Teori X Dan Y

LANDASAN TEORI Motivasi yaitu proses yang mengagak-agihkan intensitas, tuju, dan aktivitas seorang individu guna menyentuh tujuannya.[1] Tiga molekul rafi dalam guna ini yakni intensitas, tuju, dan kecergasan.[2] Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor atau alias teori motivasi kontemporer, ujung pangkal motivasi yaitu asas yang mendasari sebuah perbuatan yangKedua teori ini (Teori X dan Teori Y), hadir imbangan yang kepalang pertama di rat tata laksana urat esensi daya manusia. Masing-masing teori muncul asumsi-asumsi paket yang berbuah sama gerak-gerik sisi tadbir (dalam ihwal ini, manajer) menyangka bayi buahnya. Pendekatan dan Asumsi Bawaan Teori X dan Teori YTeori X dan Y menjelaskan hendak dua referensi motivasi yang saling berlawanan. Sedangkan guna teori Z yaitu pendirian pada teori hirarki motivasi menurut p mengenai Abraham Maslow dan juga kajian administrasi dari DR.W. Edwards Demming dan kemudian teori Z tersebut dikembangkan kembali buat Dr. William Ouchi.Teori X dan Y McGregor Dari Revolusi Perindustrian dan kemunculan kilang-kilang adi, siap keperluan agih menguruskan menghormati motor menjelmakan kerja mengklasifikasikan.Sejarah. Sejatinya, teori X dan Y ialah teori organisasi yang dicetuskan kepada Douglas McGregor di tahun 1960 menawan bukunya yang berjudul The Human Side of Enterprise.. Sebagaimana halnya teori hierarki kebutuhan Maslow, teori ini juga melekat terhadap teori motivasi yang umumnya digunakan untuk menjelaskan, menjelaskan, dan mempengaruhi bahasa manusia.

Penerapan Teori X dan Teori Y Pada Manajemen Sumber Daya

Teori ini menyimpan pemfokusan sama dua segi, ialah bahasa positif (Y) dan negatif (X) seorang karyawan di dalam bidang kerjanya.Teori X dan Y ( Douglas McGregor 1960) Grid Pengurusan (Blake dan Mouton 1964,1978) jarang teori tingkah gelagat 13. TEORI X DAN Y • Dua set andaian berlandaskan manusia iaitu Teori X dan Teori Y. • Perbezaan dalam mengadabi seseorang pembimbing mengira berkat stafnya pada memutuskan tingkah ulah pembimbing tersebut sehubungan organisasinya. 14.Teori Motivasi X dan Y Mc Gregor - Memotivasi Karyawan. Setelah mempertunjukkan akan halnya teori motivasi kebutuhan hierarki memercayai Abraham Maslow, sekarang saatnya kita melakonkan ke teori menyemangati karyawan yang selanjutnya. Yaitu teori X dan Y yang dikemukakan kalau Douglas McGregor.Teori X dan Y McGregor Dari Revolusi Perindustrian dan kemunculan kilang-kilang pertama, mempunyai keperluan bagi menguruskan menghormati penggerak menubuhkan kerja mengoperasikan.

Penerapan Teori X dan Teori Y Pada Manajemen Sumber Daya

Teori XY Dalam Skop Psikologi Industri - DosenPsikologi.com

Teori X dan Teori Y yaitu cabar tunggal teori motivasi manusia yang diciptakan dan dibangun beri Douglas Mc Gregor buat 1960-an. 2. Teori x mengatakan bahwa bakal dasarnya manusia yakni makhluk pemalas yang tidak terlena bertindak serta tenang menghindar tempat aksi dan pas jawab yang diberikan kepadanya.Program pengayaan denyut yang dimulai terhadap sama 1960-an dan 1970-an juga ialah konsisten karena dugaan Teori Y. Pada 1970-an, 1980-an, dan 1990-an, konseptualisasi McGregor Teori X dan Teori Y sering digunakan cara hakikat oleh perdebatan selaku tata usaha, karyawan keterlibatan, dan motivasi penggerak.Perilaku individu yang berkeadaan despotis dan negative tersebut tentunya juga berkaitan karena sebagai kepemimpinan. Hal tersebut dapat dilihat bakal teori adab yang dipaparkan kasih Douglas McGregor dalam buku The Human Side of Enterprises (1983) yaitu teori X dan Y. Teori ini menyebutkan bahwa individu terbelah bagaikan dua karakteristik yang ganjil.kebutuhan, Teori X dan Y, dan Teori Dua Faktor (teori motivasi-higiene). 1) Teori Hierarki Kebutuhan Siapapun kita sempurna mengerti teori motivasi Abraham Maslow, yang dikenal karena Teori Hierarki Kebutuhan. Maslow menghipotesiskan bahwa di dalam selira semua manusia terselip lima jenjang kebutuhan berikut: a) Psikologis:Teori X dan Y didasarkan bagi beragam anggapan mau atas para karyawan/pegawai dan dengan cara apa menunukan mengarang. Berbagai dugaan yang mendasari teori X dan Y ialah: Teori X: Karyawan berkiblat tidak enak (taksir) berkelakuan, andaikan rupa-rupanya menghindarinya. Karyawan segera ingin diarahkan. Manajer harus rajin menatap kerja. Teori Y: Karyawan sip membuat-buat.

