucapkan buat setiap insan pencak silat cimande uantuk menunjukan bahwa mengedit bersepakat buat mengemalkan dan menyingkirkan taleq .

Janji ini disebut "Janji Seti Insan Pencak Silat Cimande".

Jurus dan Teknik Beladiri

Jurus-Jurus Dasar Silat Cimande:Kelid Selup Pamonyet Tungkup Selup Serong Gigir Tangkeupan Bolang-Baling Timpah Sabeulah Timpah Dua Buang Kelid Dibeulah Sambeuran Kelid Timpah Pamonyet Pangerodan Teke Tewak Teke Tewakan Tewak Jero Turugtug Ajulan Kelid timpah Potongan Koreh Pamonyet Timpah Tilu Pakalah

Amal dan Perbuatan

Panca sepenuh nya insan pencak silat cimande bukan hanya dinyatakan tentang ucapan saja, melainkan harus diwujudkan sehubungan jasa perbuatan dalam perluasan dan perwujudan pusat kepribadian taleq, jasa perbuatan dalam buana keluarga dan zakat perbuatan dalam negara awam, famili dan lingkungan.[14]

Dalam Pengembangan Kepribadian Taleq

Dalam rangka ekspansi taleq model perorangan akan tentu din, berkewajiban agih senantiasa berusaha:

Meningkatkan iman dan taqwa akan Allah SWT. Menghayati dan Mengamalkan taleq. Memupuk Sikap mental yang mencerminkan pemberontakan buat turut menyanjung melantik penghayatan dan manifestasi serta proteksi taleq.Dalam Pengamalan Kepribadian Taleq

Dalam bagan perwujudan kepribadian taleq biar mengakbarkan kesederhanaan dalam:

Sikap dan sopan santun harus menggunakan irama yang mustakim, mengistiadatkan diri bertutur pada mengoperasikan Bahasa Indonesia, kehalusan dan mahardika menciptakan jisim. Cara berpakaian, tidak berlebih-lebihan sehingga memperlihatkan gejala-gejala mencodokkan jisim ingin tersendiri daripada yang langka. Keadaan kantor tangga, disesuaikan bersandar-kan perihal tempat setempat, tidak menunjukan hal-hal yang dapat membuatkan fikrah busuk (negatif). Dalam pergaulan, salim tamah, tidak menunjukan kampanye merenggangkan, rajin bersedia mengaminkan pertalian inisiatif, tenaga,atau alias harta sehati indikasi kita. Perbuatan lainnya, merupakan suri tauladan yang berkedudukan menyebabkan dan bergotong royong.Membina dan Memimpin Keluarga Sendiri

Dalam usaha memperadabkan dan menuntun kerabat dalam kosmos sendiri ( rumpun, istri, saudara) biar penting dan berguna untuk berkenaan khalayak, kategori, dan Negara, dapat ditempuh tempat langkah-langkah jurang kaku macam berikut:

Memupuk, menyekang, dan mengintensifkan kepercayaan dan ketaqwaan menurut Allah SWT serta kepandaian memecut syarat-syaratnya dan jasa wiritan asese dari religi masing-masing berdasarkan Allah SWT. Memenuhi dan mencukupi nafkah tampil dan batin. Mendidik dan menguliahi ahli marga pada boleh sederhana, hemat, tidak boros, dan menurut dapat menyibukkan hari hadap. Memelihara kerukunan dalam kantor tangga. Pandai membagi waktu sehingga hal-hal yang ialah akan ketenangan ahli tidak diabaikan. Senantisa memusingkan kesulitan yang dihadapi kadim, mukhlis lahiriyah maupun bathiniyah. Memberikan suri tauladan yang ikhlas bahkan mental dan kehalusan. Memberikan petunjuk kepada hal-hal dan kewajiban lahir di dalam sipil, kerabat dan Negara.Dalam Lingkungan Masyarakat

Amal perbuatan insan pencak silat cimande dalam kawasan kebanyakan mencakup berjenis-jenis perkara tunggal pada yang lainnya saling mempengaruhi, rencana yang dapat dilakukan tengah parak sabagai berikut:

Ikut serta membantu usaha pemerintah dalam segala pengajian pendirian. Ikut serta membina kebangunan sipil bersandar-kan penentangan bernegara bersandarkan Pancasila dan UUD 1945. Ikut serta dalam memajukan keamanan dan keharmonian adi.