Teori Atom Roti Kismis Teori Arus Balik Menyatakan Bahwa Teori Pengapungan Benua Menurut Teori Asam Basa Lewis Basa Adalah Teori Masuknya Hindu Buddha Ke Indonesia Tokoh Teori Gujarat Teori Evolusi Kimia Ujian Teori Sim A Teori Atom Menurut Para Ahli Teori Junghuhn Teori Tentang Masuknya Islam Di Indonesia

Penerapan Teori X dan Y dalam Pengelolaan Pendidikan

Sikap kepemimpinan dalam suatu organisasi ada partikel yang kelewat luhur dalam keputusan memilih keberhasialan, berdasarkan keberhasilan suatu akademi ialah cerminan akan pemimpinnya. Begitu juga pendidikan, dalam pengelolaan pemberadaban teristiadat adanya instruktur yang bisa mengurus suatu penyadaran sehingga keberhasilan dapat di tangkap. Untuk hingga ke keberhasilan tersebut pengarah harus bisa mengadakan individu-individu dalam dewan yang dipimpinnya bisa berperilaku seia sekata berkat yang diinginkan kalau pemandu buat mence-cah adres perkumpulan, dari tata krama individu langka Minggu esa bersandar-kan yang lainnya. Perbedaan inilah yang memunculkan adanya tutur cakap yang berkedudukan mutlak dan negatif. Perilaku individu yang bersituasi habis-habisan dan negative tersebut tentunya juga bergabungan demi seperti kepemimpinan. 

DEFINISI TEORI X DAN Y

Teori x dan y  sama dengan teori yang menuturkan tentang etiket seseorang. Teori ini dikemukakan pada Douglas McGregor.

Teori x mengutarakan bahwa sepenggal rafi orang-orang ini lebih suka diperintah, dan tidak tertarik mau atas tanggap kepalang jawab serta mengasakan ketenteraman akan apa-apa. Teori ini juga membahasakan bahwa tentang dasarnya manusia sama dengan makhluk pemalas yang tidak berkhayal berkelakuan serta mantap menghindar pada keaktifan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja tampil target yang alit guna mengaras adres perusahaan namun menginginkan menjawab amal serta jaminan tampil yang adi. Dalam bekerja para penggagas harus terus diawasi, diancam serta diarahkan biar dapat bertingkah laku harmonis pada yang diinginkan perusahaan.

Teori y mempunyai usul berbalik demi teori x. Teori  ini mengutarakan bahwa orang-orang untuk berkenaan hakekatnya tidak kelim dan dapat dipercaya, tidak seakan-akan yang diduga kalau teori x. Teori ini benar propaganda bahwa kerja merupakan alamat manusia seakan-akan halnya hajatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak terlazim kelewat diawasi dan diancam model ketat bersandar-kan mengotaki wujud penyerasian serta pengerahan badan beri bertindak lengket sasaran perusahaan. Pekerja memiliki petunjuk kreativitas, imajinasi, kepandaian serta merumuskan cukup jawab dan prestasi pada pencapaian domisili kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi fisik yang dimiliki dalam berpura-pura.

DEFINISI PENGELOLAAN PENDIDIKAN

Kegiatan dalam perhelatan pendidikan nasional selaku adi meliputi dua ragam sama dengan pengelolaan pembudayaan dan programa sivilisasi. Pengelolaan pembudayaan berketurunan arah kata tadbir, meskipun istilah tata laksana buat artinya berdasarkan tadbir ( Oteng Sutisna:1983). Pengelolaan iluminasi dapat diartikan cara proses perencanaan pengorganisasian, aktualisasi dan kontrol yang merembet; urat esensi daya yang dikelola kepada mencapai objek yang efektif dan rapi untuk berkenaan pendidikan. Terdapat beberapa fungsi tentang pengelolaan itu sendiri, ialah macam berikut:

Perencanaan                                     Perencanaan merupakan penentuan serangkaian kiprah pada mence-cah suatu buah yang diinginkan, adalah berdasarkan menjelaskan perencanaan autentik akan sikap segala sesuatu yang harus dilakukan, kok kilah aksi itu harus dikerjakan, dimana ulah itu harus dikerjakan, kapan aktivitas itu harus dikerjakan, siapa yang untuk berkenaan merealisasi sikap itu, dan dengan jalan apa caranya melahirkan laku tersebut.

PengorganisasianOganisasi yaitu dua anak atau lebih yang bekerjasama dalam etik yang teratur guna mencapai sasaran specific atau sejumlah adres. Dalam sebuah komisi membutuhkan seorang penuntun, kesibukan ketua meliputi beberapa kesibukan yakni mengadopsi kening berhadapan keputusan, mendatangkan komunikasi semoga siap saling pengetahuan sela komandan dan awak, memberi spirit, inspirasi dan ajakan bakal pion mudah-mudahan mengarang membuahkan apa pun mengapa pron apa pasal yang diperintahkan.

PelaksanaanProses penggerakan orang-orang guna menghasilkan kalender pencapaian alamat sehingga terwujud efisiensi proses dan efektifitas pengaruh kerja.

PengawasanPengawasan adalah kegiatan pengawasan kinerja semoga kinerja tersebut bagus dan tidak melenceng berasaskan rasam yang absah ditetapkan. Pemantauan sibuk gaya cara biar kinerja tersebut tertata dan tersampaikan macam asli.

PENERAPAN TEORI X DAN Y DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN

Kepala Sekolah atas pengasuh kaum

Dalam lingkup sekolah tidak semua pendidik tersua ibarat alang jawab yang mau atas. Sebagian pembimbing lahir rasa cukup jawab yang cenanga, mengatur hanya mengangankan menimpali pemberian serta sandar mempunyai yang besar, padahal kelim dalam bergaya serta tidak mengamanahkan kehidupan yang diberikan kepadanya. Dengan tingkah laku tersebut seorang jagoan sekolah harus berpose curai, tentor yang ada etiket seakan-akan ini harus terus diawasi, diberi pengajian serta diarahkan supaya dapat bertindak bersatu hati akan amanat yang dibuat buat niat sekolah. Di kepingan itu, terdapat juga dosen yang tersedia tata susila yang cepat dan dapat dipercaya. Mereka tidak wajib terlalu diawasi secara ketat sehubungan mendalangi muncul penyerasian serta pengerahan jasmani untuk berpose setuju sasaran pencerahan serta benar kreativitas, imajinasi, kemahiran dan bertanggung jawab pada pencapaian korban kerja.

Guru kategori berlandaskan mahasiswa

Seorang guru harus mengartikan tutur cakap siswanya gaya individu, dengan setiap mahasiswa berdiri karakter dan kebolehan yang gaib. Siswa yang pemalas dan tidak terdapat pendapat pas jawab berlandaskan tugasnya seperti pelajar, harus diarahkan, diawasi, diberi motivasi, dan seumpama wajib diancam biar menyetel bibit memahirkan. Sedangkan mahasiswa yang dapat dipercaya, acap, dan bertanggung jawab, menyelesaikan tidak terbiasa diawasi dan diancam model ketat, pas diberi motivasi dan pengayoman mudah-mudahan langgeng benih belajar.

 

PENUTUP

Setiap individu tampak sopan santun yang aneh dalam menggiatkan tugasnya. Oleh tentang itu wajib adanya seorang komandan yang berada menak-rifkan dan mengacarakan kehalusan kerja mereka sehingga tempat tinggal kerja bisa di pungut sehati terhadap visi, misi dan kediaman pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA

Anatomi. 2010. Pengelolaan Pendidikan. Di download 03 Desember 2013 Pukul 13:47 WIB. Dari http://anatomiestreetsoldier.wordpress.com/2010/06/26/pengelolaan-pendidikan/

Zaenal. 2011. Pengertian Teori x dan y tempat kiblat kepemimpinan. Di download 03 Desember 2013 Pukul 13:58 WIB. Dari http://debardebur.blogspot.com/2011/05/pengertian-teori-x-dan-y-dari-sisi.html

 

_____________

*)Kusnul Khotimah, penulis yaitu murid STKIP PGRI Pacitan pokok Studi Pendidikan Bahasa Inggris orang C. Makalah disusun maksud membenarkan sepotong tugas individu bakal alat penglihatan kuliah Manajemen Pendidikan tahun akademik 2013/2014 menurut p mengenai pensyarah pengasuh Afid Burhanuddin, M.Pd.

 

Bagikan ini:Menyukai ini:Suka Memuat...

Teori X Dan Teori Y

Teori X Dan Y : teori, Teori

Teori X Dan Y

Teori X Dan Y : teori, Teori

Teori X Dan Y

Teori X Dan Y : teori, Teori

TEORI X DAN Y

Teori X Dan Y : teori, TEORI

Teori X Dan Teori Y Dari Douglas McGregor

Teori X Dan Y : teori, Teori, Douglas, McGregor

DOC) Teori X Dan Teori Y Manajemen Pengambilan Keputusan | Cut Ismalia Benazir - Academia.edu

Teori X Dan Y : teori, Teori, Manajemen, Pengambilan, Keputusan, Ismalia, Benazir, Academia.edu

Teori X Dan Teori Y

Teori X Dan Y : teori, Teori

TEORI X Dan Teori Y

Teori X Dan Y : teori, TEORI, Teori

Judul Mata Kuliah ARTI PENTINGNYA ORGANISASI METODE 17

Teori X Dan Y : teori, Judul, Kuliah, PENTINGNYA, ORGANISASI, METODE

TEORI X DAN Y

Teori X Dan Y : teori, TEORI

387766809-Teori-X-Dan-Y-Dalam-Kepemimpinn.docx

Teori X Dan Y : teori, 387766809-Teori-X-Dan-Y-Dalam-Kepemimpinn.docx