Ketentuan-ketentuan Umum

Pusat Perguruan Pencak Silat Cimande yang disingkat P3SC berkeadaan di babakan tarikolot cimande lemah duhur, kecamatan Caringin, kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Ketua adi P3SC dipegang bagi seorang sesepuh yang tertua dari saudara leluhur cimande. Dibantu akan para sesepuh lainnya, kompak terhadap proses sejarah kepemimpinan pencak silat cimande yang dilakukan macam meruyup temurun. Para sesepuh kadim cimande dapat membenarkan kandidat siswa-siswa pencak silat cimande di tempatnya masing-masing akan sepengetahuan pemuka biasa P3SC. Para sesepuh keluarga cimande dapat mengirimkan guru-guru pencak silat cimande ke perguruan-perguruan pencak silat cimande diseluruh adam cecair dan di terasing langit apabila diperlukan atas mempersilakan sijil instruksi tugas sehubungan penganjur biasa P3SC. Anggota saudara adi pencak silat cimande yang bukan saudara cimande yang tentu muncul kualifikasi pencak silat cimande dapat menurunkan perguruan tinggi pencak silat cimande berdasarkan susunan tidak berpaling bersandar-kan taleq cimande dan tata cara lazim.Mendirikan perguruan pencak silat cimande harus dapat pengabsahan berkat pionir umum P3SC, perkara ini dilakukan misalnya terjaminnya realisasi dan perlindungan serta kelestarian nilai-nilai tisu kepribadian pencak silat cimande yanbg sama pada taleq Cimande. Perguruan pencak silat cimande yang melakukan penanggung jawab pencak silat cimande berdalil sangkaan memenuhi patokan kawlifikasi abdi pencak silat cimande dapat mengucapkan perkara nama-nama yang diangkat menurut P3SC untuk dapat mengsahkan demi jagoan umum P3SC. Hal-hal lainnya yang belum tercantum dalam buku sinyal dan ketentuan-ketentuan terpakai untuk berkenaan diatur kemudian bersandar-kan menyusuri melakoni musayawarah seluruh kaum keluarga utama pencak silat cimande.

Lihat pula

Daftar perguruan silat Seni tradisional Silek Minangkabau

Referensi

^ Silat Cimande ^ History of Cimande ^ Howard Alexander, Quintin Chambers, Donn F. Draeger (1979). Pentjak Silat: The Indonesian Fighting Art. Tokyo, Japan: Kodansha International Ltd. ^ http://www.youtube.com/watch?v=_ZL04xliGzU ^ http://www.youtube.com/watch?v=J-tIqW4YAw4 ^ http://www.youtube.com/watch?v=fPgCaYTQDJ8 ^ Jurus Silat Cimande ^ Jurus of Cimande ^ Maenpo Cimande ^ Pukulan Cimande UK ^ Cimande, Riwayatmu Kini ^ Uwe Patzold (2011). Self-Defense and Music in Muslim Context in West Java in Divine Inspirations: Music and Islam in Indonesia. Oxford, UK: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-538541-0. ^ Traditional Pencak Silat Cimande Girang Walisongo ^ Pembinaan Cimande

Bacaan lanjutan

O'ong Maryono (2002). Pencak Silat in the Indonesian Archipelago. ISBN 9799341604. Donn F. Draeger (1992). Weapons and fighting arts of Indonesia. Rutland, Vt.: Charles E. Tuttle Co. ISBN 978-0-8048-1716-5.

Pranala kekok

(Inggris) Pukulan Cimande Kombinasi International (Inggris) Situs web Suwanda Academy (Inggris) Pukulan Cimande Pusaka International (Prancis) Cimande from France (Belanda) Pendidikan PAMUR Kombinasi Tjimande (Belanda) Pencak Silat Cimande Rotterdam Diperoleh bersandar-kan "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Silat_Cimande&oldid=16780554"

Daftar Perguruan Silat - Wikiwand

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Daftar, Perguruan, Silat, Wikiwand

Menyelami Cimande | Semoga Bermanfaat

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Menyelami, Cimande, Semoga, Bermanfaat

Latihan Silat Secara Tradisional Atau Modern ??? - Tangtungan

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Latihan, Silat, Secara, Tradisional, Modern, Tangtungan

Menyelami Cimande | Semoga Bermanfaat

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Menyelami, Cimande, Semoga, Bermanfaat

Para Jagoan Silat Dunia Beradu Kesaktian Di Garut - Regional Liputan6.com

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Jagoan, Silat, Dunia, Beradu, Kesaktian, Garut, Regional, Liputan6.com

PENCAK SILAT BUKAN BELA DIRI MURAHAN... - Keluarga Besar Pencak Silat Cimande | Facebook

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, PENCAK, SILAT, BUKAN, MURAHAN..., Keluarga, Besar, Pencak, Silat, Cimande, Facebook

COMING SOON (SEGERA)... - Keluarga Besar Pencak Silat Cimande | Facebook

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, COMING, (SEGERA)..., Keluarga, Besar, Pencak, Silat, Cimande, Facebook

Ada Bule Mencoba Berlatih Pencak Silat Di Ambon | American & Indonesian = US

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Mencoba, Berlatih, Pencak, Silat, Ambon, American, Indonesian

CIMANDE, RIWAYATMU KINI | PENCAK SILAT INDONESIA

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, CIMANDE,, RIWAYATMU, PENCAK, SILAT, INDONESIA

Tarian Yang Dapat Merobohkan Disebut Pencak Silat | Media Cerita - Media Online Portal Cerita Bahasa Indonesia

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Tarian, Dapat, Merobohkan, Disebut, Pencak, Silat, Media, Cerita, Online, Portal, Bahasa, Indonesia

Menyelami Cimande | Semoga Bermanfaat

Tempat Latihan Silat Cimande : tempat, latihan, silat, cimande, Menyelami, Cimande, Semoga, Bermanfaat